Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pengaruh Kompensasi Motivasi Dan Stres Kerja Terhadap Turnover Karyawan Di Cv. Kayu Sejahtera April, Muhammad; Yumni , Firda Aufa
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6431

Abstract

Penelitian ini dilakukan pada CV. Kayu Sejahtera Kabupaten Kampar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Kompensasi (X1), Motivasi (X2), dan Stres Kerja (X3) terhadap Turnover Karyawan (Y) baik secara parsial maupun secara simultan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan CV. Kayu Sejahtera yang berjumlah sebanyak 60 orang. Karena jumlah populasi kurang dari 100 orang, maka teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampel jenuh, yaitu seluruh populasi dijadikan sampel. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Metode analisis data yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan regresi linier berganda, dan pengolahan data dilakukan menggunakan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial variabel Kompensasi, Motivasi, dan Stres Kerja berpengaruh signifikan terhadap Turnover Karyawan. Secara simultan, ketiga variabel tersebut juga berpengaruh signifikan terhadap Turnover Karyawan di CV. Kayu Sejahtera Kabupaten Kampar. Nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,829, yang berarti bahwa 82.9% variabel Turnover Karyawan dapat dijelaskan oleh variabel Kompensasi, Motivasi, dan Stres Kerja, sedangkan sisanya sebesar 17.1% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini.
Pengaruh Keselamatan & Kesehatan Kerja (K3) Dan Disiplin Kerja Terhadap Produktivitas Karyawan Bagian Produksi Pt. Serikat Putra Kabupaten Pelalawan April, Muhammad; Suqron, Eqi Rizki
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.6542

Abstract

Penelitian ini dilakukan pada PT. Serikat Putra Kabupaten Pelalawan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) (X1), Disiplin Kerja (X2) Produktivitas Karyawan (Y) pada PT. Serikat Putra Kabupaten Pelalawan, baik secara parsial maupun secara simultan. Adapun populasi dalam penelitian ini keseluruhan karyawan bagian produksi PT. Serikat Putra Kabupaten Pelalawan yang berjumlah sebanyak 133 karyawan. Sedangkan sampel dalam penelitian ini sebanyak 100 orang ditentukan menggunakan rumus slovin dengan tiingkat kesalahan (eror) 5%. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Metode analisis data dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan uji regresi linier berganda dan data dianalisis dengan menggunakan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Disiplin Kerja, berpengaruh terhadap Produktivitas Karyawan baik secara parsial maupun secara simultan. Hasil koefisien determinasi sebesar 0,753, hal ini menunjukkan bahwa variabel Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Disiplin Kerja, secara keseluruhan memberikan pengaruh sebesar 75,3 % terhadap kinerja karyawan sedangkan sisanya sebesar 24,7% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini
The Development of Modern Islamic Law In The Lembaga Bahtsul Masa'il Nahdlatul Ulama Efendi, Zulfan; Saiin, Asrizal; April, Muhammad; Rizki, Muh.
Journal of Nahdlatul Ulama Studies Vol. 3 No. 1 (2022): Journal of Nahdlatul Ulama Studies
Publisher : Lakpesdam PCNU Kota Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35672/jnus.v3i1.48-64

Abstract

Nahdlatul Ulama is a major Islamic organization in Indonesia. In deciding a law, Nahdlatul Ulama has a forum called the Lembaga Bahtsul Masa'il (LBM). This paper examines the developments in the determination of Islamic law by the Lembaga Bahtsul Masa'il. The method used is a qualitative research method with a normative approach. While the data sources used are secondary data sources with data processing and analysis in five stages, namely editing, grouping, verification, analysis, and drawing conclusions. The results obtained are that the Lembaga Bahtsul Masa'il in establishing a law is always developing. As a forum for determining NU's Islamic law, the Lembaga Bahtsul Masa'il not only always discusses fiqh issues, but also discusses other issues outside of fiqh, namely modern issues regarding state policies and legislation that are in direct contact with the interests and welfare of the community, such as the issue of protection of religious communities through laws; Implementation of Religious Education in Schools (Improved PP No. 55 of 2007); Organizing cheap and quality regional head elections; Natural Resources (SDA) for the welfare of the people; Shortening the waiting period for prospective pilgrims and managing Hajj finances; Protection of Indonesian Migrant Workers and Marriage Registration for Indonesian Muslim Migrant Workers abroad; and Improving the management of BPJS Kesehatan.
POTENSI HILIRISASI KELAPA SEBAGAI STRATEGI PENINGKATAN EKONOMI DAERAH: STUDI KASUS KABUPATEN INDRAGIRI HILIR Alkadafi, Muammar; Reagen, Reagen; Ermansyah, Ermansyah; April, Muhammad
Selodang Mayang: Jurnal Ilmiah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Vol. 11 No. 3 (2025): Jurnal Selodang Mayang
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47521/selodangmayang.v11i3.491

Abstract

Indragiri Hilir Regency in Riau Province is widely known as the “World’s Coconut Estate,” with more than 400,000 hectares of coconut plantations. However, the sector’s contribution to the regional economy remains limited, as most coconut products are sold in raw form. This study aims to analyze the potential of coconut downstreaming, identify its constraints, and formulate relevant development strategies for regional economic growth. The research employs a descriptive qualitative approach supported by secondary quantitative data, in-depth interviews, and SWOT analysis. The findings indicate that the main challenges include the low productivity of smallholder coconut trees, limited processing technology, weak farmer institutions, and the dominance of middlemen in the supply chain. Nevertheless, significant opportunities arise from the global trend of green products, increasing international demand for coconut-based products, and national downstreaming policies. The proposed strategies include coconut tree rejuvenation, development of small and medium-scale downstream industries, strengthening farmer cooperatives, and expanding access to export markets. The novelty of this study lies in offering a SWOT-based strategic model of coconut downstreaming that highlights farmer institutions as the key driver for strengthening the local value chain. Kabupaten Indragiri Hilir di Provinsi Riau dikenal sebagai “Hamparan Kelapa Dunia” dengan luas perkebunan kelapa lebih dari 400 ribu hektar. Namun, kontribusi sektor ini terhadap perekonomian daerah masih rendah karena produk kelapa mayoritas dijual dalam bentuk mentah. Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi hilirisasi kelapa, mengidentifikasi kendala yang dihadapi, serta merumuskan strategi pengembangan yang relevan bagi pembangunan ekonomi daerah. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan dukungan data kuantitatif sekunder, wawancara mendalam, dan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kendala utama adalah rendahnya produktivitas pohon kelapa rakyat, keterbatasan teknologi pengolahan, lemahnya kelembagaan petani, dan dominasi tengkulak dalam rantai distribusi. Namun, peluang besar terbuka melalui tren global produk hijau, permintaan internasional terhadap produk berbasis kelapa, serta dukungan kebijakan hilirisasi nasional. Strategi yang disarankan meliputi peremajaan tanaman kelapa, pengembangan industri hilir berbasis UMKM, penguatan kelembagaan koperasi petani, serta perluasan akses pasar ekspor. Penelitian ini memberikan kebaruan berupa model strategi hilirisasi kelapa berbasis analisis SWOT yang menempatkan kelembagaan petani sebagai pusat penguatan rantai nilai lokal.