Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Peningkatan Kompetensi Guru dalam Mengajarkan Konten Pembelajaran kepada Anak dengan Hambatan Intelektual Zudeta, Effran; Marsyah, Ulfy; Annisa; Khori Ulni, Elvira; Imanniyah , Anggawati; Despalantri, Elda
JPPKh Lectura: Jurnal Pengabdian Pendidikan Khusus Vol. 3 No. 1 (2025): JPPKh Lectura: Jurnal Pengabdian Pendidikan Khusus
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/nnw4e918

Abstract

Anak dengan hambatan intelektual memerlukan pendekatan pembelajaran yang spesifik, adaptif, dan sesuai dengan karakteristik kognitifnya. Guru Sekolah Luar Biasa memiliki peran sentral dalam memastikan pembelajaran berjalan efektif, namun kenyataannya masih banyak guru yang belum memahami secara mendalam strategi pembelajaran yang tepat untuk anak dengan hambatan intelektual. Keterbatasan ini berdampak pada rendahnya efektivitas pembelajaran dan kurang optimalnya perkembangan potensi peserta didik. Berdasarkan permasalahan tersebut, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan tujuan meningkatkan kompetensi guru SLB dalam merancang dan menyampaikan konten pembelajaran yang kontekstual dan adaptif. Melalui pelatihan dan pendampingan, guru didorong untuk memahami karakteristik peserta didik secara lebih mendalam serta mampu mengembangkan materi ajar yang sesuai dengan kebutuhan individual anak. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran di SLB dan mendorong terwujudnya pendidikan yang inklusif dan berkeadilan. Dengan peningkatan kompetensi guru, tantangan dalam mengajar anak dengan hambatan intelektual dapat diatasi secara lebih efektif. Hasil Dari pelaksanaan kegiatan pengabdian adalah terjadi peningkatan keterampilan peserta. Hal ini tergambar dari peningkatan persentase keterampilan peserta setelah mengikuti kegiatan dari persentase 40.40%menjadi 76,90%. Peningkatan ini menunjukkan bahwa Pelatihan efektif.
LAYANAN KONSULTASI PERMASALAHAN BELAJAR PADA ANAK USIA SEKOLAH DASAR DI ACARA CAR FREE DAY KOTA PADANG Imanniyah, Anggawati; Elda Despalantri; Ulfy Marsyah; Effran Zudeta; Annisa
JURNAL ABDI MERCUSUAR Vol. 4 No. 2 (2024): JURNAL ABDI MERCUSUAR
Publisher : LPPM Universitas MERCUBAKTIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36984/jam.v4i2.556

Abstract

Permasalahan belajar yang terjadi pada anak-anak usia sekolah merupakan permasalahan yang sering dikhawatirkan oleh orang tua, kekhawatiran orangtua terhadap minat belajar anak yang semakin turun, layanan konsultasi menjadi salah satu solusi dalam memberikan pendampingan dan intervensi yang tepat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan layanan konsultasi bagi orang tua dalam mengidentifikasi serta menangani kesulitan belajar anak.
PEMBERDAYAAN ORANGTUA MELALUI EDUKASI DALAM MENGATASI PERMASALAHAN KETERLAMBATAN BICARA PADA ANAK USIA DINI Imanniyah, Anggawati; Elda Despalantri; Ulfy Marsyah; Effran Zudeta; Annisa
JURNAL ABDI MERCUSUAR Vol. 5 No. 1 (2025): JURNAL ABDI MERCUSUAR
Publisher : LPPM Universitas MERCUBAKTIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36984/jam.v5i1.627

