Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Pengelolaan Stres Kerja Pada Karyawan Bank BTN UNIT CBC Palembang Marsyah, Nadya; Itryah, Itryah
AJAD : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): DECEMBER 2025
Publisher : Divisi Riset, Lembaga Mitra Solusi Teknologi Informasi (L-MSTI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59431/ajad.v5i3.619

Abstract

The community service program was conducted from February to May 2025 at Bank BTN CBC Palembang Unit, Wholesale Trade Division (WTD). Based on direct observation and structured interviews on May 9, 2025, with two employees IR as Risk Head for eighteen years and RTY from Commercial Performance Division for thirteen years, work stress became a leading variable influencing employee wellbeing. Data collection revealed heavy workloads, tight deadlines, and insufficient social support as main stress causes. Both respondents manifested physical symptoms including digestive disorders, headaches, and sleep disorders plus psychological symptoms like irritability, concentration difficulties and anxiety. Other stressors are sudden changes in monthly targets with very short rest periods plus poorly communicated regulatory changes adding confusion and psychological pressure. They cope with stress independently using time management strategies, regular exercise, breathing techniques plus meditation. However, organizational support was still low with no formal stress management training, psychological counseling services or open communication forum between divisions. Work stress occurs when job demands exceed individual capacity to cope, resulting in physical and emotional reactions. This study proposes that BTN CBC Palembang Unit management establish an integrated psychological well-being program by providing internal counseling services, facilitating inter-divisional communication, and developing work-life balance policies toward creating a healthier and more productive working environment supporting long-term organizational goals.
Re-charge Mind melalui Konseling Kelompok untuk Mengurangi Burnout Akademik pada Siswa SMA Negeri 5 Palembang Itryah, Itryah; Putria Fazrin, Audya Sasi
AJAD : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): DECEMBER 2025
Publisher : Divisi Riset, Lembaga Mitra Solusi Teknologi Informasi (L-MSTI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59431/ajad.v5i3.701

Abstract

The Re-Charge Mind program was held as a community service program to reduce academic burnout in class XII students of SMA Negeri 5 Palembang through group counseling based on Cognitive Behavioral Therapy (CBT). This study used a descriptive quantitative method with a pre-test and post-test design and was supported by observation and interviews to assess changes in behavior and psychology. The results showed that all subjects experienced a decrease in burnout levels; Subject C from high to moderate (35.7%), Subject A from moderate to low (50%), and Subject L from moderate to low (66.7%) with an average decrease of 50.8%. Emotional exhaustion and negative thoughts have decreased significantly, while self-awareness, motivation, and emotion regulation have increased. This program proves the effectiveness of CBT as one of the practical interventions in improving the mental health and quality of learning of students.
A Description of The Future Orientation of Adolescent Online Gambling Addicts in The City of Palembang Itryah, Itryah; Maulana, Aris
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 12, No 2 (2023): Psikostudia : Jurnal Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikostudia.v12i2.10339

Abstract

Adolescents are the next generation of young people who are expected to grow into moral individuals faster than the previous generation. The involvement of adolescents in online gambling will certainly have an impact on their development period, one of which is Future Orientation. Future Orientation is a representation of adolescents about the future that allows him to decide on goals, and assess how far these goals can be understood. This study aims to describe the future orientation of adolescent online gambling addicts. The subjects in this study were 2 people with the characteristics of online gambling addicts. This study uses a qualitative method with a phenomenological approach. Data collection techniques using interviews, observation, and documentation. Data validity uses Ecological Validity. Data reliability using the Audit Trail. The method of data analysis is to formulate verbatim copies of interviews and observations, search for categories, describe categories, and discuss research results. The results showed that both subjects had motivation, dreams, goals, efforts, plans, anticipations, and solutions for a future orientation toward education and work. In the future orientation toward the family, it is known that the two subjects also have motivation, dreams, goals, efforts, anticipations, and solutions. Still, the two subjects do not yet have a plan, and also the confidence to achieve them. So it can be concluded that the two subjects are more future-oriented towards education and work.Remaja merupakan generasi muda penerus bangsa yang diharapkan mereka akan tumbuh menjadi individu yang bermoral lebih cepat dari generasi sebelumnya. Terlibatnya remaja pada judi online tentunya akan berdampak pada masa perkembangannya, salah satunya yaitu Orientasi Masa Depan. Orientasi Masa Depan merupakan representasi remaja dalam kaitannya dengan masa depan yang memungkinkan dirinya untuk memutuskan tujuan, dan menilai sejauh apa tujuan tersebut dapat dipahami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran orientasi masa depan pada remaja pecandu judi online. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 2 orang dengan karakteristik pecandu judi online. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Validitas data menggunakan Ecological Validity. Reabilitas data menggunakan Audit Trail. Metode analisis data yakni memformulasikan salinan verbatim wawancara dan hasil observasi, mencari kategori, mendeskripsikan kategori dan membahas hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukan bahwa kedua subjek memiliki motivasi, impian, tujuan, usaha, perencanaan, antisipasi dan solusi pada orientasi masa depan terhadap pendidikan dan pekerjaan. Pada orientasi masa depan terhadap keluarga, diketahui bahwa kedua subjek juga memiliki motivasi, impian, tujuan, usaha, antisipasi dan solusi, namun kedua subjek belum mempunyai perencanaan, dan juga keyakinan untuk mencapainya. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kedua subjek lebih berorientasi masa depan terhadap pendidikan dan pekerjaan.
Pendidikan Emosional Anak Melalui Dukungan Keluarga Dan Peran Orang Tua dalam Membentuk Karakteristik Emosional Anak di Desa Purwosari Yella Gustriani; Itryah, Itryah
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Januari - Maret
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan emosional merupakan bagian integral dalam perkembangan anak yang mencakup kemampuan mengenali, memahami, dan mengelola emosi secara sehat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pendidikan emosional anak berbasis peran keluarga. Metode yang digunakan adalah penyuluhan partisipatif, dengan melibatkan masyarakat secara aktif dalam diskusi, berbagi pengalaman, serta memahami materi melalui contoh situasi nyata yang sering dijumpai dalam lingkungan keluarga. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penyuluhan pendidikan emosional anak berbasis peran keluarga berhasil meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang pentingnya pengelolaan emosi anak sejak dini. Kegiatan ini juga menegaskan bahwa pendidikan emosional merupakan fondasi utama dalam pembentukan karakter anak, yang selama ini cenderung kurang mendapat perhatian dibandingkan aspek akademik. Tingginya partisipasi serta respons positif dari masyarakat mengindikasikan bahwa program ini relevan, aplikatif, dan sangat dibutuhkan dalam upaya mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.