Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN TEMPER TANTRUM PADA ANAK USIA TODDLER DI PAUD KOTA BUKITTINGGI Arya Ramadia
Menara Ilmu Vol 12, No 7 (2018): vol. XII No. 7 Juli 2018
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v12i7.844

Abstract

Temper tantrum merupakan gangguan emosi pada anak yang terlihat melaluiluapanemosi yang berlebihan yang dapat disebabkan salah satunya oleh pola asuh orang tua.Berdasarkan studi pendahuluan pada orang tua di PAUD Aisyiyah I, Tunas Bangsa danMutiara Bunda Kota Bukittinggi ada anak yang mengalami temper tantrum. Tujuan penelitianini adalah mengetahui hubungan pola asuh orang tua dengan temper tantrum pada anaktoddler di PAUD kota BukittinggiJenis penelitian ini adalah deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional.Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 47 orang. Teknik pengambilansampel dalampenelitian ini adalah stratified samplerandom sampling. Pengumpulandata dalam penelitian inimenggunakan kuesioner. Data diolah dengan menggunakanuji spearman rho untukmengetahui hubungan pola asuh orang tua dengn temper tantrum pada anak toddler.Hasil penelitian bivariat didapatkan nilai koefisien korelasi sebesar 0,295 dengan tarafsignifikan0,044 yang menujukkan taraf signifikan < a (0,05) maka Ha diterima. Hubungan iniditunjukkan dengan nilai korelasi antara pola asuh orang tua dengan temper tantrum sebesar0,295 yang termasuk kedalam kategori rendah..Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa pola asuh orang tua berhubungantemper tantrum pada anak toddler. Dalam penelitian ini diharapkan orang tua terutama ibuuntuk lebih memperhatikan pola asuh yang diterapkan, sehingga hal ini bisa menghindariterjadinya temper tantrum.
IbM PENERAPAN LATIHAN PROGRESSIVE MUSCLE RELAXATION (PMR) TERHADAP PENURUNAN ANSIETAS PASIEN DENGAN PENYAKIT DIABETES MELITUS (DM) DI PUSKESMAS HARAPAN RAYA PEKANBARU Mersi Ekaputri; Arya Ramadia; Dilgu Meri
Jurnal Abdimas Saintika Vol 3, No 2 (2021): November Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v3i2.1153

Abstract

Penyakit Diabetes mellitus (DM) tidak dapat disembuhkan secara total namun dapat dikontrol. Salah satu faktor yang memperberat  terhadap ketidakstabilan gula darah adalah kecemasan yang berpengaruh terhadap fungsi fisiologi tubuh. Dampak terjadinya kecemasan yang secara tidak langsung akan mempengaruhi penurunan kualitas hidup. Untuk menurunkan kecemasan pasien dapat dilakukan terapi Progressive Muscle Relaxation (PMR). Kegiatan dilakukan dengan melakukan pengukuran skala kecemasan menggunakan skala HARS, penyuluhan dan demonstrasi. Kegiatan berjalan dengan lancar mulai dari persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Petugas kesehatan diharapkan dapat menggunakan PMR sebagai kombinasi dalam mengurangi kecemasan dan kadar gula darah untuk meningkatkan kualitas hidup pasien yang menderita penyakit DM.Kunci: Diabetes Mellitus, Kecemasan, Terapi Progressive Muscle Relaxation
HUBUNGAN KEMAMPUAN MENGUBAH PIKIRAN NEGATIF DENGAN DEPRESI DAN KETIDAKBERDAYAAN PADA KLIEN STROKE arya ramadia; Budi Anna Keliat; Ice Yulia Wardhani
Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 8 No 1 (2019): Al-Asalmiya Nursing: Jurnal Ilmu Keperawatan (Journal of Nursing Sciences)
Publisher : STIKes Al-Insyirah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (483.109 KB)

Abstract

Klien stroke yang dirawat di rumah sakit sekitar 30-40% mengalami kondisi depresi. Depresi dapat disebabkan karena kondisi fisik klien yang mengalami perubahan akibat penyakit stroke. Stroke merupakan penyakit fisik yang dapat menimbulkan masalah gangguan mental emosional salah satunya ketidakberdayaan. Ketidakberdayaan pada klien stroke muncul karena Klien stroke cenderung bergantung pada orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kemampuan mengubah pikiran negatif dengan ketidakberdayaan pada klien stroke. Desain penelitian ini korelasi dengan jumlah sampel sebanyak sebanyak 87 orang. analisis yang digunakan yaitu uji korelasi spearmen. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan kemampuan mengubah pikiran negatif dengan ketidakberdayaan pada klien stroke. Terapi Kognitif dapat direkomendasikan pada klien stroke yang mengalami depresi dan ketidakberdayaan.
Hubungan Komunikasi Terapeutik Perawat dengan Tingkat Kepuasan Pasien di Ruang Rawat Inap Arya Ramadia; Rahmaniza Rahmaniza; Afzal Maulidi
Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Vol 10, No 2 (2022): Mei 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.10.2.2022.393-402

