Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Program Jakarta Open Data Sebagai E-Government Dalam Pelayanan Informasi Publik Humas Pemprov DKI Jakarta Farhan Dewangga; Prasetya Yoga Santoso; Rialdo Rezeky M. L Toruan; Dwi Ajeng Widarini; Eni Kardi Wiyati
Jurnal Cyber PR Vol 2, No 1 (2022)
Publisher : Jurnal Cyber PR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.234 KB)

Abstract

Kebijakan yang dilakukan oleh Pemprov DKI Jakarta dalam pelayanan keterbukaan informasi publik sebagai amanah dari Undang-Undang No. 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Implementasi keterbukaan informasi di Provinsi DKI Jakarta, daerah yang memiliki posisi dan peran yang sangat strategis dalam mengimplementasikan UU Keterbukaan Informasi Publik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana implementasi program Jakarta Open Data oleh Humas Pemprov DKI Jakarta. Dalam penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan paradigma konstruktivisme. Objek penelitian ini adalah bidang Humas Pemprov DKI Jakarta dan Tenaga Ahli Informasi Publik sebagai pelasana program tersebut. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara. Teknik pemeriksaan keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian ini adalah dalam rangka mewujudkan Kota Jakarta menjadi Smart City, maka diciptakanlah portal open data yang menyuguhkan data dari Kota Jakarta secara akuntabel serta transparan dalam rangka meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada pemerintah. Implementasi kebijakan program Jakarta Open Data dapat dilihat dari hasil kerja Humas Pemprov DKI Jakarta yang mampu memberikan informasi secara terbuka tentang program dan kebijakan dari Pemprov DKI Jakarta. 
Akun Instagram @humaskotabekasi Sebagai Sarana Layanan Informasi Publik Pemerintah Kota Bekasi Nadya Meidiana; Rialdo Rezeky Manogari Lumban Toruan; Hamsinah Hamsinah; Rama Adhipoetra
Jurnal Cyber PR Vol 2, No 2 (2022)
Publisher : University of Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (397.825 KB) | DOI: 10.32509/cyberpr.v2i2.2428

Abstract

Humas Pemerintah Kota (pemkot) Bekasi menggunakan instagram sebagai media publikasi informasi. Dengan adanya instagram humas pemkot, seharusnya bisa mempermudah komunikasi antara masyarakat dengan pemerintah. Namun nyatanya, komunikasi yang terjadi tidak seimbang di akun instagram @humaskotabekasi. Penelitian ini memiliki dua tujuan yakni mencari tahu alasan dibalik humas pemkot memilih instagram sebagai media publikasi dan bagaimana humas pemkot mengelola akun instagram @humaskotabekasi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan konsep 4 model public relations. Pendekatan penelitian ini adalah deskriptif analisis, paradigma post positivisme, serta metode studi kasus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Humas Pemerintah Kota Bekasi memilih instagram sebagai media untuk menyebarkan informasi karena banyaknya pengguna aplikasi instagram saat ini, kemudahan dan kecepatan yang ditawarkan oleh aplikasi instagram serta fitur visual pada instagram. Humas Pemerintah Kota Bekasi mengelola instagram dengan menyebarkan press release dan membalas komentar dari masyarakat di kolom komentar instagram. Namun, humas tidak mampu menjawab secara cepat seluruh pertanyaan. Hal ini dikarenakan terdapat pertanyaan yang perlu koordinasi dengan perangkat daerah lain untuk menjawabnya.
Mitos Dibalik Tayangan Iklan Sasa Welcome Back Micin Swag Generation #Generasimicin RR Bramayanti Krismasakti; Retno Tri Rachmawati; Nono Sungkono; Kusnul Arifin; Rialdo Rezeky M.L. Toruan
Hybrid Advertising Journal: Publication for Advertising Studies Vol 1, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (657.952 KB)

