Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Kecemasan Remaja: Faktor-faktor Risiko Berdasarkan Model Ekologi Sosial Ni Made Padma Batiari; Budiharto Budiharto; Tri Suratmi
INSAN Jurnal Psikologi dan Kesehatan Mental Vol 7 No 1 (2022): INSAN Jurnal Psikologi dan Kesehatan Mental
Publisher : Airlangga University Press, Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jpkm.v7i12022.36-53

Abstract

Emotional disorders can affect the overall health of adolescents. One frequent emotional disorder among adolescents is anxiety disorders. The fact that many factors play roles in the development of anxiety disorders in adolescents signifies the importance to investigate these factors among adolescents aged 14–17 years in Denpasar City. This study used a quantitative approach with a cross-sectional design and an analytical survey method. The results showed that out of 370 adolescents, 133 (35.9%) suffered from severe to extreme anxiety and other 125 (33.8%) experienced mild to moderate anxiety. History of any chronic disease, sleep quality, authoritarian parenting style, permissive parenting style, and family harmony were found to be associated with anxiety. Of these, sleep quality was the most predictive. Hence, it is necessary for the Health Department in Denpasar City, schools and parents to come together and raise awareness about the importance of sleep quality for adolescents.
Pengaruh Pemilihan Bahasa, Tema Dan Durasi Siniar Terhadap Jumlah Pendengar Siniar JUWITA JA BIPA Juwita Elmina Saragih; Tri Suratmi; Bakhtar Bakrie
JURNAL ADMINISTRASI & MANAJEMEN Vol 12, No 4 (2022): Jurnal Administrasi dan Manajemen
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jam.v12i4.2712

Abstract

Pandemi COVID-19 menciptakan banyak ketidakpastian bagi hampir semua orang. Menjaga jarak secara fisik bukan berarti menjaga jarak secara sosial. SINIAR (podcast- dalam Bahasa Inggris) menjadi sebuah cara yang dapat dilakukan untuk memastikan interaksi sosial berlangsung dengan. Siniar adalah bentuk media populer dan serbaguna yang juga dapat digunakan untuk mempromosikan bisnis, pertumbuhannya semakin marak di masa pandemi. Tingginya audiens siniar sebenarnya menjadi pangsa pasar yang strategis untuk segala macam bisnis. Terdapat manfaat besar bagi bisnis jika dapat memaksimalkan siniar. Persaingan diantara pelaku siniar juga semakin ketat dalam mendapatkan minat pendengarnya, untuk itu berbagai cara harus ditempuh oleh pelaku siniar agar jumlah pendengar meningkat sebanyak-banyaknya. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisa pengaruh pemilihan bahasa, tema dan durasi siniar terhadap jumlah pendengar Siniar JUWITA JA BIPA baik secara parsial maupun bersama-sama. Populasi penelitian berjumlah 80 responden yang seluruhnya dijadikan sampel. Data dikumpulkan dengan menggunakan Google Form. Berdasarkan hasil uji validitas dan reliabilitas instrument yang disebarkan, item yang dinyatakan sebagai instrumen final berjumlah 21 yaitu semua kisi-kisi instrument. Kemudian dilakukan pengolahan; analisa data kuantitatif regresi berganda, SPSS versi 21. Instrumen penelitian yang digunakan berupa kuesioner tertutup. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif dengan teknik persentase. Kesimpulan : Pemilihan bahasa, tema berpengaruh positif dan signifikan terhadap jumlah pendengar siniar JUWITA JA BIPA. Durasi siniar tidak berpengaruh signifikan terhadap jumlah pendengar siniar JUWITA JA BIPA. Secara bersama-sama pemilihan bahasa, tema dan durasi siniar waktu berpengaruh signifikan terhadap jumlah pendengar siniar JUWITA JA BIPA.Kata Kunci: Bahasa, Tema, Durasi dan Jumlah Pendengar Siniar.Pandemi COVID-19 menciptakan banyak ketidakpastian bagi hampir semua orang. Menjaga jarak secara fisik bukan berarti menjaga jarak secara sosial. SINIAR (podcast- dalam Bahasa Inggris) menjadi sebuah cara yang dapat dilakukan untuk memastikan interaksi sosial berlangsung dengan. Siniar adalah bentuk media populer dan serbaguna yang juga dapat digunakan untuk mempromosikan bisnis, pertumbuhannya semakin marak di masa pandemi. Tingginya audiens siniar sebenarnya menjadi pangsa pasar yang strategis untuk segala macam bisnis. Terdapat manfaat besar bagi bisnis jika dapat memaksimalkan siniar. Persaingan diantara pelaku siniar juga semakin ketat dalam mendapatkan minat pendengarnya, untuk itu berbagai cara harus ditempuh oleh pelaku siniar agar jumlah pendengar meningkat sebanyak-banyaknya. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisa pengaruh pemilihan bahasa, tema dan durasi siniar terhadap jumlah pendengar Siniar JUWITA JA BIPA baik secara parsial maupun bersama-sama. Populasi penelitian berjumlah 80 responden yang seluruhnya dijadikan sampel. Data dikumpulkan dengan menggunakan Google Form. Berdasarkan hasil uji validitas dan reliabilitas instrument yang disebarkan, item yang dinyatakan sebagai instrumen final berjumlah 21 yaitu semua kisi-kisi instrument. Kemudian dilakukan pengolahan; analisa data kuantitatif regresi berganda, SPSS versi 21. Instrumen penelitian yang digunakan berupa kuesioner tertutup. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif dengan teknik persentase. Kesimpulan : Pemilihan bahasa, tema berpengaruh positif dan signifikan terhadap jumlah pendengar siniar JUWITA JA BIPA. Durasi siniar tidak berpengaruh signifikan terhadap jumlah pendengar siniar JUWITA JA BIPA. Secara bersama-sama pemilihan bahasa, tema dan durasi siniar waktu berpengaruh signifikan terhadap jumlah pendengar siniar JUWITA JA BIPA.Kata Kunci: Bahasa, Tema, Durasi dan Jumlah Pendengar Siniar.
Stress Kerja di Masa Pandemi Covid-19 (Studi Kasus Pada Perawat di RS TRIA DIPA Jakarta Tahun 2021) Martin Ariawan; Tri Suratmi; Dedy Nugroho
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 7, No 1 (2023): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v7i1.2925