Abstract

Kepuasaan pasien ditentukan oleh keberhasilan perawat dalam memberikan asuhan keperawatan dan didukung oleh komunikasi yang baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan komunikasi terapeutik perawat dengan tingkat kepuasan pasien di Ruang Rawat Inap. Jenis penelitian ini adalah deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel pada penelitian ini sebanyak 65 orang yang diambil dengan purposive sampling diruang rawat inap. Hasil penelitian ini didapatkan mayoritas komunikasi terapeutik Perawat dalam kategori baik (55,4%) dan tingkat kepuasan pasien dalam kategori tinggi (47,7%). Uji Chi square menunjukkan Ada hubungan komunikasi terapeutik Perawat dengan tingkat kepuasan pasien di Ruang Rawat Inap dengan nilai p value 0,000. Disarankan pada RSUD Teluk Kuantan terutama perawat untuk dapat menerapkan komunikasi terapeutik pada semua pasien yang mendapatkan asuhan keperawatan, dan diharapkan pihak rumah sakit dapat menerapkan SOP khusus tentang pelaksanaan komunikasi terapeutik agar meningkatkan kenyamanan terhadap pasien sendiri, serta meningkatkan kepuasan bagi keluarga pasien.
Edukasi Vaksin Covid 19 Dan Penerapan Protokol Kesehatan Dengan 5M Serta Membagikan Masker, Handsanitizer Di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru Mersi Ekaputri; Jannaim Jannaim; Rahmaniza Rahmaniza; Arya Ramadia
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 3 (2022): Volume 5 No 3 Maret 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i3.5682

Abstract

ABSTRAKIndonesia masih menjadi penyumbang angka penderita Covid 19 yang masih terus meningkat di dunia padahal pemerintah dan seluruh elemen masyarakat telah berupaya mensosialisasikan penerapan protokol kesehatan. Dalam upaya pemutusan penyebaran Covid 19 dinilai masih lemah dan masyarakat pun masih belum sepenuhnya patuh menerapkan protokol kesehatan. Sebagai upaya menanggulangi permasalahan tersebut perlu sosialisasi dan edukasi seputar vaksin Covid 19 dan penerapan protokol kesehatan dengan 5M. Tujuan dari kegiatan ini memberikan informasi dan meningkatkan kesadaran pasien dan keluarga yang berkunjungnke rumah sakit tentang pentingnya vaksin covid 19 dan penerapan protokol kesehatan dengan 5M. Sasaran kegiatan ini adalah pasien dan keluarga pasien yang datang ke RSUD Arifin Achmad Pekanbaru. Metode yang digunakan adalah dengan melakukan presentasi materi, membagikan masker dan handsanitizer. Hasil dari kegiatan ini adalah pasien dan keluarga lebih dari separoh (75%) memahami tentang pentingnya vaksin dan penerapan protokol kesehatan dengan 5M dalam kehiduap sehari hari terutama pada kondisi pandemi covid 19. Kata Kunci : Edukasi, Covid 19, Protokol Kesehatan. ABSTRACT Indonesia is still a contributor to the number of COVID-19 sufferers, which is still increasing in the world, even though the government and all elements of society have tried to socialize the implementation of health protocols. In an effort to stop the spread of Covid-19, it is still considered weak and the community is still not fully compliant with implementing health protocols. As an effort to overcome these problems, it is necessary to socialize and educate about the Covid 19 vaccine and the application of the 5M health protocol. The purpose of this activity is to provide information and increase awareness of patients and families visiting hospitals about the importance of the COVID-19 vaccine and the implementation of health protocols with 5M. The target of this activity is patients and their families who come to Arifin Achmad Hospital Pekanbaru. The method used is by presenting the material, distributing masks and hand sanitizer. The result of this activity is that more than half (75%) of patients and families understand the importance of vaccines and the application of health protocols with 5M in their daily lives, especially during the COVID-19 pandemic. Keywords: Education, Covid 19, Health Protocol.
PENGARUH DISMENORE GYM TERHADAP TINGKAT DISMENORE PADA MAHASISWI KEPERAWATAN FAKULTAS KESEHATAN DAN MIPA BUKITTINGGI Arya Ramadia; Deswita Rozy
Ensiklopedia of Journal Vol 2, No 4 (2020): Vol 2 No 4 Edisi 1 Juli 2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (97.792 KB) | DOI: 10.33559/eoj.v2i4.479

