Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektivitas Latihan Peregangan Terhadap Penurunan Nyeri Leher Ringan Dan Sedang Pada Mahasiswa Kedokteran Universitas Jambi Daru Ikhwan Maulana; Patrick William Gading; Hasna Dewi; Lailan Lailan; Zilzikridini Wijayanti
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 6 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i6.1637

Abstract

Latar Belakang: Nyeri leher merupakan keluhan muskuloskeletal yang sering dialami mahasiswa kedokteran akibat tingginya aktivitas akademik, penggunaan perangkat digital dalam waktu lama, serta postur tubuh yang kurang ergonomis. Latihan peregangan (stretching exercise) merupakan intervensi nonfarmakologis yang berpotensi mengurangi nyeri leher. Tujuan: Mengetahui efektivitas latihan peregangan terhadap penurunan nyeri leher ringan dan sedang pada mahasiswa Kedokteran Universitas Jambi angkatan 2023–2025. Metode: Penelitian quasi-experimental dengan pendekatan one-group pretest-posttest design melibatkan 22 mahasiswa yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Intensitas nyeri diukur menggunakan Numeric Rating Scale (NRS). Intervensi berupa tujuh jenis peregangan dilakukan tiga kali per minggu selama enam minggu. Analisis menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank Test (p<0,05). Hasil: Dari 22 responden, 13 (59,1%) perempuan dan 9 (40,9%) laki-laki. Rerata skor NRS menurun dari 3,00 ± 1,633 (median 2,50) menjadi 1,09 ± 1,109 (median 1,00) setelah intervensi, dengan perbedaan bermakna secara statistik (p<0,001). Kesimpulan: Latihan peregangan efektif menurunkan nyeri leher ringan dan sedang pada mahasiswa Kedokteran Universitas Jambi angkatan 2023–2025 serta berpotensi direkomendasikan sebagai intervensi nonfarmakologis yang aman, mudah, dan ekonomis. Penelitian selanjutnya disarankan menggunakan kelompok kontrol dan jumlah sampel yang lebih besar untuk memperkuat bukti efektivitasnya.
Pengembangan Kemplang Bakar sebagai Cemilan Sehat Berbasis Pangan Lokal untuk Penguatan Ekonomi Masyarakat dan Pencegahan Stunting di Desa Tahtul Yaman, Jambi Hafizah Hafizah; Anna Anggraini; Denok Tri Hardiningsih; Muhammad Alim Pramadya; Muhammad Irfan Meydiansyah; Uswatun Hasanah Nursal; Deputra Bintang Herlambang; M. Daffa Ayury Merbawanto; Zilzikridini Wijayanti; Zahra Frizki Asty; Deki Irawan
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 8 (2026): SWARNA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Agustus, 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v5i8.3934

Abstract

Desa Tahtul Yaman, Kota Jambi, menghadapi tantangan ganda berupa pembatasan ekonomi kelompok Ibu Rumah Tangga (IRT) dan risiko stunting pada anak balita. Salah satu potensi ekonomi warga adalah usaha kerupuk kemplang bakar berbahan dasar ikan tenggiri yang kaya protein, namun tetap diproduksi secara tradisional dengan kapasitas rendah (7 bungkus/jam) dan bergantung pada cuaca untuk pengeringan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mentransformasi kemplang bakar menjadi camilan sehat berbasis pangan lokal sebagai instrumen penguatan ekonomi sekaligus pencegahan stunting. Metode pelaksanaannya meliputi lima tahap, yaitu sosialisasi, pelatihan manajemen dan pemasaran digital, penerapan teknologi (mesin oven pengering multiguna dan tungku pemanggang standar), pendampingan, serta evaluasi program kemiskinan yang dilaksanakan selama delapan bulan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kapasitas produksi dari 7 menjadi 10-14 bungkus per jam, penurunan waktu pengeringan dari dua hari menjadi sekitar delapan jam, serta seluruh mitra tidak mampu membuang keuangan usaha dan menghitung Harga Pokok Penjualan (HPP). Rebranding kemasan dan pemasaran digital melalui media sosial memperluas jangkauan pasar hingga wisatawan di kawasan Gentala Arasy. Program ini juga mendorong terbentuknya Kelompok Usaha Bersama (KUB) sebagai wadah keinginan usaha. Kegiatan ini menunjukkan bahwa intervensi teknologi yang tepat guna yang terintegrasi dengan usaha manajemen dan edukasi gizi mampu meningkatkan pendapatan mitra sekaligus berkontribusi pada pencegahan stunting berbasis pangan lokal.