p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ners
Robby Kayame
Universitas Cenderawasih

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Implementasi Integrasi Layanan Primer Pada Penjaringan Kasus Tuberkulosis di Puskesmas Enarotali Kabupaten Paniai Papua Tengah Otniel Mote; Robby Kayame; Semuel Piter Irab; Yacob Ruru; Arius Togodly; Agus Zainuri
Jurnal Ners Vol. 10 No. 4 (2026): OKTOBER 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i4.58950

Abstract

Tuberkulosis (TBC) masih menjadi masalah kesehatan utama di Indonesia dengan tingginya angka kasus dan kematian. Pemerintah mengembangkan kebijakan Integrasi Layanan Primer (ILP) untuk memperkuat pelayanan kesehatan primer melalui penemuan kasus aktif, skrining berbasis komunitas, dan kolaborasi lintas program. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi ILP dalam penjaringan kasus TBC di Puskesmas Enarotali, Kabupaten Paniai, Papua Tengah berdasarkan teori implementasi kebijakan George C. Edwards III. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan 12 informan yang terdiri dari unsur Dinas Kesehatan, tenaga kesehatan, kader, tokoh masyarakat, dan masyarakat. Data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi, kemudian dianalisis secara interaktif. Hasil penelitian menghasilkan empat tema utama yaitu komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Komunikasi program telah dilakukan melalui sosialisasi dan koordinasi lintas program, namun terkendala akses wilayah dan rendahnya pemahaman masyarakat. Sumber daya masih terbatas pada tenaga kesehatan, sarana, logistik, dan anggaran. Disposisi menunjukkan adanya komitmen positif tenaga kesehatan dan pemerintah daerah. Struktur birokrasi serta koordinasi lintas sektor telah berjalan, meskipun belum optimal akibat keterbatasan sumber daya dan akses pelayanan. Simpulan: Implementasi ILP dalam penjaringan kasus TBC di Puskesmas Enarotali telah berjalan namun belum optimal.
Evaluasi Ketepatan Waktu dan Kelengkapan Laporan Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons (SKDR) pada Unit Pelapor di Provinsi Papua Tengah Tahun 2025 Lambert Daniel Antoh; Dolfinus Yufu Bouway; Robby Kayame; Sarce Makaba; Arius Togodly; Yacob Ruru
Jurnal Ners Vol. 10 No. 4 (2026): OKTOBER 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i4.63162

Abstract

Ketepatan waktu dan kelengkapan laporan merupakan indikator penting dalam menilai kinerja Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons (SKDR). Di Provinsi Papua Tengah, capaian kedua indikator masih di bawah target nasional sehingga berpotensi menghambat deteksi dini Kejadian Luar Biasa (KLB) dan respons kesehatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi pelaksanaan ketepatan waktu dan kelengkapan laporan SKDR pada unit pelapor di Provinsi Papua Tengah Tahun 2025. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Informan dipilih secara purposive, meliputi pengelola SKDR tingkat provinsi, kabupaten/kota, dan unit pelapor. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan telaah dokumen, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Keabsahan data diperkuat melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan pelaporan SKDR belum optimal. Faktor yang memengaruhi meliputi kompetensi petugas, beban kerja, sarana, jaringan internet, supervisi, monitoring, koordinasi, komunikasi, dan dukungan pimpinan. Perbaikan memerlukan peningkatan kapasitas, penguatan supervisi, koordinasi, sarana, dan komitmen pimpinan.