Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Deskripsi Obat Antibiotik Profilaksis Pada Pasien Sectio Caesarea di BLUD RSUD Sele Be Solu Kota Sorong Tahun 2024 Ezra Pasaribu; Miranda Taborat; Gita Praticia Walalangi
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 4 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i4.1083

Abstract

Sectio Caesarea ialah teknik bedah yang diterapkan dalam situasi darurat seperti plasenta previa, presentasi janin yang tidak normal, atau penempatan janin yang tidak normal yang membantu kelahiran janin melalui sayatan di dinding perut dan rahim. Tujuan penelitian ini demi mengetahui ketepatan penggunaan antibiotik profilaksis pada pasien sectio caesarea di BLUD RSUD Sele Be Solu Kota Sorong. Metode penelitian merupakan penelitian non eksperimental dengan rancangan penelitian bersifat retrospektif. Populasi pada penelitian ini 84 pasien dan menggunakan total sampling. Berdasarkah hasil penelitian yang dilakukan di BLUD RSUD Sele Be Solu Kota Sorong terdapat 84 pasien yang menjalani persalinan secara sectio caesarea menunjukkan bahwa penggunaan selain antibiotik profilaksis paling banyak Ketorolac 65 (30,51 %), golongan khusus penggunaan antibiotik profilaksis Cefazolin 54 (64,28%) dan Ceftriaxone 30 (35,71%), kesesuaian penggunaan antibiotik profilaksis Cefazolin 54 (64,28%), dosis pemberian 100%, rute pemberian 100%. Kesimpulan pada penelitian ini menunjukkan bahwa kesesuaian penggunaan antibiotik profilaksis pada pasien sectio caesarea di BLUD RSUD Sele Be sesuai dengan pedoman Kemenkes No 28 Tahun 2021 dan pedoman Rumah Sakit di Sele Be Solu terdapat Ceftriaxone 30 (35,71) tidak sesuai pedoman KMK No 28 Tahun 2021 dan BLUD RSUD Sele Be Solu Kota Sorong.
Uji Aktivitas Antibakteri Kombinasi Ekstrak Pala Papua dan Daun Ketepeng Cina Terhadap Pertumbuhan Shigella Dysenteriae Ezra Pasaribu; Exaudian F. Lerebulan; Sahrul Gunawan; Nimrot Alfian Kaaf
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 4 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i4.1088

Abstract

Shigella dysenteriae merupakan bakteri patogen penyebab disentri basiler yang dapat menimbulkan diare akut, dehidrasi, bahkan kematian terutama pada anak-anak dan individu dengan sistem imun lemah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan kimia ekstrak etanol daging buah pala (Myristica argentea warb) dan daun ketepeng cina (Cassia alata L.), menguji kemampuan kombinasi ekstrak tersebut dalam menghambat pertumbuhan bakteri Shigella dysenteriae secara in vitro, serta menentukan konsentrasi kombinasi yang paling efektif. Jenis penelitian Eksperimen murni dengan metode difusi cakram (Kirby-Bauer). Ekstrak diperoleh melalui metode maserasi etanol 70% kemudian diuji pada berbagai konsentrasi tunggal (100%) dan kombinasi (30%;70%, 50%;50%,70%;30%). Kontrol positif yang digunakan adalah ciprofloxacin, sedangkan kontrol negatif adalah aquadest. Aktivitas antibakteri dinilai melalui pengukuran diameter zona hambat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daging buah pala dan daun ketepeng cina mengandung senyawa aktif seperti alkaloid, flavonoid, tanin, saponin, fenolik, dan triterpenoid yang berperan sebagai antibakteri. Kombinasi ekstrak terbukti dapat menghambat pertumbuhan bakteri Shigella dysenteriae. Konsentrasi kombinasi paling efektif adalah 50%;50% dengan rata-rata diameter zona hambat 18,5 mm (kategori kuat). Kesimpulan dari penelitian ini adalah Kombinasi ekstrak etanol daging buah pala dan daun ketepeng cina memiliki aktivitas antibakteri terhadap Shigella dysenteriae secara in vitro, dengan konsentrasi kombinasi 50%;50% sebagai konsentrasi paling efektif.
Budidaya dan Pemanfaatan Tanaman Herbal Ezra Pasaribu; Sakinah S I Lihawa; Hadija Marasabessy; Miranda Taborat; Exaudian F Lerebulan; Yulinda M Bambungan; Sahrul Gunawan; Mariyo J Sanggel; Muhamad Guntur Sarwadan
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/abdinesia.v6i2.1669

