Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS KELAYAKAN USAHA PEDAGANG PASAR SENTRAL KOTA GORONTALO SEBELUM DAN SESUDAH REVITALISASI Hasan, Meiske; Canon, Syarwani; Akib, Fitri Hadi Yulia; Djuuna, Rifi Fazrina
Jurnal Studi Ekonomi dan Pembangunan Vol 3, No 1 (2025): VOLUME 3, NOMOR 1, JULI 2025
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jsep.v3i1.33219

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Menganalisis Kelayakan Usaha Pedagang Pasar Sentral Kota Gorontalo. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data Primer bersumber dari Pedagang Pasar Sentral Kota Gorontalo. Penelitian Ini menggunakan Analisis rata-rata penerimaan dan benefit cost ratio. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa 1). Kondisi pedagang pasar senral sebelum dan sesudah revitalisasi telah menghasilkan perubahan yang signifikan. Saat sebelum revitalisasi jumlah pedagang yang terdaftar pada pemerintah itu sebanyak 1.019 pedagang namun setelah revitalisasi berkurang menjadi 600 pedagang dan yang aktif saat ini itu kurang dari yang mendaftar. 2). Minat belanja konsumen yang di ukur dengan rata rata penerimaan perperputaran barang setelah revitalisasi ada yang meningkat yaitu kelompok usaha sayur, rempah-rempah, sembako dan buah-buahan dan kelompok usaha lainnya mengalami penurunan minat belanja kosumen 3). Kelompok usaha yang memiliki kelayakan usaha sebelum dan sesudah revitalisasi adalah kelompok usaha ikan, ayam, daging dan telur. Dan yang tidak memiliki keuntungan pasca revitalisasi adalah kelompok usaha pakaian, perabot, tas dan sepatu.Kata Kunci: Kondisi Pedagang Pasar, Minat Belanja Konsumen, Kelayak Usaha, Rata-Rata Penerimaan dan Benefit Cost Ratio.
ANALISIS PENGARUH BELANJA DAERAH BIDANG PENDIDIKAN, KESEHATAN DAN KEMANDIRIAN FISKAL DAERAH TERHADAP INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA YANG DIMODERASI PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO (PDRB) DI KAWASAN TIMUR INDONESIA Ahmat, Nursila T; Canon, Syarwani; Akib, Fitri Hadi Yulia; Olilingo, Fahrudin Zain
Jurnal Studi Ekonomi dan Pembangunan Vol 3, No 1 (2025): VOLUME 3, NOMOR 1, JULI 2025
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jsep.v3i1.33221

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Menganalisis Pengaruh Belanja Daerah Bidang Pendidikan, Kesehatan Dan Kemandirian Fiskal Daerah Terhadap Indeks Pembangunan Manusia Yang Dimoderasi Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Di Kawasan Timur Indonesia. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder bersumber dari Direktorat Jendral Perimbangan Kementrian Keuangan RI dan Badan Pusat Statistik, Yang di peroleh dari 13 Provinsi di Kawasan Timur Indonesia. Penelitian Ini menggunakan Analisis Regresi Linear Berganda data Panel dengan menggunakan Model Fixed Effect Model (FEM) dan moderasinya menggunakan Moderated Regression Analysis (MRA). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa 1). Belanja daerah bidang pendidikan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Indeks Pembangunan Manusia. 2). Belanja daerah bidang kesehatan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Indeks Pembangunan Manusia. 3). Kemandirian Fiskal berpengaruh positif dan signifikan terhadap Indeks Pembangunan Manusia. 4). Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) mampu Memoderasi (Memperkuat) Pengaruh Belanja Pendidikan Terhadap Indeks Pembangunan Manusia. 5). Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) tidak mampu Memoderasi (Memperlemah) Pengaruh Belanja Kesehatan Terhadap Indeks Pembangunan Manusia. 6). Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) mampu Memoderasi (Memperkuat) Pengaruh Kapasitas Fiskal Daerah Terhadap Indeks Pembangunan Manusia. Kata Kunci: IPM, Belanja Daerah Bidang Pendiidkan, Kesehatan, Kemandirian Fiskal Daerah, dan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB)
ECONOMIC AND POVERTY ANALYSIS IN THE TOMINI BAY AREA Dai, Sri Indriyani S.; Akib, Fitri Hadi Yulia; Canon, Syarwani
Jurnal REP (Riset Ekonomi Pembangunan) Vol. 10 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/rep.v10i1.2869