Abstract

Latar Belakang: Pendidikan anak usia dini merupakan salah satu bentuk penyelenggaraan pendidikan yang menitikberatkan pada peletakan dasar ke arah pertumbuhan dan perkembangan sesuai dengan keunikan dan tahap-tahap perkembangan sesuai kelompok usia yang dilalui oleh anak. Keterlambatan berbicara merupakan masalah yang sering terjadi pada anak-anak usia 2-5 tahun. Edukasi terhadap orangtua merupakan salah satu cara yang baik untuk menalaah dalam mengatasi permasalahan yang terjadi pada anak apabila perkembangan komunikasinya tidak sesuai dengan perkembangan pada umumnya. Sehingga dapat memperbaiki masalah-masalah perkembangan yang ada dan mengantisipasi secara preventif. Metode: Metode yang digunakan dalam kegiatan ini terdiri dari 4 (empat) tahapan, yaitu: perencanaan, tindakan, observasi dan evaluasi, dan refleksi dalam memberikan layanan konsultasi bagi orangtua di PAUD Al Fathan Kecamatan Nanggalo Kota Padang terkait permasalahan yang terjadi pada anak dan pemberian pemberdayaan orangtua melalui edukasi dalam mengatasi keterlambatan berbicara pada anak usia dini. Hasil: Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kegiatan pemberdayaan melalui edukasi memberikan dampak positif untuk orangtua agar lebih memahami permasalahan keterlambatan bicara pada anak dan mampu menerapkan strategi pendekatan yaitu penedekatan humanistik (yang dilakukan oleh orangtua kea nak. Pemberdayaan melalui edukasi juga meningkatkan pemahaman dan keterampilan orang tua dalam mengatasi keterlambatan berbicara anak usia dini. Ke depannya, layanan ini diharapkan dapat diperluas dengan pendampingan jangka panjang guna memastikan efektivitas intervensi yang diberikan.
Pengembangan teknologi asistif aplikasi “I WANT…” untuk anak hambatan intelektual Zudeta, Effran; Annisa; Marsyah, Ulfy; Khori Ulni, Elvira
Literal: Disability Studies Journal Vol. 3 No. 01 (2025): April 2025
Publisher : Piramida Akademi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62385/literal.v3i01.183

Abstract

The high-tech Android-based application titled “I WANT..” as an assistive technology is expected to help children with intellectual disabilities convey their wishes to teachers and families, while evaluating its effectiveness in improving nonverbal communication and reducing the frequency of tantrums. This study utilized ADDIE model to develop the application. The application is designed using an approach that involves teachers, parents, and a student with intellectual disabillity (MA) in every stage of the design. The application displays daily activity icons (eating, drinking, studying, etc.) which when selected produce sound output. The “IWANT..” application is expected to be effective as a high-tech assistive technology in improving communication and reducing tantrum behavior in students with intellectual disabilities. This Android technology design can be expected to be used as a model for similar interventions in other special needs populations.
Pengetahuan dan Sikap Siswa Sekolah Inklusi tehadap Anak Berkebutuhan Khusus Zudeta, Effran; Khori Ulni, Elvira; Imanniyah, Anggawati; Marsyah, Ulfy; Despalantri, Elda; Annisa, Annisa
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.20432

Abstract

Pendidikan inklusif merupakan pendekatan yang menjamin hak setiap individu, termasuk anak berkebutuhan khusus (ABK), untuk memperoleh akses dan partisipasi penuh dalam lingkungan pendidikan. Implementasi pendidikan inklusif tidak hanya ditentukan oleh kebijakan dan sarana fisik, melainkan juga oleh kesiapan seluruh warga sekolah, khususnya siswa non-disabilitas. Penelitian bertujuan memperoleh informasi mengenai pengetahuan dan sikap siswa non-disabilitas terhadap ABK. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui angket yang diberikan kepada 98 siswa dari sekolah inklusi. Hasil Analisis sebanyak 21,9% siswa baru mengetahui jenis disabilitas hambatan pendengaran, 75,5% siswa nginan berteman dengan siswa disabilitas, 35,7% siswa beranggapan bahwa disabilitas hanya dapat belajar di sekolah khusus, dan 82,7% siswa tidak memiliki anggota keluarga dengan kebutuhan khusus. Informasi mengenai siswa disabilitas paling banyak diperoleh dari lingkungan sekitar (42,9%). Pengetahuan siswa non-disabilitas terhadap ABK masih tergolong rendah, meskipun sikap mereka cenderung positif. Perlu dilakukan upaya peningkatan wawasan siswa agar tercipta lingkungan sekolah yang lebih inklusif dan suportif.
STUNTING DAN RISIKO ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS: URGENSI PSIKOEDUKASI BAGI ORANG TUA Ulfy Marsyah; Effran Zudeta; Annisa; Mitayani; Anggawati Imanniyah; Elda Despalantri
JURNAL ABDI MERCUSUAR Vol 5 No 2 (2025): JURNAL ABDI MERCUSUAR
Publisher : LPPM Universitas MERCUBAKTIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36984/rkdcwx54

