Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Gambaran Perilaku Masyarakat terhadap Upaya Penanggulangan TBC Joan Puspita Tanumihardja; Mediatrix Santi Gaharpung; Christian Romario; Agus Syawal Yudhistira; Bernadina Densiana Gego
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 7 No. 4 (2025): Agustus 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i4.106

Abstract

Tuberkulosis (TBC) merupakan penyakit menular yang masih menjadi tantangan besar dalam sistem kesehatan global dan nasional. Di Indonesia, beban TBC cukup tinggi termasuk di Provinsi Nusa Tenggara Timur, khususnya Kabupaten Sikka. Penanggulangan TBC tidak hanya mengandalkan terapi medis, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat dalam upaya preventif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran perilaku masyarakat terhadap upaya penanggulangan TBC yang mencakup pengetahuan, sikap, dan tindakan di Kelurahan Nangameting. Penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sebanyak 90 responden yang merupakan kontak erat dengan pasien TBC dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup dan dianalisis secara univariat dalam bentuk distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 48,9% responden memiliki tingkat pengetahuan dalam kategori cukup, 98,9% menunjukkan sikap yang sangat positif terhadap pencegahan TBC, dan 84,4% telah menerapkan tindakan pencegahan yang baik dalam kehidupan sehari-hari. Sumber informasi utama responden tentang TBC berasal dari petugas kesehatan dan kader posyandu (65%), diikuti oleh media televisi dan media sosial. Peran keluarga, lingkungan sosial, dan akses terhadap edukasi kesehatan menjadi faktor penting yang memengaruhi pembentukan perilaku masyarakat dalam upaya pencegahan dan pengendalian TBC.
EDUKASI ERGONOMI DAN PROGRAM LATIHAN PEREGANGAN SEDERHANA TERHADAP PENURUNAN KELUHAN PARESTESIA PADA MAHASISWA INFORMATIKA MEDIS STIKES ST. ELISABETH KEUSKUPAN MAUMERE I Made Wahyu Palguna; Mediatrix Santi Gaharpung; Christian Romario; Helena Kidi Labot; Gabriel rolly Davinsi; Selvina Wonga; Hendrikus Julianto Lengi
Edukasi Masyarakat Sehat Sejahtera (EMaSS) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/emass.v8i1.1315

Abstract

Parestesia merupakan keluhan sensorik berupa kesemutan dan kebas yang sering dialami mahasiswa akibat aktivitas duduk statis dalam waktu lama dan penerapan postur tubuh yang tidak ergonomis. Mahasiswa Informatika Medis memiliki risiko lebih tinggi karena intensitas penggunaan laptop dan perangkat digital yang tinggi selama proses pembelajaran. Kondisi ini dapat berdampak pada kenyamanan fisik, konsentrasi belajar, dan produktivitas akademik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa serta menurunkan keluhan parestesia melalui edukasi ergonomi dan program latihan peregangan sederhana sebagai upaya fisioterapi preventif. Kegiatan dilaksanakan pada mahasiswa Informatika Medis tingkat I STIKes St. Elisabeth Keuskupan Maumere dengan melibatkan 46 peserta. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi penyuluhan ergonomi, demonstrasi dan praktik langsung latihan peregangan statis, dinamis, dan neurodinamik, serta pendampingan selama kegiatan berlangsung. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner keluhan parestesia serta observasi keterampilan peserta dalam melakukan latihan peregangan sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya penurunan frekuensi dan intensitas keluhan parestesia, dengan 40% peserta melaporkan penurunan frekuensi kesemutan, 55% mengalami penurunan intensitas gejala, dan 60% menyatakan peningkatan kenyamanan saat belajar. Selain itu, terjadi peningkatan pengetahuan peserta sebesar 83% serta peningkatan keterampilan, di mana 87% mahasiswa mampu melakukan latihan peregangan dengan teknik yang benar. Dengan demikian, edukasi ergonomi dan program latihan peregangan sederhana efektif sebagai intervensi fisioterapi preventif dalam menurunkan keluhan parestesia dan meningkatkan perilaku ergonomis mahasiswa di lingkungan pendidikan tinggi.
Edukasi Prompt Engineering Kepada Seminaris Kelas X St. Maria Bunda Segala Bangsa Gabriel Rolly Davinsi; Christian Romario; Marthen Preskapu Wela; Kristoforus Samson; Agus Syawal Yudhistira; Ma. Clara Yureka; I Made Wahyu Palguna; Kade Ngurah Dwi Putra Negara; Stefanus Rua; Claudio Oktavianus Apriano; Agustina Candra lali Nono
Journal of Digital Community Services Vol. 3 No. 2 (2026): July-Desember
Publisher : Institute Of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/dcs.v3i2.74

