Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EDUKASI GERAKAN SEDEKAH SUBUH DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI JAMAAH TERHADAP PEMBANGUNAN MASJID BABUL JANNAH DESA ANDOWENGGA KABUPATEN KOLAKA TIMUR SULAWESI TENGGARA Nur Isra' Ahmad; Supriadi Supriadi; Mujahidah Mujahidah; Farhah Utami; Muhammad Aswar Ahmad
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 4 No. 04 (2026): JULI 2026
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masjid Babul Jannah di Desa Andowengga, Kabupaten Kolaka Timur, menghadapi kendala dalam penyelesaian pembangunan dan pemenuhan fasilitas ibadah karena sumber pendanaan masih bergantung pada donasi insidental masyarakat. Kondisi ini menimbulkan kebutuhan akan sistem pendanaan yang lebih rutin, berkelanjutan, dan berbasis partisipasi jamaah. Program Gerakan Sedekah Subuh dirancang sebagai solusi untuk membangun budaya sedekah yang konsisten sekaligus memperkuat kemandirian pendanaan masjid. Tujuan pengabdian ini adalah meningkatkan kesadaran jamaah terhadap pentingnya sedekah subuh, membangun rasa kepemilikan terhadap masjid, serta menciptakan alternatif pendanaan yang sederhana dan akuntabel. Metode yang digunakan meliputi edukasi melalui ceramah tematik, diskusi interaktif, serta implementasi sistem toples bernama sebagai wadah sedekah rutin. Hasil pengabdian menunjukkan adanya perubahan perilaku jamaah dalam membiasakan sedekah, meningkatnya kepedulian sosial, serta terbentuknya sistem pendanaan swadaya yang lebih teratur. Kesimpulannya, program ini berhasil menumbuhkan budaya filantropi Islam berbasis partisipasi jamaah dan memberikan model pemberdayaan masjid yang dapat direplikasi di wilayah lain dengan karakteristik serupa.
Religious Moderation in the Islamic Religious Education Curriculum: A Sharia Study in the Global Context: Penelitian Muhammadong; Khaerunnisa; Nurhilaliyah; Farhah Utami; Sitti Muthmainnah
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5364

Abstract

This study aims to examine the incorporation of religious moderation within the Islamic Religious Education (PAI) curriculum, emphasizing Sharia values in the framework of globalization. In a time when people are becoming more diverse and connected, it is important to know how to use religious moderation in schools to promote tolerance and fight extremism. The study utilizes a qualitative methodology, specifically a literature review, to examine pertinent sources, including the perspectives of Islamic scholars, educational practices, and the notion of religious moderation as defined in Sharia. The findings demonstrate that religious moderation in the PAI curriculum functions as a crucial instrument for reconciling religious teachings, fostering tolerance, and advancing inclusion amid global difficulties. It shows how important it is to have a curriculum that supports universal Sharia principles and helps create a generation that is moderate, accepting, and open-minded. The study also shows that while there are problems with putting religious moderation into practice, it is important to include it in the PAI curriculum to stop people from becoming radicalized and to promote peaceful coexistence. The results show how important it is to include religious moderation in education to create a peaceful world.