Claim Missing Document
Check
Articles

IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN JARAK JAUH BERBASIS GOOGLE CLASSROOM DALAM MENGOPTIMALKAN EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN PADA SDN 41 PALEMBANG Asti Gumartifa; Bengawan Alfaresi
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 3 (2021): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v4i3.1001-1005

Abstract

Pada umumnya banyak sekali kendala bagi pendidik dalam melaksanakan pengajaran dimasa pandemi saat ini. Tidak banyak para pendidik yaitu guru untuk bisa membiasakan diri untuk memanfaatkan teknologi dalam pengembangan proses pembelajaran. Bagi beberapa guru yang bukanlah lahir di zaman Milenial yaitu zaman yang menggunakan Internet, Komputer dan Teknologi sangatlah memiliki kekurangnya kompetensi di bidang tersebut. Selain itu kurangnya fasilitas yang tersedia di sekolah tempat mereka mengajar merupakan alasan yang mendukung bahwa sebagian besar dari pendidik kurang optimal dalam melaksanakan pengajaran. Sehingga, tim pengabdian masyarakat mengadakan suatu kegiatan pengabdian masyarakat untuk memberikan wawasan serta pelatihan secara langsung bagi guru yang sangat kurang pemahaman dibidang tersebut. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kemudahan para guru untuk membuat dan menjelaskan bahan ajar yang berbasis teknologi. Setiap guru diajarkan dari proses penginstalan aplikasi, penjelasan mengenai Google Classroom, dan  penggunaan secara langsung. Pada akhirnya semua guru sebagai peserta yang mengikuti kegiatan pengabdian masyarakt ini diminta untuk membuat Goggle Classroom masing-masing dengan mempraktikkan pembuatan absensi, meng-upload mater, membuat pertanyaan yang sebrsifat essay dan pilihan ganda, serta mengoreksi tugas.
Perancangan dan Implementasi Tracking Solar Cell System dengan Menggunakan Overload Protection Agung Wijaya; Bengawan Alfaresi; Feby Ardianto
Jurnal Serambi Engineering Vol 6, No 4 (2021): Oktober 2021
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v6i4.3522

Abstract

Solar cell tracking system is a system that uses the latest technology with combining solar tracking, the intensity of sunlight absorbed by solar cells can be optimized automatically. The purpose of this study is to make the Arduino-based solar monitoring system and load protection tool. The device is also equipped with an LDR sensor that detects the presence of sunlight, sends data from the LDR to Arduino and delivers signals to linear actuators. When the charge supplied by the battery exceeds the capacity of the battery, the INA219 sensor detects overload and a signal sent to Arduino asking for a relay to release the load. The results showed that tracking solar cell systems were successful in improving the efficiency of solar cells with an average power yield of 0.87 ampere of 12.62 watts from before without tracking the average obtained 0.62 ampere 8.83 atts. The performance of the protection system indicates that the load is cut off when the charging current exceeds the specified limit of 2.6 ampere.
Perancangan Miniatur Pintu Air Otomatis Berbasis Sensor Water Level dan Arduino Uno pada Sistem Irigasi Persawahan Muhaimin Muhaimin; Bengawan Alfaresi; Feby Ardianto
Jurnal Serambi Engineering Vol 6, No 3 (2021): Juli 2021
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v6i3.3125

Abstract

The arrangement of the floodgates for rice irrigation canals is currently still using the manual method. This is very burdensome for farmers because it requires time and energy. Therefore, we need a sluice in the irrigation canal that can be done automatically. The purpose of this research is to design a miniature sluice system that can automate the sluice gate in opening and closing the sluice gate based on the water level limit of the channel. The method used in this study is the use of Arduino Uno as data storage, a servo motor that functions as a floodgate controller, a water level sensor to open the floodgate and an ultrasonic sensor that functions to determine the water level. The results of the tool testing in the research of the miniature automatic sluice gate that has been designed, namely the automatic sluice gate will open when the water sensor at the top is exposed to water. The ultrasonic sensor will measure the distance between the sensor and the water surface to make a decision to close the floodgate. If the sensor distance with the water surface is still 14 m, then the floodgate will open 1800, if the sensor distance with the water surface is 4 cm and 14 cm, then the floodgate will open 900 and if the distance between the sensor and the water surface is 4 cm, then the floodgate will be closed.
SOSIALISASI PENINGKATAN PENDAPATAN EKONOMI RUMAH TANGGA MELALUI E-COMMERCE PADA MASA PANDEMI DI KECAMATAN PLAJU ULU KOTA PALEMBANG Asti Gumartifa; Bengawan Alfaresi
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 4 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i4.1328-1332

