Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Kesehatan Mulut pada Ibu Hamil Dengan Anemia Harniati, Etny Dyah; Turdinawati , Yanuarita
JURNAL INOVASI DAN PENGABDIAN MASYARAKAT INDONESIA Vol 3 No 1 (2024): Januari
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jipmi.v3i1.169

Abstract

Latar Belakang: Anemia ditandai dengan menurunnya kadar hemoglobin dalam membawa oksigen ke seluruh jaringan tubuh. Anemia dapat menjadi penyebab periodontitis destruktif, selama kehamilan hormon ibu hamil akan menjadi tidak stabil dan mungkin menunjukkan manifestasi di rongga mulut, sehingga selain kondisi anemia, kesehatan mulut pada ibu hamil juga penting untuk diperhatikan. Tujuan: melakukan pemeriksaan kesehatan mulut ibu hamil dan intervensinya. Metode: Kegiatan pengabdian ini dilakukan secara observasi dengan memeriksa ibu hamil untuk mendapatkan gambaran kondisi kesehatan, baik kesehatan umum maupun kesehatan gigi dan mulut dari ibu hamil tersebut. Kegiatan dilakukan di Kelurahan Sendangmulyo, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang. Pada akhir kegiatan juga dilakukan evaluasi dengan cara memberikan post- test untuk menguji pemahaman terhadap edukasi yang telah disampaikan. Hasil: Pemeriksaan pada subyek menunjukkan adanya kondisi gingivitis ringan yang terjadi pada ketiga subyek. Kondisi ini terjadi dikarenakan beberapa subyek mengalami kondisi mual dan muntah pada kehamilannya dan kontrol plak yang terkadang tidak dilakukan dengan baik. Evaluasi terhadap intervensi yang dilakukan melalui penilaian pretest dan posttest menunjukkan edukasi yang dilakukan dapat diterima dengan baik oleh subyek, terlihat pada nilai posttest yang semakin meningkat. Kesimpulan: Penyakit gingivitis dapat berkembang menjadi periodontitis dan berhubungan dengan kondisi anemia. Ibu hamil yang memiliki anemia dan gingivitis memiliki dampak terhadap perkembangan janin hingga resiko bayi lahir dengan berat badan rendah. Kata kunci: anemia, hamil, kesehatan mulut _____________________________________________________________________________________ Abstract Background: Anemia is characterized by decreased levels of hemoglobin in carrying oxygen throughout the body's tissues. Anemia can be a cause of destructive periodontitis, during pregnancy, pregnant women's hormones will become unstable and may show manifestations in the oral cavity, so apart from anemia, oral health in pregnant women is also important to pay attention to.  Objective: To carry out oral health examinations of pregnant women and interventions. Method: This community service activity is carried out on an observational basis by examining pregnant women to get an overview of their health conditions, both general health and dental and oral health of these pregnant women. The activity was carried out in Sendangmulyo Village, Tembalang District, Semarang City. At the end of the activity, an evaluation was also carried out by giving a post-test to test understanding of the education that had been delivered. Results: Examination of the subjects showed mild gingivitis in all three subjects. This condition occurs because some subjects experienced nausea and vomiting during their pregnancy and plaque control was sometimes not carried out properly. Evaluation of interventions carried out through pretest and post-test assessments showed that the education carried out was well received by the subjects, as seen in the increasing post-test scores. Conclusion: Gingivitis can develop into periodontitis and is associated with anemia. Pregnant women who have anemia and gingivitis have an impact on fetal development so that a risk of babies being born with low weight. Keywords: anemia, pregnancy, oral health
Pemeriksaan Fisik dan Penyuluhan Hipertensi pada Keluarga di Kelurahan Sendangmulyo Harniati, Etny Dyah; Retno Kusniati; Dwi Windu Kinanti Arti; Hayyu Failasufa; Eli Sahiroh
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 14 No 1 (2024): Juli 2024
Publisher : LPPM UNINUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/jpkm.v14i1.3013

