Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Edukasi Pijat Endorphin dalam Menurunkan Kecemasan Masa Pandemi Covid-19 pada Ibu Post Partum di Banjar Pagutan Kelurahan Padangsambian Barat Ni Ketut Ayu Sugiartini; Desak Kade Ayu Pratiwi
Genitri: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Kesehatan Vol 2 No 1 (2023): Juni
Publisher : Politeknik Kesehatan Kartini Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36049/genitri.v2i1.116

Abstract

Kecemasan yang terjadi pada ibu post partum terjadi karena adanya perubahan peran ibu. Keadaan psikologi akan berpengaruh pada keadaan fisik oleh karena adanya pelepasan dari adrenalin yang menyebabkan vasokontriksi dari pembuluh darah alveoli sehingga oksitosin sedikit harapannya untuk dapat mencapai target organ mioepitelium. Masase merupakan salah satu cara untuk reileksasi pada ibu. Endorphin massage merupakan pijatan merangang tubuh untuk melepaskan senyawa endorphin yang dapat menormalkan denyut jantung dan tekanan darah, mengurangi sakit, mengendalikan perasaan nyaman serta meningkatkan rileks dalam tubuh. Penelitian yang dilakukan oleh (Ayu Sugiartini et al., 2022) di Wilayah Kerja Puskesmas III Denpasar Barat menunjukkan bahwa terdapat perbedaan rata-rata skor sebelum dan setelah diberikan pijat endorphin terhadap tingkat kecemasan masa pandemic covid-19 pada ibu post partum. Peran serta petugas kesehatan dengan meningkatkan pengetahuan dan memberikan pijat endorphin sebagai salah satu cara untuk mengatasi kecemasan. Kegiatan yang dilakukan adalah edukasi Pijat Endorphin dalam Menurunkan Kecemasan Masa Pandemi Covid-19 pada Ibu Post Partum dengan menggunakan media Poster. Sasarannya adalah ibu post partum dan suami yang berkunjung ke Posyandu yang dilaksanakan di Banjar Pagutan Kelurahan Padangsambian, Denpasar Barat. Setelah dilakukan edukasi Pijat Endorphin dalam Menurunkan Kecemasan Masa Pandemi Covid-19 pada Ibu Post Partum berkomitmen untuk menerapkan pijat endorphin untuk mengurangi kecemasan yang bisa dilaksanakan oleh suami.
Effect of Application Massage Stimulation Method Endorphine, Oxytocin and Suggestiveness (SPEOS) on Breast Milk Production in Mothers Post Sectio Caesaria Ayu Sugiartini, Ni Ketut; Rai Widiastuti, Ni Made; Ari Febriyanti, Ni Made; Deni Witari, Ni Nyoman
Jurnal MID-Z (MIDWIFERI ZIGOT) Vol 6 No 2 (2023): NOVEMBER
Publisher : Universitas Islam Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/jurnalmidz.v6i2.2449

Abstract

Breast milk (ASI) is the best food that babies need in the first 6 months of life. WHO data (2016) shows that coverage of exclusive breastfeeding for babies aged 0-6 months worldwide is 39, while the target for exclusive breastfeeding is 50%. The inhibiting factor in breastfeeding is the production itself, especially in post-SC mothers. One effort that can be made to increase breast milk production is the SPEOS method. The aim of this research was to determine the effect of applying the Endorphine, Oxytocin and Suggestive Massage Stimulation (SPEOS) method on breast milk production in post-cesarean section mothers. This type of research is quasi-experimental with a post-test only control group design. The number of samples used in this research was 30 respondents consisting of 15 control groups and 15 intervention groups. The results of the study showed that the average breast milk production in SC mothers who were given the SPEOS method was 37.67 ml higher than in post-SC mothers who were not given the SPEOS method, namely only 19.44 ml. Statistical tests showed that there was an effect of applying the Endorphin, Oxytocin, Suggestive Massage Stimulation (SPEOS) method on breast milk production (p-value=0.000). It is hoped that the SPEOS method can be used as an alternative option in managing increasing breast milk production, because the SPEOS method has been proven to be effective in increasing breast milk production.
Effectiveness of a Combination of Hypnobreastfeeding and Administration of Lavender Aromatherapy on Reducing Anxiety Regarding Breast Milk Production Widya Handayani, Ni Nengah; Ari Febriyanti, Ni Made; Ayu Sugiartini, Ni Ketut; Deni Witari, Ni Nyoman
Jurnal MID-Z (MIDWIFERI ZIGOT) Vol 6 No 2 (2023): NOVEMBER
Publisher : Universitas Islam Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/jurnalmidz.v6i2.2527