Abstract

Sosialisasi peningkatan pendapatan ekonomi rumah tangga dimasa Pandemic Covid-19 khususnya dengan memanfaatkan teknologi atau E-commerce bertujuan untuk menambah wawasan para ibu rumah tangga di kelurahan Plaju Ulu Palembang dalam mengelola ekonomi maupun pendapatan rumah tangga pada saat pandemic covid -19. Dengan itu ibu-ibu rumah tangga di kelurahan Plaju Ulu Palembang mengetahui bagaimana cara merencanakan pendapatan ekonomi rumah tangga dengan optimal dimasa Pandemi Covid -19. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diselenggaran di Masjid Kauman Kelurahan Plaju Ulu Palembang dan dihadiri oleh beberapa ibu-ibu dari kalagan pengajian maupun ibu-ibu pedagang yang juga tinggal di sekitar Masjid Kauman Seberang Ulu Plaju Palembang. Pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berlangsung dengan maksimal dan lancar. Metode yang di lakukan pada kegiatan ini adalah dengan menggunakan metode sosialisasi serta diskusi mengenai peningkatan pendapatan ekonomi rumah tanga khususnya dimasa Pandemic Covid -19. Adapun hasil dari pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu peserta yang merupakan ibu-ibu di kelurahan Plaju Ulu Palembang memiliki wawasan dalam meningkatkan pendapatan ekonomi rumah tangga dengan memanfaatkan teknologi melalui aplikasi E-commerce.
RANCANG BANGUN SISTEM SMARTHOME BERBASIS INTERNET OF THINGS DENGAN NODE MCU DAN GOOGLE ASSISTANT DI SMARTPHONE ANDROID muhamad suryanto; Feby Ardianto; Bengawan Alfaresi
TESLA: Jurnal Teknik Elektro Vol 23, No 1 (2021): TESLA: Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/tesla.v23i1.9139

Abstract

The amusement rides, has a height limit for riding a rides. The regulation was made for security and safety when riding a rides. In dangerous amusement rides, height regulation is made with a minimum height with a high enough number, the height limit can be above 130 cm. The limit makes many visitors can’t ride rides because they have less height. But even though the regulation has been made, there are still many visitors who still want to ride the amusement rides even though its height is insufficient. Therefore, it would be more effective if an automatic door was made that could detect the height of the visitor's and the door would open if the visitor's had a sufficient height. This door is placed in the position before the queue, so in addition to the automatic door, there is also a system of counting the number of visitors who are in the queue. The number of queues will be displayed on the seven segment screen and if the queue is full it will be informed on the LCD. The height limit on this door is made with a minimum height of 130 cm so that the door is open. This door height and automatic queuing system uses the Arduino Mega microcontroller and the FC-51 infrared obstacle sensor to detect visitors. Besides this door is equipped with LEDs and loudspeakers as a provider of information about the visitors of the amusement rides is allowed to enter or not due to the height of the visitor's ABSTRAK:Sebuah wahana bermain, memiliki peraturan batas tinggi badan untuk menaiki wahana. Peraturan tersebut dibuat demi keamanan dan keselamatan saat menaiki suatu wahana. Dalam wahana yang berbahaya, peraturan batas tinggi badan dibuat dengan tinggi minimal dengan angka yang cukup tinggi, batas tinggi bisa berupa diatas 130 cm. Batas tersebut membuat banyak pengunjung wahana tidak bisa menaiki wahana karena memiliki tinggi yang kurang. Walaupun peraturan tersebut sudah dibuat, masih banyak pengunjung wahana yang tetap ingin menaiki wahana walaupun tinggi nya kurang mencukupi. Oleh karena itu, akan lebih efektif jika dibuat sebuat pintu otomatis yang dapat mendeteksi tinggi badan pengunjung wahana dan pintu akan terbuka jika pengunjung wahana memiliki tinggi yang cukup. Pintu ini diletakan pada posisi sebelum antrian, maka selain pintu otomatis, juga ada sistem penghitung jumlah pengunjung yang berada didalam antrian. Jumlah antrian akan ditampilkan di layar seven segment dan jika antrian penuh akan diinformasikan pada LCD. Batas tinggi badan pada pintu ini dibuat dengan tinggi minimal 130 cm agar pintu terbuka. Sistem pintu pengukur tinggi dan antrian otomatis ini menggunakan mikrokontoler Arduino Mega serta sensor infrared obstacle FC-51 untuk mendeteksi adanya pengunjung. Selain itu pintu ini dilengkapi dengan LED dan loudspeaker sebagai pemberi informasi tentang pengunjung wahana diperbolehkan untuk masuk atau tidak dikarenakan tinggi badan pengunjung wahana
EDUKASI MENGENAI KESADARAN MENJAGA KEBERSIHAN DIRI PADA ANAK-ANAK SEKOLAH DASAR DI MASA PANDEMI COVID-19 Asti Gumartifa; Indawan Syahri; Bengawan Alfaresi
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 7 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i7.2408-2412