Abstract

Latar belakang: Hipertensi menjadi masalah kesehatan utama di beberapa negara. Diperkirakan sekitar 80% kenaikan kasus hipertensi terutama di negara berkembang dari tahun 2000 sampai 2025. Sebagai salah satu faktor risiko penyakit degenerative hipertensi dicegah lebih dini agar hipertensi tidak menyebabkan permasalahan baru. Metode: Pelaksanaan penyuluhan dilakukan dengan metode ceramah serta dengan penyebaran media poster dilanjutkan dengan evaluasi kegiatan melalui pre test dan pos test yang dilakukan pada keluarga Hasil: Dari hasil pemeriksaan fisik menunjukan bahwa sasaran memiliki tenakanan darah diatas batas normal atau hipertensi, selain itu ada peningkatan pengetahuan setelah intervensi berupa penyuluhan hipertensi. Kesimpulan: Hasil penyuluhan hipertensi yang telah dilakukan dapat meningkatkan pengetahuan tentang hipertensi. Hasil dari pemeriksaan fisik dapat menjadi rujukan serta pemicu agar sasaran selalu mengontrol dan mejaga kesehatannya.
PELATIHAN TERAPIS GIGI DAN MULUT TENTANG PENDOKUMENTASIAN PELAYANAN ASUHAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT: DENTAL AND ORAL THERAPIST TRAINING ABOUT DOCUMENTATION OF DENTAL AND ORAL HEALTH CARE SERVICES rizqi, Muhammad Rizqi Fauzi Islami; Rahayu, Siti; Gadafi Puteri, Aisyiah; Grisella, Angeli; Sufiah EL Amin, Adeleandra; Santoso, Bedjo; Dyah Harniati, Etny; Pijiati, Arifah
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v5i1.1971

Abstract

Latar belakang : Pendokumentasian pelayanan asuhan kesehatan gigi dan mulut merupakan aspek krusial dalam praktik kesehatan yang berfungsi sebagai jaminan mutu pelayanan berbasis keselamatan pasien serta memiliki kekuatan hukum. Namun, masih banyak Terapis Gigi dan Mulut yang kurang memahami pentingnya dokumentasi yang sistematis dan sesuai standar, sehingga dapat berdampak pada kualitas layanan yang diberikan. Oleh karena itu, pelatihan mengenai pendokumentasian pelayanan asuhan kesehatan gigi dan mulut diperlukan untuk meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan dalam melakukan pencatatan yang akurat dan sesuai regulasi. Metode pelaksanaan:  Metode dalam pelatihan ini meliputi ceramah dan sesi tanya jawab, yang bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam kepada peserta mengenai pentingnya dokumentasi dalam pelayanan kesehatan gigi dan mulut. Materi yang disampaikan mencakup konsep dasar pendokumentasian, manfaat dokumentasi yang baik, serta aspek legal dalam rekam medis. Hasil: penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan peserta setelah mengikuti pelatihan, yang ditunjukkan dengan nilai p-value sebesar 0,001. Tidak ditemukan penurunan nilai pengetahuan peserta (negative rank = 0), sementara seluruh peserta mengalami peningkatan pemahaman (positive rank = 8). Hal ini membuktikan bahwa pelatihan ini efektif dalam meningkatkan kesadaran dan keterampilan terapis dalam mencatat setiap tahap pelayanan kesehatan gigi secara sistematis dan sesuai standar yang berlaku. Kesimpulan: Pelatihan pendokumentasian pelayanan asuhan kesehatan gigi dan mulut terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan Terapis Gigi dan Mulut. Dengan adanya peningkatan ini, diharapkan kualitas layanan kesehatan gigi dan mulut dapat lebih terjamin, risiko kesalahan medis berkurang, serta kepatuhan terhadap aspek hukum dalam pendokumentasian semakin meningkat.
Pemeriksaan Fisik dan Penyuluhan Hipertensi pada Keluarga di Kelurahan Sendangmulyo Harniati, Etny Dyah; Retno Kusniati; Dwi Windu Kinanti Arti; Hayyu Failasufa; Eli Sahiroh
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 14 No 1 (2024): Juli 2024
Publisher : LPPM UNINUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/jpkm.v14i1.3013