Abstract

Penggunaan tanaman herbal sebagai alternatif pengobatan alami semakin populer, namun pengetahuan mengenai budidaya dan pemanfaatannya masih terbatas di kalangan siswa sekolah. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya upaya edukasi yang tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga melibatkan siswa berpartisipasi secara aktif dalam praktik nyata. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memaparkan pelaksanaan edukasi mengenai budidaya serta pemanfaatan tanaman herbal guna meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa di SMP Nusantara Kota Sorong. Metode pelaksanaan kegiatan menerapkan pendekatan partisipatif berbasis learning by doing yang dilaksanakan pada 26 Juli 2024 dengan sasaran siswa kelas VIII. Rangkaian kegiatan meliputi penyampaian materi teori, diskusi interaktif, praktik langsung penanaman tanaman obat, serta demonstrasi pembuatan hand sanitizer berbasis daun sirih (Piper betle Linn) dan jeruk nipis. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman, partisipasi aktif, serta keterampilan siswa mengenai budidaya dan khasiat tanaman herbal. Evaluasi program mencatat bahwa lebih dari 80% siswa berhasil memahami dan menjelaskan kembali teknik budidaya serta pemanfaatan tanaman obat dengan benar. Dengan demikian, metode edukasi yang dikombinasikan dengan praktik langsung dinilai efektif dan relevan dalam meningkatkan literasi serta kepedulian siswa terhadap kesehatan alami berbasis potensi lokal.
Edukasi Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) dan Tata Cara Pembuatan Simplisia Bagi Siswa SMP Nusantara Kota Sorong Ezra Pasaribu; Miranda Taborat; Fenti A. Tupanwael; Mariyo J. Sanggel; Rina Hardiyanti; Astuti
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/abdinesia.v6i2.1703

Abstract

Penggunaan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) sebagai sarana kemandirian kesehatan masyarakat semakin penting, khususnya pada kawasan yang memiliki keterbatasan akses langsung ke fasilitas kesehatan utama. Namun, pengetahuan mengenai pemanfaatan TOGA dan penyiapan simplisia baku masih terbatas di kalangan generasi muda. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya upaya edukasi yang tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga melibatkan siswa berpartisipasi secara aktif dalam pengolahan bahan obat alami. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memaparkan pelaksanaan edukasi mengenai konsep TOGA, khasiat tanaman obat lokal (daun sirsak, daun kelor, dan daun gatal Papua), serta tahapan pembuatan simplisia yang rasional guna meningkatkan pengetahuan dan wawasan siswa kelas IX SMP Nusantara Kota Sorong. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi presentasi edukatif interaktif, diskusi kelompok, tanya jawab, serta evaluasi pemahaman melalui kuis interaktif yang dilaksanakan pada 26 Juli 2024. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme peserta yang tinggi, peningkatan pemahaman, serta partisipasi aktif siswa terhadap cara pengolahan tanaman obat yang aman, terukur, dan praktis. Evaluasi program mencatat terjadinya peningkatan wawasan siswa secara signifikan dalam menjelaskan kembali alur pembuatan simplisia dan khasiat tanaman obat. Dengan demikian, kegiatan sosialisasi ini dinilai efektif dalam mendorong implementasi budaya pemanfaatan herbal secara mandiri di lingkungan keluarga siswa kelas IX.