Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PERILAKU PENCARIAN INFORMASI LOWONGAN PEKERJAAN BAGI PESERTA PROGRAM KERJA DI BALAI LATIHAN KERJA DISNAKERTRANS KARAWANG Pebriyanti, Lea; Hariyanto, Fajar; Oktariani Lubis, Fardiah
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 9 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i9.2024.3519-3523

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perilaku pencarian informasi lowongan pekerjaan oleh peserta program kerja di Balai Latihan Kerja Disnakertrans Karawang. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dokumentasi, dan kajian pustaka. Informan dalam penelitian ini adalah lima peserta program kerja di Balai Latihan Kerja Disnakertrans Karawang. Penelitian ini menunjukkan bahwa semua informan mengikuti beberapa tahapan pencarian informasi dan mengungkap beberapa faktor serta hambatan yang dialami oleh para peserta program kerja tersebut.
PENGARUH PENGGUNAAN LARK TERHADAP PEMENUHAN KEBUTUHAN INFORMASI MAHASISWA MAGANG MSIB DI PT. ORBIT VENTURA INDONESIA Ragil Pangesti, Sekar; Hariyanto, Fajar; Utamidewi, Wahyu
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 9 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i9.2024.3514-3518

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh perkembangan teknologi komunikasi dan informasi pada beberapa sektor, tak terkecuali bisnis. Pada era New Normal, budaya kerja Hybrid semakin marak diterapkan. Selama kurun waktu tersebut, banyak bermunculan media komunikasi berbasis komputer yang dapat dimanfaatkan untuk komunikasi jarak jauh, salah satunya adalah aplikasi “Lark – Team Collaboration”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh media komunikasi Lark terhadap efektivitas pemenuhan kebutuhan informasi. Metode yang digunakan ialah pendekatan kuantitatif dengan metode survei kepada 30 populasi mahasiswa magang MSIB Divisi Marketing di PT. Orbit Ventura Indonesia. Teori yang menjadi dukungan pada penelitian kali ini adalah teori CMC (Computer-Mediated Communication). Hasil penelitian ini ialah dari tiga dimensi CMC Accessibility, Speed, dan Amount, hanya dimensi Amount yang berpengaruh secara signifikan terhadap efektivitas pemenuhan kebutuhan informasi Mahasiswa Magang MSIB Divisi Marketing di PT. Orbit Ventura Indonesia.
Praktik Jurnalisme Media Sosial pada Industri Pers Lokal: Studi Kasus Terhadap Radar Bekasi dan Karawang Alfiyah, Nurul Lailatu; Hariyanto, Fajar; Sianturi, Hendry Roris P.
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i1.13921

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong media lokal di Indonesia untuk melakukan konvergensi media, yaitu penggabungan praktik jurnalistik tradisional dengan platform digital dan media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi, tantangan, dan dinamika jurnalisme media sosial pada Radar Bekasi dan Radar Karawang, yang mencakup aspek produksi, diseminasi, konsumsi berita, serta penerapan etika jurnalistik. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, melalui wawancara mendalam, observasi, dan kajian literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Radar Bekasi menekankan kompetensi multitasking jurnalis, kurasi internal, serta distribusi konten yang terstruktur sesuai data insight audiens, sedangkan Radar Karawang lebih mengedepankan rapat redaksi kolektif, distribusi cepat, serta fokus pada isu kriminalitas, sensasi, dan empati sosial. Kedua media sama-sama menghadapi dilema besar dalam menjaga keseimbangan antara kecepatan dan verifikasi, popularitas dan tanggung jawab edukatif, serta idealisme etika dan tuntutan algoritma media sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi media sosial dalam jurnalisme lokal memperkuat relevansi media di era digital, tetapi juga menuntut peningkatan kapasitas jurnalis, penguatan mekanisme verifikasi, dan pengelolaan interaksi audiens secara profesional agar kredibilitas dan fungsi edukatif media tetap terjagat.
Pengaruh Kredibilitas Komunikator Terhadap Perilaku Pengamalan Nilai-Nilai Aswaja An-Nahdliyah: Studi Pada Pelatihan Makesta IPNU-IPPNU Kabupaten Bekasi 2025 Putri, Cintania; Hariyanto, Fajar; Nurkinan
HORIZON: Indonesian Journal of Multidisciplinary Vol. 4 No. 3 (2026): HORIZON: Indonesian Journal of Multidisciplinary
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/hijm.v4i3.6323

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kredibilitas komunikator yang meliputi keahlian, keterpercayaan, dan daya tarik terhadap perilaku pengamalan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama'ah An-Nahdliyah (Aswaja) pada peserta pelatihan Masa Kesetiaan Anggota (MAKESTA) IPNU-IPPNU di Kabupaten Bekasi. Menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatif dengan metode survei, data dikumpulkan dari seluruh populasi sebanyak 63 anggota yang telah mengikuti MAKESTA tahun 2025 melalui kuesioner skala Likert 1–4 yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan dengan regresi linear sederhana dan uji t parsial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keahlian komunikator tidak berpengaruh signifikan (t = 1,101; p = 0,275), sedangkan keterpercayaan (t = 3,585; p = 0,000) dan daya tarik komunikator (t = 3,682; p = 0,001) berpengaruh signifikan terhadap perilaku pengamalan nilai Aswaja. Secara simultan, ketiga dimensi tersebut mampu menjelaskan 76,6% variansi perilaku pengamalan (R² = 0,766). Temuan ini memperkuat teori kredibilitas sumber dengan mengungkap bahwa dalam konteks pendidikan nilai keagamaan, dimensi afektif (keterpercayaan dan daya tarik) lebih dominan dibandingkan dimensi kognitif (keahlian). Implikasinya, seleksi dan pembinaan pemateri dalam kaderisasi organisasi keagamaan perlu memprioritaskan aspek integritas personal dan daya tarik komunikator