Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Legitimasi Profesi Konselor Dalam Perspektif Filosofis Dan Sosiologis Di Era Persaingan Lintas Profesi Rahmawati Rahmawati; Budiyanto Budiyanto; Evi Winingsih
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v5i1.904

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis legitimasi profesi konselor melalui tinjauan filosofis dan sosiologis di tengah persaingan lintas profesi yang semakin kompleks. Berangkat dari masih banyaknya lembaga pendidikan yang menempatkan guru non-BK sebagai pelaksana layanan konseling, sehingga mengaburkan batas profesionalitas dan identitas konselor. Dengan menggunakan metode kajian pustaka, penelitian ini menelaah literatur akademik mengenai identitas profesi konselor serta dasar legitimasi konseling dalam perspektif ontologi, epistemologi, aksiologi, dan konteks sosial. Hasil kajian menunjukkan bahwa legitimasi profesi konselor didasarkan pada landasan filosofis yang menegaskan objek kajian, sumber keilmuan, serta nilai etik konseling sebagai helping profession, dari perspektif sosiologis, legitimasi diperoleh melalui pengakuan sosial, kebutuhan masyarakat akan layanan psikososial, serta kemampuan konselor menegaskan identitas profesionalnya di tengah persaingan dengan psikolog, guru, atau pekerja sosial lainnya. Kajian ini menegaskan bahwa kombinasi landasan filosofis, sosiologis, dan yuridis menjadi kunci penguatan identitas profesional konselor agar mampu memberikan layanan bermakna dan kompetitif dalam konteks pendidikan maupun sosial.
DISCREPANCY MANAJEMEN LAYANAN KONSELING INDIVIDUAL DI SEKOLAH MENENGAH ATAS Rahmawati Rahmawati; Putri Inayah; Dyah Amelia Susanti; Nor Khofifatus Sholehah; Titin Indah Pratiwi; Bambang Dibyo Wiyono
FOKUS : Kajian Bimbingan dan Konseling dalam Pendidikan Vol. 9 No. 2 (2026): Vol 9, No 2 Maret 2026
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/fokus.v9i2.30013

Abstract

Guidance and Counseling (BK) management in schools plays a strategic role in student development, yet its implementation often faces obstacles in meeting the Operational Implementation Guidelines (POP) standards. This study aims to identify the discrepancy between the ideal POP BK standards and the actual implementation of individual counseling management at SMA Negeri 4 Surabaya. This study employed an evaluative approach using the Discrepancy Evaluation Model (DEM) to assess Planning, Organizing, Actuating, and Controlling (POAC) aspects. Data were collected via interviews, observations, and documentation to compare actual conditions with established standards. The results show that overall, individual counseling management complies with standards, but implementation is not yet comprehensive. Significant discrepancies were found in the counseling process, which lacked theoretical adherence, needs assessments limited to AKPD instruments, and outcome evaluation and follow-up restricted to monitoring without in-depth analysis. While service management is functional, strengthening counselors' professional competence and developing data-driven evaluation systems are necessary to optimize counseling effectiveness.
PROFIL PEER PRESSURE REMAJA Rahmawati Rahmawati; Budi Purwoko; Evi Winingsih; Bakhrudin All Habsy
FOKUS : Kajian Bimbingan dan Konseling dalam Pendidikan Vol. 9 No. 4 (2026): Vol 9, No 4 Juli 2026
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/fokus.v9i4.30052

Abstract

Penelitian ini menganalisis profil Peer Pressure pada remaja, Peer Pressure adalah tekanan dari teman sebaya atau kelompok sosial yang mendorong individu untuk melakukan atau bertindak agar dapat diterima atau disukai oleh suatu kelompok. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode kajian pustaka sistematik dari berbagai jurnal dan ditemukan terdapat 9 jurnal yang sesuai kriteria. Hasil kajian menunjukkan bahwa Peer Pressure memiliki dampak positif dan negatif, dipengaruhi oleh faktor sosial, psikologis, dan lingkungan. Strategi efektif untuk mengatasinya meliputi peningkatan kesadaran diri, disiplin pada pola, serta dukungan keluarga dan sekolah. Pemahaman ini penting untuk membantu remaja menghadapi tekanan sosial secara bijak dalam kehidupan remaja di era modern
PENGARUH LITERASI KEUANGAN TERHADAP KINERJA USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM) BIDANG FASHION DI SURABAYA DENGAN PRAKTEK MANAJEMEN KEUANGAN SEBAGAI VARIABEL INTERVENING Rahmawati Rahmawati; Nadia Asandimitra Haryono; Andre Dwijanto Witjaksono
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 8 No. 4 (2025): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/x9yege18

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan terhadap kinerja usaha UMKM fashion di Surabaya, serta menguji peran mediasi praktik manajemen keuangan dalam hubungan tersebut. Survei dilakukan terhadap 158 pelaku UMKM dengan menggunakan kuesioner skala Likert, dan data dianalisis menggunakan metode Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil menunjukkan bahwa literasi keuangan berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja usaha, serta terhadap praktik manajemen keuangan. Praktik manajemen keuangan juga berpengaruh signifikan terhadap kinerja usaha, dan secara signifikan memediasi hubungan antara literasi keuangan dan kinerja usaha. Didapatkan hasil bahwa pemahaman keuangan yang diterapkan secara konsisten melalui praktik manajerial dapat meningkatkan performa bisnis secara nyata. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan literasi keuangan yang diiringi praktik manajemen keuangan yang baik menjadi kunci penting dalam mendorong keberhasilan UMKM fashion di Surabaya.