Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

EVALUASI PELAKSANAAN PROGRAM KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA DI PUSKESMAS ANREAPI KABUPATEN POLEWALI MANDAR Emi Sukandari; Maarifah Dahlan; Aco Dahrul Saharuddin
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 7, No 2 (2025): Peqguruang, Volume 7 Nomor 2 November 2025
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v7i2.6626

Abstract

Program Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) di Puskesmas Anreapi, Kabupaten Polewali Mandar, memiliki peran penting dalam melindungi tenaga kesehatan dan pekerja informal dari risiko kerja seperti paparan pestisida, cedera fisik, dan gangguan ergonomis. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas penerapan program K3 sebagai upaya meningkatkan keselamatan kerja dan mutu pelayanan.Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan program K3 berjalan pada kategori cukup baik. Kebijakan internal telah tersedia, namun implementasinya belum konsisten. Sarana dan prasarana K3 sebagian sudah ada tetapi belum sepenuhnya sesuai standar. Pelatihan K3 bagi tenaga kesehatan masih terbatas, pemeriksaan kesehatan berkala belum merata, audit internal jarang dilakukan, dan dukungan lintas sektor masih minim.Kesimpulan penelitian menegaskan perlunya penguatan kebijakan internal, kelengkapan sarana, peningkatan pelatihan berkelanjutan, pemeriksaan kesehatan rutin, serta kerja sama lintas sektor. Perbaikan ini diharapkan dapat meningkatkan keselamatan tenaga kesehatan, mutu pelayanan, dan perlindungan bagi pekerja informal secara berkelanjutan. 
ANALISIS KEBUTUHAN KALORI ATLET PORPROV BOLA VOLLEY PUTRA KABUPATEN POLEWALI MANDAR Ardian Dwi Cahya; Maarifah Dahlan; Urwatil Wusqa Abidin
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 4, No 1 (2022): Peqguruang, Volume 4, No.1, Mei 2022
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v4i1.2532

Abstract

Sebagai negara berkembang, Indonesia menghadapi saingan yang makin ketat di bermacam bidang di dunia internasional, olahraga termasuknya. Menghadapi situasi itu, Indonesia harus terus mengembangkan pelatihan di bidang olahraga. Demikian pula, para atlet terus berupaya untuk meningkatkan kualitas mereka. atlet bola volley Kabupaten Polewali Mandar sekarang ini sangat berkembang pesat, namun dalam mengikuti pertandingan resmi yang di adakan di Sulawesi barat belum mampu memberikan hasil yang maksimal, sebagai fakta kegiatan pelaksanaan PORPROV III 2018 yang di laksanakan di Kabupaten Majene hanya dapat meraih medali perak, dan sangat terlihat kondisi fisik dalam permainan semakin menurun pada saat mendekati partai Final. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui jumlah kebutuhan kalori pada atlet bola volley Kabupaten Polewali Mandar. Penelitian ini menggunakan metode penetian survey dengan pendekatan penelitian deskriptif kualitatif. Sampel sebanyak 14 atlet putra bola volley Kabupaten Polewali Mandar. Analisis data yang di gunakan yaitu: Reduksi Data, Model Data (Data Display). Hasil penetian ini menunjukkan bahwa jumlah kalori atlet yang hasilkan dari penyajian pada saat TC sebamyak 2607,74 kcal selama sehari semalam, sedangkan jumlah kalori atlet menurut teori penyajian konsumsi yang sharusnya di hasilkan sebanyak 5000 kcal. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penyajian konsumsi atlet tidak mencukupi sehingga berpengaruh terhadap prestasi. 
LITERATURE REVIEW: ANALISIS BIAYA MANFAAT PENGARUH PENGGUNAAN ALAT BANTU MANUAL PATIENT HANDLING TERHADAP RISIKO MUSCULOSKELETAL DISORDERS Maarifah Dahlan
J-KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 12, No 1 (2026): J-KESMAS Volume 12 Nomor 1, Mei 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jkesmas.v12i1.7207