Abstract

Periklanan mengalami kemajuan seiring dengan perkembangan teknologi media. Berbagai perusahaan melakukan promosi dengan media sosial salah satunya bumbu masakan Sasa melalui channel Youtube. Iklan digunakan untuk menginformasikan dan meyakinkan orang untuk membeli produk dan layanan yang dijual oleh pengiklan. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab bagaimana konsep Denotasi, Konotasi, dan Mitos yang dihadirkan dalam iklan Sasa: Welcome Back Micin Swag Generation #GenerasiMicin. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif, menggunakan konsep semiotika oleh Roland Barthes. Sehingga dapat membedah makna yang terkandung dalam pesan iklan tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mitos-mitos yang terkandung di balik sebuah teks dan desain tidak bisa berhenti bekerja hanya pada tataran denotasi saja, akan tetapi dideskripsikan lebih detail tentang konsep konotasi yang menjadi sumber terciptanya mitos yang dihasilkan dari konstruksi yang komprehensif hingga lihat kode berupa gambar, sudut pandang dan lainnya di Sasa: Welcome Back Micin Swag Generation #GenerasiMicin. Dampak positif untuk meningkatkan kreativitas dan rasa percaya diri bagi generasi milenial adalah konsep denotasi, konotasi dan mitos yang dihadirkan dalam iklan Sasa: Welcome Back Micin Swag Generation #GenerasiMicin.
FENOMENA SADFISHING PADA HASTAG #PELAKOR DI MEDIA SOSIAL TIKTOK Citra Eka Putri; Radja Erland Hamzah; Rialdo Rezeky Manogori Lumban Toruan
KOMUNIKATA57 Vol 4 No 1 (2023): KOMUNIKATA57
Publisher : FISIP IBI-K57 Prodi Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55122/kom57.v4i1.752

Abstract

Viralnya istilah pelakor (Perebut laki orang) yang ramai menjadi bahan perbincangan media sosial khususnya TikTok di Indonesia, adanya pergeseran nilai privasi yang melahirkan fenomena baru dalam kehidupan sosial antara manusia dengan terpaan penggunaan media sosial, yaitu fenomena sadfishing atau keadaan dimana seseorang mencurahkan masalah kesedihannya di media sosial untuk mendapatkan simpati dan perhatian dari banyak orang yang melihatnya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode studi kasus, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui fenomena sadfishing pada penggunaan hastag pelakor di media sosial TikTok. Adapun hasil dari penelitian menunjukkan konsep sadfishing sendiri menghantarkan dorongan pengguna media sosial untuk memproduksi konten-konten yang memiliki nilai kesedihan yang bertujuan untuk mendapatkan dukungan dan simpati dari pengguna media sosial lainnya. Semakin konten yang diproduksi memiliki nilai privasi yang tinggi maka semakin ramai konten tersebut disukai. Disadari atau tidak fenomena sadfishing ini mampu mengikis kesadaran penggunanya untuk berpikir rasional terhadap ruang privasi.
Partisipasi Guru dan Orang Tua Dalam Menggalakkan Literasi Pada Kalangan Pelajar Rialdo Rezeky Manogari
Jurnal Pustaka Dianmas Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The importance of literacy for students is not just being able to read and write but more than that. Literacy is the ability to use information and knowledge to increase intelligence according to change. One method that is tried to be carried out in response to the findings in research that has occurred a lot in the phenomenon of literacy in Indonesia is to carry out Community Service in the form of discussion and knowledge dissemination entitled "Teacher and Parent Participation in Promoting Literacy Among Students" at SMPN 95 City of North Jakarta. With the aim of increasing participation from various parties, including parents, teachers and non-governmental organizations, this activity was carried out by providing contemporary examples and exposure related to the importance of literacy and community participation. Evaluation of the implementation of activities is carried out by means of socialization / counseling on materials about literacy participation. 
RPTRA SEBAGAI MEDIUM KOMUNIKASI PUBLIK KECAMATAN TANAH ABANG JAKARTA PUSAT DALAM BERINTERAKSI DENGAN WARGA Mukka Pasaribu; Rialdo Rezeky M. L. Toruan; Yuni Retna Dewi
KOMUNIKATA57 Vol. 3 No. 2 (2022): KOMUNIKATA57
Publisher : FISIP IBI-K57 Prodi Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55122/kom57.v3i2.521

