Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search
Journal : Obstretika Scientia

Efektivitas E-Book KIA Terhadap Pengetahuan Kesehatan Ibu dan Anak pada Ibu Hamil Daini Zulmi; Atin Suhartini; Sekar Dinda Dayana; Muffarohah muffarohah; Annisa'ul Awaliyah; Cica Refita
Jurnal Obstretika Scientia Vol 9, No 2 (2021)
Publisher : Akademi Kebidanan La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (774.593 KB) | DOI: 10.55171/obs.v9i2.586

Abstract

This E-Book on Maternal and Child Health (MCH) contains information on the Maternal and Child Health book which was created to provide information on Maternal and Child Health digitally in a link format equipped with voice recordings. (Depkes RI, 2015). The purpose of this study was to determine the effectiveness of developing an E-Book on Maternal Child Health with knowledge of Maternal and Child Health in pregnant women at the Kalanganyar Health Center in 2021. The type of research used was case control, the population was pregnant women who were in the work area of the Kalanganyar Health Center, the number of samples was 48. person. The results of the study can be seen that pregnant women who understand the contents of Maternal and Child Health who use E-Books are more effective than printed books because the number who understands E-Books on Maternal Child Health (51.2%) while those who understand MCH handbooks (48.7 %). A small percentage (16.6%) of pregnant women in the community health center did not understand the MCH E-Book and who did not understand the MCH printed book (20.8%). Mother's understanding is higher with e-books than printed books, because at this time most pregnant women interact with gadgets so that mothers prefer to listen rather than read. In order to make it easier for health workers or pregnant women regarding maternal and child health information, it must be supported by technology that is connected to a system that has a good network.Based on the results of the chi square test, the P-Value value is 0.002 where p≤0.05, then the e-book can be effective in increasing the knowledge of pregnant women. The value of Odds Ratio (OR) = (1.894-142.501) which means that the use of printed MCH books is 16 times risky, pregnant women do not understand the contents of MCH books. Mother's understanding is higher with e-books than printed books, because at this time most pregnant women interact with gadgets so that mothers prefer to listen rather than read. In order to make it easier for health workers or pregnant women regarding maternal and child health information, it must be supported by technology that is connected to a system that has a good network.
Hubungan Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan Kejadian Dismenore pada mahasiswa di Akademi Kebidanan La Tansa Mashiro Rangkasbitung Daini zulmi; Niska Alia
Jurnal Obstretika Scientia Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Akademi Kebidanan La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55171/obs.v8i2.806

Abstract

Nyeri haid atau dismenore adalah keluhan ginekologis akibat ketidakseimbangan hormone progesterone dalam darah sehingga mengakibatkan timbul rasa nyeri yang paling sering terjadi pada wanita. Berdasarkan hasil wawancara dengan 10 mahasiswa AKBID La Tansa Mashiro didapatkan hasil bahwa 8 dari 10 mahasiswa mengalami dismenore. Diantara 10 mahasiswa 6 diantaranya memiliki indek masa tubuh tidak normal (underweight/ overweight). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan indeks massa tubuh dengan kejadian dismenorea di AKBID La Tansa Mashiro tahun 2020. Desain penelitian cross sectional dengan uji statistik chi square. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh mahasiswa di Akademi Kebidanan La Tansa Mashiro yang berjumlah 59 orang dan menggunakan total sampling. Hasil analisis univariat bahwa mahasiswa yang mengalami dismenore (47,46%) dan yang tidak dismenore (52,54%), lebih dari setengahnya (59,32%) mahasiswa memiliki indek masa tubuh 18,5 atau 25. Hasil analisis bivariat terdapat hubungan yang signifikan antara indek masa tubuh dengan kejadian dismenore pada mahasiswa (p-value= 0,00) OR = 17,50. Setiap mahasiswa diharapkan menjaga pola makan dan juga asupan lainnya agar status gizi selalu normal dan tidak menimbulkan berbagai keluhan terutama saat menstruasi.  
HUBUNGAN UMUR PARITAS DAN PEKERJAAN IBU DENGAN KEJADIAN ABORTUS ajeng septiani; daini zulmi
Jurnal Obstretika Scientia Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : Akademi Kebidanan La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (422.76 KB) | DOI: 10.55171/obs.v3i2.176