Abstract

Tomini Bay, as one of the largest bays in Indonesia, holds significant economic potential to drive regional economic growth. However, this potential has not yet succeeded in reducing poverty levels in the three provinces located in the Tomini Bay area, which in fact record relatively high poverty rates compared to other provinces. This study aims to analyze the influence of consumption, government expenditure, and net exports on economic growth in the Tomini Bay area and to analyze the impact of wages, education, and unemployment on poverty levels in the region. The method used is a simultaneous equations model with a Multiple Linear Regression approach using the Fixed Effect Model (FEM) on data from 2018 to 2023. The results show that, simultaneously, the variables of consumption, government expenditure, and net exports have a significant effect on economic growth, as indicated by an F-statistic value of 25.13015 and a p-value of 0.0000 (α < 0.01). In addition, the variables of wages, education, and unemployment also simultaneously have a significant effect on poverty levels, with the same F-statistic and significance values. These findings are expected to serve as a basis for policy recommendations in support of government programs aimed at promoting economic growth and reducing poverty in the Tomini Bay area.
Faktor Penentu Kesehatan dan Kemiskinan di Sulawesi: Bukti dari SUSENAS Indonesia 2023 Akib, Fitri Hadi Yulia; Irawati Abdul; Nadiah Putri Cecar Rasyid; Nur Pongoliu
Jurnal Akuntansi, Manajemen dan Ilmu Ekonomi (Jasmien) Vol. 5 No. 05 (2025): Vol. 5 No. 05 (2025): Jurnal Akuntansi, Manajemen dan Ilmu Ekonomi (Jasmien)
Publisher : Cattleya Darmaya Fortuna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54209/jasmien.v5i05.1684

Abstract

Kemiskinan di Indonesia masih belum merata di seluruh wilayah, dengan Sulawesi mengalami tingkat kemiskinan yang terus-menerus lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata nasional. Studi ini menyelidiki kontribusi indikator kesehatan seperti keluhan kesehatan, asuransi kesehatan, kebiasaan anggota rumah tangga merokok, dan status disabilitas terhadap status kemiskinan di Sulawesi. Dengan menggunakan mikrodata representatif nasional dari Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) Maret 2023 yang mencakup 40.561 responden, termasuk 7.037 yang tergolong miskin, analisis regresi logistik diterapkan untuk memeriksa hubungan antara faktor kesehatan dan kemiskinan. Hasilnya menunjukkan bahwa disabilitas secara signifikan meningkatkan kemungkinan hidup dalam kemiskinan, dengan rasio peluang 1,38 (p=0,014). Sebaliknya, keluhan kesehatan (OR=0,84, p<0,001), kepemilikan asuransi kesehatan (OR=0,74, p<0,001), dan kebiasaan anggota rumah tangga merokok (OR=0,65, p<0,001) berasosiasi negatif dengan kemiskinan. Meskipun cakupan asuransi kesehatan sesuai dengan harapan, asosiasi yang berlawanan dengan intuisi antara keluhan kesehatan dan kebiasaan merokok menyoroti efek distortif dari pengukuran kemiskinan berbasis pengeluaran, yang mengklasifikasikan rumah tangga dengan pengeluaran lebih tinggi, termasuk untuk layanan kesehatan dan tembakau, sebagai rumah tangga non-miskin, terlepas dari kerentanan mereka. Diagnostik model mengonfirmasi kesesuaian yang memadai, dengan akurasi klasifikasi 82,65% dan nilai-p Hosmer Lemeshow sebesar 0,3056, meskipun daya penjelasnya masih rendah (Pseudo R²=0,0073). Temuan ini menekankan perlunya kerangka kerja kemiskinan multidimensi yang menggabungkan pengeluaran kesehatan dan non-produktif untuk mengukur kesejahteraan secara lebih akurat. Implikasi kebijakan meliputi penguatan cakupan asuransi kesehatan, penerapan langkah-langkah pengendalian tembakau, dan promosi pembangunan inklusif disabilitas untuk mengurangi ketimpangan struktural. Studi ini berkontribusi pada literatur dengan menyediakan bukti spesifik wilayah dari Sulawesi, memajukan pemahaman tentang determinan kesehatan dalam dinamika kemiskinan, dan menawarkan panduan untuk intervensi kebijakan yang terarah.
Analisis Produktivitas Jagung di Kecamatan Pulubala, Kabupaten Gorontalo Abdullah, Arlan; Olilingo, Fahrudin Zain; Akib, Fitri Hadi Yulia
Jurnal Economic Resource Vol. 8 No. 2 (2025): September - February
Publisher : Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/jer.v8i2.1912

