Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Menghidupkan Nilai Al-Qur'an dalam Aksi Nyata Melalui Khataman Al-Qur'an dan Penyaluran Sembako Bagi Masyarakat Kurang Mampu di Kecamatan Waru Kabupaten Sidorarjo Nuroniyah; Nila Talita Haditiyah; Anggraini Novita Sari; Nadzirah Shava Salsabila; Risma A'limathus Zuriah; Rahayu Mardikaningsih; Mila Hariani; Fayola Issalillah; Mirza Elmy Safira; Siti Nur Halizah
AlMurtado Journal of Social Innovation and Community Service Vol 3 No 1 (2026): Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : BAMALA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan wujud pengabdian mahasiswa kepada masyarakat untuk mengintegrasikan ilmu pengetahuan serta nilai-nilai sosial dalam kehidupan bermasyarakat. Kegiatan pengabdian yang dikawal oleh mahasiswa KKN Universitas Sunan Giri Surabaya ini dilaksanakan di Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo melalui program khataman Al-Qur’an dan penyaluran sembako bagi masyarakat dengan keterbatasan ekonomi. Metode pelaksanaan mencakup tahap observasi dan perencanaan, pelaksanaan kegiatan, monitoring, serta evaluasi akhir. Kegiatan khataman Al-Qur’an melibatkan warga dari berbagai tingkatan usia, sedangkan penyaluran sembako ditujukan kepada warga yang membutuhkan sesuai data awal. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa khataman Al-Qur’an meningkatkan minat warga dalam membaca Al-Qur’an, menguatkan nilai-nilai keagamaan, serta mempererat hubungan sosial antarwarga. Penyaluran sembako yang difasilitasi oleh mahasiswa KKN Universitas Sunan Giri Surabaya ini membantu memenuhi kebutuhan pokok warga sekaligus menumbuhkan rasa kepedulian dan solidaritas sosial di lingkungan setempat.
IMPLICATIONS OF PRENUPTIAL AGREEMENTS IN THE PERSPECTIVE OF ISLAMIC FAMILY LAW IN INDONESIA: A NORMATIVE AND SOCIAL STUDY Suwito Suwito; Didit Darmawan; Saidah Fiddaroini Harun; Risma A'limathus Zuriah
JURNAL HAKAM Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Nurul Jadid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/jhi.v9i2.13291

Abstract

Perjanjian pra-nikah dari sudut pandang hukum keluarga Islam dan hukum positif Indonesia, serta meninjau dampak hukum dan sosial dari pelaksanaannya, terutama yang berkaitan dengan hak dan kewajiban pasangan dan pengelolaan harta. Secara normatif, kaidah “al-muslimūn 'alā syurūṭihim illā syarṭan aḥalla ḥarāman aw ḥarrama ḥalālan” mengizinkan untuk dilakukan selama tidak bertentangan dengan syariat. Sedangkan analisis bahan hukum dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan Yuridis normatif. Menggunakan bahan hukum Undang-Undang Perkawinan jo. Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 dan Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 69/PUU-XIII/2015 memperkuat ketentuan yang ditetapkan dalam Kompilasi Hukum Islam (KHI). Hasil analisis menunjukkan bahwa perjanjian pra-nikah secara hukum memberikan kepastian tentang status harta, tanggung jawab nafkah, dan perlindungan pihak ketiga. Secara sosial, perjanjian ini digunakan untuk mempromosikan transparansi, kesetaraan, dan akuntabilitas dalam rumah tangga. Namun, mereka masih menstigma negatif sebagai tanda ketidakpercayaan pasangan. Penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan literasi hukum masyarakat dan standarisasi redaksi dan pencatatan perjanjian di lembaga resmi sangatlah penting. Oleh karena itu, dari sudut pandang hukum Islam dan hukum nasional Indonesia, perjanjian pra-nikah dapat dianggap bukan hanya kontrak hukum, tetapi juga sebagai alat untuk meningkatkan nilai keadilan, kemaslahatan, dan kekuatan keluarga.Kata Kunci: Perjanjian Pra-Nikah, Hukum Keluarga Islam, Yuridis Normatif, Kompilasi Hukum Islam, Implikasi Hukum dan Sosial 
PENINGKATAN KEPUASAN MASYARAKAT MELALUI PENDAMPINGAN LAYANAN PEMBUATAN KARTU TANDA PENDUDUK BERBASIS ONLINE DI KECAMATAN TAMBAKSARI Sirojuddin Abror; Muchammad Catur Rizky; Didit Darmawan; Rahayu Mardikaningsih; Ach. Nur Irchamul Kholqil Lazuardy; Achmad Ghoni Ken Diyu; Risma A'limathus Zuriah; Najwa Dhakiro Rochmah; Evi Putri Rahmadani; Nur Lailatul Hidayah
Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/ela.v5i1.2225

