Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Penerapan Model Pembelajaran Problem Solving untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS pada Siswa Kelas IV SD Negeri 43 Manado Putri Emia Noventa Br Ginting; Roos M. S. Tuerah; Marien Pinontoan; Astrid Maria Tuerah
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 8: Juli 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i8.19983

Abstract

Rendahnya hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) menuntut penerapan model pembelajaran yang mampu mendorong keterlibatan aktif dan kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas model pembelajaran Problem Solving dalam meningkatkan hasil belajar IPAS pada siswa kelas IV SD Negeri 43 Manado. Penelitian menggunakan metode Classroom Action Research (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Data diperoleh melalui observasi dan tes hasil belajar, kemudian dianalisis secara deskriptif berdasarkan tingkat ketuntasan belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Problem Solving meningkatkan hasil belajar siswa secara bertahap hingga melampaui kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran yang ditetapkan. Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa pembelajaran yang berpusat pada pemecahan masalah mampu mendorong partisipasi aktif, kemampuan berpikir kritis, dan pemahaman konsep yang lebih baik. Temuan ini mengindikasikan bahwa model Problem Solving layak diterapkan sebagai strategi pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pembelajaran IPAS di sekolah dasar.
Faktor-faktor yang Memengaruhi Kualitas Pelayanan Akta Kelahiran di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Tomohon Astrid Maria Tuerah; Ni Wayan Desi Budha Jayanti; Nadya Disa Almira
Konstruksi Sosial : Jurnal Penelitian Ilmu Sosial Vol. 5 No. 4 (2025): Volume 5 Nomor 4 Tahun 2025
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/konstruksisosial.v5i4.3995

Abstract

Pelayanan akta kelahiran adalah pelayanan administrasi kependudukan yang berkaitan langsung dengan pemenuhan hak sipil masyarakat. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kualitas pelayanan pembuatan akta kelahiran di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Tomohon. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengna pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan akta kelahiran dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. Faktor internal meliputi pola manajemen umum organisasi, terutama pengelolaan sumber daya manusia aparatur yang belum optimal, serta keterbatasan fasilitas pendukung akibat gangguan jaringan internet dan pemadaman listrik. Faktor eksternal meliputi pola layanan dan tata cara penyediaan layanan yang belum sepenuhnya dipahami masyarakat, serta pola interaksi pelayanan yang sangat bergantung pada sikap dan responsivitas aparatur. Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan layanan administrasi kependudukan berbasis digital belum optimal tanpa dukungan manajemen organisasi, infrastruktur yang memadai, dan peningkatan literasi digital masyarakat.
Evaluasi kualitas pelayanan akta kelahiran berbasis digital di dinas kependudukan dan pencatatan sipil kota tomohon Astrid Maria Tuerah; Audya Dewintha; Nimas Hapsari; Giovani Naharia
Jurnal Pengetahuan dan Pendidikan Vol 5 No 2 (2026)
Publisher : Yayasan Baru Haji Samsudin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Evaluating Digital-Based Birth Certificate Service Quality at the Population and Civil Registration Office of Tomohon City. Digital-based birth certificate services represent a concrete manifestation of bureaucratic transformation anchored in information technology. However, the success of this transformation cannot be measured solely by the availability of digital infrastructure; it must be critically evaluated from the perspective of real user experience. This study aims to evaluate the quality of birth certificate services at the Population and Civil Registration Office of Tomohon City in the post-pandemic period (July–December 2025), using three dimensions of the ServQual model operationalized in the digital public service context: tangible, reliability, and responsiveness. A descriptive-evaluative qualitative approach was employed with data collected through in-depth interviews, observation, and documentation. The evaluation results reveal that despite the end of the pandemic and the full operation of the e-Dukcapil system, the gap between technological capacity and human resource readiness as well as community digital literacy remains a persistent structural barrier. The novelty of this study lies in its analysis of the technology-readiness gap in civil registration services in the post-pandemic era in a high-HDI region, which paradoxically still faces a digital service quality deficit.
Penerapan Model Pembelajaran Problem Solving untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS pada Siswa Kelas IV SD Negeri 43 Manado Putri Emia Noventa Br Ginting; Roos M. S. Tuerah; Marien Pinontoan; Astrid Maria Tuerah
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i3.16843

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial melalui penerapan model pembelajaran problem solving pada siswa kelas IV di SD Negeri 43 Manado. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi yang dilakukan secara siklikal. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV yang terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran. Data dikumpulkan melalui observasi dan tes tertulis, kemudian dianalisis untuk mengukur tingkat ketuntasan belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran problem solving mampu meningkatkan hasil belajar siswa secara signifikan dari siklus awal hingga siklus lanjutan. Peningkatan tersebut juga diikuti oleh meningkatnya keaktifan, kemampuan berpikir kritis, serta partisipasi siswa dalam proses pembelajaran. Temuan ini menegaskan bahwa model pembelajaran problem solving efektif digunakan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, khususnya dalam mendorong keterlibatan aktif dan pengembangan kemampuan berpikir siswa. Oleh karena itu, model ini direkomendasikan sebagai alternatif strategi pembelajaran yang dapat diterapkan oleh guru untuk meningkatkan hasil belajar siswa secara berkelanjutan.