Abstract

Latar belakang: Hipertensi menjadi masalah kesehatan utama di beberapa negara. Diperkirakan sekitar 80% kenaikan kasus hipertensi terutama di negara berkembang dari tahun 2000 sampai 2025. Sebagai salah satu faktor risiko penyakit degenerative hipertensi dicegah lebih dini agar hipertensi tidak menyebabkan permasalahan baru. Metode: Pelaksanaan penyuluhan dilakukan dengan metode ceramah serta dengan penyebaran media poster dilanjutkan dengan evaluasi kegiatan melalui pre test dan pos test yang dilakukan pada keluarga Hasil: Dari hasil pemeriksaan fisik menunjukan bahwa sasaran memiliki tenakanan darah diatas batas normal atau hipertensi, selain itu ada peningkatan pengetahuan setelah intervensi berupa penyuluhan hipertensi. Kesimpulan: Hasil penyuluhan hipertensi yang telah dilakukan dapat meningkatkan pengetahuan tentang hipertensi. Hasil dari pemeriksaan fisik dapat menjadi rujukan serta pemicu agar sasaran selalu mengontrol dan mejaga kesehatannya.
Edukasi Pencegahan Infeksi Menular Seksual Di Rongga Mulut Arti, Dwi Windu Kinanti; Kusniati, Retno; Harniati, Etny Dyah; Sahiroh, Eli
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Spesial Issue
Publisher : LPPM UNINUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Infeksi menular seksual (IMS) merupakan infeksi yang dapat ditularkan melalui hubungan seksual. Hubungan seksual tidak sehat yang dapat menyebabkan infeksi menular seksual salah satunya dapat malalui oral atau yang biasa disebut seks oral. Seks oral mengacu pada aktivitas seksual yang melibatkan rangsangan pada alat kelamin dengan menggunakan mulut, lidah, gigi atau tenggorokan. 14% hingga 50% remaja pernah melakukan seks oral sebelum pertama kali melakukan hubungan seksual. Data menunjukkan bahwa lebih banyak remaja yang melakukan seks oral dibandingkan seks vagina. Remaja perlu diberikan edukasi mengenai pencegahan infeksi menular seksual di rongga mulut. Metode: Pelaksanaan kegiatan secara efektif dibagi menjadi beberapa tahap yaitu identifikasi penyebab masalah, penentuan prioritas masalah, menetapkan alternatif pemecahan masalah, penentuan prioritas alternatif pemecahan masalah, serta pelaksanaan program pengabdian. Hasil: Hasil uji Wilcoxon menunjukkan adanya perbedaan pengetahuan sebelum dan sesudah penyuluhan p-value = 0,000. Penyuluhan dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan remaja tentang pencegahan infeksi menular seksual di rongga mulut.. Kesimpulan: Pelatihan dapat memberikan informasi kepada siswa tentang pencegahan infeksi menular seksual di rongga mulut. Setelah pemberian edukasi, siswa memiliki pengetahuan dan diharapkan takut untuk melakukan free sex dan menjaga kesehatan seksualnya.Kata kunci: Edukasi, Infeksi, Rongga Mulut
Pemberian Edukasi Kesehatan Mengenai Obesitas pada Keluarga di Kelurahan Sendangmulyo Semarang Arimbi; Arti, Dwi Windu Kinanti; Kuniati, Retno; Failasufa, Hayyu; Harniati, Etny Dyah
JURNAL INOVASI DAN PENGABDIAN MASYARAKAT INDONESIA Vol 3 No 3 (2024): Juli
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jipmi.v3i3.356

