Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Analisis pola komunikasi budaya ngopi di komunitas Karawang Menyeduh Khakamulloh, Musairil; Mayasari, Mayasari; Yusup, Eka
Manajemen Komunikasi Vol 5, No 1 (2020): Accredited by Republic Indonesia Ministry of Research, Technology, and Higher Ed
Publisher : Faculty of Communication Sciences Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jmk.v5i1.28887

Abstract

Penelitian ini dilakukan karena budaya ngopi pada saat ini mengalami perkembangan dan banyak digemari oleh semua lapisan masyarakat sebagai gaya hidup. Budaya ngopi ini kemudian memunculkan sebuah budaya baru dengan istilah ngopi bareng atau lazimnya disebut dengan kopdar. Perkembangan budaya ngopi inilah yang menjadi latar belakang sebuah komunitas berdiri, salah satunya Komunitas Karawang Menyeduh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola komunikasi yang dianalisis berdasarkan peristiwa komunikatif yang terjadi di dalam kegiatan kopdar. Teori Interaksi Simbolik dari George Herbert Mead digunakan sebagai teori pendukung dalam melakukan penelitian ini. Metode penelitian yang digunakan yaitu dengan menggunakan metode kualitatif dengan jenis pendekatan etnografi komunikasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan observasi tanpa partisipan, wawancara, dan dokumentasi. Sumber informasi penelitian ini berasal dari enam informan, mereka merupakan ketua dan para anggota Komunitas Karawang Menyeduh yang mengetahui persis mengenai budaya ngopi di dalam komunitas ini. Hasil penelitian menunjukan bahwa proses komunikasi yang dilakukan dengan menggunakan bentuk komunikasi verbal dan nonverbal, yang melibatkan para partisipan lebih dari dua orang yang membentuk sebuah kelompok. Inti dari pembahasannya yaitu mengenai dunia kopi dan dunia sosial lainnya dengan menggunakan varietas bahasa yang sama yaitu menggunakan Bahasa Indonesia. Proses komunikasi yang terjadi layaknya diskusi, yaitu dengan menggunakan komunikasi kelompok. Pola komunikasi yang digunakan di dalam kegiatan kopdar di Komunitas Karawang Menyeduh, menggunakan pola komunikasi multi arah atau all channels.
Strategi Branding Grup Musik El-Uwais melalui Pemanfaatan Media Sosial Instagram Alfahiro, Tanjuan; Yusup, Eka; Susanto, Tri
Jurnal Pustaka Komunikasi Vol 9, No 1 (2026): (In press)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/pustakom.v9i1.6184

Abstract

This study aims to analyze the branding strategy implemented by the El-Uwais Gambus Music Group through Instagram social media amidst the declining popularity of gambus music and increasing competition from modern music genres. This study uses a qualitative approach with the Brand Expression framework by Sisco Van Gelder to examine three main dimensions, namely brand positioning, brand identity, and brand personality. Data were obtained through in-depth interviews, observations, and documentation of the El-Uwais group owner and the social media admin who manages the group's Instagram account. The results show that El-Uwais utilizes Instagram as the main medium to display a consistent visual identity, emphasize the brand's position as a religious and modern gambus music group, and build a brand personality that is warm, communicative, and close to the audience. This strategy is supported by the use of visual content, documentation of performances, and active interaction with followers, thus helping to strengthen El-Uwais's brand image in the digital space. This research's contribution lies in explaining how the Brand Expression concept is applied in the context of digital communication to build the branding of traditional-religious music groups through Instagram. It also demonstrates that social media can be a strategic tool for expanding the reach and maintaining the existence of gambus music in the digital era.