Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Jeumpa

Karakteristik Bakteri Kitinolitik dari Perairan Sungai Krueng Lamnyong, Banda Aceh Safrika, Dessy; Zuraidah, Zuraidah; Hanim, Nafisah; Ahadi, Rizky; Rahmawati, Lina
Jurnal Jeumpa Vol 12 No 1 (2025): Jurnal Jeumpa
Publisher : Department of Biology Education, Faculty of Teacher Training and Education, Samudra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jj.v12i1.11708

Abstract

Sungai Krueng Lamnyong merupakan kawasan perairan yang berpotensi mengandung bakteri kitinolitik karena menjadi habitat bagi organisme bercangkang seperti udang, kepiting, tiram, dan kerang. Kitin merupakan biopolimer alami yang umum ditemukan di lingkungan perairan dan dapat terdegradasi oleh enzim kitinase yang dihasilkan oleh mikroorganisme, seperti bakteri kitinolitik. Enzim kitinase berperan dalam proses daur ulang kitin, sehingga mencegah terjadinya akumulasi limbah cangkang organisme perairan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkarakterisasi morfologi bakteri kitinolitik yang diisolasi dari perairan Sungai Krueng Lamnyong, Banda Aceh. Sampel diambil dari tiga lokasi berbeda, yaitu Jembatan Lamnyong, Jembatan Krueng Cut, dan Muara Alue Naga. Dari setiap lokasi diambil tiga sampel, masing-masing dari sisi kiri, kanan, dan tengah sungai. Isolasi menggunakan media agar kitin Congo red berbahan dasar limbah cangkang udang. Pengamatan morfologi bakteri dilakukan secara makroskopis dan mikroskopis. Hasil penelitian menunjukkan keberagaman morfologi koloni: 3 koloni berbentuk circular dan 6 irregular; warna koloni terdiri atas putih (5), putih susu (2), kuning (1), dan merah muda (1). Tepian koloni bergelombang (5), bergerigi (2), dan rata (2). Hasil pewarnaan Gram menunjukkan 2 isolat Gram positif dan 7 Gram negatif, dengan bentuk sel berupa 3 kokus kecil, 2 kokus, dan 4 basil pendek. Bakteri kitinolitik ini berpotensi dimanfaatkan dalam bioteknologi lingkungan, khususnya bioremediasi limbah kitin.
Keanekaragaman Burung Frugivora di Kawasan Jaboi Kecamatan Sukajaya Kota Sabang Wulandari, Ayu; Kamal, Samsul; Ahadi, Rizky; Zuraidah, Zuraidah; Agustina, Elita
Jurnal Jeumpa Vol 12 No 2 (2025): Jurnal Jeumpa
Publisher : Department of Biology Education, Faculty of Teacher Training and Education, Samudra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jj.v12i2.13483

Abstract

Keanekaragaman burung frugivora di kawasan Jaboi, Kecamatan Sukajaya, Kota Sabang, belum terdokumentasi secara spesifik, meskipun kawasan ini memiliki variasi habitat yang berpotensi mendukung keberadaan burung pemakan buah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur komunitas, komposisi spesies, dan tingkat keanekaragaman burung frugivora di kawasan tersebut. Penelitian dilaksanakan pada Oktober 2025 dengan menggunakan kombinasi metode titik hitung (point count) dan garis transek (line transect). Pengambilan data dilakukan pada enam titik pengamatan yang mewakili tiga tipe habitat, yaitu hutan, pemukiman, dan pesisir. Setiap titik diamati selama 20 menit dengan radius pengamatan sekitar 500 m. Identifikasi burung dilakukan secara langsung di lapangan berdasarkan ciri morfologi dan suara, didukung dokumentasi foto, serta diverifikasi menggunakan buku Burung-burung di Sumatera, Jawa, Bali dan Kalimantan. Data dianalisis menggunakan Indeks Keanekaragaman Shannon–Wiener (H'). Hasil penelitian menunjukkan ditemukan 10 spesies burung frugivora dari 6 famili dengan total 87 individu. Famili Sturnidae dan Pycnonotidae merupakan famili dominan dengan persentase masing-masing 30%. Nilai indeks keanekaragaman (H' = 1,9225) tergolong sedang, menunjukkan heterogenitas habitat dan dominasi spesies generalis yang mampu beradaptasi terhadap lingkungan semi-urban dan pesisir. Hasil ini menegaskan bahwa kawasan Jaboi masih mendukung keberadaan burung frugivora dan berpotensi menjadi indikator stabilitas ekosistem setempat.
Analisis Populasi Burung Ardeidae di Hutan Mangrove Syiah Kuala Banda Aceh Parida, Parida; Kamal, Samsul; Ahadi, Rizky; Widyanto, Anton; Zuraidah, Zuraidah
Jurnal Jeumpa Vol 12 No 2 (2025): Jurnal Jeumpa
Publisher : Department of Biology Education, Faculty of Teacher Training and Education, Samudra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jj.v12i2.13928

Abstract

Hutan mangrove di Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh, memiliki peran strategis sebagai habitat burung air di kawasan pesisir. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan dan menganalisis populasi burung dari famili Ardeidae di kawasan tersebut. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei lapangan di lima titik hitung, yaitu Alue Naga Kanan, Alue Naga Kiri, Hutan Kota, Belakang Makam Syiah Kuala, dan Tibang. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode purposive sampling dan pengamatan dilakukan dengan metode line transect pada pagi dan sore hari selama Juli hingga September 2025. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 4 spesies burung dari famili Ardeidae dengan total 787 individu. Spesies yang ditemukan meliputi kuntul kecil (Egretta garzetta) sebanyak 471 individu (60%), kuntul besar (Ardea alba) sebanyak 312 individu, kuntul karang (Egretta sacra) sebanyak 3 individu, dan kuntul kerbau (Bubulcus ibis) sebanyak 1 individu. Kepadatan populasi yaitu pada titik hitung 5 menjadi lokasi kepadatan populasi tertinggi, mencapai 0,026 individu/km2. Dominansi kuntul kecil dan kuntul besar mengindikasikan bahwa karakteristik ekologis hutan mangrove di Syiah Kuala sangat mendukung ketersediaan pakan dan tempat perlindungan bagi kedua spesies tersebut. Kesimpulannya, ekosistem hutan mangrove di Kecamatan Syiah Kuala merupakan habitat vital bagi famili Ardeidae, sehingga upaya pelestarian vegetasi mangrove sangat penting untuk menjaga keseimbangan ekosistem dan keberlangsungan populasi burung tersebut.