Abstract

Low digital literacy and the public’s limited understanding of service procedures remain obstacles to the use of online services for obtaining an Identity Card (KTP). This community service initiative aims to improve the public’s knowledge, skills, and self-reliance in using online KTP services in Tambaksari Subdistrict, Surabaya. The method used was Participatory Action Research (PAR), which included the following stages: needs assessment, material development, outreach, demonstrations, hands-on practice, mentoring, and activity evaluation. Participants in the activity were community members who met the requirements for KTP ownership, specifically residents aged 17 and older. The results of the activity showed an increase in the community’s understanding of administrative requirements, online KTP application procedures, and the independent use of digital services.   Rendahnya literasi digital serta terbatasnya pemahaman masyarakat terhadap prosedur layanan masih menjadi kendala dalam pemanfaatan layanan pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP) berbasis online. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemandirian masyarakat dalam menggunakan layanan pembuatan KTP berbasis online di Kecamatan Tambaksari, Kota Surabaya. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan tahapan identifikasi kebutuhan, penyusunan materi, sosialisasi, demonstrasi, praktik langsung, pendampingan, serta evaluasi kegiatan. Peserta kegiatan merupakan masyarakat yang telah memenuhi persyaratan kepemilikan KTP, khususnya warga berusia 17 tahun ke atas. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai persyaratan administrasi, prosedur pengajuan KTP secara daring, serta penggunaan layanan digital secara mandiri.
PENCEGAHAN GANGGUAN TUMBUH KEMBANG: PEMANTAUAN GIZI BAYI DI KECAMATAN BUBUTAN Laili Mas Ulliyah Hasan; Mila Hariani; Didit Darmawan; Rahayu Mardikaningsih; Rafadi Khan Khayru; Fayola Issalillah; Moch. Avif Chilmi Yahya; Risma A'limathus Zuriah; Ajeng Putri Wulandari; Yurid Citra Ayu Putri
Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/ela.v5i1.2229

Abstract

This community service activity aims to improve the knowledge, skills, and participation of Posyandu cadres and parents in Stunting prevention efforts through counseling, mentoring, and monitoring the nutritional status of toddlers. The method used is Participatory Action Research (PAR) by actively involving Posyandu cadres, health workers, and parents of toddlers at every stage of the activity, starting from balanced nutrition counseling, Infant and Young Child Feeding (PMBA) practices, measuring toddler nutritional status, nutrition consultations, to evaluation using pre-tests and post-tests. Data collection was carried out through observation, semi-structured interviews, and documentation. The results of the activity showed an increase in participants' understanding of early detection of growth and development, balanced nutrition, and the role of Posyandu, as well as increased program effectiveness through the active involvement of health cadres and Health Self-Help Groups (KSH). The PAR approach has been proven to be able to increase community capacity in a participatory manner and contribute to strengthening Stunting prevention efforts through early detection of growth and development and continuous nutrition education.   Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan partisipasi kader Posyandu serta orang tua dalam upaya pencegahan Stunting melalui penyuluhan, pendampingan, dan pemantauan status gizi balita. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan melibatkan kader Posyandu, tenaga kesehatan, dan orang tua balita secara aktif pada setiap tahapan kegiatan, mulai dari penyuluhan gizi seimbang, praktik Pemberian Makanan Bayi dan Anak (PMBA), pengukuran status gizi balita, konsultasi gizi, hingga evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai deteksi dini tumbuh kembang, gizi seimbang, dan peran Posyandu, serta meningkatnya efektivitas program melalui keterlibatan aktif kader kesehatan dan Kelompok Swadaya Kesehatan (KSH). Pendekatan PAR terbukti mampu meningkatkan kapasitas masyarakat secara partisipatif dan berkontribusi dalam memperkuat upaya pencegahan Stunting melalui deteksi dini tumbuh kembang dan edukasi gizi yang berkelanjutan.