Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Membangun Budaya Digital Positif: Literasi Digital dan Pencegahan Cyberbullying di Kalangan Siswa SMK Al Muslim Tambun Wa Ode Sitti Nurhaliza; Novrian -; Wichitra Yasya; Heri Firamansyah; Intan Khoriunisa
Jurnal Karya untuk Masyarakat (JKuM) Vol 6 No 2: JULI 2025
Publisher : Universitas Tarakanita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36914/bed5sr48

Abstract

Rendahnya pemahaman literasi digital di kalangan pelajar khususnya etika berkomunikasi di di media digital menjadi salah satu pemicu maraknya perilaku negatif seperti Cyberbullying. Para siswa secara aktif menggunakan media digital (media sosial) untuk belajar dan berinterkasi, namun tanpa pemahaman yang cukup, para siswa rentan melakukan atau menjadi korban tindakan yang merugikan di ruang digital. Cyberbullying merupakan bentuk perundungan yang dilakukan melalui media digital, yang dapat berdampak serius terhadap kesehatan mental, emosional, dan prestasi belajar siswa. Berangkat dari persoalan tersebut, Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Bhayangkara jakarta Raya (Fikom Ubhara Jaya) menelenggarana kegiatan Abidmas bertajuk Fikom Mengabdi yang melibatkan dosen dan mahasiswa di SMK Al Muslim Tambun. Kegiatan ini mencakup penyampaian materi literasi digital, identifikasi bentuk Cyberbullying, simulasi kasus, diskusi kelompok, serta kuis interaktif. Materi disampaikan dengan pendekatan yang komunikatif, kontekstual, dan relevan dengan pengalaman siswa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai pentingnya menjaga etika digital, penggunaan teknologi yang bertanggung jawab, serta kesadaran terhadap dampak buruk Cyberbullying. Siswa juga dibekali keterampilan praktis seperti cara melindungi data pribadi dan mengenali berita palsu. Sebagai bentuk tindak lanjut dari kegiatan Abdimas, pihak Fikom merekemendasikan sekolah untuk mengintegrasikan isu etika digital dalam kegiatan ekstrakurikuler dan membentuk komunitas diskusi yang mendorong budaya digital di lingkup sekolah.
Pendampingan Penguatan Literasi Digital di Lingkup Yayasan Rumah Komunitas Kreatif Kota Bekasi Wa Ode Sitti Nurhaliza; Wichitra Yasya
Jurnal Karya untuk Masyarakat (JKuM) Vol 4 No 1: JANUARI 2023
Publisher : Universitas Tarakanita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36914/7jxxv494

Abstract

Pemberdayaan masyarakat ini memiliki tujuan untuk membantu permasalahan komunitas mengenai program literasi di Yayasan Rumah Komunitas Kreatif kota Bekasi. Yayasan Rumah Komunitas Kreatif (YRKK) merupakan organisasi yang bergerak di bidang pemberdayaan dan penguatan pembelajaran literasi, numerasi dan budaya; keterampilan dan kreativitas; Science-Technology-Engineering-Art-Mathematics (STEAM), bengkel alam dan toy library; serta pendidikan anak usia dini, parenting dan pendidikan karakter. Hasil menunjukkan bahwa guru-guru di sekolah kurang memiliki literasi digital dan keterampilan mengelola pembelajaran berbasis digital. Anak didik mengalami kesulitan belajar literasi karena adanya hambatan pandemi Covid-19. Program ini menemukan beberapa permasalah di antaranya adalah (1) guru-guru di sekolah mitra binaan kurang memiliki literasi digital dan keterampilan mengelola pembelajaran berbasis digital. (2) Anak didik mengalami kesulitan belajar literasi dengan adanya pandemi Covid-19. Kegiatan pemeberdayaan masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pendampingan dalam merancang program pengembangan literasi yang inovatif dan berkelanjutan bagi mitra. Metode pelaksanaannya yaitu tahap persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Manfaat literasi digital bagi anak didik PAUD/TK adalah mampu mengaplikasikan penggunaan pembelajaran berbasis teknologi melalui aplikasi Sekolah ENUMA. Selain itu, pengembangan pendidikan berbasis teknologi tersebut memerlukan literasi digital sebagai pemenuhan dasar pendidikan anak sehingga guru jadi lebih mudah mengatur skema pembelajaran mandiri (berbasis digital) untuk meningkatkan perkembangan anak.