Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Effect of Fermentation Time of Kombucha Tea on Its Hypoglycaemic Activity in Rats Nur A. Setiani; Rika L. Anggriani; Anggi Restiasari
Pharmacology and Clinical Pharmacy Research Vol 4, No 1
Publisher : Universitas Padjadjaran, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.409 KB) | DOI: 10.15416/pcpr.v4i1.21384

Abstract

Diabetes mellitus is a chronic metabolic disorder characterized by hyperglycaemia. Functional food, such as kombucha tea, is widely used as complementary treatment for type 2 diabetes mellitus.  Kombucha tea is made through fermentation process of green or black tea using a microbial kombucha consortium (Acetobacter xylinum and several types of yeast). The aim of this study was to evaluate the effect of fermentation time of kombucha tea on its hypoglycaemic activity in rats. The green tea (Camellia sinensis) was fermented with kombucha consortium for 8, 14, and 21 days. Evaluation of hypoglycaemic activity was conducted using glucose tolerance test method. First, fasting blood glucose levels in rats were measured after 16 hours fasting.  Hyperglycaemic condition was induced by administering glucose 2 g/0.2 kg body weight. Blood glucose levels were measured again after 30 minutes. Subsequently, 5.5 ml of kombucha tea in various fermentation time was orally administered. Blood glucose levels were measured at 30, 60, 90, 120, 150 and 180 minutes after kombucha tea administration. The results revealed the average reduction of blood glucose were 18.16%, 33.64%, and 19.88% by kombucha tea fermented for 8, 14, and 21 days, respectively. In conclusion, kombucha tea fermented for 14 days is potential to be developed as a hypoglycaemic agent. Keywords: fermentation time, glucose level, hypoglycaemia, kombucha tea
PEMANFAATAN AIR KELAPA DAN LIMBAH KECAP SEBAGAI SUBSTRAT DALAM PRODUKSI PIGMEN KAROTENOID Seno Aulia Ardiansyah; Nur Asni Setiani; Anggi - Restiasari; Landiyani - Putri; Eka - Noviana
JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI FARMASI INDONESIA Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (496.489 KB) | DOI: 10.58327/jstfi.v8i1.99

Abstract

Abstrak Antioksidan dapat ditemukan di alam atau dibuat secara sintetik. Salah satu antioksidan alami adalah karotenoid. Neurospohora sitophila biasa disebut sebagai jamur yang berasal dari oncom banyak mengandung karotenoid. Limbah atau ampas kecap merupakan limbah yang masih banyak mengandung protein yang tinggi. Air kelapa dapat digunakan sebagai substrat dalam fermentasi karotenoid. Penelitian ini bertujuan memanfaatkan air kelapa dan limbah kecap sebagai substart serta menentukan pengaruh penambahan kofaktor logam dalam produksi pigmen karotenoid. Neurospora sitophila diisolasi dari oncom merah, diinokulasi pada media PDA (Potato Dextrose Agar) dan diinkubasi selama 5 hari pada suhu ruangan. Suspensi spora dihasilkan dari proses inkubasi Neurospora sitophila. Limbah kecap dan air kelapa sebagai substrat ditambahkan dengan konsentrasi 10%, 15%, 20% dan 25% v/v. Selain itu ditambahkan ion logam Mg2+sebagai trace element untuk meningkatkan aktivitas enzim dan meningkatkan produksi karotenoid dalam media PDA. Dilakukan analisis pigmen karotenoid dengan menggunakan Spektrofotometer UV-Vis pada panjang gelombang 450 nm dengan standar beta karoten.. Hasil penelitian menunjukkan penambahan ion logam Mg dengan substrat limbah kecap menghasilkan karotenoid sebesar 6,485 gram sedangkan penambahan ion logam Mg dengan substrat air kelapa dapat menghasilkan karotenoid sebesar 10,022 gram. Kata kunci : Neurospora sitophila, air kelapa, limbah kecap, substrat, ion logam Mg2+ ,  Spektrofotometer Uv-Vis Abstract Antioxidants can be found in nature or made synthetically. One of nature antioxidants is carotenoids. Neurospora sitophila also known as oncom molds that contains carotenoids. Dregs of soy sauce is soy-based waste and still has a high protein content. Coconut water can be used as a substrate in carotenoid fermentation. Neurospora sitophila isolated from red oncom to increase amount of production in PDA (Potato Dextrose Agar) media and incubated for 5 days at room temperature. Spore suspension created from results incubation of Neurospora sitophila. Make dregs of soy sauce substrate  and coconut water as substrates with concentration on 10%, 15%, 20% and 25% v/v. Conducted substrate dregs of soy sauce and coconut water testing with metal ions addition Mg2+ as trace element to improve enzyme activity and increase amount of carotenoid production on PDA media. The result of carotenoid is checked for absorbance using UV-Vis Spectrophotometer at 450 nm and compared with standard beta-carotene. The results showed that metal ions Mg2+ addition on substrate dregs of soy sauce can increase carotenoids production 6,485 grams and metal ions Mg2+ 6 addition on substrate coconut water can increase carotenoids production 10,022 grams. Keywords : Neurospora sitophila, coconut water, dregs of soy-sauce, substrates,  metal ions, UV-Vis Spectrophotometer
UJI AKTIVITAS PENURUNAN INDEKS OBESITAS DARI EKSTRAK ETANOL BIJI KOPI HIJAU ROBUSTA (Coffea canephora) TERHADAP TIKUS PUTIH JANTAN GALUR WISTAR Seno Aulia Ardiansyah; Anggi - Restiasari; Ditta Restiany Noer Utami
JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI FARMASI INDONESIA Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.21 KB) | DOI: 10.58327/jstfi.v8i2.112

