Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

OPTIMALISASI MANAJEMEN PEMELIHARAAN KAMBING PERANAKAN ETAWA (PE) RAS KALIGESING UNTUK MENUNJANG PRODUKSI TERNAK PERAH DI DESA MERTAK TOMBOK KECAMATAN PRAYA Ica Ayu wandira; Muhammad Dohi; I Nyoman Sadia; Ine Karni; Rina Andriati; Luluk Lailatun Nurjanah
Jurnal Pepadu Vol 7 No 2 (2026): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v7i2.10848

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada bulan Agustus 2025 di Desa Mertak Tombok, Kecamatan Praya, Nusa Tenggara Barat, dengan sasaran 30 orang peternak kambing Peranakan Etawah (PE) ras Kaligesing. Kegiatan difokuskan pada penguatan kapasitas peternak melalui diskusi mendalam mengenai manajemen pemeliharaan, manajemen pemberian pakan, dan manajemen perkandangan yang baik dan benar untuk mendukung pengembangan usaha ternak perah. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui identifikasi kebutuhan lapang, penyampaian materi teknis, diskusi dua arah, dan pendalaman permasalahan yang dihadapi peternak dalam praktik sehari-hari. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengikuti seluruh rangkaian dengan antusias dan aktif menyampaikan persoalan terkait ketersediaan hijauan, formulasi pakan, kebersihan kandang, serta tata laksana pemeliharaan yang berpengaruh pada kesehatan dan performa produksi. Hasil diskusi menghasilkan pemahaman bahwa produksi ternak perah pada kambing PE ras Kaligesing tidak hanya ditentukan oleh kualitas genetik, tetapi dipengaruhi pula oleh pakan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi, kandang yang nyaman dan higienis, serta manajemen pemeliharaan yang baik. Kegiatan ini berkontribusi dalam memperkuat orientasi usaha peternak menuju sistem pemeliharaan yang lebih produktif, efisien, dan berkelanjutan.
Pemberdayaan Pemuda Desa Sandubaya Lombok Barat Melalui Penerapan Konsep Circular Agriculture Pengolahan Limbah Peternakan Berbasis Bioaktivator Zaid al Gifari; ikhwan Firhamsah; M. Ashari; Rina Andriati; Khairil Anwar; Ryan Aryadin Putra; Luluk Lailatun Nurjanah; Rezki Amalyadi; Ine Karni; Ica Ayu Wandira; I Gede Nano Septian
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 9 No 3 (2026): Juli-September 2026
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v9i3.16296

Abstract

The conversion of livestock waste into organic fertilizer represents a key strategy for implementing circular economy principles in rural areas by simultaneously mitigating the risk of environmental pollution and promoting the self-reliance of farmers and livestock producers. This community engagement program aimed to enhance the knowledge and technical skills of youth and students in Sandubaya Village, West Lombok Regency, in processing cattle and goat manure into compost. The program employed a Participatory Action Research (PAR) approach consisting of several stages, including focus group discussions (FGDs), outreach and educational activities, and hands-on training in compost production using bioactivators, namely EM4 and molasses. The main materials used consisted of 50 kg of cattle manure, 25 kg of goat manure, 20 kg of rice husks as a carbon-rich material, 1 L of molasses, and 100 mL of EM4 as a microbial bioactivator. The quality of the resulting compost was evaluated based on its physical characteristics. The results showed that the compost achieved complete fermentation within 14 days, as indicated by its dark brown to blackish color, characteristic earthy odor, and crumbly texture. This community engagement program demonstrates that the utilization of locally available livestock waste through an integrated bioactivator-based composting approach is an efficient strategy for supporting the regeneration of young farmer-technopreneurs and enhancing the sustainability of rural agroecosystems in West Nusa Tenggara (NTB), Indonesia.