Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Rancangan Model Value Chain untuk Meningkatkan Nilai Tambah Pada Umkm Kerupuk Mangrove di Kota Langsa Yusnawati, Yusnawati; Zeki, M.Zeki; Nadya, Yusri; Handayani, Nurlaila; Sabardi, Wiky; Dewiyana, Dewiyana
Jurnal ARTI (Aplikasi Rancangan Teknik Industri) Vol. 17 No. 1 (2022): Jurnal ARTI: Aplikasi Rancangan Teknik Industri
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.603 KB) | DOI: 10.52072/arti.v17i1.348

Abstract

Salah satu kekayaan Kota Langsa adalah hutan mangrove  yang berlokasi di Desa Kuala langsa Kecamatan Langsa Barat Kota Langsa. Jeruju (Acanthus ilicifolius) merupakan tumbuhan yang tumbuh di daerah mangrove . Daun jeruju bisa dimanfaatkan sebagai bahan makanan. Di Desa Kuala Langsa daun jeruju dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan kerupuk. Kendala yang dihadapi oleh pelaku usaha adalah ketidakstabilan bahan baku dan harga jual yang tinggi dibandingkan harga camilan sejenisnya. Analisis value chain adalah suatu konsep yang mampu menciptakan keunggulan bersaing melalui integrasi aktivitas yang mempunyai nilai dalam perusahaan. Penelitian ini bertujuan meningkatkan daya saing pelaku usaha melalui analisis value chain. Adapun tahapan penelitian ini adalah mengidentifikasi risiko, menentukan prioritas masalah yang terjadi, menentukan tindakan peluang perbaikan, perhitungan analisis finansial melalui value chain analysis, merancang model value chain. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah tindakan perbaikan pada supplier, manufacturer dan Distributor mampu meningkatkan keuntungan pelaku usaha dari 78% menjadi 88%.
Usulan Redesain Bak Pencucian Ubi dengan Pendekatan Antropometri Guna Mengurangi Beban Kerja Fisik (Studi Kasus : UD. Rezeki Baru) Sari, Budi Try; Andriani, Meri; Dewiyana, Dewiyana
Jurnal SENOPATI : Sustainability, Ergonomics, Optimization, and Application of Industrial Engineering Vol 5, No 2 (2024): Jurnal SENOPATI Vol 5, No 2
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.senopati.2024.v5i2.4823

Abstract

UD. Rezeki Baru is a micro business engaged in the snack industry. In the production process, workers experience fatigue seen from the activities of workers who complain of pain in the muscles with a bent position. The purpose of this study is to identify the physical workload and provide a proposal for the dimension size of the ergonomic washing tub redesign. The methods used are cardiovascular load to identify physical workload and anthropometric approach to provide proposals for improving the dimension size of ergonomic washing tub redesign. Results and discussion, cardiovascular load in the morning 4 workers experienced "improvement needed" action with each value of 33.7%, 50%, 31.7%, 52.6% and 1 worker experienced "work in a short time" action with a value of 70.5% while in the afternoon 1 worker got a percentage of 57.6% with a classification of "improvement needed", 3 workers got a classification of "work in a short time" with a value of 78.3% each,  63.4%, 68.3% and 1 worker received a classification of "urgent action needed" with a percentage of 84.6% then measured 3 dimensions of the worker's body, namely Standing Elbow Height, Elbow Length to Fingertips and Hand Stretch, data adequacy test stated sufficient data, data uniformity test stated all data was uniform, data normality test with SPSS software stated normal distributed data with P50 and P95 percentiles. The conclusion of cardiovascular load received by workers received an average value of 47.7% with a classification of "improvement needed" in the morning while in the afternoon received an average value of 70.44% with a classification of "work in a short time". The redesigned size of the ergonomic sweet potato washer tub is 106.4 cm high, 179.5 cm long and wide, and 48.64 cm deep with a volume of 1567.19 liter.
ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS CRUMB RUBBER DENGAN MENGGUNAKAN METODE SEVEN TOOLS DI PT. BATANGHARI TEBING PRATAMA Novita, Dina; Dewiyana, Dewiyana; Irawan, Heri
Jurnal Industri Samudra Vol 3 No 1 (2022): Jurnal Industri Samudra
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik. Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55377/jis.v3i1.5869