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk untuk mengetahui faktor yang memicu kecemasan perawat dalam melaksanakan tugasnya , bagaimana dampak stress kerja terhadap kinerja perawat di RS Tria Dipa di masa pandemic Covid-19 dan upaya yang dilakukan oleh perawat dan managemen dalan mengatasi stres kerja. Metode Penelitian ini menggunakan metode kualitatif (operation research) dengan melakukan obsrevasi dan wawancara In-depth Interview pada informan penelitian yang dipilih menurut tanggung jawab yang bersangkutan dengan penelitian. Data diambil dengan metode wawancara mendalam dan mengumpulkan data dari dokumen terkait pada instalasi rawat inap RS Tria Dipa Jakarta. Hasil penelitian berdasarkan wawancara secara mendalam terhadap informan, dengan pendekatan tiga faktor yang mempengaruhi stres kerja, (1) Faktor Individu seperti kecemasan, persoalan keluarga dan masalah ekonomi, yang memiliki peran yang cukup besar terhadap resiko stres dalam bekerja adalah kecemasan. Kecemasan perawat di picu oleh pengetahuan yang kurang, dukungan keluarga ketika bertugas dan ketersedian APD yang baik dimasa pandemi. (2) Faktor Organisasi yang berpengaruh terhadap stres adalah beban kerja perawat unit rawat inap RS Tria Dipa cukup tinggi dan konflik dengan rekan kerja. Sedangkan kememimpinan di RS Tria Dipa sudah berjalan efektif. (3) Faktor Lingkungan juga berkontribusi terhadap tingkat stres perawat, memiliki pencahayaan yang baik, tidak  bising,  kondisi pending ruangan dan sirkulasi udara yang baik mmepengaruhi kenyamanan perawat dalam bekerja.Kata kunci : Stres Kerja, Faktor Organisasai, Faktor Lingkungan, Faktor Individu
Analisa Diterminan yang Berhubungan Dengan Kepuasan Kerja Perawat Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Tria Dipa Jakarta Tahun 2021 Marko Ariawan; Tri Suratmi; Dedy Nugroho
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 7, No 1 (2023): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v7i1.2927

