Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

The Effect of Applying Azolla Liquid Organic Fertilizer in the Growth of Oil Palm Seedlings in Pre-Nursery Hastuti , Pauliz Budi; Wirianata, Herry; Yunita, R; Manto, Agus
AJARCDE (Asian Journal of Applied Research for Community Development and Empowerment) Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Asia Pacific Network for Sustainable Agriculture, Food and Energy (SAFE-Network)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29165/ajarcde.v8i1.369

Abstract

The development and replanting of smallholder oil palm is rapid and massive; its success from the beginning is determined, among others, by sufficient quantities of seeds with good quality. Nutrient management is the highest priority in nurseries, and along with strengthening the application of sustainability principles in the palm oil industry, alternative sources of nutrients other than inorganic fertilizers are needed. This study aimed to determine the right concentration of Azolla liquid organic fertilizer to increase the growth of oil palm seedlings in pre-nursery. The study was a single factor arranged in a completely randomized design. The studied treatment of POC Azolla concentrations of 100, 85, 75, 65, 55, 45, 35, 25, 15%, plus compost treatment of Azolla solids, NPKMg (15-15-6-4) and urea with 8 repetitions. Required seedlings (9+3) x 8 = 96 polybags. The results showed that applying Azolla POC concentration of 15-35% and solid Azolla compost provided the growth of oil palm seedlings in the pre-nursery, which tended to be better than inorganic fertilizers. POC in this concentration range also results in a better seedling root system, thus potentially increasing the adaptability of oil palm seedlings after being transplanted on permanent land
Penyimpangan Iklim ENSO dan IOD di Kalimantan Tengah Serta Kaitannya dengan Produksi Kelapa Sawit Fadhil, Dary As’ad; Wirianata, Herry; Hermantoro, Hermantoro
Jurnal Keteknikan Pertanian Vol. 12 No. 1 (2024): Jurnal Keteknikan Pertanian
Publisher : PERTETA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19028/jtep.012.1.93-101

Abstract

Kelapa sawit merupakan tanaman perkebunan yang membutuhkan curah hujan yang merata sepanjang tahun. Curah hujan diIndonesia memiliki 3 pola yaitu pola monsoonal, equatorial dan lokal. PT. Harapan Hibrida Kalbar Sungai Bila Estate merupakan wilayah kajian penelitian ini memiliki pola curah hujan equatorial. Curah hujan dapat menyimpang dari pola kondisi iklim pada umumnya karena adanya variabilitas iklim El Nino Southern Oscillation dan Indian Ocean Dipole. Hasil koefisien korelasi pearson antara curah hujan musim Juni Juli Agustus dan September Oktober November dengan indeks El Nino Southern Oscillation sebesar -0,78** dan -0,64*. El Nino Southern Oscillation Memiliki hubungan yang kuat dan terbalik dengan curah hujan diwilayah kajian saat musim kemarau dengan nilai signifikan pada selang kepercayaan 0,01 ( Juni, Juli, Agustus) dan 0,05 (September, Oktober, November) Hasil koefisien korelasi pearson antara curah hujan musim Juni Juli Agustus dan September Oktober November dengan indeks Indian Ocean Dipole sebesar -0,4 dan -0,5. Pengaruh El Nino Southern Oscillation lebih kuat dibandingkan dengan Indian Ocean Dipole di wilayah kajian. Fase El Nino (lanina) menyebabkan curah hujan diwilayah kajian menjadi lebih rendah (tinggi) dari kondisi normal, sehingga terjadi kemarau Panjang (Kemarau basah). Produksi kelapa sawit pada jenis tanah Sandy Loam lebih fluktuatif dan lebih rentan saat terjadi kemarau panjang dibandingkan jenis tanah clay. Produksi kelapa sawit lebih dipengaruhi oleh jumlah hari hujan dibandingkan jumlah akumulasi curah hujan dalam setahun.