Abstract

Setelah lebih dari dua tahun Indonesia dan dunia masih dalam keadaan pandemi  covid-19. Terdapat banyak dampak dan ancaman kesehatan yang dirasakan oleh kalangan masyarakat khususnya pada anak-anak sekolah dasar. Seiring berjalannya waktu varian virus covid-19 semakin bertambah dan juga semakin berbahaya. Meskipun pemerintah sudah membuat program vaksinasi, pemerintah masih tetap menghimbau kepada masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan seperti mencuci tangan, menjaga jarak, dan memakai masker. Agar himbuan dari pemerintah terlaksana secara merata khususnya dalam menjaga kebersihan diri yang dimulai sejak dini yaitu anak-anak sekolah dasar,  kami memberikan edukasi dan sosialisasi  dalam mencuci tangan yang baik dan benar kepada anak-anak di SD Negeri 24 Palembang sebagai salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat. Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat tersebut memberikan dan membuka wawasan kepada adik-adik tentang proses penularan virus Covid -19 yang dipengaruhi oleh kebersihan lingkungan dan badan. Sehingga adik-adik di SD Negeri 24 antusias selama proses kegiatan berlangsung.
PERSIAPAN MENGHADAPI BLENDED LEARNING DI DUNIA PENDIDIKAN Asti Gumartifa; Yuda Mahrom DarmaSaputra; Maftuhah Nurrahmi; Bengawan Alfaresi
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 10 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i10.3452-3458

Abstract

Dua tahun pertama pasca mewabahnya Pandemi Covid -19, Indonesia menghadapi kesulitan dalam pelaksanaan bidang pendidikan. Pada akhir tahun 2021 pemerintah telah menggalakkan masyarakat untuk melakukan vaksinasi baik untuk umur dewasa maupun anak-anak. Salah satu tujuan dari dilaksanakkannya vaksinasi tersebut adalah agar seluruh warga Negara khususnya peserta didik di Indonesia siap untuk melakukan pembelajaran secara luring. Namun berdasarkan hasil survey dan observasi masih terdapat beberapa murid di tingkat sekolah dasar yang masih belum melakukan vaksinasi. Sehingga tim pelaksana kegiatan pengabdian kepada masyarakat memberikan bantuan tenaga dan fikiran kepada kepada sekolah di SD. N 24 Palembang untuk program kegiatan tersebut. Tim pelaksana kegiatan pengabdian kepada masyarakat memberikan bantuan kepada para petugas pelaksana vaksinasi dari puskesmas Seibaung Palembang sekaligus melakukan sosialisasi kepada adik-adik di SD. N 24 Palembang mengenai pentingnya vaksinasi untuk mempersiapkan pembelajaran secara blended learing atau pembelajaran gabungan secara online dan offline. Tim pelaksana kegiatan pengabdian kepada masyarakat telah mempersiapkan semua rangkaian kegiatan dengan baik dan ter-arah. Pada kegiatan pertama yaitu memberikan sosialisasi mengenai pemberian vaksinasi untuk mempersiapkan blended learning di SD. N 24 Palembang. Hasil diskusi dan tanya jawab dari kegiatan sosialisasi tersebut dapat disimpulkan bahwa sebagian besar wali murid masih takut untuk memberikan vaksinasi kepada anak, hal itu dikarenakan  bahwa wali murid masih mempercayai berita yang belum dapat dipertanggung jawababkan terkait dari pemberian vaksinasi kepada anak sekolah dasar. Selanjutnya para tim kegiatan pengabdian kepada masyarakat juga secara optimal membantu dalam memberikan motivasi kepada anak-anak di SD. N 24 Palembang agar semangat dan tidak merasa cemas ketika akan diberi vaksin.
Sosialisasi Pentingnya Vaksinasi Untuk Keberlanjutan Pembelajaran Tatap Muka Pada Anak Sekolah Dasar Asti Gumartifa; Bengawan Alfaresi; Lidya Zalfa Nabila
Jurnal Gema Ngabdi Vol. 4 No. 3 (2022): JURNAL GEMA NGABDI
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jgn.v4i3.298