Abstract

Batanghari Tebing Pratama merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan bahan setengah jadi yang diklasifikasikan berdasarkan standar mutu yang ditetapkan oleh SIR (Standard Indonesian Rubber). Permasalahan yang dihadapi perusahaan ini adalah kecacatan produk. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kecacatan produk Crumb Rubber dan memenuhi standar kualitas karet remah menggunakan metode Seven Tools. Hasil analisis menggunakan check sheet terdapat nilai P0 (Plastisitas Awal) dibawah SIR 20 (Standard Indonesian Rubber 20) dengan persentasi kecacatan berdasarkan diagram pareto bulan Februari sebanyak 79,4%, Maret 80,55%, April 72,5%, Mei 77,7%, Juni 89,1%, Juli 74,4%. Peta kendali X-R Chart dan X-S Chart didapat data yang diluar batas kendali disebabkan karena faktor bahan baku (material), manusia (man), mesin/peralatan, metode kerja dan lingkungan kerja. Perlu dilakukan perbaikan pada bahan baku, manusia, mesin/peralatan, dan lingkungan kerja. Dari hasil analisis dapat diketahui bahwa mutu produksi Crumb Rubber belum berada dalam batas pengendalian.
Sosialisasi Penerapan IoT dalam Sistem Irigasi Otomatis untuk Mendukung Pertanian Berkelanjutan pada Masyarakat Glumpang Tujuh – Lhoksukon Aceh Utara Kartika, Kartika; Jannah, Misbahul; Misriana, Misriana; Asran, Asran; Dewiyana, Dewiyana
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 5, No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertanian adalah sektor yang sangat vital bagi kehidupan masyarakat pedesaan di Indonesia, termasuk di Kecamatan Glumpang Tujuh, Lhoksukon, Aceh Utara. Meskipun tanahnya subur, pengelolaan irigasi di daerah ini masih mengandalkan sistem tradisional yang kurang efisien, menyebabkan pemborosan air, ketidakstabilan hasil pertanian, dan peningkatan biaya. Dengan adanya tantangan ini, penerapan teknologi Internet of Things (IoT) dalam sistem irigasi otomatis diharapkan dapat menjadi solusi untuk meningkatkan efisiensi penggunaan air dan produktivitas pertanian. Teknologi ini menggunakan sensor kelembaban tanah yang dapat mendeteksi kondisi tanah secara real-time dan mengatur aliran air sesuai kebutuhan tanaman. Sistem irigasi otomatis berbasis IoT dapat mengurangi pemborosan air, menghemat biaya, serta meningkatkan hasil pertanian secara berkelanjutan. Program pengabdian masyarakat yang dilakukan di Glumpang Tujuh melibatkan edukasi dan pelatihan kepada petani tentang penggunaan teknologi ini. Hasil dari penerapan teknologi ini diharapkan dapat mendukung pertanian yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Keberhasilan program ini tidak hanya bergantung pada penerapan teknologi, tetapi juga pada keberlanjutan dan partisipasi aktif dari masyarakat, pemerintah, serta pendampingan berkelanjutan untuk memastikan manfaat jangka panjang.
Analisis Musculoskeletal Disorders Dan Postur Kerja Dengan Pendekatan Ergonomi Guna Meningkatkan Kesehatan Pekerja Di PT. Betami Andriani, Meri; Ilham, M; Yusnawati, Yusnawati; Zeki, Muhammad; Nadya, Yusri; Dewiyana, Dewiyana
JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri Vol. 12 No. 2 (2025): JISI UMJ
Publisher : Fakultas teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jisi.12.2.295-310

Abstract

PT Betami, salah satu perusahaan pengolahan kelapa sawit di Aceh Tamiang, mengandalkan aktivitas manual di stasiun sortasi. Pekerjaan di bagian ini melibatkan aktivitas fisik seperti berdiri dalam waktu lama, membungkuk, mengangkat beban berat, dan gerakan berulang, yang berisiko menyebabkan Musculoskeletal Disorders. Tujuan untuk menentukan keluhan dan menganalisis postur kerja di PT Betami bagian staisun sortasi. Metode yang digunakan Standard Nordic Questionnaire untuk mengidentifikasi keluhan untuk mengidentifikasi keluhan fisik pada berbagai bagian tubuh pekerja, serta Rapid Entire Body Assessment untuk memancarkan risiko ergonomis dari postur kerja untuk mengeluarkan risiko ergonomis dari postur kerja. Hasil dan pembahasan, keluhan yang mendapatkan hasil paling tertinggi terdapat pada pekerja 1 pada pukul 16:00 dengan menghasilkan skor keluhan 56 dan mengalami keluhan terbesar pada bagian tubuh lengan bawah kanan (5%), pergelagan tangan kanan (5%), tangan kiri (5%), tangan kanan (5%) dan lutut kiri (5%). Hasil pembahasan postur kerja mendapatkan hasil tertinggi pada pekerja 1 postur ke 1 dengan skor akhir 12 dengan level risiko sangat tinggi dan tindakan perubahan postur kerja sekarang juga dan pekerja 3 postur ke 5 dengan skor akhir 12 dengan level risiko sangat tinggi dan tindakan perubahan postur kerja sekarang juga. Kesimpulan Pekerja di stasiun sortasi mengalami keluhan fisik yang cukup signifikan, terutama pada bagian tubuh seperti lengan bawah kanan, pergelangan tangan kanan, tangan kiri, tangan kanan, dan lutut kiri. Dan Penilaian postur kerja menunjukkan bahwa sebagian besar aktivitas kerja berada pada tingkat risiko tinggi hingga sangat tinggi, dengan skor REBA mencapai angka 12 pada beberapa postur, yang berarti diperlukan tindakan segera
Analisis Postur Kerja Pada Karyawan Dengan Metode Rapid Office Strain Assessment (ROSA) Guna Memperbaiki Fasilitas Kerja Dengan Pendekatan Antropometri Diana, Diana; Andriani, Meri; Dewiyana, Dewiyana
JOURNAL OF INDUSTRIAL AND MANUFACTURE ENGINEERING Vol. 8 No. 1 (2024): EDISI MEI
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jime.v8i1.10925