Abstract

Musculoskeletal Disorders (MSDs) are common occupational health problems experienced by healthcare workers, particularly nurses, due to manual patient handling activities involving high biomechanical loads. These conditions may lead to musculoskeletal pain, decreased productivity, work absenteeism, and increased healthcare costs. This literature review aimed to analyze the effectiveness of manual patient handling assistive devices in reducing the risk of MSDs and to examine the concept of cost-benefit analysis in workplace ergonomic implementation. Literature searches were conducted through PubMed and Google Scholar using the keywords “Manual Patient Handling,” “MSDs,” and “Cost Benefit Analysis.” The selected articles were relevant scientific publications from the last ten years. The findings showed that the use of assistive devices such as exoskeletons, robotic transfer systems, air-assisted devices, wearable lift-assist vests, and patient-handling technology could reduce biomechanical loads, excessive muscle activity, and the risk of MSDs among healthcare workers. In addition to improving occupational safety and comfort, these devices also have the potential to enhance service efficiency. However, their implementation still faces challenges, including high procurement costs, training requirements, and limited healthcare facilities. Cost-benefit analysis is an important approach for assessing the feasibility of ergonomic implementation in supporting occupational safety and healthcare worker productivity.Keywords: Manual Patient Handling, Musculoskeletal Disorders, ergonomics, healthcare workers, cost-benefit analysis.
GAMBARAN KELELAHAN SUBJEKTIF PADA KELELAHAN DI PENGGILINGAN PADI DESA BOTTO KECAMATAN CAMPALAGIAN Maarifah Dahlan; Astuti Abdullah; Jernih Jernih
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 5, No 2 (2023): Peqguruang, Volume 5 Nomor 2 November 2023
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v5i2.4774

Abstract

Berdasarkan hasil survey data awal yang dilakukan penelitian tentang gambaran kelelahan subjektif pada pekerja dipenggilingan padi desa botto kecamatan campalagian adanya terjadi kelelahan kerja pada karyawan dengan jumlah kasus 20 karyawan  di penggilingan padi desa botto.Penelitian ini menggunakan kualitatif yang memahami fenomena atau gejala social dengan lebih meneliti beratnya pada gambaran yang lengkap tentang fenomena yang dikaji yang hasilkan sebuah teori.Hasil penelitian ini Ada Gambaran Kelelahan Kerja Subjektif Pada Pekerja Penggilingan Padi Di Desa Botto yang kadang-kadang merasakan 32 responden  64,0% dan sering merakan 16 responden  atau 32,0% dan Ada Pengaruh Umur Terhadap Kelelahan Kerja Subjektif Pada Penggilingan Padi  yaitu umur 30-35 tahun atau 32 orang 32,6% dan umur 40-45 tahun terdapat 25 responden atau 26,10%
hubungan postur kerja tidak alamiah dengan keluhan musculoskeletal disorders (msds) petugas kebersihan dinas lingkungan hidup dan kehutanan Maarifah Dahlan; Sri Nengsi; Rendisetiawan Rendisetiawan
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 5, No 1 (2023): Vol 5, No 1 (2023): Peqguruang, Volume 5, No.1, Mei 2023
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v5i1.2557

Abstract

Musculoskeletal Disorders (MSDs) terjadi tidak secara langsung melainkan kombinasi dan akumulasi dari cidera yang terjadi secara terus menerus dalam jangka waktu yang cukup lama. MSDs merupakan sekumpulan gejala yang berkaitan dengan jaringan otot, tendon, ligament, kartilago, sistem saraf, struktur tulang, dan pembuluh darah. Akhirnya menyebabkan ketidakmampuan seseorang untuk melakukan pergerakan dan koordinasi gerekan anggota tubuh atau ekstremitas sehingga dapat mengakibatkan efisiensi kerja berkurang dan produktivitas kerja menurun dan postur kerja menjadi salah satu faktor resiko MSDs. Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran resiko postur kerja tidak alamiah dan keluhan musculoskeletal disorders yang dialami serta mencari hubungan antara keduanya.Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cros sectional dengan teknik pengambilan sampel total sampling dengan populasi berjumlah 191 orang. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 65 orang. Kemudian untuk penilaian postur kerjanya menggunakan lembar penilaian REBA dan untuk keluhan musculoskeletal disorders yang dialami menggunakan kuesioner Nordic Body MapHasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara postur kerja tidak alamiah dengan keluhan musculoskeletal disorders, dengan menggunakan uji chi square dengan hasil p=0,559 atau p > 0,05 maka dinyatakan tidak ada hubungan yang signifikan antara postur kerja tidak alamiah dengan keluhan musculoskeletal disorders petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kabupaten Polewali Mandar.