Ana Fauziya Diyana (Universitas Siliwangi)
Universitas siliwangi

Published : 13 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Analisis Konsep Maslahah dalam Pemikiran Imam Malik dan Implikasinya terhadap Kebijakan Ekonomi Publik Kontemporer Desiana Putrindwika (Universitas Siliwangi); Mila Sartika (Universitas Siliwangi); Nazwa Maulida (Universitas Siliwangi); Lina Marlina (Universitas Siliwangi); Ana Fauziya Diyana (Universitas Siliwangi)
SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 2, No 02 (2026): SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/jes.v2i02.4963

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis konsep maslahah dalam pemikiran Imam Malik serta implikasinya terhadap kebijakan ekonomi publik kontemporer. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi pustaka (library research) melalui kajian literatur klasik dan kontemporer mengenai pemikiran ekonomi Islam, khususnya dalam mazhab Maliki. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Imam Malik menempatkan maslahah sebagai instrumen metodologis ijtihad yang selaras dengan maqashid al-shariah dan berorientasi pada kemaslahatan umum (al- maslahah al-ammah). Berbeda dengan utilitarianisme dalam ekonomi konvensional, maslahah mengintegrasikan dimensi etika, spiritual, dan sosial dalam perumusan kebijakan ekonomi. Konsep ini relevan dalam kebijakan fiskal, redistribusi kekayaan, regulasi pasar, pengentasan kemiskinan, dan pembangunan berkelanjutan. Kajian ini menyimpulkan bahwa paradigma maslahah menawarkan kerangka normatif sekaligus fleksibel yang mampu menjembatani fiqh klasik dengan tata kelola ekonomi modern.
Pemikiran Ekonomi Muhammad bin al-Hasan al-Shaybani tentang Perdagangan dan Keadilan dalam Perspektif Maqashid al-Syariah serta Relevansinya di Era Kontemporer Putri Nandini (Universitas Siliwangi); Ai Elga Agustina (Universitas Siliwangi); Widia Anggraeni (Universitas Siliwangi); Lina Marlina (Universitas Siliwangi); Ana Fauziya Diyana (Universitas Siliwangi)
SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 2, No 02 (2026): SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/jes.v2i02.5039

Abstract

Penelitian ini mengkaji pemikiran ekonomi Muhammad bin al-Hasan al-Shaybani tentang konsep perdagangan dan keadilan ekonomi dalam perspektif maqashid al-syariah serta relevansinya di era kontemporer. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep perdagangan (tijarah) dan keadilan dalam aktivitas ekonomi menurut al-Shaybani. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research) melalui kajian terhadap karya utama al-Shaybani, yaitu Kitab al-Kasb, serta berbagai literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa al-Shaybani memandang perdagangan tidak hanya sebagai aktivitas mencari keuntungan, tetapi juga sebagai sarana distribusi ekonomi yang harus dilandasi kejujuran dan keadilan. Dalam perspektif maqashid al-syariah, sebagaimana dirumuskan oleh Abu Ishaq al-Shatibi, konsep tersebut bertujuan mewujudkan kemaslahatan dan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemikiran al-Shaybani tentang perdagangan dan keadilan ekonomi tetap relevan dalam menghadapi dinamika ekonomi kontemporer.
Madzhab Pemikiran Ekonomi Islam: Konsep, Perkembangan dan Relevansinya dalam Sistem Ekonomi Syariah Nisa Nur Afifah (Universitas Siliwangi); Dina Nindiya Sari (Universitas Siliwangi); Lina Marlina (Universitas Siliwangi); Ana Fauziya Diyana (Universitas Siliwangi)
SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 2, No 02 (2026): SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/sjes.v2i02.5040