Abstract

Latar Belakang: Stunting merupakan masalah kesehatan masyarakat serius di Indonesia yang tidak hanya menghambat pertumbuhan fisik anak, tetapi juga berdampak jangka panjang pada perkembangan otak dan meningkatkan risiko disabilitas. Kekurangan gizi pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan dapat mengganggu proses mielinisasi dan pembentukan struktur otak yang berperan dalam fungsi kognitif dan perilaku. Namun, pemahaman orang tua tentang keterkaitan stunting dengan gangguan neurodevelopment masih terbatas. Kesenjangan pengetahuan ini berpotensi melemahkan upaya pencegahan dan menyebabkan keterlambatan deteksi dini gangguan perkembangan. Tujuan kegiatan menekankan pentingnya program psikoedukasi terstruktur bagi orang tua untuk meningkatkan pemahaman holistik serta memperkuat peran keluarga dalam pencegahan stunting dan optimalisasi tumbuh kembang anak Metode Pengabdian terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan dilaksanakan di Puskesmas Kanagarian Lareh Sago Halaban 25 Februari 2025 dengan sasaran 30 peserta ibu yang memiliki balita dan anak usia sekolah. Pelaksanaan dilakukan melalui ceramah interaktif berbantuan media visual dalam dua sesi, yaitu sosialisasi hubungan stunting dengan risiko Anak Berkebutuhan Khusus dan strategi optimalisasi perkembangan anak serta manajemen sikap orang tua. Metode diskusi dan tanya jawab digunakan untuk memperdalam pemahaman peserta, didukung dengan pemberian mini book psikoedukasi. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta, ditandai kenaikan rerata nilai dari 40 pada pre-test menjadi 83,33 pada post-test.
Aplikasi Digital Berbasis Artificial Intelligence untuk Latihan Bicara Siswa Cerebral Palsy Annisa Annisa; Nur Anifah Lubis; Nurul Annisa; Novia Biliara
Jurnal Pendidikan Kebutuhan Khusus Vol. 10 No. 1 (2026): JPKK
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jpkk.v10i1.1403

Abstract

Cerebral Palsy (CP) is a non-progressive motor disorder frequently accompanied by cognitive, visual, and speech impairments, which often result in communication barriers and difficulties in verbal learning. This study aims to design an artificial intelligence (AI)-based speech training application to support children with CP in improving their verbal communication skills. The research employed a Research and Development (R&D) approach, consisting of needs analysis, interface design, and integration of visual, audio, text, camera, and AI components to provide automated pronunciation feedback. The outcome of this study is a prototype design of an application featuring a simple interface, large buttons, and child-friendly navigation. The AI system is designed to deliver immediate feedback on pronunciation errors, thereby enhancing interactivity, motivation, and learner independence. The findings are expected to contribute to the development of inclusive digital learning media and the application of AI in speech therapy, ultimately expanding communication access and learning opportunities for children with special needs, particularly those with Cerebral Palsy.
Pengembangan Buku Panduan Perawatan Anak Berbasis Homecare untuk Anak Hambatan Intelektual : Uji Kelayakan dan Efektivitas Effran Zudeta; Alex Contesa; Annisa Annisa; Oxa Taqwa Ovbitra; Viona Rahmadani; Aura Gladysha Martono; M. Wahyu Ramadhan
Jurnal Pendidikan Kebutuhan Khusus Vol. 10 No. 1 (2026): JPKK
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jpkk.v10i1.1444