Abstract

Kepuasan kerja merupakan hal yang sangat penting dalam sebuah organisasi karena dengan tercapainya kepuasan kerja personel organisasi tersebut diharapkan akan dapat memberikan sumbangan yang optimal bagi tercapainya tujuan organisasi yang bersangkutan. Perawat merupakan SDM penting di RS, bahkan menjadi garda terdepan dalam memberikan layanan kepada pasien, terutama di unit rawat inap yang membutuhkan sentuhan emosional. Data di RS Tria Dipa 4 tahun terakhir (Tahun 2017-2021) menunjukkan perununan jumlah yang signifikan. Penurunan jumlah dimungkinkan adanya ketidakpuasan perawat tentang berbagai variable terkait dengan standar pengupahan/kompensasi, lingkungan kerja, supervise atasan, dan pengembangan karier yang diperoleh dari manajemen RS. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepuasan perawat di unit rawat inap RS Tria Dipa Jakarta Tahun 2021RS Tria Dipa Jakarta.  Metode : Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif, menggunakan rancangan cross sectional, alat pengumpulan data berupa kuesioner, metode analisa data yang digunakan adalah multiple linear regression dengan bantuan software SPSS. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh tenaga Keperawatan di ruang rawat inap Rumah sakit Tria Dipa Jakarta dengan total populasi 78 orang. Sampel diambil dengan metode purposive sampling atau memenuhi kriteria inklusi. Hasil : Hasil analisis multiple linear regression menujukan bahwa nilai koefisien RSquare sebesar 0,875, artinya bahwa variabel Kepuasan dapat dijelaskan oleh variabel Kompensasi, Lingkungan Kerja, Pengembangan Karir dan Supervisi Atasan sebesar 87,5%, sedangkan sisanya  merupakan konstribusi variabel independen lain. Berdasarkan analisa parsial Kompensasi berhubungan secara signifikan dan positif terhadap Kepuasan (P-value 0,034). Lingkungan Kerja berhubungan secara signifikan dan positif terhadap Kepuasan (P-value 0,001). Pengembangan Karir berhubungan secara signifikan dan positif terhadap Kepuasan (P-value 0,048). Supervisi Atasan berhubungan secara signifikan dan positif terhadap Kepuasan (P-value 0,005). Hal ini menujukan bahwa semakin baik Kompensasi, semakin nyaman Lingkungan Kerja, semakin jelas arah Pengembangan Karir dan semakin baik Supervisi atasan berdampak signifikan terhadap meningkatnya kepuasan perawat. Kesimpulan : Semua hipotesa dalam penelitian ini di dukung. Kompensasi, Lingkungan Kerja, Pengembangan Karir dan Supervisi atasan berhubungan secara signifikan dan postif terhadap kepuasan perawat Kata Kunci : Kompensasi, Lingkungan Kerja, Pengembangan Karir, Supervisi atasan, Kepuasan
Peningkatan Pengetahuan, Keterampilan dan Sikap Warga Antar Generasi di Kota Sukabumi Tentang Demensia Tahun 2022 Arini Sri Wahyuni; Tri Suratmi; Atik Kridawati
JURNAL BIDANG ILMU KESEHATAN Vol 13, No 1 (2023): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jbik.v13i1.2414