Abstract

Obesitas merupakan salah satu permasalahan yang berada di masyarakat. Konsumsi biji kopi hijau robusta (Coffea canephora) merupakan salah satu alternatif yang digunakan untuk menurunkan berat badan. Biji kopi hijau jenis robusta yang mengandung senyawa metabolit sekunder  berupa asam klorogenat yang termasuk kelompok senyawa fenol dan mempunyai efek menurunkan indeks obesitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penurunan indeks obesitas terhadap tikus putih jantan galur wistar yang diberikan ekstrak etanol biji kopi hijau robusta selama 24 hari terhadap tikus model obesitas yang diinduksi dengan makanan diet tinggi lemak selama 50 hari. Ekstraksi biji kopi hijau robusta dengan metode maserasi selama 3x24 jam menggunakan pelarut etanol 96%. Kelompok perlakuan terdiri dari kelompok negatif diberikan CMC 1%, kelompok kontrol positif diberikan orlistat 30 mg/kg BB, kelompok dosis ekstrak etanol biji kopi hijau robusta diantaranya dosis 200 mg/kg BB, 400 mg/kg BB, 600 mg/kg BB. Ekstrak etanol biji kopi hijau robusta pada dosis 200 mg/kg BB, 400 mg/kg BB, dan 600 mg/kg BB memiliki efektivitas sebagai penurun berat badan dengan nilai persentase sebesar 8,11%, 12,32%, dan 10,79%. Dosis 200 mg/kg BB, 400 mg/kg BB dan 600 mg/kg BB dapat menurunkan nilai index lee sebagai parameter index obesitas dengan nilai persentase penurunan sebesar 2,94%, 3,88% dan 3,78%. Berdasarkan analisis statistik dengan ANOVA pada penurunan berat badan menunjukkan nilai signifikansi (P<0,05) terdapat pada dosis 400 mg/kg BB dan 600 mg/kg BB.Kata kunci : Obesitas, biji kopi hijau robusta, asam klorogenat, penurunan berat badan, index lee.
GAMBARAN HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU SEBAGAI FAKTOR RISIKO KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KECAMATAN BATUNUNGGAL KOTA BANDUNG Fathurrahman, Muhammad Hilmi; Pebriani, Ai Tika; Restiasari, Anggi
JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI FARMASI INDONESIA Vol 13, No 1 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58327/jstfi.v13i1.235

Abstract

Stunting merupakan kondisi dimana keadaan gizi pada seorang balita terganggu seperti halnya memiliki tinggi badan yang kurang atau tidak normal jika dibandingkan dengan umur balita pada saat itu. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana hubungan pengetahuan dan sikap ibu dengan kejadian stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas yang berada di Kecamatan Batununggal Kota Bandung, dengan metode yang digunakan yakni metode cross sectional. Populasi pada penelitian ini yaitu ibu yang mempunyai balita di wilayah kerja Puskesmas di Kecamatan Batununggal Kota Bandung dengan teknik pengambilan sampel Proporsional Random Sampling. Berdasarkan hasil dari rumus Slovin didapat jumlah sampel sebanyak 305 responden yang selanjutnya dilakukan analisis bivariat menggunakan Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu dengan kejadian stunting dan sikap ibu dengan kejadian stunting, karena masih terdapat ibu yang memiliki pengetahuan rendah dan belum dipastikannya bahwa seorang ibu melakukan sikap yang baik di kehidupan sehari-harinya sehingga hal tersebut menjadi penyebab terjadinya stunting di wilayah tersebut. Kemudian didapat nilai p-value antara pengetahuan dengan kejadian stunting sebesar 0,785 (p>0,05) dan nilai p-value antara sikap dengan kejadian stunting sebesar 0,13 (p>0,05).
Gambaran Tingkat Pengetahuan Masyarakat Dalam Pemanfaatan Daun Sukun Pada Penyakit Degenerative di Kecamatan Cinunuk, Cileunyi Kabupaten Bandung. Riasari, Hesti; Fitriansyah, Sani Nurlaela; Wibowo, Diki Prayugo; Hasanah, Siti Uswatun; Wirasutisna, Komar Ruslan; Restiasari, Anggi
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v5i1.337

Abstract

Health is a very important aspect in human life. Degenerative diseases are a serious challenge faced by modern society. Community service aims to describe the level of knowledge of the community in Cinunuk District, Cileunyi, Bandung Regency, as well as analyzing the extent to which breadfruit leaves are used in efforts to prevent and treat degenerative diseases. This community service was carried out on October 26 2023 at the Sebaguna Building, Cinunuk Cileunyi District, Bandung Regency in collaboration with Medina Farma Pharmacy. A total of 78 people took part in counseling activities related to degenerative diseases, plants used as herbal medicines, healthy lifestyles to prevent degenerative diseases, workshops on making breadfruit leaf tea products, health checks such as blood pressure, instant blood sugar, total cholesterol levels, accompanied by health counseling and distribution of pamphlets, 45 of them filled out the questionnaire online using g-form. The results of respondents before the counseling and workshop were 45.89%, indicating that the level of knowledge of respondents was very poor, after the counseling and workshop on making herbal tea preparations there was an increase in the knowledge of the people of Cinunuk District by 81 .48% with a high category of respondents' knowledge regarding degenerative diseases, plants that can be used as herbal medicine, the use of breadfruit leaves and their processing in the form of herbal tea preparations which makes it easier for people to consume them in traditional treatment efforts as preventive and curative.