Abstract

In the postpartum period, women experience changes in physiological, psychological and social adaptation. One of the psychological disorders that often occurs after giving birth is anxiety when giving breast milk. Anxiety is a feeling of fear that arises for unknown reasons and is not supported by the situation. One effort to reduce maternal anxiety is by providing a combination of hypnobreastfeeding and lavender aromatherapy. The point of this investigate is to decide the viability of hypnobreastfeeding and giving lavender aromatherapy to reduce postpartum mothers' anxiety regarding breast milk production. This investigate plan was a quasi-experiment with a one gather pretest-posttest without control inquire about plan, carried out at Puri Raharja RSU with a test estimate of 42 respondents who met the consideration criteria. The inspecting procedure for this investigate is coincidental testing. Information was collected utilizing the Hamilton Uneasiness Rating Scale (HARS) survey, and information investigation was carried out in stages counting univariate and bivariate (Wilcoxon). The results of bivariate analysis using the Wilcoxon test showed a Z value of -5.675a with a significance level (p=0.000<α 0.05), which means that giving a combination of hypnobreastfeeding and lavender aromatherapy is effective in reducing postpartum mothers' anxiety regarding breast milk production. Midwives can provide counseling on how to reduce anxiety, one of which is by hypnobreastfeeding and giving lavender aromatherapy.
Relationship of Mother Characteristics, Knowledge, Husband Support with Participation in Pregnant Women Classes NK, Ayu Sugiartini; NM, Ari Febriyanti
Jurnal Kebidanan Vol 12, No 2 (2023): August 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jk.12.2.2023.91-98

Abstract

Pregnant Mother Class is a means to learn together about health for pregnant women, in the form of face-to-face groups which aims to increase the knowledge and skills of mothers regarding pregnancy, pregnancy care, childbirth, postnatal care, care for newborns, myths, infectious diseases. and birth certificates. This study aims to determine the participation of pregnant women in the class of pregnant women and the factors that influence it. This was a cross-sectional study conducted in the Catchment Area of Primary Health Center (PHC) Denpasar. A sample of 50 trimester III pregnant women, either primiparous or multiparous, who came and participated in the class of pregnant women mothers was obtained through multistage sampling. Data were gained via interviews using a structured questionnaire. Determinants were analyzed using chi-square.  The results of the research found that most of them (68%) actively participated in the class of pregnant women. The results of bivariate analysis showed that there is a significant relationship between parity (p=0.03), knowledge (p=0.00), husband's support (p=0.01), with the participation of mothers in pregnant women classes.Kelas Ibu Hamil merupakan sarana untuk belajar bersama tentang kesehatan bagi ibu hamil, dalam bentuk tatap muka dalam kelompok yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu mengenai kehamilan, perawatan kehamilan, persalinan, perawatan nifas, perawatan bayi baru lahir, mitos, penyakit menular dan akta kelahiran. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui keikutsertaan ibu hamil mengikuti kelas ibu hamil dan faktor yang mempengaruhinya. Desain penelitian ini adalah cross-sectional analitik. Subjek penelitian menggunakan 50 ibu hamil trimester III baik primipara atau multipara yang datang dan ikut serta kelas ibu hamil di wilayah Puskesmas Kota Denpasar dengan analisis yang digunakan adalah chi-square. Hasil penelitian didapatkan sebagian besar (68,0%) responden aktif mengikuti kelas ibu hamil. Hasil bivariat menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara paritas (p= 0,03), pengetahuan (p= 0,00), dukungan suami (p= 0,01) dengan keikutsertaan ibu mengikuti kelas ibu hamil.
Determinan pemberian ASI eksklusif pada ibu menyusui di Puskesmas I Denpasar Barat NM, Ari Febriyanti; NK, Ayu Sugiartini
Jurnal Kebidanan Vol 10, No 1 (2021): February 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jk.10.1.2021.23-34

