Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

DRAMATURGI BAHASA DALAM MEDIA AUDIOVISUAL: MENGUNGKAP IDENTITAS SOSIAL MELALUI PILIHAN BAHASA DALAM FILM PULANG Abror, Muchlas; Muflikhah, Nikmatul; Bere Nahak, Kristofel
Jubindo: Jurnal Ilmu Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10 No 1 (2025): Jubindo: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jbi.v10i1.9246

Abstract

Penelitian ini mengkaji bagaimana bahasa membentuk identitas sosial dalam film Pulang dengan pendekatan teori dramaturgi Erving Goffman. Analisis dilakukan pada dialog tokoh-tokoh untuk memahami dinamika panggung depan (pertunjukan publik) dan belakang panggung (diri otentik). Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik analisis deskriptif. Data dikumpulkan melalui metode dokumentasi dengan teknik pencatatan dari film Pulang yang diunggah di YouTube. Validitas data diperkuat melalui uji kredibilitas dengan pengamatan secara cermat, melakukan triangulasi berdasarkan teori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pilihan bahasa dalam film mencerminkan status sosial dan strategi identitas karakter. Narti dan Djayusman menggunakan Jawa Ngoko dalam interaksi pribadi mereka tetapi beralih ke bahasa Indonesia dalam interaksi formal. Tokoh Bapak memilih bahasa Indonesia formal sebagai strategi manajemen kesan untuk menyamarkan stigma masa lalunya, tetapi sesekali menggunakan bahasa Jawa untuk beradaptasi dengan lingkungan sekitar. Pak KS secara fleksibel beralih kode antara bahasa Indonesia dan Jawa untuk menyeimbangkan otoritas dan kedekatan sosial. Sementara itu, Naila dan Polsuska lebih banyak menggunakan bahasa Indonesia formal untuk menegaskan profesionalisme mereka. Temuan ini menegaskan bahwa bahasa dalam film bukan hanya sarana komunikasi, tetapi juga strategi sosial yang mencerminkan hierarki, stigma, dan integrasi budaya. Pergeseran bahasa dalam interaksi sosial mencerminkan dinamika negosiasi identitas di ruang publik dan pribadi dan menunjukkan bagaimana film mewakili realitas masyarakat multikultural secara otentik, sekaligus membuktikan bahwa manusia memiliki backstage depan dan front stage yang tercermin dari penggunaan bahasa.
Kontribusi Bakat Mekanik dan Motivasi Intrinsik terhadap Capaian Belajar Siswa di Era Revolusi Industri 5.0 Supono, Supono; Matrubi, Matrubi; Abror, Muchlas
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol. 10 No. 2 (2025): May 2025 Edition
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51169/ideguru.v10i2.1873

Abstract

The Industrial Revolution 5.0 era requires Vocational High School (SMK) graduates to have competencies that are in line with the needs of the industry. However, there are still many students who struggle to achieve optimal learning outcomes. This study aims to analyze the contribution of mechanical talent and intrinsic motivation to student learning outcomes in the Motorcycle Engineering and Business Study Program, SMK Negeri 1 Kaligondang. A descriptive quantitative research method was used, with data analysis carried out using SPSS. The respondents consisted of 30 students, with instruments including questionnaires to measure mechanical aptitude and intrinsic motivation, as well as academic tests (pre-test and post-test) to assess learning outcomes. The findings revealed that mechanical talent contributed 4.7%, while intrinsic motivation contributed 4.51% to student learning outcomes. After an instructional intervention that focused on strengthening mechanical talent and intrinsic motivation, the number of students who failed to meet the minimum competency criteria (KKM) decreased from 16 to 4, with an increase in average scores from 65 to 85.74. These results confirm that improving cognitive and affective factors can significantly improve students' understanding of automotive engineering. Therefore, optimized learning strategies are essential for developing students' mechanical talents and intrinsic motivation, ensuring that vocational graduates are better prepared to face the challenges of the workforce.
Kajian Analisis Wacana Kritis Meme Pinjam Dulu Seratus Prespektif Nourman Fairclough Pamungkas, Abdul Choliq Aji; Abror, Muchlas
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.14416