Abstract

Demensia merupakan gangguan penurunan fisik otak yang berpengaruh pada emosi, daya ingat, fungsi kognitif, dan pengambilan keputusan. Demensia merupakan salah satu penyebab utama kecacatan dan ketergantungan lansia seluruh dunia. Hal ini mempengaruhi penderita demensia, dan keluarganya. Kurangnya kesadaran dan pemahaman tentang demensia menciptakan prasangka dan hambatan untuk diagnosis dan pengobatan, sehingga dibutuhkan adanya edukasi yang tepat tentang demensia. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan sikap warga antar generasi Kota Sukabumi tentang demensia melalui kegiatan edukasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan rancangan quasi experiment dengan One Group Pretest Postes. Edukasi dilakukan melalui pemberian penyuluhan menggunakan leaflet, vidio pembelajaran dan presentasi terhadap 60 responden yang diperoleh menggunakan purposive sampling. Instrumen penelitian adalah kuesioner. Teknik analisis data menggunakan uji statistik nonparametrik Wilcoxon Signed Rank Test.  Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan dengan selisih peningkatan 3,65 (p = 0,0000), sikap dengan selisih peningkatan 3,36 (p = 0,0000) dan keterampilan dengan selisih peningkatannya 1,43 (p = 0,0000). Edukasi yang dilakukan efektif meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan sikap warga antar generasi tentang demensia. Dan peningkatan pengetahuan lebih banyak pada usia remaja, sedangkan keterampilan dan sikap paling banyak meningkat pada usia dewasa.
Peningkatan Kapasitas Manajerial dan Kompetensi Pedagogik Bagi Pengelola dan Fasilitator Sekolah Lansia Di DKI Jakarta Tri Suratmi Daryanto; Dinni Agustin; Elsa Pongtuluran
JURNAL Comunità Servizio : Jurnal Terkait Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat, terkhusus bidang Teknologi, Kewirausahaan dan Sosial Kemasyarakatan Vol. 5 No. 1 (2023): APRIL
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Univesitas Kristen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/cs.v5i1.4630

Abstract

URINDO as an Entrepreneur and Elderly Friendly University, collaborates with the DKI Jakarta Child Protection and Population Control Empowerment Service (PPAPP) and BKKBN, to mobilize people who care for the elderly to organize an elderly school that is integrated with the Elderly Family Development program (BKL). The purpose of this activity is to train health cadres, communities caring for the elderly, and PLKB officers to become managers and facilitators of schools for the elderly in 5 (five) areas of DKI Jakarta. The establishment of an elderly school requires management standards and trained learning facilitators so that they have pedagogic competence to carry out learning with an adult approach. The training methods used are brain storming, small group discussions, structured assignments and demonstrations. The result of community service activities is the formation of schools for the elderly in 5 areas of DKI Jakarta and in Kepulauan Seribu.
Behavior Analysis Of COVID-19 Prevention In The Elderly In Jakarta, Tasikmalaya ,and Yogyakarta Hariyani Sulistyoningsih; Santi Susanti; Tri Budi W Rahardjo; Yeny Sulistyowati; Tri Suratmi; Dini Agustin; Lili Indrawati; Yenni Ariestanti; Nur Apriyan; Rodiyah Rodiyah; Ashish Goel; Ashish Jindal; Alpana Raizada; Maw Pin Tan; George Rebok
Journal of Ageing And Family Vol 2, No 1 (2022): Journal Of Ageing And Family
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM Universitas Respati Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/joaf.v2i1.2299

Abstract

Background. Covid-19 is a virus that can affect all age groups, including the elderly. The World Health Organization or WHO concluded that this virus is very risky in those aged over 65 years due to a weakened immune system. In addition, the elderly have a higher risk of experiencing a more severe impact than other groups due to degenerative diseases commonly experienced by the elderly. Implementing clean and healthy living behavior as a prevention effort is the main thing to break the chain of transmission of Covid-19. This study aims to determine the prevention behavior of Covid-19 in the elderly and the factors associated with it. Methods. The research design was cross sectional. The sample consisted of men and women aged 60 years or more as many as 135 people. The instrument used is a questionnaire distributed through social media. The data obtained were analyzed by univariate and bivariate using chi square test. results.There is a relationship between age and education with Covid-19 prevention behavior in the elderly with p values of 0.038 and 0.001 respectively. Conclusion. Age and education are related to Covid-19 prevention behavior in the elderly.  Keyword : COVID-19, Behavior, Degenerative Disease
Quality Of Elderly Life With Chronic Diseases In The Working Area of Kembangan District Hospital M C Gina Maringka; Tri Budi W.Rahardjo; Tri Suratmi
Jurnal Indonesia Sosial Sains Vol. 4 No. 10 (2023): Jurnal Indonesia Sosial Sains
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jiss.v4i10.886