Abstract

DKI Jakarta sebagai ibu kota negara memiliki ruang publik yang disebut dengan Ruang Publik Terbuka Ramah Anak (RPTRA). Keberadaan RPTRA diwujudkan sebagai interaksi sosial yang terakomodasi dalam ruang publik sehingga terjadi pembelajaran antara manusia yang satu dengan yang lainnya, komunitas yang satu dengan komunitas yang lain, baik pemerintah dengan masyarakat. Dalam penelitian ini yang menjadi lokasi penelitian ada di Kecamatan Tanah Abang Jakarta Pusat. Tercatat 50 RPTRA di 8 Kecamatan dan 33 Kelurahan yang sudah dibangun oleh Pemprov DKI Jakarta. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan mengeksplorasi bagaimana Kecamatan Tanah Abang Jakarta Pusat memanfaatkan ruang publik sebagai media komunikasi publik. Landasan teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah komunikasi publik dan konsep ruang publik. Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif dengan metode yang digunakan adalah studi kasus serta menggunakan paradigma konstruktivisme. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kecamatan Tanah Abang Jakarta Pusat memanfaatkan RPTRA sebagai medium komunikasi publik dalam berinteraksi dengan warga dengan melibatkan bagian lainnya seperti SPKPD dan peran camat dan lurah.
Pelatihan Hidroponik Berbasis Pekarangan untuk Meningkatkan Pengetahuan dan Efikasi Diri Karang Taruna Desa Cintaratu Azizul Rahman; Galang Ikhwan Aji Sabda; Muchamad Fauzi Djamal; Rialdo Rezeky Manogari Lumban Toruan
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 10 No. 2 (2026): IKRAITH-ABDIMAS Vol 10 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan pekarangan melalui hidroponik berpotensi mendukung ketersediaan sayuran rumah tangga, tetapi penerapannya membutuhkan pengetahuan teknis dan keyakinan untuk memulai serta merawat sistem secara konsisten. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengevaluasi perubahan pengetahuan, efikasi diri penerapan, serta minat dan komitmen anggota Karang Taruna Desa Cintaratu setelah pelatihan hidroponik berbasis pekarangan. Evaluasi menggunakan rancangan satu kelompok pre-test-post-test pada 15 Juli 2026. Terkumpul masing-masing 25 respons pre-test dan post-test; sebanyak 22 pasangan dapat dicocokkan secara meyakinkan berdasarkan kode responden dan digunakan dalam analisis berpasangan. Instrumen terdiri atas 15 pernyataan berskala 1-5 yang dikelompokkan secara konseptual menjadi pengetahuan teknis, efikasi diri penerapan, serta minat dan komitmen tindak lanjut. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, koefisien alpha Cronbach, dan uji Wilcoxon signed-rank. Rerata skor keseluruhan meningkat dari 3,68±0,45 menjadi 4,19±0,54 (p=0,001; korelasi rank-biserial=0,84), dengan 17 dari 22 peserta mengalami peningkatan. Pengetahuan teknis meningkat dari 3,43±0,60 menjadi 4,17±0,52 (p<0,001), sedangkan efikasi diri penerapan meningkat dari 3,56±0,69 menjadi 4,16±0,58 (p=0,002). Minat dan komitmen telah tinggi sebelum pelatihan dan kenaikannya tidak signifikan, yaitu dari 4,04±0,46 menjadi 4,24±0,65 (p=0,116). Peningkatan terbesar terdapat pada pemahaman penanganan masalah hidroponik, cara kerja instalasi sederhana, penyemaian, dan pengelolaan nutrisi. Pelatihan efektif meningkatkan pengetahuan dan efikasi diri jangka pendek, tetapi tindak lanjut berupa kebun percontohan, pendampingan budidaya, dan pengukuran hasil panen diperlukan untuk memastikan perubahan perilaku serta dampak pangan dan ekonomi.