Abstract

Bahasa Selalu Berkembang Secara Dinamis Sesuai Dengan Kebutuhan Dan Kemajuan Zaman. Kemajuan teknologi yang diserai dengan pesatnya kemajuan media sosial sering kali memunculkan bahasa-bahasa baru salah satunya adalah meme. Meme yang baru-baru ini viral diantaranya yaitu Pinjam Dulu Seratus. Dengan demikian apa makna di balik bahasa tersebut dan bagaimana produksinya menjadi latarbelakang pada penelitian ini. Selain itu tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui makna dan bagaimana pernyataan tersebut diproduksi melalui perspektif wacana kritis Nourman Fairclough. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu jenis kualitatif. Analisis data menggunakan metode deksriptif analisis, sementara pemerolahan data menggunakan studi pustaka, menonton tayangan Youtube disertai dengan teknik catat. Hasil temuan pada penelitian ini yaitu bahwa meme Pinjam Dulu Seratusmuncul melalui media sosial dalam bentuk pantun dan awalnya digunakan oleh para remaja untuk menyidir temannya yang sering kali berhutang namun tidak kunjung mengembalikan. Namun seiring dengan viralnya meme tersebut banyak kalanggan masyarakat baik dari artis nasional, artis luar negeri yang datang ke Indonesia bahkan Presiden Republik Indonesia juga turut mendisitribusikan meme tersebut.
Issues of Writing Skills: Case Study of Indonesian Errors by Foreign Speakers from Timor Leste Mayrita, Hastari; Abror, Muchlas
Journal of Languages and Language Teaching Vol. 12 No. 3 (2024): July
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jollt.v12i3.11132

Abstract

There is a pressing need for professional Indonesian language teachers to enhance the learning experience for foreign speakers. This study focuses on examining language errors in BIPA (Indonesian for Foreign Speakers) learners' essay writing, particularly in terms of punctuation placement, sentence structure, word choice, and the factors contributing to these errors. A qualitative method with a case study approach was employed, utilizing data collection techniques such as document analysis and Voice Note (VN) recordings via WhatsApp. The primary data sources included essays from BIPA students in Timor Leste and voice recordings of BIPA teachers in Timor Leste. The study identified several language errors in the students' essays, including improper use of punctuation, incorrect word choice, and ineffective sentence structure. The researchers also uncovered several factors causing these errors: language and cultural gaps, insufficient learning resources and teaching staff, and inadequacies in the curriculum and foreign language learning policies. The implications of the research findings for BIPA learning are significant. To improve learning outcomes, it is essential to make learning resources more engaging and accessible. Additionally, addressing the gap between the targeted curriculum and student needs can be achieved by regularly evaluating and adjusting the language learning curriculum. Providing training to teachers and facilitating educators with a strong background in Indonesian language education are crucial steps to help BIPA students overcome their learning difficulties. These measures will contribute to a more effective and supportive learning environment for BIPA students.
Strategi Pemertahanan Kekuasaan dalam Novel Sekali Peristiwa di Banten Selatan Melalui Perspektif Nioccolo Machiavellei dan Jhon Hobbes Abror, Muchlas; Anggun, Anggun
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 5 (2023): Innovative: Journal of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menggunakan novel Sekali Peristiwa di Banten Selatan Karya Pramoedya Ananta Toer. Novel tersebut menceritakan adanya pemberontakan yang dilakukan oleh Darul Islam (DI) di wilayah Banten Selatan. Hal tersebut merepresentasikan bahwa setiap negara merdeka tidak lantas terbebas dari gaungguan baik dari negara lain maupun pemberontakan yang dilakukan oleh masyarakat suatu negara. Dengan demikian peran penguasa dalam menjaga dan mempertahankan kekuasaan menjadi sangat penting. Untuk menjelaskan hal tersebut digunakan perspektif Jhon Hobbes dan Nioccolo Machiavellei karena keduanya sama-sama menaruh perhatian pada kekuasaan absolut negara. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analisis dengan mendeskripsikan data pada novel kemudian dilanjutkan analisis melalui perspektif kekuasaan. Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk mengetahui bagaimana cara penguasa menjaga kekuasaannya dari gangguan pemberontakan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kekuasaan negara dipertahankan melalui membentuk dominion-dominion pada suatu wilayah kekuasaan, sementara kekuasaan pada dominion dipertahankan melalui pemberian hak-hak warga yang tidak mereka dapatkan dari penguasa sebelumnya.