Abstract

Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) memberikan peluang baru dalam mendukung proses pembelajaran, namun pemanfaatannya secara kritis, efektif, dan etis masih menjadi tantangan bagi peserta didik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa kelas X Seminari St. Maria Bunda Segala Bangsa dalam menggunakan teknik prompt engineering untuk berinteraksi secara optimal dengan AI. Kegiatan dilaksanakan melalui pendekatan partisipatif dan edukatif dengan metode sosialisasi interaktif, penyampaian materi, demonstrasi, praktik langsung, diskusi, dan refleksi berbasis nilai. Peserta diberikan pemahaman mengenai konsep dasar AI, penyusunan prompt yang jelas dan terstruktur, pola persona dan persona audience, penentuan tujuan, audiens, parameter keluaran, serta pemberian konteks yang memadai. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai hubungan antara kualitas prompt dan kualitas keluaran AI. Siswa juga menunjukkan peningkatan kemampuan dalam menyusun prompt secara lebih terstruktur serta mulai memahami pentingnya verifikasi informasi, integritas akademik, dan penggunaan AI secara bertanggung jawab. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi prompt engineering yang dipadukan dengan praktik dan refleksi etis dapat menjadi pendekatan yang relevan dalam memperkuat literasi digital siswa.
Edukasi Pemanfaatan E-Resources Bagai Mahasiswa Pengunjung Perpustakaan Stikes St. Elisabeth Keuskupan Maumere Agus Syawal Yudhistira; Joan Puspita Tanumihardja; Ma. Clara Yureka W.I; Christian Romario; Mediatrix Santi Gaharpung; Gabriel Mane; Marianus Oktavianus Wega; Maria Kornelia Ringgi Kuwa; Antonia Rensiana Reong; Mariel Daba Sekar Sari Sius; Asri Sulistyaningrum; Helena Kidi Labot; Sundiyani Sundiyani; Agela Cyfen Lute
Journal of Digital Community Services Vol. 3 No. 2 (2026): July-Desember
Publisher : Institute Of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/dcs.v3i2.73

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah mendorong transformasi perpustakaan dari sistem konvensional berbasis koleksi fisik menuju ekosistem layanan digital. Meskipun berbagai sumber daya elektronik (e-resources) telah tersedia, pemanfaatannya oleh mahasiswa belum sepenuhnya optimal karena keterbatasan literasi informasi, strategi pencarian, pemilihan sumber, dan keterampilan akses terhadap database ilmiah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi informasi, pemahaman, partisipasi, dan keterampilan mahasiswa dalam memanfaatkan e-resources di Perpustakaan STIKes St. Elisabeth Keuskupan Maumere. Kegiatan menggunakan pendekatan pre-experimental dengan desain one-group pretest-posttest yang melibatkan 20 mahasiswa pengunjung perpustakaan yang dipilih menggunakan accidental sampling. Intervensi dilaksanakan melalui edukasi berbasis hands-on learning yang meliputi ceramah interaktif, demonstrasi akses Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas), SINTA, GARUDA, dan Google Scholar, praktik mandiri, pendampingan, serta diskusi dan refleksi. Pengumpulan data dilakukan menggunakan tes objektif sebanyak 10 butir sebelum dan sesudah intervensi, disertai observasi partisipatif untuk menilai keterlibatan dan keterampilan peserta. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata skor pemahaman dari 4,8 pada pre-test menjadi 9,6 pada post-test, dengan peningkatan sebesar 4,8 poin atau hampir dua kali lipat. Partisipasi aktif mahasiswa juga meningkat dari 6 orang (30%) menjadi 14 orang (70%). Selain itu, 15 peserta mampu mengakses platform perpustakaan digital dan melakukan penelusuran sumber informasi, sedangkan 5 peserta (25%) masih memerlukan pendampingan teknis. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi berbasis praktik efektif dalam meningkatkan literasi informasi, partisipasi, dan keterampilan mahasiswa dalam memanfaatkan e-resources secara mandiri untuk mendukung kebutuhan akademik.