Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Internalization Of At-Ta'lim, At-Tarbiyah, At-Ta'dib Values In ‎Forming Students' Morals Adinda Oktavia; Akhmad Syauqi Albaar‎; Wardatus Sholikha‎; Muhammad Yusron Maulana El-Yunusi
Wahana Vol 76 No 2 (2024): Wahana Tridarma Perguruan Tinggi
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/wahana.v76i2.9712

Abstract

Lack of knowledge regarding students' morals towards teachers as teachers or as second parents in the school. The word "ta'lim" itself originates from the Arabic word and is an expression used to express education in ways including: 'Alamah, yu'allimu, and ta'lim". Ta'lim is defined as teaching, and yu'allimu is defined as teaching. Tarbiyah means "grow, increase, and height" in linguistics. In contrast, tarbiyah in sharia refers to charitable giving carried out through various channels and techniques that do not conflict with Islamic law. Ta'dib can be interpreted as how to educate or the process of educating, forming a person's morals and behavior according to the teachings of Islamic values ​​correctly and well. In the learning context, teachers are expected to be able to integrate these two concepts by providing good examples, guiding students in a loving way, and helping them become individuals who have good manners and in-depth knowledge. In this study, the author adopted a library research methodology because there are several consistent problems. a library research methodology because there are several consistent problems. Because there are at least several reasons underlying the author's use of the library research method. Firstly, the data source cannot be obtained from the field. Data sources in general can only be obtained through research or other written materials in the form of books, journals or other literature. The second is research or other written material in the form of books, journals or other literature. necessary as one of the few ways to understand a recent and difficult to understand phenomenon. Furthermore, using this study, the previously mentioned phenomena will be understood. Addressing emerging situations, the writer may formulate concepts to explain the emerging situation. Therefore, in responding to a situation that arises, the author can formulate a concept to explain the situation that arises. The third reason is that library data remains reliable for understanding researchers' problems. However, information or empirical data that has been collected by other people in the form of books, articles, or even research results can still be used, which can still be used by library researchers. Even in certain cases, field data is still not significant enough to answer the research questions to be carried out.
Pelaksanaan Kegiatan Bagi-Bagi Takjil untuk Meningkatkan Rasa Kepedulian Sosial di Desa Wadung Asri Daffa Nayla Oktavia Hermawan Putri; Siti Nafisatur Rohmah; Nur Lailatul Hidayah; Dewi Nur 'Aini; Wardatus Sholikha; Tasya Aulia Rizka; Nurika Yuni Safara; Adinda Oktavia; Rahayu Mardikaningsih; Laili Mas Ulliyah Hasani
AlMurtado Journal of Social Innovation and Community Service Vol 3 No 1 (2026): Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : BAMALA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tradisi berbagi makanan berbuka puasa merupakan salah satu bentuk kepedulian sosial yang memiliki potensi untuk memperkuat empati, solidaritas, dan kebersamaan warga selama bulan Ramadan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN Universitas Sunan Giri Surabaya di Desa Wadung Asri ini bertujuan meningkatkan semangat berbagi serta menumbuhkan kepedulian sosial masyarakat melalui program pembagian takjil. Pelaksanaan kegiatan menggunakan metode Asset-Based Community Development (ABCD) yang berfokus pada pemanfaatan aset dan potensi warga dalam mendukung keberhasilan program. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN Universitas Sunan Giri Surabaya bertindak sebagai fasilitator utama yang mendampingi warga mengoptimalkan potensi lokal guna memperkuat sinergi sosial di lapangan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pembagian takjil mampu memperkuat solidaritas sosial dan karakter spiritual warga serta memberikan dampak positif terhadap peningkatan kepedulian sosial. Selain itu, kegiatan ini mendorong perubahan perilaku masyarakat menjadi lebih peka terhadap kondisi lingkungan sekitar dan memperkuat budaya saling membantu secara berkelanjutan. Dengan demikian, program pembagian takjil ini terbukti efektif sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat dalam memperkuat nilai keagamaan, kepedulian sosial, dan partisipasi warga.
STRATEGI PENINGKATAN KESEJAHTERAAN: DISTRIBUSI BANTUAN SEMBAKO BAGI WARGA KURANG MAMPU DI KECAMATAN TAMAN Arif Rachman Putra; Rommy Hardyansah; Didit Darmawan; Rafadi Khan khayru; Moch. Avif Chilmi Yahya; Evi Putri Rahmadani; Intan Dwi Anggreini; Anggraini Novita Sari; Adinda Oktavia; Riska Auliatus Solichah
Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/ela.v5i1.2231

Abstract

Community Service Program (KKN) is an implementation of the Tri Dharma of Higher Education that provides opportunities for students to apply knowledge and skills to the community. This community service activity was carried out in Taman District, Sidoarjo Regency, through the distribution of basic food aid as a strategy to improve welfare and foster social awareness for underprivileged residents. The distribution of basic food aid was given to registered residents after Friday prayers. The implementation method included observation and planning stages, activity implementation, monitoring, and final evaluation. The target of the activity focused on underprivileged families as recipients of logistical assistance. This program had a positive impact in the form of ensuring the effectiveness of food aid distribution, establishing closer social relationships between residents, and reducing the burden of daily basic needs for those in need.   Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang memberikan peluang bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu pengetahuan serta keterampilan kepada masyarakat. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, melalui distribusi bantuan sembako sebagai strategi peningkatan kesejahteraan dan penumbuhan kepedulian sosial terhadap warga kurang mampu. Pembagian sembako diberikan kepada warga yang telah terdata setelah pelaksanaan salat Jumat. Metode pelaksanaan meliputi tahap observasi dan perencanaan, pelaksanaan kegiatan, monitoring, serta evaluasi akhir. Sasaran kegiatan difokuskan pada keluarga kurang mampu sebagai penerima bantuan logistik. Program ini memberikan dampak positif berupa terjaminnya efektivitas penyaluran bantuan pangan, terjalinnya hubungan sosial yang lebih erat antarwarga, serta berkurangnya beban kebutuhan pokok harian bagi masyarakat yang membutuhkan.