Mohamad Hadi Ali Mutamam
Universitas Pendidikan Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

SUSTAINABILITY-IN-ACTION: IMPLEMENTASI CHSE PADA RANTAI NILAI WISATA DESA OLEH PEMUDA KARANG TARUNA Eko Sulistiono; Uyu Wahyudin; Cucu Sukmana; Mohamad Hadi Ali Mutamam
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 9 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/comm-edu.v9i1.29803

Abstract

Penelitian ini mengkaji bagaimana prinsip Clean, Health, Safety, and Environmental Sustainability (CHSE) dioperasionalisasikan sepanjang rantai nilai (value chain) wisata desa melalui kepeloporan pemuda di Desa Pager Wangi. Menggunakan desain kualitatif—studi kasus deskriptif—data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif, FGD, serta telaah dokumen program. Analisis dilakukan dengan thematic analysis (pengodean terbuka–aksial) dan pemetaan rantai nilai (hulu–hilir) untuk memeriksa titik sentuh CHSE pada proses kurasi produk, layanan, dan pengalaman pengunjung. Hasil menunjukkan lima temuan utama: (1) standardisasi kebersihan dan sanitasi yang terukur (SOP, checklist, rotasi tugas) meningkatkan konsistensi layanan; (2) health literacy aktor lokal menumbuhkan disiplin etik pelayanan dan komunikasi risiko; (3) sistem keamanan berbasis komunitas (identifikasi bahaya, wayfinding, P3K, incident log) menurunkan service failure; (4) tata kelola lingkungan menyeimbangkan nilai ekonomi–ekologi melalui penataan sampah, pembatasan daya dukung, dan substitusi material; (5) orkestrasi pemuda atas rantai nilai (dari pemasok hingga after-visit care) mempercepat pembelajaran organisasi, keterlibatan UMKM, dan spillover manfaat ekonomi. Diskusi menautkan praktik ini dengan kerangka CBT (Community-Based Tourism), triple bottom line, dan pedoman global pariwisata pascapandemi. Artikel menutup dengan implikasi kebijakan dan riset, termasuk metrik keberlanjutan operasional, visitor journey analytics, serta tata kelola kemitraan publik-komunitas
Kurikulum deep learning berbasis green economy di Indonesia Mustofa Kamil; Uyu Wahyudin; Purnomo Purnomo; Deti Nudiati; Eko Sulistiono; Mohamad Hadi Ali Mutamam; Diemas Arya Komara
Curricula: Journal of Curriculum Development Vol. 5 No. 1 (2026): Curricula: Journal of Curriculum Development
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/curricula.v5i1.210

Abstract

This study discusses the development and application of a green-economy-oriented deep learning curriculum, namely Literasi Ekonomi Hijau (Economy Green Literacy), in a Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) in Indonesia. The program is designed to integrate Deep Learning with Environmental Sustainability Education to address local environmental issues, including waste management, water conservation, and the adoption of clean energy. Using a participatory, co-creational method, the course features hands-on projects in which learners work on environmentally sustainable initiatives such as upcycling household waste and organic farming. Findings emphasise the transformative effects on participants, including improved environmental understanding, practical skills, and community connectedness. The curriculum design encourages student–led learning and participation in local environmental solutions. This work examines the potential of merging innovative educational approaches and bottom-up sustainability initiatives to promote green economy thinking and the social innovation that follows. The study highlights the role of contextually relevant, interdisciplinary education in equipping the next generation to address environmental issues in a complex, interconnected world.
Zero waste training based on ecological entrepreneurship Bandung City Budi Santoso; Suwatno Suwatno; Nani Sutarni; Achmad Hufad; Hady Siti Hadijah; Purnomo Purnomo; Mohamad Hadi Ali Mutamam; Diemas Arya Komara
Curricula: Journal of Curriculum Development Vol. 4 No. 1 (2025): Curricula: Journal of Curriculum Development
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/curricula.v4i1.84795

Abstract

Ecologically Entrepreneurship is an entrepreneurship approach that holistically solves environmental and social problems, creating sustainable and inclusive business models. This research aims to empower vulnerable women in Cigending Village, Bandung, through training based on the zero waste concept and ecological entrepreneurship. Teaching how to process household waste, such as used cooking oil, into valuable products such as aromatherapy candles, the training focused on creating sustainable economic opportunities. The method used in the implementation of this activity is a participatory approach through the stages of planning, execution, evaluation, and mentoring. The results of the training show that participants not only gained practical skills in waste management but also understood the importance of environmental sustainability and the economic potential that can be derived from waste management. Furthermore, this training introduced the concept of ecological entrepreneurship, which can help participants develop environmentally sustainable businesses. In conclusion, empowerment through zero waste training based on ecological entrepreneurship can provide positive impacts on the economy and environment, as well as contribute to improving the welfare of vulnerable women in Cigending Village.   Abstrak Kewirausahaan Ekologis adalah pendekatan kewirausahaan yang memecahkan masalah lingkungan dan sosial secara holistik, menciptakan model bisnis yang berkelanjutan dan inklusif. Penelitian ini bertujuan untuk memberdayakan wanita rentan di Kelurahan Cigending, Kota Bandung, melalui pelatihan berbasis konsep zero waste dan kewirausahaan ekologis. Pengajaran cara mengolah limbah rumah tangga, seperti minyak jelantah, menjadi produk bernilai jual seperti lilin aromaterapi, pelatihan ini berfokus pada menciptakan peluang ekonomi berkelanjutan. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah pendekatan partisipatif melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan pendampingan. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa peserta tidak hanya memperoleh keterampilan praktis dalam pengolahan limbah, tetapi juga memahami pentingnya keberlanjutan lingkungan dan peluang ekonomi yang dapat dihasilkan dari pengelolaan limbah. Selain itu, pelatihan ini memperkenalkan konsep kewirausahaan ekologis yang dapat membantu peserta untuk mengembangkan usaha berbasis lingkungan yang berkelanjutan. Kesimpulannya, pemberdayaan melalui pelatihan zero waste berbasis kewirausahaan ekologis dapat memberikan dampak positif bagi ekonomi dan lingkungan, serta berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan wanita rentan di Kelurahan Cigending. Kata Kunci: ekonomi berkelanjutan; kewirausahaan ekologis; limbah; pemberdayaan perempuan; zero waste