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan umur paritas dan pekerjaan dengan kejadian abortus di RSB Permata Ibunda Pandeglang tahun 2013. Metode  yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan case control, waktu penelitian bulan januari 2013 sampai desember 2013 dengan menggunakan rekam medic Berdasarkan hasil penelitian bahwa (50,0%) ibu yang mengalami Abortus adalah ibu yang berumur 20/35 (65,0%), dan lebih banyak terjadi pada ibu paritas 1dan 3 (55,8%), dan hampir sebagian besar ibu pekerja (61,5%). Hasil uji statistik dengan menggunakan chi square pada α=0,05 maka  terdapat  hubungan bermakna antar umur paritas dan pekerjaan dengan  kejadian abortus karena nilai (p α), saran dalam penelitian ini adalah pentingnya kesiapan dalam menghadapi kehamilan terutama bagi PUS dan  pentingnya  penyuluhan  kepada masyarakat  tentang bahaya- bahaya pada saat kehamilan. 
HUBUNGAN KARAKTERISTIK IBU BALITA DENGAN STATUS GIZI BALITA DI DESA JAGA RAKSA KABUPATEN LEBAK daini zulmi
Jurnal Obstretika Scientia Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Akademi Kebidanan La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.271 KB) | DOI: 10.55171/obs.v7i1.376

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah Mengetahui Hubungan Karakteristik Ibu Balita Dengan Status Gizi Balita di Desa Jaga Raksa. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah cross sectional dengan uji statistik chi square. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu yang mempunyai anak  balita yang menjadi sasaran posyandu di Desa Jaga Raksa berjumlah 223 Balita. Penelitian ini menggunakan data primer berupa kuesioner. Analisa data dilakukan secara univariat dan bivariat. Sebagian besar status gizi balita dalam kategori baik namun demikian masih ditemukan sebesar (25,9%) status gizi balita dalam status gizi balita kurang. sebagian besar (64,3%) umur ibu berkisar antara 20-35 tahun. sebagian besar (83,2%) ibu berpendidikan rendah. sebagian besar (97,2%) ibu tidak bekerja. sebagian besar (65,7%) ibu berpengetahuan baik. Namun demikian masih ditemukan sebesar (34,3%) ibu berpengetahuan kurang tentang gizi balita. terdapat hubungan yang bermakna antara umur dengan  status gizi balita di Desa Jaga Raksa Kecamatan Muncang Kabupaten Lebak tahun 2017. (P=0,000). terdapat hubungan yang bermakna antara pendidikan dengan status gizi balita di Desa Jaga Raksa Kecamatan Muncang Kabupaten Lebak tahun 2017. (P=0,001). tidak terdapat hubungan yang bermakna antara pekerjaan dengan status gizi balita di Desa Jaga Raksa Kecamatan Muncang Kabupaten Lebak tahun 2017. (P=0,573). terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan dengan status gizi balita di Desa Jaga Raksa Kecamatan Muncang Kabupaten Lebak tahun 2017. (P=0,000).
Studi Kasus Manajemen Kebidanan pada Ibu Hamil, Bersalin, Nifas dan Bayi Baru Lahir dengan Asfiksia Sedang Daini Zulmi
Jurnal Obstretika Scientia Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Akademi Kebidanan La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.946 KB) | DOI: 10.55171/obs.v6i2.371