Abstract

Pada masa Pandemi Covid -19 sangat dibutuhkan imunitas tubuh yang kuat dan sehat. Sehingga masyarakat diminta untuk dapat meningkatkan ketahanan tubuh dengan cara mengkonsumsi makanan yang sehat dan bergizi. Selain itu dibutuhkannya juga pemberian vaksinasi untuk anak-anak di tingkat sekolah dasar hingga menangah umum. Hal demikian dihimbau oleh pemerintah di Indonesia guna mempersiapkan peserta didik yang harus terbiasa hidup dan beraktifitas di era new normal seperti diketahui bahwa Pandemi Covid -19 telah berlangsung hamper selama tiga tahun. Maka dari inu dengan pemberian vaksinasi merupakan salah satu cara agar tetap berlangsungnya kegiatan pembelajaran secara langsung atau tatap muka. Dengan diadakannya kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini diharapkan murid-murid sekolah dasar memahami pentingnya vaksinasi untuk kekebalan tubuh dan keberlansungan kegiatan pembelajaran di sekolah. Sosialisasi pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini merupakan suatu kegiatan yang memberikan ilmu dan wawasan dari para tim kegiatan pengabdian kepada masyarakat untuk adi-adik di Sekolah Dasar Negeri 24 Palembang. Pada proses pelaksanaanya dapat disimpulkan bahwa peserta kegiatan tersebut sangat antusias dan merasa termotivasi dengan untuk meningkatkan imunitas atau kekebalan tubuh, salah satunya yaitu dengan mengikuti pemberian vaksinasi di kalangan anak SD. Sehingga dapat disimpulkan bahwa rata-rata anak SD Negeri 24 Palembang faham atau mengerti dengan materi yang disampaikan oleh para tim pelaksana kegiatan pengabdian kepada masyarakat sebagaimana dengan setiap proses yang telah dilaksanakan dari persiapan, pelaksanaan hingga penutup
Monitoring Pengisian Tangki Fluida Cair Menggunakan Mikrokontroller Node MCU berbasis Aplikasi Blink Nila Pratiwi; Bengawan Alfaresi; Khoirul Kohariza
Jurnal Ampere Vol. 7 No. 2 (2022): JURNAL AMPERE
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/ampere.v7i2.9546

Abstract

Filling liquid fluid tanks by humans has limitations to monitor it. it is necessary to design and realize a liquid fluid surface level detection system. The design of this detection device uses an ultrasonic sensor which can make it easier for humans to monitor the surface level of the liquid in the tank without having to be on the object being measured. The process of monitoring the liquid fluid tank level in a modern way is easier and faster to detect the liquid fluid level value compared to the manual method. The main tools and materials used to make this tool are MCU Nodes, Ultrasonic Sensors, and the Blynk Application. The process of making this tool aims to make work easier without having to check the tank because it can already be checked via the Blynk Application. The results obtained in using this tool are when the liquid fluid tank has reached 80%, the buzzer will sound to warn that the tank is full ABSTRAKPengisian tangki fluida cair yang dilakukan manusia memiliki keterbatasan untuk memantaunya, maka perlu dilakukan perancangan dan realisasi sistem pendeteksi level permukaan fluida cair. Perancangan alat pendeteksi ini menggunakan sensor ultrasonik yang dapat memudahkan manusia untuk memantau level permukaan fluida cair didalam tangki tanpa harus ada pada obyek yang diukur. Proses pemantauan level tangki fluida cair dengan cara modern lebih mudah dan cepat untuk mendeteksi nilai ketinggian fluida cair dibandingkan dengan cara manual. Alat dan bahan utama yang digunakan untuk membuat alat ini berupa Node MCU, Sensor Ultrasonik, dan Aplikasi Blynk. Proses pembuatan alat ini bertujuan untuk dapat mempermudah pekerjaan tanpa harus mengecek tangki karena sudah bisa di cek melalui Aplikasi Blynk. Hasil yang didapat pada penggunaan alat ini adalah ketika tangki fluida cair tersebut sudah mencapai 80%, maka buzzer akan berbunyi untuk memberi peringatan bahwa tangka sudah penuh.
Path Loss Prediction Accuracy Based On Random Forest Algorithm in Palembang City Area Sukemi Sukemi; Ahmad Fali Oklilas; Muhammad Wahyu Fadli; Bengawan Alfaresi
JURNAL NASIONAL TEKNIK ELEKTRO Vol 12, No 1: March 2023
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jnte.v12n1.1052.2023

Abstract

Path loss is a mechanism where the signal from the transmitting antenna to the receiver in a wireless network is attenuated during transmission across a medium due to external field conditions. In the telecommunication design, precise and efficient calculations are required. Random forest, as a machine learning-based path loss prediction model, is used in this study. Machine learning-based path loss prediction, random forest, has a low level of complexity and a high level of predictability. The data was collected using the drive test method at the Trans Musi busway area on the 4G network in Palembang, South Sumatra, Indonesia. The data ratio comprised 20% of the testing set and the rest of the training set. As a result, it was obtained that the prediction accuracy of 9.24% of mean absolute percentage error (MAPE) and root mean square error (RMSE) was 13.6 decibels (dB).  Using hyperparameter tuning for random forest results in optimizing the model used, resulting in accuracy prediction for 8.00% of MAPE and RMSE was 11.8 dB, which is better than the previous results.