Abstract

This study aims to analyze the influence of production factors, including seeds, fertilizer, land area, labor, pesticides, and capital, on corn productivity in Pulubala District, Gorontalo Regency. The research employs a quantitative approach, with primary data collected through questionnaires, interviews, and observations of 100 respondents. Data analysis was conducted using multiple linear regression with SPSS, complemented by classical assumption tests, including normality, multicollinearity, and heteroscedasticity tests. The results indicate that, simultaneously, all independent variables significantly affect corn productivity. Partially, seeds, fertilizer, labor, and capital have a positive and significant effect, whereas land area and pesticides have a negative and significant effect. The coefficient of determination (R²) of 0.705 indicates that 70.5% of the variation in corn productivity can be explained by the independent variables in the model, while the remaining 29.5% is influenced by other factors outside the study. Descriptive analysis also shows that the average corn productivity in Pulubala District reaches 5.085 tons per hectare
The Effectiveness of Development Performance in Gorontalo Province Over Two Cycles of RPJMD (2012-2022) Baruwadi, Mahludin H.; Humalanggi, Mahyudin; Akib, Fitri Hadi Yulia; Hippy, Mohammad Zubair; Lantepon, Nancy N.; Butolo, Ivana
Jambura Equilibrium Journal Vol 6, No 2 (2024): Vol 6. No 2. July 2024
Publisher : Gorontalo State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37479/jej.v6i2.24642

Abstract

This research aims to: 1) analyze the effectiveness of development performance achievements in Gorontalo Province over two cycles: RPJMD in 2012-2017 and RPJMD in 2017-2022; and 2) formulate recommendations for the effective achievement of development targets. The method employed was a survey utilizing secondary data in the form of time series with documentation data collection instruments. The effectiveness of development achievements was analyzed using descriptive statistics, and data were presented in tables, figures, and graphs. The effectiveness of development achievements was examined based on the trend of main development indicators in the two RPJMD cycles of Gorontalo Province from 2012-2017 and 2017-2022 and compared with the set targets. The research findings indicate that the development performance of Gorontalo Province during the period 2012-2022 reflects diverse dynamics. Economic growth experienced fluctuations with an initial surge in 2012 and the negative impact of the COVID-19 pandemic in 2020. The Human Development Index showed improvement, indicating efforts to enhance social conditions and the population's welfare, although it remains within the moderate category. The agricultural sector changed with increased maize production due to the Agropolitan program, but further efforts are needed to improve farmers' income and rural economic diversification. Surveys on community satisfaction revealed improvements in the quality of public services and governance and accountability enhancements. Despite positive achievements, Gorontalo Province still faces challenges in achieving better and sustainable performance in improving community welfare.
Pengaruh Nilai Tambah Sektor Industri, Sektor Manufaktur, Sektor Pertanian, dan Sektor Jasa Terhadap Pendapatan Nasional Bruto di Indonesia Periode 1992-2022 Santri Mamonto; Muhammad Amir Arham; Fitri Hadi Yulia Akib
Profit: Jurnal Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol. 3 No. 3 (2024): Agustus : Profit: Jurnal Manajemen, Bisnis dan Akuntansi
Publisher : UNIVERSITAS MARITIM AMNI SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58192/profit.v3i3.2367