Abstract

ASI merupakan makanan terbaik yang dapat membantu proses pertumbuhan dan perkembangan bayi. World Health Organization (WHO) merekomendasikan Global Strategy for Infant and Young Child Feeding yang merupakan empat hal esensial dalam pemberian makanan bayi dan anak, salah satunya adalah pemberian ASI saja kepada bayi sampai umur 6 bulan, atau yang disebut dengan ASI ekslusif. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui determinan pemberian ASI Eksklusif pada ibu menyusui. Desain penelitian ini adalah cross-sectional analitik. Subjek penelitian menggunakan 80 ibu yang memiliki bayi umur 6-12 bulan di Puskesmas I Denpasar Barat dengan analisis yang digunakan adalah chi-square dan regresi poisson. Hasil penelitian didapatkan sebagian besar (55,0%) tidak memberikan ASI Eksklusif pada bayinya. Hasil bivariat menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pendidikan (p= 0,00), pengetahuan (p= 0,00), persepsi (p= 0,00), dukungan suami (p= 0,04), keterpaparan informasi (p= 0,00) dengan pemberian ASI Eksklusif. Faktor dominan yang mempengaruhi pemberian ASI Eksklusif yaitu persepsi dengan nilai p= 0,01 (aPR= 6,49 95%CI: 1,3-31,8).
TINGKAT KECEMASAN ORANG TUA TERHADAP PENANGANAN DEMAM PADA BALITA AKIBAT CORONA VIRUS DEASSES DI PUSKESMAS ROWOSARI KOTA SEMARANG Adnyani, Ni Wayan Sukma; Sugiartini, Ni Ketut Ayu
Research of Service Administration Health and Sains Healthys Vol 3, No 1 (2022): Research of Service Administration Health and Sains Healthys (Juni)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/rehat.v3i1.3499

Abstract

Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) merupakan penyakit saluran napas yang ditandai dengan demam. Di masa pandemic COVID-19, orang tua merasa cemasapabila anak mengalami demam dan cenderung melakukan pengobatan secara mandiri terlebih dahulu.Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui tingkat kecemasan dan penanganan demam pada balita masa pandemic COVID-19 di Kota Semarang. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif, tehnik sampling purposive sampling , responden berjumlah 40 responden. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner yang diberikan melalui google form.Hasil penelitian ini tingkat kecemasan responden paling banyak adalah cemas sedang sebanyak 29 responden (81 %), penanganan demam paling banyak dilakukan oleh orang tua adalah memberikan obat penurun panas secara mandiri sebanyak 31 responden (53,4 %). Kesimpulan dalam penelitian ini tingkat kecemasan orang tua adalah cemas sedang dan orang tua memilih memberikan obat penurun panas ketika anak demam sebagai alternatif pengobatan demam di masa pandemic COVID-19.
Faktor Resiko Terjadinya Gangguan Kesehatan Terhadap Makanan Cepat Saji Pada Siswa SMA di Kota Semarang Pamungkas, Catur Esty; Sugiartini, Ni Ketut Ayu
Research of Service Administration Health and Sains Healthys Vol 3, No 2 (2022): Research of Service Administration Health and Sains Healthys (Desember)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/rehat.v3i2.3502

Abstract

Latar belakang: Makanan cepat saji merupakan makanan yang bisa disajikan dengan waktu yang sesingkat mungkin. Makanan cepat saji memiliki banyak sekali ragam jenis, dari makanan ringan hingga berat. Sejalan dengan perkembangan pada jumlah dan jenis makanan, kebiasaan masyarakat dalam mengonsumsi makanan semakin beraneka ragam termasuk kegemaran mengonsumsi makanan cepat saji. Padahal jika dikonsumsi berlebihan, makanan cepat saji dapat mengakibatkan berbagai gangguan kesehatan. Studi ini ditujukan untuk mengetahui dampak konsumsi makanan cepat saji pada mahasiswa. Metode: Penelitian cross sectional ini dilakukan terhadap kesehatan siswa SMA A di kota Semarang. Metode pengumpulan data menggunakan teknik penyebaran angket secara daring yang dimulai sejak 10 april 2021 terhadap 28 siswa. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa 53,6% mahasiswa setuju dengan konsumsi makanan cepat saji, 64,3% mengaku mengalami gangguan tenggorokan 53,6% mahasiswa merasa mengantuk setelah konsumsi makanan cepat saji, dan 64,3% mahasiswa mengaku mengalami peningkatan berat badan karena tingginya frekuensi konsumsi makanan cepat saji Kesimpulan: Studi ini menemukan bahwa mahasiswa mengeluhkan mengalami dampak negatif dari makanan cepat saji seperti kenaikan berat badan, gangguan tenggorokan, dan merasa mengantuk.
Pengaruh Pemberian Kombinasi Tehnik Akupresur Dan Afirmasi Positif Terhadap Breastfeeding Self Efficacy Pada Ibu Postpartum Ni Nyoman Deni Witari; Ni Wayan Sukma Adnyani; Ni Ketut Ayu Sugiartini; Ni Made Ari Febriyanti; Ni Made Widiastuti
Jurnal Yoga dan Kesehatan Vol 7 No 2 (2024)
Publisher : UHN IGB Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25078/jyk.v7i2.3924