Abstract

Hasil Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia Tahun 2012 menunjukkan bahwa Angka Kematian Ibu adalah 359 kematian per 100.000 kelahiran hidup dan Angka Kematian Bayi sebesar 32 per 1.000 kelahiran hidup (Kementrian kesehatan, 2012). Kabupaten Lebak berdasarkan data, Angka Kematian Ibu 2014 sebesar 47 jiwa dari 201/100.000 Kelahiran Hidup dan Angka Kematian Ibu pada Tahun 2015 sebesar 43 jiwa dari 179/100.000 Kelahiran Hidup. Tujuan studi kasus manajemen kebidanan adalah mampu memberikan asuhan kebidanan secara komprehenif pada ibu hamil dengan menggunakan pendekatan asuhan kebidanan0varney0dengan0metode0pendokumentasian menggunakan SOAP. Metode yang digunakan adalah studi kasus manajemen yang berkesinambungan dimulai dari hamil, bersalin, nifas, bayi baru lahir dan kontrasepsi. Pada Ny. I dalam kehamilannya hasil pemeriksaan fisik normal tidak ada kelainan pada saat dilakukan pemeriksaan Ante Natal Care, Intra Natal Care, Postnatal care, dan ditemukan kendala pada  bayi baru lahir dengan Asfiksia. Pada studi kasus ini dapat menjadi bahan masukan dalam menerapkan asuhan kebidanan secara komprehensif pada ibu hamil, ibu bersalin, ibu nifas dan bayi baru lahir sesuai standar asuhan kebidanan khususnya dilahan praktik yang digunakan.
Hubungan Karakteristik Ibu dengan Status Gizi Balita Daini Zulmi; Tatimatul Falahiah
Jurnal Obstretika Scientia Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Akademi Kebidanan La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.557 KB) | DOI: 10.55171/obs.v5i2.349

Abstract

Status gizi adalah keadaan tubuh sebagai akibat dari konsumsi makanan dan penggunaan nutrisi, dalam membedakan antara status gizi yang buruk, kurang, baik, dan lebih klasik kata gizi hanya terkait dengan kesehatan tubuh, yaitu untuk menyediakan energi, membangun dan memelihara jaringan tubuh, dan mengatur proses biologis dalam tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan status gizi ibu dengan karakteristik bayi di Puskesmas Padasuka wilayah kerja Warunggunung.Hasil penelitian menunjukkan bahwa balita kurang dan status gizi buruk pada wanita yang tidak bekerja mayoritas (92,0%), dibandingkan dengan ibu yang bekerja hanya (1,8%) bayi yang status gizi kurang dan lebih buruk pada wanita yang berpendidikan ≤ SMP (1,8%), bayi yang kurang dan status gizi buruk pada wanita yang kurang pengetahuan sebesar (47,9%) dibandingkan dengan pengetahuan ibu yang baik (4,5%) dari hasil statistik hasil uji chi squere terdapat hubungan yang signifikan antara pekerjaan, pengetahuan pendidikan dengan status gizi balita.Kesimpulan dari hasil penelitian bahwa ada hubungan antara karakteristik ibu dan status gizi pada balita.
Mie Lidi Bayam Merah untuk Meningkatkan Haemoglobin pada Remaja Putri Daini Zulmi; Devi Aulia Rusli; Hullyatun Nufus; Kharanita Putri Andini; Siti Soviah; Lia Yuliani
Jurnal Obstretika Scientia Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Akademi Kebidanan La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.642 KB) | DOI: 10.55171/obs.v10i2.803

Abstract

Anemia is a condition of the body in which the level of hemoglobin (Hb) in the blood is lower than normal. Adolescents have problems that are sometimes overlooked, for example iron deficiency, anemia in young women has an impact for now and in the future. Red spinach or in Latin it is called Amarathus tricolor L. It has benefits for the body. One of the benefits provided by red spinach is that it can prevent anemia because it contains iron, which is an important element for the formation of red blood cells. Red spinach can be used as an alternative ingredient to prevent anemia by doing something different in processing red spinach, namely by adding red spinach to the processing of noodle sticks. The purpose of this innovation is to increase hemoglobin levels in young girls. The method in this study was quantitative using a pre-experimental design in two groups with a pretest-posttest control group design technique. The population in this study were all female adolescents at La Tansa Mashiro Akbid level I and level II who experienced anemia, the total sample size was 42 people who were grouped into 2 groups, namely the control group and the intervention group, each group of 21 people. The results obtained from the control group were that 71.4% did not experience an increase in Hb and in the intervention group it was found that 90.5% of respondents experienced an increase in Hb. Suggestions for adolescents are expected to make efforts to prevent anemia by increasing knowledge about anemia and red spinach.
Hubungan Riwayat BBLR Dengan Kejadian Stunting Di Tk Insan Karima Tahun 2022 Daini Zulmi; Rika Fitriyani; Umul Bahriah
Jurnal Obstretika Scientia Vol 11 No 1 (2023)
Publisher : Prodi DIII Kebidanan La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55171/obs.v11i1.1125