Abstract

Nyeri haid sering dirasakan pada sebagian bahkan seluruh wanita diusia produktif, didapatkan studi pendahuluan pada 20 orang Mahasiswi Keperawatan di Fakultas Kesehatan dan MIPA Bukittinggi merasakan nyeri haid sedang sebanyak 11 orang dan 9 orang mengalami nyeri berat. Nyeri haid bisa dikurangi dengan terapi farmakologi dan non farmakologi. Salah satu terapi dari non farmakologi yaitu Dismenore Gym atau senam Dismenore. Dismenore Gym dilakukan 3 kali dalam seminggu sebelum menstruasi datang, gunanya agar hormon endorphin keluar dan memberikan rasa nyaman saat menstruasi datang tanpa adanya nyeri haid. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Pra Eksperimen dengan rancangan One Group Pre test – Post test, penelitian ini dilaksanakan di Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat, pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik Purposive Sampling, sampel dalam penelitian ini 27 orang. Data diperoleh dengan menggunakan lembar observasi skala nyeri. Berdasarkan uji statistik paired t – test didapatkan Pvalue 0,000 (Pvalue< 0,05), berarti Ha diterima artinya ada Pengaruh yang signifikan antara Dismenore Gym terhadap tingkat Dismenore pada Mahasiswi Keperawatan di Fakultas Kesehatan dan MIPA Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat Bukittinggi. Dismenore Gym dapat direkomendasikan sebagai terapi non farmakologi untuk penatalaksanaan Dismenore.
Effect of Cognitive Therapy and Family Psychoeducation in Stroke Clients with Depression and Disability Arya Ramadia Ramadia; Budi Anna Keliat Keliat; Ice Yulia Wardani Wardani
Jurnal Keperawatan Komprehensif (Comprehensive Nursing Journal) Vol. 7 No. 2 (2021): JURNAL KEPERAWATAN KOMPREHENSIF (COMPREHENSIVE NURSING JOURNAL)
Publisher : STIKep PPNI Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.367 KB) | DOI: 10.33755/jkk.v7i2.222

Abstract

Stroke patients who were take care in the hospital 30-40% in depression condition. This research aim was to determine the effect of cognitive therapy and psycho Education for depression, helplessness, and ability to change negative thoughts for stroke patients. This research design was quasi experimental pre and post test  with control group with a total of sample 87 person with 29 persons  are given cognitive therapy and family psychoeducation therapy, 29 persons are given only cognitive therapy and 29 persons are not given therapy. Analysis by anova test and Pair t-test. The result of research show a decrease in  depression and helplessness condition and increase the ability to change negative thoughts of stroke clients whom received cognitive therapy and family psychoeducation group larger than whom just only receive cognitive therapy and the group without therapy (p value <0,05). There was factor that contribute depression condition of stroke client is age.  Cognitive therapy and Family Psychoeducation are recommended for stroke klien who got depression and helpless to increases the ability to change negative thinking.
Nurse Caring Experience In Providing Nursing Services Among Covid-19 Patients In The Private Hospital Pekanbaru: A Phenomenological Study Mersi Ekaputri; Arya Ramadia; Sumandar Sumandar
Science Midwifery Vol 10 No 1, October (2021): Science Midwifery
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The spread of COVID-19 is still continuing very fast. The COVID-19 outbreak is a global problem that has an impact on various life settings and is a challenge for nurses in providing professional nursing care with the risk of contracting and even becoming a victim of COVID-19. The study aims to explore in depth the caring experiences of nurses in providing nursing services to COVID-19 patients in hospital. The research design is used descriptive phenomenology. Participants were 12 nurse, who were selected by purposive sampling technique. The Data be in the form of in-depth interviews and field notes. Furthermore, it is analyzed verbatim and using Colaizzi's approach. The results of the study found six themes, which is nurse anxiety, support system, professional responsibility, workload, refusal of information by patient and patient's family, risk of infection. The themes that emerge from the results of the study can serve as a reference for health workers, especially in the managerial field in taking policies regarding health services, especially nursing services by COVID-19 nurses in order to produce good and safe nursing services for both patients and nurses as nursing service providers.
Penerapan Health Belief Model pada Masyarakat Pasca Pandemi Covid 19 di Wilayah Kerja Puskesmas Tenayan Raya Kota Pekanbaru Mersi Ekaputri; Arya Ramadia; Sumandar Sumandar
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 11 (2022): Volume 5 No 11 November 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i11.8082

