Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Ambon Banana-Tree Sap stimulated Endothelial Cell Migration in Human Umbilical Vein Endothelial Cells (HUVECs) Induced with Inflammatory Mediator IL-1 Wulan, Provisia Marthalita Yuning; Dorothy, Maria Juliana; Alinda, Resha; Sofiana, Kristianingrum Dian; Prihardina, Bunga; Permaasari, Nur; Widodo, M. Aris
Journal of Tropical Life Science Vol 9, No 1 (2019)
Publisher : Journal of Tropical Life Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4517.627 KB)

Abstract

Ambon banana-tree (Musa paradisiaca var.sapientum) sap (ABT sap) contains active substances that can stimulate the wound healing process such as: flavonoid, saponin, ascorbic acid. Those substances are needed in an important phase of wound healing called angiogenesis through activation of Vascular Endothelial Growth Factor (VEGF) pathway that stimulates actin reorganization in endothelial cell migration and proliferation. The aim of this study is to evaluate the effectiveness of banana-tree sap in stimulating cells migration, VEGF and nitric oxide (NO) level in Human Umbilical Vein Endothelial Cells (HUVECs) culture that induced by pro-inflammatory cytokine IL-1 (Interleukin-1). The ABT sap was obtained by pressing a fresh Ambon banana stem, then was mixed with culture medium into 0.125%, 0.25% and 0.5% concentration. The ABT sap then was used for treating HUVECs cell that induced by IL-1 200 ng/mL for 48-hours. The result of this study shows that Ambon banana-tree sap increased HUVECs cell migration. However, after 48-hours treatment with ABT sap showed no difference in the VEGF and NO level in the culture media. These results suggested ABT sap able to increase migration to HUVECs that promising for wound healing agent. Therefore, the further research to elucidate the detailed mechanism and identify the active compound warrant to be done.
Ambon Banana-Tree Sap stimulated Endothelial Cell Migration in Human Umbilical Vein Endothelial Cells (HUVECs) Induced with Inflammatory Mediator IL-1 Provisia Marthalita Yuning Wulan; Maria Juliana Dorothy; Resha Alinda; Kristianingrum Dian Sofiana; Bunga Prihardina; Nur Permaasari; M. Aris Widodo
Journal of Tropical Life Science Vol. 9 No. 1 (2019)
Publisher : Journal of Tropical Life Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ambon banana-tree (Musa paradisiaca var.sapientum) sap (ABT sap) contains active substances that can stimulate the wound healing process such as: flavonoid, saponin, ascorbic acid. Those substances are needed in an important phase of wound healing called angiogenesis through activation of Vascular Endothelial Growth Factor (VEGF) pathway that stimulates actin reorganization in endothelial cell migration and proliferation. The aim of this study is to evaluate the effectiveness of banana-tree sap in stimulating cells migration, VEGF and nitric oxide (NO) level in Human Umbilical Vein Endothelial Cells (HUVECs) culture that induced by pro-inflammatory cytokine IL-1 (Interleukin-1). The ABT sap was obtained by pressing a fresh Ambon banana stem, then was mixed with culture medium into 0.125%, 0.25% and 0.5% concentration. The ABT sap then was used for treating HUVECs cell that induced by IL-1 200 ng/mL for 48-hours. The result of this study shows that Ambon banana-tree sap increased HUVECs cell migration. However, after 48-hours treatment with ABT sap showed no difference in the VEGF and NO level in the culture media. These results suggested ABT sap able to increase migration to HUVECs that promising for wound healing agent. Therefore, the further research to elucidate the detailed mechanism and identify the active compound warrant to be done.
Optimalisasi Media Visual Poster Sebagai Sarana Edukasi Kesehatan Gigi Dan Mulut Di Destinasi Wisata Air Hitam Sungai Sabangau Kurnia Fatwati; Anna Sylva Roudlotul Jannati; Provisia Marthalita Yuning Wulan; Ais Kurniajayanti; Ade Prawira; Susi Novaryatiin; Husna Fauzia; Ardiyansyah Purnama; Wening Mustikaningsih
Majalah Cendekia Mengabdi Vol 4 No 1 (2026): Majalah Cendekia Mengabdi
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/mcm.v4i1.952

Abstract

Literasi kesehatan gigi yang rendah dan kompleksitas informasi medis menjadi hambatan utama dalam pencegahan permasalahan kesehatan gigi di Indonesia. Kondisi ini diperberat di kawasan Destinasi Wisata Air Hitam Sungai Sabangau, dimana karakteristik air gambut yang bersifat asam secara klinis meningkatkan risiko demineralisasi email gigi masyarakat setempat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta mengubah perilaku kesehatan gigi masyarakat melalui optimasi media visual, sekaligus melatih keterampilan komunikasi klinis mahasiswa. Pengabdian ini menggunakan pendekatan edukasi partisipatif dengan media poster yang divalidasi oleh tim dosen. Mahasiswa dibagi ke dalam empat kelompok topik utama dan melakukan sosialisasi langsung di titik-titik strategi lokasi kegiatan melalui metode observasi partisipatif dan tanya jawab. Kegiatan ini berhasil merealisasikan empat kategori poster edukasi yang akurat secara klinis dan disesuaikan terhadap kondisi geografis lokal. Implementasi lapangan menunjukkan antusiasme yang tinggi dari masyarakat dan wisatawan dengan diskusi interaktif lintas generasi. Media visual poster terbukti efektif sebagai instrumen edukasi di ruang publik untuk menjembatani kesenjangan informasi kesehatan. Program mendatang disarankan untuk mengintegrasikan metode demonstrasi praktik langsung dan pendampingan yang berkelanjutan.
Optimalisasi Kapasitas Kognitif Siswa Sekolah Dasar Mengenai Kesehatan Gigi Melalui Ceramah Interaktif Kurnia Fatwati; Anna Sylva Roudlotul Jannati; Provisia Marthalita Yuning Wulan; Ais Kurniajayanti; Ade Prawira
Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 4 (2026): Edisi: Juli-September
Publisher : Pustaka Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah kesehatan gigi pada anak akan membawa dampak domino yang merugikan masa depan anak jika dibiarkan tanpa intervensi. Ditinjau dari teori perkembangan kognitif, anak usia SD khususnya yang berada di rentang usia 7 - 12 tahun mayoritas berada pada tahap operasional konkret dan berada dalam fase golden age untuk pembentukan karakter. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perubahan kapasitas kognitif Siswa SDN 1 Kereng Bangkirai Mengenai Kesehatan Gigi dengan metode Ceramah Interaktif. Penelitian kuasi experimental dengan pendekatan kuantitatif komparatif analitik menggunakan rancangan one group pretest and posttest design dengan total sampel 41 responden diambil menggunakan metode simple random sampling. Pengambilan data dilakukan sebelum dan sesudah pemberian edukasi kesehatan gigi dan mulut menggunakan metode ceramah interaktif. Analisis data dilakukan dengan uji statistik inferensial Wilcoxon Signed-Rank. Terjadi peningkatan nilai rata-rata pretest dan postest dari 60,57 menjadi 74,59. Hasil uji hipotesis Wilcoxon Signed-Rank menunjukkan nilai signifikansi (Sig.) sebesar <0,001.