Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

The Role of Student Digital Activism in Strengthening Ecological Citizenship and Environmental Health in Indonesia Tarekh Febriana Putra; Agus Setiabudi; Hilman Gufron; Cahaya Juniarti; Syabill Qakfhan Mufthi Dharmawan
Lentera : Jurnal Kajian Bidang Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 1 (2026): Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/lentera.v6i1.4251

Abstract

The escalating environmental crisis requires higher education institutions to foster ecological citizenship through innovative forms of civic participation, including digital activism. However, empirical evidence on how students’ digital activism contributes to ecological citizenship and environmental health remains limited, particularly in vocational education. This study investigates the role of student digital activism in strengthening ecological citizenship and environmental health among polytechnic students in Indonesia. A mixed-methods sequential explanatory design was employed, with this article reporting quantitative descriptive-correlational findings. The study involved 71 students from diverse academic disciplines selected through purposive sampling. Data were collected using a 36-item Likert-scale questionnaire measuring digital activism, ecological citizenship, and environmental health perceptions. Descriptive analysis revealed an overall mean score of 3.467, indicating a moderate-to-high level. Pearson correlation analysis demonstrated a strong positive relationship between digital activism and ecological citizenship (r = .726, p < .001), while regression analysis showed that digital activism explained 52.7% of the variance in ecological citizenship (R² = .527). These findings suggest that meaningful digital activism is an effective pedagogical strategy for cultivating ecological citizenship and promoting environmental awareness. The study recommends integrating digital environmental activism into citizenship education curricula to strengthen civic engagement and sustainability competencies in vocational higher education.
Solidaritas Sosial sebagai Modal Pemberdayaan Warga Negara untuk Ketahanan Pangan melalui Program SOLID-WASTE di Cihideung Leni Anggraeni; Syaifullah Syaifullah; Dwi Iman Muthaqin; Sandey Tantra Paramitha; Tarekh Febriana Putra; Abdul Azis; Pipin Firdaus
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Bina Darma Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bina Darma
Publisher : DRPM-UBD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33557/44397r47

Abstract

Program SOLID‑WASTE dilaksanakan selama 7 bulan dengan melibatkan 40 orang masyarakat Desa Cihideung. Hasil pengukuran parameter solidaritas sosial pada subjek riset menunjukkan kondisi sangat baik dan berkontribusi positif terhadap keberhasilan program. Rincian temuan: partisipasi sosial 81%, respons terhadap krisis 72%, kohesi sosial 83%, kepercayaan 94%, dan stabilitas sosial 80%. Tingginya tingkat kepercayaan dan kohesi memperlancar koordinasi, komunikasi, dan mekanisme distribusi surplus pangan; partisipasi aktif warga mendukung pelaksanaan pelatihan, pemilahan, pengomposan, dan kegiatan berbagi makanan; stabilitas sosial memberi dasar aman untuk kesinambungan kegiatan. Nilai respons terhadap krisis yang relatif lebih rendah menunjuk pada kebutuhan peningkatan kapasitas adaptasi darurat agar program lebih tahan terhadap gangguan. Rekomendasi: memperkuat pelatihan respons krisis, mengintegrasikan mekanisme distribusi berbasis komunitas, dan memperluas partisipasi untuk menjaga keberlanjutan dan skala program.
Literasi Hukum Aplikatif sebagai Penguatan Legalitas Usaha UMKM Desa Cigugurgirang Ita Susanti; Tarekh Febriana Putra; Cahaya Juniarti; Muhammad Syaiful Nurasman; Hazma Hazma; Ajeng Ayu Milanti; Sumiyati Sumiyati; Carolina M. Lasambouw
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Januari - April
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v7i1.8210

Abstract

Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) masih menghadapi tantangan dalam pemenuhan legalitas usaha akibat rendahnya literasi hukum, keterbatasan pemahaman prosedural, serta minimnya pendampingan UMKM yang bersifat aplikatif. Kondisi ini ditemukan pada pelaku UMKM yang masih menjalankan usaha informal di Desa Cigugurgirang, Kabupaten Bandung Barat, sehingga menghambat kesiapan mereka dalam mengelola legalitas usaha secara mandiri. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendukung penguatan legalitas usaha UMKM melalui edukasi literasi hukum aplikatif sebagai bagian dari pemberdayaan ekonomi lokal. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan, meliputi identifikasi kebutuhan mitra melalui diskusi kelompok terfokus dan kuesioner awal, penyusunan materi edukasi berbasis praktik, pelaksanaan edukasi literasi hukum melalui diskusi interaktif, serta pendampingan awal terkait prosedur dasar dan dokumen legalitas usaha. Kegiatan ini melibatkan 17 pelaku UMKM sebagai mitra utama. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai legalitas usaha, jenis dokumen hukum usaha, serta prosedur dasar perizinan usaha. Berdasarkan perbandingan kuesioner pra dan pascakegiatan, tingkat literasi hukum peserta meningkat sekitar 35%. Selain itu, sebagian besar peserta menunjukkan kesiapan awal untuk mulai mengurus legalitas usaha secara bertahap sesuai dengan kapasitas usahanya.Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi literasi hukum aplikatif yang disertai pendampingan UMKM berkontribusi positif dalam memperkuat legalitas usaha serta mendukung pemberdayaan ekonomi lokal di tingkat masyarakat.