Abstract

Kepercayaan diri ibu menyusui merupakan salah satu faktor penting dalam menentukan keberhasilan menyusui dan dapat menjadi prediktor keputusan ibu menyusui atau tidak. Ibu dengan self efficacy rendah dalam mempunyai risiko tiga kali lebih besar untuk menunda inisiasi menyusui dan menghentikan pemberian ASI eksklusif sebelum waktunya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menilai pengaruh pemberian kombinasi akupresur dan afirmasi positif terhadap efikasi diri menyusui. Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen yaitu desain single-group pretest-posttest tanpa kelompok kontrol. Penelitian dilakukan di UPTD Puskesmas I Wilayah Kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Denpasar Selatan, dengan jumlah sampel sebanyak 34 ibu nifas yang memenuhi kriteria inklusi. Penelitian ini menggunakan metodologi purposive sampling. Peneliti menggunakan kuesioner Breastfeeding Self-Efficacy Scale-Short Form (BSES-SF) untuk mengumpulkan data, dan melakukan analisis data dengan menggunakan uji univariat dan Uji Wilcoxon. Hasilnya menunjukkan nilai z sebesar -5,045, dengan Asymp.Sig dua sisi. sebesar 0,000 (nilai p<0,05). Hal ini menunjukkan bahwa pemberian akupresur dan afirmasi positif mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap self efficacy menyusui. Penerapan akupresur dan afirmasi positif dapat meningkatkan rasa percaya diri ibu menyusui pada tahap awal menyusui.
TERAPI KOMPLEMENTER TEKNIK AKUPRESUR DAN AROMATERAPI JASMINE OIL TERHADAP PRODUKSI ASI PADA IBU POST PARTUM Ni Ketut Ayu Sugiartini; Ni Made Ari Febriyanti; Ni Made Dewianti
KOSALA : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 12 No 2 (2024): KOSALA : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Panti Kosala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37831/kjik.v12i2.366