Abstract

Latar belakang: Obesitas terjadi akibat dari penimbunan lemak berlebihan dan sekarang telah mejadi masalah global yang berdampak pada dua miliar penduduk dunia. Obesitas sebagian besar dapat dicegah, memahami faktor penentu dan faktor risiko obesitas. Tujuan: Untuk menigkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan faktor risiko dan sosial determinan obesitas. Metode: Kegiatan dilakukan dalam tiga tahap yaitu memberikan intervensi, melakukan evaluasi terhadap hasil intervensi dan melakukan umpan balik, serat yang terakhir pembuatan laporan. Hasil: Dari hasil pemeriksaan fisik menunjukan bahwa 6 orang mengalami obesitas., selain itu ada peningkatan pengetahuan setelah intervensi berupa edukasi obesitas. Rata-rata peningkatan pengetahuan sebanyak 28,9 setelah diberikan edukasi. Kesimpulan: Pengetahuan kesehatan mengenai obesitas meningkat setelah mendapatkan edukasi. Kata kunci: edukasi, pengetahuan, obesitas _____________________________________________________________________ Abstract Background: Obesity occurs as a result of excessive fat accumulation and has now become a global problem that affects two billion of the world's population. Obesity is largely preventable, understanding the determinants and risk factors for obesity. Objective: To increase public knowledge regarding prevention of risk factors and social determinants of obesity. Method: Activities are carried out in three stages, namely providing intervention, evaluating the results of the intervention and providing feedback, and finally making a report. Result: The results of the physical examination showed that 6 people were obese. Apart from that, there was an increase in knowledge after intervention in the form of obesity education. The average increase in knowledge was 28.9 after being given education. Conclusion: Health knowledge about obesity increases after receiving education.  Keywords: education, knowledge, obesity
PENINGKATAN PEMAHAMAN STUNTING DAN KESEHATAN GIGI MULUT PADA IBU HAMIL Etny Dyah Harniati; Ageng Wicaksono; Yanuarita Tursinawati
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 7, No 1 (2025): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v7i1.2862

Abstract

Kesehatan ibu hamil mempengaruhi kondisi kesehatan bayi, termasuk risiko stunting atau kondisi gagal tumbuh akibat kekurangan gizi kronis. Salah satu faktor yang mempengaruhi stunting adalah kesehatan gigi dan mulut ibu selama kehamilan. Peningkatan pengetahuan dan pemahaman tentang stunting dan kesehatan gigi mulut dapat ditingkatkan melalui upaya promotif seperti penyuluhan. Penyuluhan mengenai stunting dan kesehatan gigi mulut bagi ibu hamil di Desa Tlahap, Temanggung, bertujuan meningkatkan pemahaman tentang pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut ibu selama kehamilan guna mencegah stunting pada anak. Metode penyuluhan mencakup ceramah, demonstrasi perawatan, pemberian buku saku, dan sesi tanya jawab. Hasil penyuluhan menunjukkan peningkatan pengetahuan ibu hamil tentang kesehatan gigi mulut dan risiko stunting. Edukasi yang berkelanjutan bagi ibu hamil di komunitas terbukti efektif dalam upaya preventif mencegah stunting.
Pengaruh Produk Minuman Kemasan Asam Jawa (Tamarindus Indica) Terhadap Kekerasan Permukaan Resin Komposit Nanohibrid Zain, Haura Hafizhah; Harniati, Etny Dyah
Jurnal Material Kedokteran Gigi Vol 12 No 1 (2023): JMKG Vol 12 No 1 Maret 2023
Publisher : Ikatan Peminat Ilmu Material dan Alat Kedokteran Gigi (IPAMAGI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32793/jmkg.v12i1.594

Abstract

Composite resin is a frequently used material due to its superior physical and mechanical properties. Nanohybrid composite resin is a newer type of composite resin that incorporates nanotechnology fillers. Surface hardness is a crucial property of composite resin, as it is directly affected by saliva, food, and beverages. This study aimed to determine the effect of packaged tamarind (Tamarindus indica) beverages on the surface hardness of composite resin. This research design was a post-test with control group. Samples were made using a mold with a diameter of 15 mm and a thickness of 2 mm (n=32). Resin komposit yang digunakan adalah Filtek Z50xt shade A3. The samples were divided into 4 groups, distilled water (group I), tamarind drink 2% (group II), 6% (group III), and 15% (group IV), then soaked for 14 minutes in an incubator at 37°C. The samples were tested for surface hardness using a Vickers Hardness Tester. The data analysis used was One Way ANOVA. The average surface hardness value for group I (87.65 ± 7.47 VHN), class II (84.73 ± 3.81 VHN), class III (83.95 ± 4.79 VHN), and class IV (81.85 ± 4.04 VHN). The results of the data analysis showed normal and homogeneous (p>0.05), but the significance value of the parametric test was p=0.194 (p<0.05). Conclusion The nanohybrid composite resin experienced a decrease in hardness after being immersed in tamarind beverage packaging products but this was not significant.
Pengaruh Produk Minuman Kemasan Asam Jawa (Tamarindus Indica) Terhadap Kekerasan Permukaan Resin Komposit Nanohibrid Haura hafizhah Zain; Etny Dyah Harniati
Jurnal Material Kedokteran Gigi Vol. 12 No. 1 (2023): JMKG Vol 12 No 1 Maret 2023
Publisher : Ikatan Peminat Ilmu Material dan Alat Kedokteran Gigi (IPAMAGI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32793/jmkg.v12i1.594

