Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Edukasi Pemeriksaan Payudara Sendiri Untuk Deteksi Dini Kanker Payudara Pada Santriwati MAS Madinatul Munawwaroh Bukittinggi Afnas, Nur Hidayah; Arpen, Ratih Septiana; Nova, Desri
Ahmad Dahlan Mengabdi Vol 3 No 1 (2024): ABADI : Jurnal Ahmad Dahlan Mengabdi Edisi Maret 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58906/abadi.v3i1.124

Abstract

Kanker payudara adalah ancaman serius bagi kesehatan wanita, termasuk di Indonesia, dengan angka kematian yang tinggi. GLOBOCAN mencatat kanker payudara mencakup 11,6% dari seluruh kasus kanker, dengan kematian 6,6%. Di Indonesia, prevalensi tertinggi ada di Yogyakarta. Banyak kasus terdeteksi pada stadium lanjut akibat keterlambatan penanganan. Karena itu, deteksi dini melalui pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) penting dilakukan. Pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan remaja, khususnya santriwati MAS Madinatul Munawwaroh Bukittinggi, tentang SADARI melalui ceramah, diskusi, dan tanya jawab. Hasilnya, terjadi peningkatan signifikan pada pemahaman peserta. Hal ini menunjukkan bahwa edukasi efektif dalam membangun kesadaran remaja akan pentingnya pencegahan kanker sejak dini.
KUKUSAN PAKIS JUKUT (Diplazium Esculentum Swartz) PADA KADAR HEMOGLOBIN REMAJA PUTRI Ramadhanti, Indah Putri; Lubis, Kholilah; Nova, Desri; Putri, Novi Haryani
Jurnal Ilmu Kebidanan Vol 12 No 2 (2023): Al-Insyirah Midwifery: Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwifery Sciences)
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/kebidanan.v12i2.2475

Abstract

Anemia in adolescents is a major global health problem that needs adequate attention. In 2019, the prevalence of anemia among women aged 15-49 worldwide was 29.9%. The prevalence of anemia in Indonesia in 2019 was 84.6% in the adolescent age group (15-24 years). The cause of iron anemia is a lack of hemoglobin in red blood cells. Efforts to reduce the incidence of anemia by increasing iron levels, one of which is the administration of steamed jukut fern containing 291.32 mg of Fe in 100 g of leaves. This study aimed to determine the effect of steaming jukut ferns (Diplazium Esculentum Swartz) on increasing hemoglobin in female adolescents at MAN 1 Model Bukittinggi City in 2020. This type of research was pre-experimental with one group pretest and posttest design. The population of all students of MAN 1 class XII was as many as 20 people, a sample of 10 people with a purposive sampling technique based on inclusion-exclusion criteria. The instrument was an observation sheet. Shapiro Wilc normality test, normally distributed data using paired sample t-test. The results of the univariate analysis were that the mean pretest HB level was 10.080 ± SD 0.4, and the mean posttest Hb level was 11,344 ± SD 0.5. Results of bivariate analysis with p-value = 0.001 (p <0.05). In conclusion, jukut fern steaming affects increasing hemoglobin levels. It is recommended that steaming jukut packs help prevent anemia optimally.
Kombinasi Pijat Oksitosin dengan Aroma Terapi Lavender terhadap Produksi Asi pada Ibu Post Partum Primipara Nataria, Desti; Felina, Mutia; Lubis, Kholila; Nova, Desri
JURNAL KESEHATAN PERINTIS Vol. 11 No. 2 (2024): Jurnal Kesehatan Perintis
Publisher : LPPM UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33653/jkp.v11i2.1108

Abstract

Cakupan pemberian ASI eksklusif yang terhimpun di Sumatera Selatan mengalami penurunan dari 57,8% pada tahun 2021 menjadi 51,6% pada tahun 2022, sedangkan target pencapaian ASI eksklusif menurut WHO adalah sebesar 70% pada tahun 2030. Rendahnya cakupan pemberian ASI secara Eksklusif salah satunya disebabkan karena kurangnya produksi ASI sehingga menimbulkan kecemasan pada ibu menyusui. Hal ini mendorong ibu untuk memberikan susu formula kepada bayi untuk memenuhi kebutuhan bayinya. Pijat oksitosin dan aroma terapi lavender dapat memberikan efek relaksasi pada sistim syaraf pusat pada hipotalamus yang membantu meningkatkan produksi hormon oksitosin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh kombinasi pijat oksitosin dan aroma lavender terhadap produksi ASI. Desain penelitian ini adalah Pre Experiment pretest dan posttest menggunakan rancangan One group pretest-posttest. Subjek penelitian adalah ibu postpartum primi para yang berjumlah 16 orang yang dipilih dengan menggunakan teknik Accidental Sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi kemudian analisis dengan Paired sample T-test. Intervensi yang dilakukan berupa pemberian kombinasi pijat oksitosin dan aroma terapi lavender selama selama 5 hari dimana setiap harinya diberikan selama 10 menit. Hasil penelitian menunjukan bahwa rata-rata volume ASI sebelum diberikan intervensi kombinasi pijat oksitosin dan aroma terapi lavender adalah 7.38 cc dan setelah diberikan intervensi adalah 78 cc. Pada uji Paired sample T-test di dapatkan hasil bahwa p=0,001, dimana p<0,005, hal ini menunjukkan bahwa pemberian kombinasi pijat oksitosin dengan aroma terapi lavender berpengaruh terhadap produksi ASI pada ibu post partum primipara. Pemberian kombinasi pijat oksitosin dan aroma terapi lavender dapat dijadikan sebagai salah satu cara untuk meningkatkan produksi ASI secara alami.
Pengaruh Media Vidio Animasi Terhadap Pengetahuan dan Sikap Remaja Putri Tentang Personal Hygiene Saat Menstruasi di Pondok Pesantren Mti Syekhmuhammad Djamil Jaho Kabupaten Tanah Datar Desri Nova H; Neneng Fitria Ningsih; Yeltra Armi; Wirawati Wirawati
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.49014

