Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

ASTHMA SELF MANAJEMEN EDUCATION TERHADAP PERILAKU PENCEGAHAN KEKAMBUHAN ASTHMA Dwipayanti, Puteri Indah; Siswantoro, Edy
Journals of Ners Community Vol 12 No 2 (2021): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v12i2.1459

Abstract

Asma atau yang lebih populer dengan sebutan sesak nafas telah dikenal luas dimasyarakat. Kekambuhan asma dapat dipicu oleh beberapa faktor seperti lingkungan, makanan, udara dingin dan emosi. Self-management diharapkan dapat meningkatkan dan mempertahankan kualitas hidup agar penderita asma dapat hidup normal tanpa hambatan dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi Asthma Self Manajemen Education terhadap perilaku pencegahan kekambuhan asma di wilayah kerja Puskesmas Sooko Kabupaten Mojokerto Tahun 2019. Penelitian ini menggunakan Quasy Eksperimental dengan rancangan Two Group Pretest-Posttest Design. Populasi penelitian ini sebanyak 34 orang. Teknik sampling adalah simple random sampling. Variabel independen adalah Asthma Self Manajemen Education. Variabel dependen adalah perilaku tentang pencegahan kekambuhan asma. Data dianalisa dengan menggunakan Uji Mann Whitney. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan perilaku kelompok intervensi sebelum implementasikan Asma Self Manajemen Education sebagian besar (82.4%) memiliki perilaku negatif. Pada kelompok intervensi sesudah implementasi Asma Self Manajemen Education sebagian besar (70.6%) memiliki perilaku positif. Hasil analisis menggunakan uji mann whitney diperoleh nilai signifikasi sig. 0.000 artinya ada pengaruh implementasi Asma Self Manajemen Education terhadap perilaku pencegahan kekambuhan asma di Wilayah Kerja Puskesmas Sooko Kabupaten Mojokerto. Kesimpulan penelitian ini yaitu ada pengaruh Asthma Self Manajemen Education terhadap perilaku pencegahan kekambuhan asma di wilayah kerja Puskesmas Sooko Kabupaten Mojokerto. DOI: 10.5281/zenodo.6033272
HUBUNGAN PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL DENGAN KUALITAS TIDUR DAN KONSENTRASI BELAJAR supriani, anik; Indah Safitri, Ella; Siswantoro, Edy; Indrawati, Indrawati
Journals of Ners Community Vol 13 No 1 (2022): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i1.1637

Abstract

Di era globalisasi ini, remaja lebih banyak menghabiskan waktu untuk bermain media sosial, termasuk pada malam hari saat sebelum tidur. Dimana kebiasaan ini akan mengganggu jam tidur mereka dan dapat menyebabkan kualitas tidur mereka menjadi buruk. konten yang ada pada media sosial dapat membuat penggunanya bebas untuk mengakses dan melihat apa pun tanpa batas, sehingga membuat mereka menjadi kecanduan bermain media sosial. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan penggunaan media sosial dengan kualitas tidur dan konsentrasi belajar mahasiswa. Metode yang digunakan adalah deskriptif korelasional idengan pendekatan cross sectional. Responden dalam penelitian ini sebanyak 67 mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan tingkat 2 Stikes Dian Husada Mojokerto. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Pengumpulan data menggunakan  kuesioner kemudian dianalisis dengan Uji Chi Square Test dan regresi Dengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Hasil penelitian sebanyak 59 responden penggunaan media sosialnya tinggi, 54 responden kualitas tidurnya buruk, 52 responden konsentrasi belajarnya buruk. Terdapat hubungan antara penggunaan media sosial dengan kualitas tidur didapatkan  hasil ρ = 0,000 <α = 0,05.Terdapat hubungan antara penggunaan media sosial dengan konsentrasi belajar, dengan hasil ρ = 0,000 <α = 0,05 Dari hasil uji regresi antara tiga variabel (media sosial, kualitas tidur, konsentrasi belajar) didapatkan nilai sig (0,000) <α = 0,05 saling berhubungan. Semakin tinggi penggunaan media sosial akan semakin buruk kualitas tidurnya, dan semakin buruk konsentrasi belajarnya.