Abstract

Penelitian bertujuan mengembangkan buku panduan perawatan berbasis homecare untuk anak hambatan intelektual yang layak dan efektif untuk digunakan, sebagai respons terhadap urgensi lemahnya dukungan sistematis bagi keluarga, khususnya orang tua dalam menjalankan peran perawatan sehari-hari di rumah. Metode Peneltian Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE, yang melibatkan orang tuaanak hambatan intelektual sebagai subjek. Proses pengembangan mencakup validasi oleh ahli materi dan ahli media, serta uji coba lapangan yang terdiri atas tahap awal (3 orang tua) dan tahap utama (12 orang tua). Efektivitas panduan diukur melalui perbandingan skor pre-test dan post-test, dengan analisis data deskriptif kuantitatif yang disajikan dalam grafik dan tabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku panduan yang dihasilkan dinyatakan sangat layak, dengan penilaian dari ahli materi (3,69), ahli media (3,54), guru (3,65), serta orang tua pada uji coba awal (3,32) dan uji utama (3,38) yang seluruhnya berada dalam kategori "baik". Lebih lanjut, uji efektivitas membuktikan adanya peningkatan sebesar 49% pada pemahaman atau kemampuan orang tua setelah menggunakan panduan ini. Keterbaruan terletak pada pendekatan integratif yang menggabungkan berbagai aspek perawatan kehidupan sehari-hari anak dengan hambatan intelektual ke dalam satu panduan yang komprehensif, serta penggunaan model homecare sebagai strategi pemberdayaan keluarga untuk mendukung pengasuhan jangka panjang secara mandiri dirumah.
Transformasi Pengetahuan Orang Tua Melalui Psikoedukasi: Studi Eksperimen pada Keluarga Anak Berkebutuhan Khusus Ulfy Marsyah; Annisa Annisa; Ulfa Suryani; Nur Anifah Lubis; Emilia Pelangi Putri; Fanni Azzahra; Khalda Salsabila Rahmah
Jurnal Pendidikan Kebutuhan Khusus Vol. 10 No. 1 (2026): JPKK
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jpkk.v10i1.1508

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of psychoeducation in improving the knowledge of parents of children with special needs at SLBS Tiji. The research employed a quantitative approach with a quasi-experimental pretest-posttest control group design. Subjects consisted of 30 parents, divided into an experimental group (n=15) and a control group (n=15). The experimental group participated in a structured psychoeducation intervention over three days, while the control group did not. Data were collected using a knowledge questionnaire administered before (pre-test) and after (post-test) the intervention. The results of an independent sample t-test analysis showed a highly significant difference in improvement (p = 0.000) between the experimental group (gain score +30.34) and the control group (+2.33). The average knowledge score of the experimental group increased from 52.33 to 82.67. This study proves that a structured psychoeducation program is effective in significantly transforming parents' knowledge about children with special needs. The outputs of the research are a validated psychoeducation module and a scientific article published in a national journal. These findings provide an empirical basis for developing sustainable parent mentoring programs in special schools.
Development of an anthropometry-based ergonomic automatic bike design for children with cerebral palsy Nilma Zola; Annisa Annisa; Dally Rahman
Journal of Educational and Learning Studies Vol 9, No 1 (2026): Journal of Educational and Learning Studies
Publisher : Global Econedu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32698/03252

Abstract

This study aimed to develop an anthropometry-based ergonomic Automatic Bike design tailored to user characteristics. The study employed a Design and Development Research (DDR) approach. The participants consisted of three wheelchair-using children with cerebral palsy at the Rumah Gadang Cerebral Palsy Foundation in Padang, Indonesia. Data were collected through observation, interviews, documentation, anthropometric measurements, and expert validation. Anthropometric data were used as the basis for determining the dimensions and configuration of the Automatic Bike design. The results produced an ergonomic Automatic Bike design with the following specifications: 90 cm overall height, 40 cm width, 50 cm length, 90 cm hand-pedal height, 25 cm foot-pedal height adjustable up to 50 cm, and a 65 cm distance between hand and foot pedals. Expert validation results showed an average score of 2.88 from the engineering expert and 2.70 from the special education expert on a 3-point scale. The overall validation score was 2.79, categorized as highly feasible. These findings indicate that the ergonomic Automatic Bike design meets the requirements of safety, comfort, and suitability for children with cerebral palsy and is appropriate for further prototype development