Abstract

Resin komposit adalah bahan material yang sering digunakan karena memiliki keunggulan di sifat fisik dan sifat mekanik. Resin komposit nanohibrid adalah jenis resin komposit terbaru yang memiliki bahan pengisi berteknologi nano. Sifat resin komposit yang berperan penting adalah kekerasan permukaan karena dipengaruhi oleh saliva, makanan dan minuman secara langsung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh produk minuman kemasan asam jawa (Tamarindus indica) terhadap kekerasan permukaan resin komposit. Rancangan penelitian ini adalah post test with control group. Sampel dibuat dengan menggunakan cetakan berdiameter 15mm tebal 2mm (n=32). Resin komposit yang digunakan adalah Filtek Z50xt shade A3. Sampel dibagi menjadi 4 kelompok, aquadest (kelompok I), minuman asam jawa 2% (kelompok II), 6% (kelompok III), dan 15% (kelompok IV), kemudian direndam selama 14 menit dalam inkubator bersuhu 37°C. Sampel diuji kekerasan permukaan menggunakan Vickers Hardness Tester. Analisis data yang digunakan adalah One Way ANOVA. Nilai rerata kekerasan permukaan kelompok I (87,65±7,47 VHN), kel. II (84,73±3,81 VHN), kel.III (83,95±4,79 VHN), dan kel.IV (81,85±4,04 VHN). Hasil analisis data menunjukkan normal dan homogen (p>0,05), tetapi nilai signifikasi uji parametrik p= 0,194 (p<0,05). Kesimpulan Resin komposit nanohibrid mengalami penurunan kekerasan setelah direndam dalam produk minuman kemasan asam jawa tetapi tidak signifikan.
KONDISI EDENTULOUS DAN HIPERTENSI WARGA SENDANGMULYO TEMBALANG SEMARANG Etny Dyah Harniati; Ratna Sulistyorini; Retno Kusniati; Yasinia Annisa Purbomurti
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 7, No 2 (2025): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v7i2.2989

Abstract

Hipertensi, penyakit kronis dengan prevalensi global tinggi, memiliki hubungan erat dengan kesehatan mulut. Kehilangan gigi dapat memengaruhi pola makan dan meningkatkan risiko hipertensi melalui inflamasi kronis. Kehilangan gigi juga sebagai faktor risiko yang memengaruhi asupan nutrisi dan kontrol tekanan darah. Tujuan program ini adalah mengidentifikasi kondisi kesehatan warga, memberikan edukasi, dan meningkatkan kesadaran tentang hubungan antara hipertensi dan kesehatan mulut. Metode: Pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan melalui beberapa kegiatan yaitu berupa anamnesis, pemeriksaan klinis, dan intervensi promotif dengan edukasi menggunakan media poster. Edukasi mencakup pola hidup sehat, pentingnya menjaga kebersihan gigi, dan perawatan gigi tiruan. Hasil: Sebagian besar responden lansia memiliki hipertensi dan kondisi edentulous. Intervensi edukasi meningkatkan pemahaman tentang hubungan gaya hidup sehat, kebersihan mulut, dan kontrol hipertensi. Kesadaran warga meningkat terhadap kesehatan gigi dan hipertensi setelah diberikan edukasi, serta memberikan rekomendasi untuk peningkatan fasilitas, pelatihan tim, dan evaluasi berkala.