Abstract

Stunting is a growth disorder that occurs due to chronic malnutrition or chronic infectious disease in infants/children under five years old, characterized by a z-scores of less than -2SD/standard deviation (stunted) and less than -3SD (severely stunted). Body weight at birth is one of the indicator in a child's growth and development into adulthood and describes the nutritional status of the fetus during its nutritional status obtained by the fetus while in the womb. the womb. LBW is a low birth weight of less than 2,500 grams, regardless of gestation period. Prevalence data for toddlers WHO stunting prevalence data, Indonesia is included in the third country with the Southeast Asia/South-East AsiaRegional (SEAR), the prevalence of stunting in Indonesia is 24.4%. Based on SSGI data, in 2021 the prevalence of stunting in Banten was 24.5 percent and in 2022 the prevalence of stunting fell to 20 percent, a decrease of 4.5 percent compared to 2021. The prevalence of stunting in Lebak District, Banten Province, is still high, at 26.2% according to SSGI in 2022. This study is an analytic descriptive study. The research design was cross sectional. A total of 86.0% of children who were not stunted with a history of normal birth weight, as many as 95.5% of children were stunted with a history of LBW. the results of the study obtained p value = 0.007 ≤ 0.05, so there is a relationship between birth weight history and the incidence of stunting at Insan Karima Kindergarten in 2022.
Asuhan Kebidanan Komprehensif Pada Ibu Hamil Bersalin Dengan Laserasi Derajat I, Nifas, Bayi Baru Lahir Pada Ny. “S” G3P2A0 Di Puskesmas Kalanganyar Kabupaten Lebak Tahun 2024 Zulmi, Daini; Nelis April Yanti
Jurnal Obstretika Scientia Vol 12 No 2 (2024)
Publisher : Prodi DIII Kebidanan La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55171/obs.v12i2.1336

Abstract

in the world is around 443 per 100,000 KH, while the number of IMR in the world will reach 54 per 1000 KH in 2020. MMR in Lebak Regency reached 43 cases and IMR in Lebak Regency was around 30 cases in 2020. The government's effort for this case is the provision of essential and optimal health services. The purpose of this writing is expected to be able to provide comprehensive midwifery care (Pregnancy, Maternity, Postpartum, Newborn) to clients in a real way with the Varney midwifery management approach and SOAP documentation. Comprehensive case study method by taking pregnant women of 36 weeks gestational age until delivery assistance and monitoring of KF 1 to KF 4, and KN 1 to KN 3. The problems found in this case are ANC examination of physiological discomfort in the third trimester, preparation for lactation. The result was that the mother's discomfort was resolved and the mother's colostrum was present. In the process of labor there was a first degree perineal tear with active bleeding, a first degree perineal suture was performed and the laceration bleeding was no longer active. In the postpartum period it went well nd the client had done a 3-month injectable birth control. In the neonate examination, the baby was born with female sex, BW 3400 grams, PB 48 cm there were no defects and abnormalities in the baby.
Hubungan Pengetahuan Dan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Box Dengan Kenaikan Berat Badan Pada Balita Gizi Kurang Di Kecamatan Leuwidamar Zulmi, Daini; Hana Maria Sudrajat; Anis Ervina
Jurnal Obstretika Scientia Vol 13 No 1 (2025)
Publisher : Prodi DIII Kebidanan La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah gizi kurang pada balita masih menjadi tantangan kesehatan di Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara pengetahuan ibu dan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbasis pangan lokal dengan kenaikan berat badan balita gizi kurang. Desain penelitian menggunakan analitik dengan pendekatan cross sectional Sampel penelitian adalah 42 balita gizi kurang yang menerima PMT selama 4–8 minggu. Data dikumpulkan melalui kuesioner, buku register posyandu dan dianalisis dengan uji chi kuadrat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu dengan kenaikan berat badan nilai (p = 0,02) dan pemberian PMT dengan kenaikan berat badan (p = 0,06). Kesimpulannya, pemberian makanan tambahan berbasis pangan lokal dengan sumber protein hewani ganda serta edukasi gizi efektif meningkatkan status gizi balita. Disarankan program PMT berbasis pangan lokal terus dikembangkan oleh tenaga kesehatan dan kader posyandu sebagai upaya perbaikan gizi balita.