Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pengembangan Model Manajemen Pendidikan Holistik Berbasis Nilai Keislaman di Madrasah Ibtidaiyah Haris Sandi Yudha; Asep Supriatna; Ahmad Riyadi; Candra Mochamad Surya; Sony Kuswandi
Attractive : Innovative Education Journal Vol. 7 No. 1 (2025): Attractive : Innovative Education Journal
Publisher : CV. Creative Tugu Pena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51278/aj.v7i1.1743

Abstract

Education based on Islamic values ​​has an important role in shaping students' character based on religious principles. This research aims to analyze the implementation of educational management based on Islamic values ​​and its influence on the formation of student character at Madrasah Ibtidaiyah Tarbiyatul Athfal. This research uses a qualitative approach with a case study method. Data was collected through in-depth interviews with school principals, teachers and students as well as observations of school activities, which were then analyzed thematically. The research results show that the implementation of educational management based on Islamic values ​​at Madrasah Ibtidaiyah Tarbiyatul Athfal plays a significant role in forming student character. Learning that integrates Islamic values ​​such as honesty, discipline and responsibility has succeeded in encouraging students to be more active and responsible in teaching and learning activities and in everyday life. Religious programs, such as congregational prayers and Islamic studies, are an important part of supporting student character formation. The implication of this research is the need for an educational management model based on Islamic values ​​to support the formation of better student character. In this way, madrasas can create an environment that supports not only academic development, but also strong moral character.
IMPLEMENTASI MANAJEMEN BERBASIS ISLAM DALAM PENGEMBANGAN KOMPETENSI GURU DI ERA SOCIETY 5.0 Haris Sandi Yudha; Sony Kuswandi; Candra Mochamad Surya
Indonesian Journal of Elementary Education (IJETE) Vol. 2 No. 1 (2026): Vol. 2 No. 1 Edisi Juni 2026
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijete.v2i1.2553

Abstract

Perkembangan teknologi digital dan tuntutan pendidikan yang semakin kompleks, sekolah-sekolah Islam di Indonesia dituntut untuk mengintegrasikan nilai-nilai Islam dalam proses pendidikan guna menghasilkan generasi yang kompeten dan berakhlak mulia. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi manajemen berbasis Islam dalam pengembangan kompetensi guru di SMPIT Manba'ul Ulum di era Society 5.0. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain studi kasus, yang melibatkan wawancara mendalam dengan kepala sekolah dan guru, serta analisis dokumentasi terkait kebijakan manajemen berbasis Islam yang diterapkan di sekolah tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi manajemen berbasis Islam di SMPIT Manba'ul Ulum telah dilakukan dengan baik, terutama dalam aspek pengelolaan kurikulum, pengembangan kompetensi guru, dan pengembangan karakter siswa. Namun, terdapat tantangan dalam pelatihan guru mata pelajaran umum yang belum sepenuhnya mengintegrasikan nilai-nilai Islam secara optimal. Selain itu, evaluasi terhadap penerapan manajemen berbasis Islam masih perlu diperkuat untuk memastikan keberlanjutannya. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya peningkatan pelatihan dan pembinaan guru, serta penguatan sistem evaluasi untuk memastikan bahwa manajemen berbasis Islam diterapkan secara maksimal. Penelitian ini juga memberikan kontribusi terhadap pengembangan model manajemen pendidikan berbasis Islam yang lebih efektif dan aplikatif dalam konteks era Society 5.0.
Choosing Faith and Quality: Biographical Stories of Parents Navigating Islamic School Service Management and Marketing Narratives Candra Mochamad Surya; Rusdi Bin Jamaludin
International Journal of Educational Narratives Vol. 4 No. 2 (2026)
Publisher : Yayasan Adra Karima Hubbi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70177/ijen.v4i2.3799

Abstract

Background. Increasing competition among Islamic elementary and early childhood education institutions demands innovative management strategies to maintain their existence. In the industrial area of ??East Karawang District, this situation is exacerbated by the rapid growth of educational institutions and the growing urban population. As a result, disparities have emerged between institutions, with some experiencing an increase in student enrollment, while others are experiencing a decline in interest due to uneven service standards. Purpose. This study aims to analyze educational service management as a strategy for recruiting new students from an Islamic perspective in Islamic Elementary Schools (Madrasah Ibtidaiyah) and Early Childhood Education (Raudhatul Athfal) throughout East Karawang District. Method. The research method used was a qualitative case study design. Data were collected through participatory observation, in-depth interviews with 47 informants, and documentation studies in 12 educational units. Data were analyzed using the thematic interactive model, including data condensation, data display, and conclusion drawing. Data trustworthiness was ensured through source and method triangulation. Results. The research results show that institutions that implement excellent service management based on Islamic values ??such as transparency (amanah), caring (ihsan), and professionalism (itqan) have proven more successful in recruiting new students. Specifically, these strategies are implemented through a real-time digital-based information system, ongoing public relations communications, and the implementation of distinctive Islamic flagship programs. The strategy, which integrates Islamic values ??into the framework of Karawang Regency, has successfully fostered a high level of public trust. Conclusion. The implications of this study confirm that service management based on Islamic ethics provides a practical contribution as a superior strategic guide for educational institution managers in increasing competitiveness and sustainably fostering community loyalty. For future development, this study implies the need to institutionalize these Islamic values into standardized operating procedures (SOPs) and integrate them with digital customer relationship management (CRM) to anticipate more complex educational market shifts.
SANTRI-SERVICE CENTER : PELATIHAN STANDAR OPERASIONAL PELAYANAN DAN HOSPITALITY BAGI PENGURUS PONDOK PESANTREN Candra Mochamad Surya; Ade Ismail Fahmi; Abdul Fatah; Agus Jaenal; Siti Aminah
ALAINA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2026): ALAINA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Cendekia Citra Gemilang Scholar Foundation, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/alaina.v3i2.1174

Abstract

Pondok pesantren di era modern dituntut untuk mengelola tata kelola pelayanan secara profesional tanpa mengikis nilai-nilai keislaman. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan konsep Santri-Service Center berbasis hospitality spiritual guna meningkatkan kualitas pelayanan publik di lembaga pendidikan Islam. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang dikombinasikan dengan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD). Pendampingan dilaksanakan selama dua bulan di Pondok Pesantren Daarul Hufaz, Kecamatan Batujaya, Karawang, dengan melibatkan 25 orang pengurus santri dan staf tata usaha sebagai subjek dampingan aktif. Tahapan PAR diterapkan secara sistematis meliputi pemetaan aset (Discovery), perumusan visi layanan (Dream), penyusunan draf Standar Operasional Prosedur/SOP (Design), pelaksanaan workshop dan roleplay hospitality (Destiny), serta evaluasi dan pembentukan Local Champions (Documentation). Hasil kegiatan menunjukkan terbentuknya pranata baru berupa unit Santri-Service Center, terkonfigurasinya layanan WhatsApp Business terpadu, serta tersedianya empat dokumen SOP Pelayanan Utama. Kegiatan ini juga berhasil mengubah perilaku pengurus menjadi lebih responsif, ramah, dan profesional, serta melahirkan kepemimpinan lokal penanggung jawab mutu layanan. Implikasi dari kegiatan ini membuktikan bahwa integrasi manajemen pelayanan modern ke dalam budaya pesantren mampu memangkas kesenjangan komunikasi, meningkatkan kepuasan wali santri, dan memperkuat citra positif pesantren. Model pendampingan ini dapat menjadi acuan strategis bagi transformasi tata kelola pelayanan pada lembaga pendidikan Islam berbasis keagamaan lainnya.