Abstract

Pemikiran ekonomi Islam adalah elemen krusial dalam pengembangan sistem ekonomi yang didasarkan pada nilai-nilai syariah. Perkembangan pemikiran ekonomi Islam tidak dapat dipisahkan dari munculnya berbagai aliran yang memberikan pandangan berbeda dalam memahami konsep, metode, dan penerapan ekonomi Islam. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti konsep dasar aliran pemikiran ekonomi Islam, mengikuti perkembangan yang terjadi dari waktu ke waktu, serta menganalisis relevansinya dalam konteks sistem ekonomi syariah masa kini. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur, yaitu menganalisis berbagai buku, jurnal, dan sumber ilmiah yang relevan dengan pemikiran ekonomi Islam. Hasil studi menunjukkan bahwa terdapat beberapa aliran utama dalam pemikiran ekonomi Islam, yaitu aliran Baqir al-Sadr, aliran utama, dan aliran alternatif-kritis. Setiap madzhab memiliki cara pandang yang unik dalam menanggapi isu-isu ekonomi, tetapi tetap berpegang pada prinsip-prinsip syariah seperti keadilan, keseimbangan, dan kemaslahatan. Dalam perjalanannya, gagasan tersebut memberikan sumbangan signifikan terhadap pembentukan dan pengembangan sistem ekonomi syariah, baik dari segi teori maupun praktik institusi seperti perbankan syariah dan lembaga keuangan syariah lainnya. Oleh karena itu, pengetahuan mengenai madzhab pemikiran ekonomi Islam sangat penting untuk memperkuat dasar teoritis serta meningkatkan relevansi dan pelaksanaan sistem ekonomi syariah dalam konteks dinamika ekonomi global.
Co-Authors Abdullah Rasyiqul Abid (Universitas Siliwangi) Ai Elga Agustina (Universitas Siliwangi) Ai Siti Patimah (Universitas Siliwangi) Annisa Nurhidayah Somantri (Universitas Siliwangi) Ardikan Haikal Taufiqulloh (Universitas Siliwangi) Aulia Maretsa (Universitas Siliwangi) Aura Awaliya Nurhasanah (Universitas Siliwangi) Ayuni Rahma Fauziyah (Universitas Siliwangi) Azkya Dwi Zulfa (Universitas Siliwangi) Desiana Putrindwika (Universitas Siliwangi) Dika Diaulhaq (Universitas Siliwangi) Dina Nindiya Sari (Universitas Siliwangi) Farhana Rahayu (Universitas Siliwangi) Fauzi danar Zulfikar (Universitas Siliwangi) Fia Aulia Yasyroh (Universitas Siliwangi) Fiqri Muhammad Fauzi (Universitas Siliwangi) Haikal Muhamad Ghazali (Universitas Siliwangi) Intan Nuraeni (Universitas Siliwangi) Intan Rahayu (Universitas Siliwangi) Khaisya Awis Malaya (Universitas Siliwangi) Lina Marlina (Universitas Siliwangi) Mila Sartika (Universitas Siliwangi) Muhammad Natsir Sidik (Universitas Siliwangi) Muhammad Nazar Fauzan Faturohman (Universitas Siliwangi) Muhammad Rizkan Arrofi (Universitas Siliwangi) Muhammad Rizqi Muharrom (Universitas Siliwangi) Nadhif Pranaja (Universitas Siliwangi) Nazwa Maulida (Universitas Siliwangi) Neneng Shinta Putri (Universitas Siliwangi) Nisa Nur Afifah (Universitas Siliwangi) Putri Ana Marisa (Universitas Siliwangi) Putri Nandini (Universitas Siliwangi) Rafif Furqan (Universitas Siliwangi) Raihan Fajar Nugraha (Universitas Siliwangi) Rexy Alief Pratama (Universitas Siliwangi) Reza Adhietya Nugraha (Universitas Siliwangi) Ryan Akbar Maulana (Universitas Siliwangi) Tita Anita (Universitas Siliwangi) Widia Anggraeni (Universitas Siliwangi) Zahra Khoerunisa (Universitas Siliwangi) Zahra Laila Salsabila (Universitas Siliwangi)