Abstract

Santri Mamonto, 2024. The Influence of Added Value in the Industrial Sector, Manufacturing Sector, Agricultural Sector and Service Sector on Gross National Income in Indonesia for the 1992-2022 Period." Development Economics study program, Department of Economics, Faculty of Economics and Business, Gorontalo State University. Supervisor 1 Mr. Prof. Dr. Mumahammad Amir Arham, M.E and Supervisor II Mrs. Fitri Hadi Yulia Akib, S.E, M.E The aim of this research is to determine how much influence the added value of the industrial sector, manufacturing sector, agricultural sector and service sector has on gross national income in Indonesia for the period 1992-2022. The data used in this research is secondary data obtained from the World Bank for the period time period 1992-2022 and the unit of analysis is 38 provinces in Indonesia. This research uses multiple regression analysis using the Error Correction Model (ECM) method. The research results show that (1) Added Value in the Industrial Sector has a Positive and Significant Influence on Indonesia's National Income, meaning that increasing added value in the industrial sector has a large contribution to National Income in Indonesia. (2) The added value of the manufacturing sector has a negative and significant impact on Indonesia's national income, meaning that every increase in value in the manufacturing sector results in a decrease in national income in Indonesia (3) The added value of the agricultural sector has a positive and significant impact on Indonesia's national income, meaning an increase in value in the sector Agriculture has a large contribution to Indonesia's National Income. (4) The added value of the service sector has a positive and significant impact on Indonesia's national income, meaning that increasing the added value in the service sector has a large contribution to Indonesia's national income.
PENGARUH DANA DESA TERHADAP PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN PENINGKATAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DESA PARIS KECAMATAN MOOTILANGO KABUPATEN GORONTALO Dawali, Noviyanti; Canon, Syarwani; Akib, Fitri Hadi Yulia
Elastisitas : Jurnal Ekonomi Pembangunan Vol. 7 No. 2 (2025): Elastisitas, September 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/e-jep.v7i2.07

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Dana Desa terhadap pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Desa Paris, Kecamatan Mootilango, Kabupaten Gorontalo. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 280 responden dengan menggunakan purposive sampling. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah menggunakan kuesioner. Penelitian ini menggunakan analisis Structural Equation Model (SEM) dengan bantuan software AMOS  26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  Dana desa mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap pemberdayaan masyarakat. Pemberdayaan diukur melalui keterlibatan masyarakat dan pengembangan kapasitas. Namun demikian,  Dana desa tidak mempunyai pengaruh langsung yang signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat. Ketidaksignifikan ini disebabkan oleh minimnya keterlibatan masyarakat dalam pengambilan keputusan serta fokus yang lebih pada pembangunan fisik dari pada aspek yang dapat meningkatkan pendapatan, seperti pelatihan keterampilan dan penguatan ekonomi rumah tangga. Pemberdayaan masyarakat terbukti memiliki pengaruh signifikan terhadap kesejahteraan. Pemberdayaan masyarakat terbukti sebagai kunci dalam meningkatkan kesejahteraan, dengan menekankan pentingnya partisipasi aktif dan penguatan kapasitas. Dana desa memiliki pengaruh signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat melalui variabel mediasi pemberdayaan masyarakat. Fenomena ini menunjukan   bahwa dana desa tidak akan memberikan manfaat kesejahteraan secara otomatis apabila hanya digunakan untuk pembangunan fisik atau kegiatan administratif semata.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) PROVINSI SULAWESI TEGGARA Sari, Nurnila; Olilingo, Fahrudin Zain; Santoso, Ivan Rahmat; Mopangga, Herwin; Akib, Fitri Hadi Yulia
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/knowledge.v5i2.5325