Abstract

The success of health development in Indonesia has increased the life expectancy of the Indonesian people. West Jakarta Kembangan Hospital has responsibility for improving the quality of life of the elderly in their working area, in line with Government Policy Number 17 of 2014 concerning Geriatric Service Standards in Hospitals. The aim of the study was to analyze the quality of life of elderly people with chronic diseases in the working area of Kembangan Hospital, West Jakarta in 2023. This study used a quantitative approach with a cross-sectional design, with an elderly population in the working area of Kembangan Hospital and a sample size of 60 elderly people by Simple Random Sampling. The research instrument used the WHOQOL-Bref questionnaire, while the questionnaire was used to measure the variable characteristics of the elderly. Research time: Juni 2023. Data analysis techniques using univariate, bivariate and multivariate analysis. The results showed that the most chronic diseases were hypertension (50%), diabetes mellitus (23.7%), hypertension and diabetes mellitus (6.7%), hypertension and heart (6.7%), arthritis (3.3%), the rest is a combination of existing chronic diseases. The proportion of high quality of life for the elderly (63.3%) and low quality of life for the elderly (36.7%), marital status, education, employment, income and status of residence as well as the length of chronic disease in the elderly are related to the quality of life for the elderly, while age, gender, name of chronic disease and the number of chronic diseases are not related to the quality of life of the elderly. The dominant variable related to the quality of life of the elderly is income with OR = 0.269. Suggestions that can be recommended to the Kembangan Hospital are reactivating geriatric services through promotive efforts for elderly health so that chronic diseases in the elderly can be detected early and receive optimal treatment so as to improve the quality of life of the elderly, can open geriatric innovation services that are "One Stop Service for the Elderly"
Quality Of Elderly Life With Chronic Diseases In The Working Area of Kembangan District Hospital M C Gina Maringka; Tri Budi W.Rahardjo; Tri Suratmi
Jurnal Indonesia Sosial Sains Vol. 4 No. 10 (2023): Jurnal Indonesia Sosial Sains
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jiss.v4i10.886

Abstract

The success of health development in Indonesia has increased the life expectancy of the Indonesian people. West Jakarta Kembangan Hospital has responsibility for improving the quality of life of the elderly in their working area, in line with Government Policy Number 17 of 2014 concerning Geriatric Service Standards in Hospitals. The aim of the study was to analyze the quality of life of elderly people with chronic diseases in the working area of Kembangan Hospital, West Jakarta in 2023. This study used a quantitative approach with a cross-sectional design, with an elderly population in the working area of Kembangan Hospital and a sample size of 60 elderly people by Simple Random Sampling. The research instrument used the WHOQOL-Bref questionnaire, while the questionnaire was used to measure the variable characteristics of the elderly. Research time: Juni 2023. Data analysis techniques using univariate, bivariate and multivariate analysis. The results showed that the most chronic diseases were hypertension (50%), diabetes mellitus (23.7%), hypertension and diabetes mellitus (6.7%), hypertension and heart (6.7%), arthritis (3.3%), the rest is a combination of existing chronic diseases. The proportion of high quality of life for the elderly (63.3%) and low quality of life for the elderly (36.7%), marital status, education, employment, income and status of residence as well as the length of chronic disease in the elderly are related to the quality of life for the elderly, while age, gender, name of chronic disease and the number of chronic diseases are not related to the quality of life of the elderly. The dominant variable related to the quality of life of the elderly is income with OR = 0.269. Suggestions that can be recommended to the Kembangan Hospital are reactivating geriatric services through promotive efforts for elderly health so that chronic diseases in the elderly can be detected early and receive optimal treatment so as to improve the quality of life of the elderly, can open geriatric innovation services that are "One Stop Service for the Elderly"