Abstract

Bea Cukai Langsa merupakan sebuah instansi yang bertugas melaksanakan pengawasan dan pelayanan di bidang kepabeanan dan cukai. Dalam menjalankan aktivitas perusahaan tiap harinya, para karyawan kantor menggunakan komputer untuk membantu pekerjaan mereka. Setelah dilakukan observasi terhadap 15 orang karyawan merasakan keluhan nyeri pada bagian leher, bahu, punggung, dan pinggang (Musculoskeletal Disorders) Tujuan penelitian Menentukan tingkat risiko postur kerja yang dialami karyawan saat bekerja didepan komputer dan merancang fasilitas kerja untuk perbaikan fasilitas kerja. Metode yang digunakan yaitu ROSA untuk mengukur risiko yang berkaitan dengan penggunaan komputer, antropometri untuk dimensi tubuh, persentil untuk menentukan ukuran rancangan, dan simulasi catia untuk pengaplikasian hasil rancangan, dan perancangan fasilitas kerja menggunakan pendekatan antropometri. Hasil dan pembahasan terdapat 4 karyawan memiliki skor 8, 6 karyawan memiliki skor 7, 4 karyawan memiliki skor 6 artinya berisiko dan 1 karyawan memiliki skor 5 artinya tidak berbahaya. Ada 7 dimensi yang dipergunakan untuk perancangan kursi yaitu Tinggi Lutut, Pantat Poplitieal, Lebar Pinggul, Tinggi Duduk Tegak, Lebar Bahu, Tinggi Siku Duduk, Panjang Lengan Bawah  dan 3 dimensi untuk perancangan meja yaitu Tinggi Siku Duduk, Jangkauan Tangan, Rentang Tangan Siku. Seluruh perhitungan mengunakan persentil 50 dengan beberapa alasan, dikarenakan hasil uji keseragaman data hampir semua seragam. Kesimpulan, tingkat risiko yang dialami 15 karyawan disebabkan dari postur duduk yang berisiko dan kurangnya kesadaran penggunaan fasilitas yang benar, maka dibutuhkan perbaikan postur kerja yang diantaranya yaitu merancang ulang kursi dan meja dengan spesifikasi ukuran dimensi tubuh karyawan menggunakan persentil 50.
Rancangan Model Value Chain untuk Meningkatkan Nilai Tambah Pada Umkm Kerupuk Mangrove di Kota Langsa Yusnawati, Yusnawati; Zeki, M.Zeki; Nadya, Yusri; Handayani, Nurlaila; Sabardi, Wiky; Dewiyana, Dewiyana
Jurnal ARTI (Aplikasi Rancangan Teknik Industri) Vol. 17 No. 1 (2022): Jurnal ARTI: Aplikasi Rancangan Teknik Industri
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/arti.v17i1.348