Abstract

This study aims to analyze the influence of several key components of Local Own-Source Revenue (PAD), namely local taxes, local levies, results of separated regional wealth management, and other legitimate PAD sources, on the total PAD in Southeast Sulawesi Province. The research utilizes secondary data from the Central Statistics Agency (Badan Pusat Statistik) and employs a quantitative approach through multiple linear regression, supplemented by classical assumption tests and hypothesis testing. The findings indicate that, overall, these four variables significantly impact PAD, contributing 99% to its total. Individually, local taxes and the results of separated regional wealth management are found to have a positive and significant influence, demonstrating their substantial potential as stable revenue sources. Conversely, local levies and other legitimate PAD components show an insignificant influence—with the latter even exhibiting a negative effect—signaling their limited contribution thus far. These results highlight the need for optimization in tax collection systems and management of regional assets to sustainably increase PAD, thereby supporting development and community welfare in Southeast Sulawesi. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dari beberapa komponen utama Pendapatan Asli Daerah (PAD), yaitu pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, dan sumber PAD sah lainnya terhadap total PAD di Provinsi Sulawesi Tenggara. Penelitian ini menggunakan data sekunder dari Badan Pusat Statistik dan menerapkan pendekatan kuantitatif melalui regresi linear berganda, dilengkapi dengan uji asumsi klasik dan uji hipotesis. Temuan menunjukkan bahwa secara keseluruhan, keempat variabel tersebut memberikan dampak signifikan terhadap PAD sebesar 99%. Secara individu, pajak daerah dan hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan terbukti berpengaruh positif dan signifikan, menunjukkan potensi besar sebagai sumber pendapatan yang stabil. Sementara itu, retribusi daerah dan komponen PAD sah lainnya menunjukkan pengaruh yang tidak signifikan, bahkan yang terakhir bersifat negatif, menandakan kontribusi yang masih terbatas. Hasil ini menyoroti perlunya optimalisasi dalam sistem pemungutan pajak dan pengelolaan aset daerah demi meningkatkan PAD secara berkelanjutan guna mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Tenggara.
DINAMIKA KEMISKINAN DI PROVINSI GORONTALO: TREN, TANTANGAN, DAN STRATEGI PENANGGULANGAN 2012–2022 Akib, Fitri Hadi Yulia; Novriansyah, Moh. Arif; Wolok, Eduart
JAMBURA: Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis Vol 7, No 3 (2025): JIMB - VOLUME 7 NOMOR 3 JANUARI 2025
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37479/jimb.v7i3.29932

Abstract

Penelitian ini mengkaji dinamika kemiskinan di Provinsi Gorontalo selama periode 2012–2022, yang mencakup analisis tren perubahan, faktor penyebab, dan efektivitas kebijakan pengentasan. Kemiskinan di Gorontalo tetap menjadi tantangan signifikan, dengan angka kemiskinan menurun dari 17,22% pada 2012 menjadi 15,42% pada 2022. Meskipun demikian, disparitas antara wilayah perkotaan dan pedesaan tetap mencolok, mencerminkan keterbatasan akses pendidikan, kesehatan, dan peluang ekonomi. Tujuan utama penelitian ini adalah memberikan pemahaman yang lebih holistik terhadap faktor-faktor multidimensi yang memengaruhi kemiskinan dan merekomendasikan kebijakan berbasis bukti untuk perbaikan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan laporan institusi lainnya. Analisis mencakup statistik deskriptif, tren temporal, dan spasial untuk memetakan perubahan indikator kemiskinan, ketimpangan pendapatan, serta Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Visualisasi data seperti grafik dan tabel digunakan untuk mendukung interpretasi hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemiskinan absolut, relatif, dan kultural memengaruhi kehidupan masyarakat Gorontalo secara signifikan. Garis kemiskinan di wilayah perkotaan meningkat lebih tajam dibandingkan pedesaan, akibat urbanisasi dan tekanan biaya hidup. Indeks kedalaman dan keparahan kemiskinan menunjukkan fluktuasi, mencerminkan efektivitas program pengentasan yang masih terbatas. Kebijakan pemerintah, seperti Bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP), meski memiliki dampak positif, hanya mencakup sebagian kecil masyarakat miskin. Program yang lebih holistik diperlukan untuk meningkatkan akses pendidikan, kesehatan, dan peluang ekonomi lokal. Penelitian ini menegaskan perlunya kebijakan yang terintegrasi dan berbasis data untuk mengatasi ketimpangan ekonomi dan sosial di Gorontalo. Pendekatan berbasis wilayah dan peningkatan infrastruktur pedesaan menjadi rekomendasi utama untuk mencapai pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Hasil studi ini diharapkan dapat menjadi landasan untuk formulasi kebijakan yang lebih efektif dan adaptif di masa depan.