Abstract

Remaja wanita sering mengalami keluhan seperti rasa gatal setelah menstruasi, disebabkan oleh urangnya perhatian terhadap kebersihan pribadi, yang menimbulkan gatal dan keputihan. Hal ini dapat dipicu oleh pemahaman dan sikap yang kurang tepat terkait dengan kebersihan pribadi. Peningkatan wawasan ini dapat dicapai melalui pendidikan dengan menggunakan media interaktif, yaitu media video animasi. Pemilihan media video animasi didasarkan pada kemampuannya untuk Menyampaikan informasi dengan lebih efektif, karena menggabungkan elemen audio dan visual serta menarik perhatian para remaja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi dampak media video animasi terhadap pengetahuan dan sikap remaja wanita mengenai kebersihan pribadi selama menstruasi, khususnya di pondok pesantren MTI Syehk Muhammad Djamil Jaho, Kabupaten Tanah Datar, pada tahun 2024. Jenis penelitian ini mengadopsi desain quasi eksperimental dengan menggunakan rancangan pre-test dan post-test. Penelitian ini melibatkan total 31 remaja wanita dengan teknik pengambilan sampel total dan menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpulan data. Analisis data dilakukan dengan metode analisis univariat dan bivariat dengan uji Wilcoxon. Hasil dari penelitian menunjukkan terdapat perubahan yang signifikan sebelum dan sesudah penayangan video animasi terhadap pengetahuan dan sikap remaja wanita tentang kebersihan pribadi saat menstruasi, dengan nilai p-value sebesar 0.000 (p<0.005). Oleh karena itu, diharapkan semua pihak dapat memanfaatkan media video animasi untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja wanita mengenai kebersihan pribadi saat menstruasi. Kata Kunci: Video animasi.Personal Higyenen saat menstruasi, pengetahuan, sikap
HUBUNGAN PERSEPSI MAHASISWA TENTANG METODEMENGAJAR DOSEN DENGAN MINAT BELAJAR MAHASISWA PRODI DIII KEBIDANAN STIKes PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI TAHUN 2015 TAHUN KE 1 DARI 1 TAHUN Nova, Desri; Putri, Kartika Eka
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 8 No 2 (2017): Jurnal Kesehatan Prima Nusantara Bukittinggi
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v8i2.333

Abstract

Approximately 20% - 30% of deaths of children under five age are caused by acute respiratory infections (ARI). The State Indonesia respiratory disease is still quite high, especially in children that was at toddler group .caused by risk factors that can increase the incidence of acute respiratory infection in infants were age <2 months, malnutrition, low weight born. Sosial population, density residential and incomplete immunization. Data West Sumatra Provincial Health Office, ARI occupy the top with a total of 203 750 cases in 2014. The purpose of this study was to determine the relationship of knowledge Mothers who have children with ARI. This type of research is descriptive research with cross-sectional design. The population in this study were mothers with young children who come to the public health center Kebun Sikolos Padang Panjan. Sampling technique with accidental sampling. This study using univariate and bivariate analysis technique with Chi-Square test at 95% trust level α = 0.05. Results of the study on 34 respondents mothers who have children in the health center Kebun Sikolos Padang Panjang, it was found that the percentage of ARI is higher among respondents with sufficient knowledge (61.8%) compared to respondents who are knowledgeable good (3%).And the results of the statistical test p-value 0.697 that while the alpha value of 0.05 means a p-value greater than the value of a then concluded there was no correlation with the mother's knowledge ISPA events in Padang Panjang Kebun Sikolos Health Center in 2015. Suggested to health officials at the health center Kebun Sikolos, Through Health Center to develop a program to improve nutrition in children under five point boost immunity in infants so they can avoid many diseases one of acute respiratory infections.