Abstract

Air Susu Ibu merupakan makanan bagi bayi enam bulan pertama secara eksklusif dimana ASI memiliki komposisi nutrisi yang paling tepat untuk kebutuhan bayi. Cakupan ASI eksklusif di Indonesia pada 2020 yaitu sebesar 66,06% dan di Provinsi Bali tahun 2020 sebesar 76,4%, namun cakupan ASI Eksklusif di Kota Denpasar tahun 2020 yaitu 50,7 % mengalami penurunan bila dibandingkan tahun 2019  yaitu 60%, tidak diberikannya ASI Eksklusif pada bayi, oleh karena ASI yang tidak keluar. Salah satunya upaya non farmakologis yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produksi ASI yaitu pemberian aromaterapi jasmine dan melakukan akupresure. Tujuan penelitian untuk mengetahui efektifitas terapi komplementer teknik akupresure dan aromaterapi jasmine oil. Metode penelitian ini adalah eksperimen semu (quasi eksperimen) dengan rancangan two group pretest-posttest design. Sampel dalam penelitian ini adalah 30 ibu postpartum di 2 Tempat Praktik Mandiri Bidan (TPMB) Wilayah Kota Denpasar, yang dibagi menjadi 15 kelompok perlakuan dan 15 kelompok kontrol sesuai dengan kriteria inklusi dengan teknik purposive sampling. Penelitian ini dilakukan dari bulan Agustus sampai bulan Oktober 2024. Hasil penelitian: hasil uji statistik, didapatkan nilai mean kelompok kontrol yaitu sebesar 9,33 dan pada kelompok intervensi sebesar 8,80 sebelum diberikan Teknik Akupresur dan Aromaterapi Jasmine Oil, sedangkan nilai mean setelah diberikan Teknik Akupresur dan Aromaterapi Jasmine Oil, pada kelompok kontrol sebesar 9,80 dan pada kelompok intervensi yaitu sebesar 12,06. Hasil uji Independent T-Test menunjukkan terdapat perbedaan signifikan produksi ASI antara kelompok kontrol dan kelompok intervensi sesudah diberikan teknik akupresur dan aromaterapi jasmine oil dengan p value sebesar 0,036<0,05. Kesimpulan: terapi komplementer teknik akupresur dan aromaterapi jasmine oil efektif meningkatkan produksi ASI pada ibu postpartum. Kata kunci: akupresur, aromaterapi jasmine, produksi ASI, ibu post partum Breast milk is exclusively food for babies in the first six months, where breast milk has the most appropriate nutritional composition for the baby's needs. Exclusive breastfeeding coverage in Indonesia in 2020 was 66.06% and in Bali Province in 2020 it was 76.4%, however exclusive breastfeeding coverage in Denpasar City in 2020 was 50.7%, a decrease compared to 2019, namely 60%, no giving exclusive breast milk to babies, because breast milk does not come out. One of the non-pharmacological efforts that can be done to increase breast milk production is giving jasmine aromatherapy and doing acupressure. The aim: to determine the effectiveness of complementary therapy with acupressure techniques and jasmine oil aromatherapy. Method: The research is a quasi-experiment with a two group pretest-posttest design. The sample in this study was 30 postpartum mothers in 2 Independent Midwife Practice Places (TPMB) in the Denpasar City area, who were divided into 15 treatment groups and 15 control groups according to the inclusion criteria using a purposive sampling technique. This research was conducted from August to October 2024. Results: the results of statistical tests showed that the mean value of the control group was 9.33 and the intervention group was 8.80 before being given the Jasmine Oil Acupressure and Aromatherapy Technique, while the mean value after being given the Jasmine Oil Acupressure and Aromatherapy Technique, in the control group was 9.80 and in the intervention group it was 12.06. The results of the Independent T-Test showed that there was a significant difference in breast milk production between the control group and the intervention group after being given the Acupressure Technique and Jasmine Oil Aromatherapy with a p value of 0.036<0.05. Conclusion: Complementary therapy with acupressure techniques and jasmine oil aromatherapy is effective in increasing breast milk production in postpartum mothers. Keyword: acupressure, jasmine oil aromatherapy, breast milk production, post partum mothers
Efektivitas Kombinasi Prenatal Yoga Berbasis Audiovisual Dan Balsem Lavender Untuk Mengatasi Low Back Pain Pada Ibu Hamil Trimester III Dewianti, Ni Made; Fitria, Fitria; Widiantari, Kadek; Febriyanti, Ni Made Ari; Sugiartini, Ni Ketut Ayu
Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar Vol 20 No 1 (2025): Media Kesehatan
Publisher : Direktorat Politeknik Kesehatan Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/medkes.v20i1.1429

Abstract

The most common complaint experienced during the third trimester of pregnancy is low back pain (LBP). Low back pain during pregnancy is described as pain in the lumbar region, above the sacrum, and this pain can radiate to the legs. The pain is often dull in nature and worsened by flexion of the lumbar spine toward the anterior. Efforts that can be made to minimize LBP complaints in pregnant women in the third trimester include relaxation techniques and breathing exercises, hydrotherapy, Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation (TENS), massage, behavioral techniques, hypnotherapy, therapeutic touch, yoga, and the application of balm. The aim of this study was to analyze the effectiveness of a combination of audiovisual-based prenatal yoga and lavender balm in reducing LBP in pregnant women in the third trimester. The study design was analytical with a two-group design including a control group, with a sample size of 60 participants. The sampling technique used was purposive sampling. Data analysis was performed using paired t-tests and independent t-tests. The results showed that the mean LBP value before intervention in the treatment group was 6.25 and the mean LBP value in the control group was 6.01 with a p-value of 0.345. The mean LBP value after intervention in the treatment group was 3.45 and the mean LBP value in the control group was 7.65 with a p-value of 0.00. Based on bivariate data analysis, the p-value was 0.000. The combination of prenatal yoga based on audio-visual materials and lavender balm was effective in reducing LBP in pregnant women in the third trimester. Recommendations include the regular practice of prenatal yoga for pregnant women and the use of balm to reduce LBP complaints in pregnant women. Keywords: Prenatal yoga; lavender balm; lower back pain; pregnant women