Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PKM Edukasi Kewargaan Damai melalui Penguatan Literasi Digital dan Literasi Kebangsaan di SMK Telkom Makassar Andi Aco Agus; M. Yunasri Ridhoh; Randiawan Randiawan; Amirullah Amirullah; Ilham Samudra Sanur
Humanis Vol 25, No. 1, (2026) : Januari-Juni
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/humanis.v25i1.86705

Abstract

The development of digital technology has significantly transformed communication patterns, social interactions, and the way young people access information. On the one hand, these developments provide great opportunities to improve knowledge access and civic participation. On the other hand, the rapid flow of information also creates challenges such as the spread of hoaxes, hate speech, intolerance, and low digital ethics among students. This condition highlights the importance of strengthening digital literacy alongside national literacy so that students can become critical, responsible citizens oriented toward peaceful values. This Community Service Program was conducted at SMK Telkom Makassar with the aim of improving students’ understanding of digital literacy, national literacy, and peaceful citizenship. The implementation methods included socialization, training, participatory discussions, case simulations, and mentoring sessions. The results showed an increase in participants’ understanding of wise digital media use, the importance of maintaining unity in digital spaces, and the ability to respond to differences peacefully and tolerantly. The program also encouraged students to become agents of change in creating a healthy school environment and social media culture. Therefore, this community service activity contributed positively to building democratic, inclusive, and peace-oriented digital citizenship character.
P5 HAM sebagai Instrumen Transformasi Sosial: Strategi Membangun Kesadaran HAM di Masyarakat Randiawan Randiawan; Winda Nurul Annisa; Zulaikha Tri Astuti; Arisnawawi Arisnawawi
Humanis Vol 25, No. 1, (2026) : Januari-Juni
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/humanis.v25i1.82667

Abstract

Penguatan kesadaran Hak Asasi Manusia (HAM) di tingkat masyarakat merupakan prasyarat penting dalam mewujudkan kehidupan sosial yang adil, demokratis, dan berkeadaban. Namun, dalam praktiknya, nilai-nilai HAM masih kerap dipahami secara normatif dan belum terinternalisasi dalam kehidupan sehari-hari masyarakat. Artikel pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis strategi membangun budaya sadar HAM di masyarakat melalui implementasi P5 HAM sebagai instrumen transformasi sosial. Kegiatan pengabdian dilaksanakan di Kelurahan Takkalasi, Kecamatan Balusu, Kabupaten Barru dengan menggunakan metode partisipatif-edukatif yang melibatkan masyarakat secara aktif dalam proses pembelajaran, dialog, dan refleksi sosial. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman, kesadaran kritis, dan partisipasi masyarakat terhadap nilai-nilai HAM, khususnya dalam aspek penghormatan, perlindungan, pemenuhan, pemajuan, dan penegakan HAM. Implementasi P5 HAM terbukti mampu menjembatani nilai universal HAM dengan konteks sosial-budaya lokal melalui pendekatan dialogis dan kolaboratif. Kesimpulan dari kegiatan ini menegaskan bahwa pembangunan budaya sadar HAM merupakan proses jangka panjang yang memerlukan strategi edukatif, partisipatif, serta integrasi nilai HAM dengan kearifan lokal dan nilai Pancasila agar tercipta praktik HAM yang berkelanjutan di masyarakat.