Abstract

ABSTRAK Pandemi covid-19 menjadi wabah penyakit dunia termasuk juga Indonesia yang merupakan penyebaran virus berlangsung secara cepat sehingga membuat pemerintah dan pihak-pihak terkait mengambil langkah dan upaya untuk menghentikan dan mengendalikan penyebaran covid-19 tersebut seperti dilakukannya kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), vaksinasi covid-19. Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan penerapan health belief model (HBM) pada masyarakat pasca pandemi covid 19 di wilayah kerja puskesmas tenayan raya kota pekanbaru, bekerja sama dengan petugas puskesmas dan kader diwilayah kerja puskesmas tenayan raya dengan melibatkan 20 peserta masyarakat. Kegiatan dilakukan dengan megukur terlebih dahulu pengetahuan peserta tentang covid-19 dengan menggunakan kuesioner yang berisi 10 daftar pertanyaan, memberikan masker dan hand sanitizer serta memberikan edukasi per individu dengan menggunakan pendekatan health believe model (HBM) dengan harapan agar bener-bener peserta teridentifikasi kemampuannya dengan baik karena pendekatan individual tersebut. Dari penyebaran kuesioner dapat disimpulkan terdapat perbedaan serta peningkatan hasil tingkat pengetahuan peserta sebelum dan sesudah diberikan edukasi dengan pendekatan HBM dari pengetahuan baik 65% setelah post edukasi menjadi pengetahuan baik 85%. Peningkatan pengetahuan yang terjadi pada masyarakat dapat memberikan dampak yang positif terhadap masyarakat salah satunya adalah peningkatan kepercayaan pada masyarakat sehingg penanganan dan informasi seputar covid-19 dapat diterima dengan baik oleh peserta.Kata Kunci: Edukasi, Health Believe Model, Covid-19 ABSTRACT The COVID-19 pandemic has become a world disease outbreak, including Indonesia, which is the rapid spread of the virus, making the government and related parties take steps and efforts to stop and control the spread of COVID-19, such as the implementation of the Large-Scale Social Restrictions (PSBB) and Adaptation of New Habits (IMR), covid-19 vaccination. This activity aims to implement a health belief model (HBM) in the community after the COVID-19 pandemic in the working area of the Tenayan Raya Public Health Center, Pekanbaru City, in collaboration with Community Health Center officers and cadres in the Tenayan Raya Public Health Center working area by involving 20 community participants. The activity was carried out by first measuring participants' knowledge about COVID-19 by using a questionnaire containing a list of 10 questions, providing masks and hand sanitizers as well as providing individual education using the Health Believe Model (HBM) approach with the hope that the participants' abilities were truly identified by well because of the individual approach. From the distribution of the questionnaires, it can be concluded that there are differences and an increase in the results of the level of knowledge of participants before and after being given education with the HBM approach from 65% good knowledge after post education to 85% good knowledge. Increased knowledge that occurs in the community can have a positive impact on the community, one of which is increasing trust in the community so that the handling and information about COVID-19 can be well received by participants. Keywords : Education, Health Belief Model, Covid-19
Peningkatan Ketahanan Jiwa Melalui Penerapan Adaptasi Kebiasaan Baru pada Mahasiswa Pasca Pandemi Covid-19 Arya Ramadia; Mersi Ekaputri; Sumandar Sumandar
Jurnal Keperawatan Jiwa Vol 10, No 4 (2022): November 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.10.4.2022.907-912

Abstract

COVID-19 yang merupakan penyakit akibat coronavirus ditetapkan sebagai  penyakit pandemic oleh WHO (World Health Organinization) pada tanggal 11 Maret 2020 disebabkan karena  covid-19  menyebar ke berbagai Negara di dunia termasuk indonesia.Proses belajar mengajar yang mengharuskan mahasiswa mengikuti secara luring menimbulkan dampak psikologis seperti gangguan mental emosional, gejala psikotik dan PTSD. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat peningkatan kesehatan jiwa melalui penerapan adaptasi baru pada mahasiswa. Metodologi penelitian yang digunakan yakni Quasi Eksperimen dengan julah sampel sebanyak 40 orang. Hasil penelitian didapatkan peningkatan rata-rata kondisi kesehatan jiwa responden ditandai dengan penurunan nilai rata-rata dimana sebelum diberikan adaptasi kebiasaan baru yakni 1.53 menjadi 1.30. Rata-rata peningkatan kondisi mahasiswa yang mengalami gejala psikotik sebelum diberikan adaptasi kebiasaan baru yakni 1,50 menjadi 1,25 setelah dilakukan adaptasi kebiasaan baru dengan standar deviasi 0,439 dan Rata-rata PTSD sebelum diberikan adaptasi kebiasaan baru yaitu 1,78 menjadi 1,48. Terjadi peningkatan keterampilan adaptasi kebiasaan baru, peningkatan imunitas jiwa rata-rata 13 %. Diharapkan agar mahasiswa dapat menerapkan adaptasi kebiasaan baru agar dapat meningkatkan ketahanan jiwa melalui peningkatan imunitas jiwa.