Abstract

Salah satu kekayaan Kota Langsa adalah hutan mangrove  yang berlokasi di Desa Kuala langsa Kecamatan Langsa Barat Kota Langsa. Jeruju (Acanthus ilicifolius) merupakan tumbuhan yang tumbuh di daerah mangrove . Daun jeruju bisa dimanfaatkan sebagai bahan makanan. Di Desa Kuala Langsa daun jeruju dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan kerupuk. Kendala yang dihadapi oleh pelaku usaha adalah ketidakstabilan bahan baku dan harga jual yang tinggi dibandingkan harga camilan sejenisnya. Analisis value chain adalah suatu konsep yang mampu menciptakan keunggulan bersaing melalui integrasi aktivitas yang mempunyai nilai dalam perusahaan. Penelitian ini bertujuan meningkatkan daya saing pelaku usaha melalui analisis value chain. Adapun tahapan penelitian ini adalah mengidentifikasi risiko, menentukan prioritas masalah yang terjadi, menentukan tindakan peluang perbaikan, perhitungan analisis finansial melalui value chain analysis, merancang model value chain. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah tindakan perbaikan pada supplier, manufacturer dan Distributor mampu meningkatkan keuntungan pelaku usaha dari 78% menjadi 88%.
Rancangan Aliran Proses dalam Upaya Meminimumkan Proses Non-Value Added melalui Value Stream Mapping pada UD Usaha Rezeki Prabot Nurmalawati, Nurmalawati; Dewiyana, Dewiyana; Yusnawati, Yusnawati; Pramanda, Ryan; Rahman, Muhammad Abdul; Muzakir, Muzakir
Jurnal Optimalisasi Vol 11, No 2 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jopt.v11i2.12620

Abstract

The flow of process is a sequence of jobs or activities performed in producing goods and services. UD. Usaha Rezeki Prabot, a small-to-medium enterprise (SME) in furniture manufacturing, consistently faces a critical operational challenge: despite stable customer demand (853 units/year of panel door type 7), only 750 units (88%) are delivered on time, resulting in a 12% delay rate. This gap is not caused by insufficient labor or machinery, but by a fragmented production system riddled with non-value-added (NVA) activities particularly repetitive machine setup, excessive material handling, redundant measurements, and long waiting times that inflate lead time to 176.91 minutes per unit. Value Stream Mapping (VSM) is applied as a lean tool to visualize the entire material and information flow, identify dominant wastes (waiting, over-processing, and unnecessary motion), and redesign the workflow. Through the implementation of future-state mapping by grouping components with identical profiles into batch processing and eliminating redundant inspections the NVA time was reduced from 79.95 minutes (45.19%) to 16.07 minutes (15.93%), cutting total lead time by 43%. This study demonstrates that for SMEs like UD. Usaha Rezeki Prabot, sustainable productivity gains come not from capital investment, but from restructuring workflow based on frontline insights to eliminate systemic waste embedded in daily routines. The purpose of this mapping is to identify all types of waste along the Value Stream and to take a move in an attempt to eliminate the waste. The flow of process design with Value Stream Mapping approach enables the company to be able to minimize the non value added activities and to shorten the time taken in the process of making doors and to increase the productivity. The purpose of this Motion and Time study was to do a direct observation about time and movement of someone who is working. UD Rezki Prabot uses the VSM (Value Stream Mapping) to minimize the non value added process and to propose a design to improve the flow of process. The result of this study showed that the time of non value added activities decreased from 176.91 minutes to 100.9 minutes. The non value added activities decreased from 45.19% to 15.93% due to the decrease of non value added activities by sequencing the work activities that the machine does not need to be set up repeatedly.
Desain Aplikasi Pemasaran Menggunakan E-Commerce di UMKM Batu Bata Riana: Design of a Marketing Application Using E-Commerce for the Batu Bata Riana MSMEs Yusnawati, Yusnawati; Adlie, Taufan Arif; Masthura, Lely; Nadya, Yusri; Dewiyana, Dewiyana; Andriani, Meri; Handayani, Nurlaila; Zeki, Muhammad; Nurmalawati, Nurmalawati; Fadilah, Nahdah; Amalia, Sastika; Khatami, Muhammad; Nugraha, Aidil Rizky
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 11 No. Suppl-1 (2026): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v11iSuppl-1.10485

Abstract

The Batu Bata Riana MSMEs located in Padang Langgis Village, Seruway Subdistrict, Aceh Tamiang Regency, is a micro-enterprise engaged in the production of red bricks using conventional production methods. Up until now, product marketing has primarily been carried out manually through word of mouth, resulting in limited market reach and low sales volume. This study aims to design and implement an online e-commerce-based marketing application, thereby expanding market reach and enhancing marketing effectiveness. The methodology includes partner needs analysis, user interface design, web-based application development, functionality testing, and user satisfaction evaluation. The resulting application features a product catalog, online ordering form, direct contact integration with the business owner, and location information display. The application has been implemented and is accessible via both mobile devices and desktop computers. Evaluation results indicate increased interest from new customers and potential sales volume growth of up to 30% compared to conventional marketing methods. These findings demonstrate that the application of e-commerce technology in brick-producing MSMEs has a positive impact on market expansion, transaction process efficiency, and business competitiveness in the digital era.