Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

The Effect of Work-Life Integration on Employee Performance With Work Environment As A Moderating Variable: Penelitian Tresna Kusumawati; Sumarno; Cattleya Rejito; Gilang Pranajasakti; Hertya Andriani
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.7669

Abstract

This study examines the effect of work-life integration on employee performance, with the work environment operating as a moderating variable within modern organizational settings. In an era dominated by rapid technological advancement and flexible working arrangements, traditional boundaries between professional obligations and personal life have blurred significantly, necessitating a shift from work-life balance to work-life integration. Using a quantitative approach based on Structural Equation Modeling (SEM), this paper develops a conceptual framework grounded in Social Exchange Theory and Job Demands-Resources (JD-R) Theory. The main objective is to clarify whether combining personal and professional responsibilities enhances employee productivity and whether physical and psychological work environments strengthen or weaken this relationship. The findings aim to provide strategic insights for human resource management practitioners on structuring supportive workplace environments while implementing flexible work models
Transformasi Pelayanan Digital E-SID Dalam Konteks Budaya Pelayanan Publik Di KSOP Utama Tanjung Perak Brigitta Mayawati; Sri Umiyati; Tresna Kusumawati
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 3 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i3.995

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis transformasi pelayanan digital Electronic-Seafarer Identity Document (E-SID) dalam konteks budaya pelayanan publik di Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas Utama Tanjung Perak. Digitalisasi layanan maritim sering dipandang sebatas modernisasi teknologi, padahal esensinya menuntut perubahan budaya birokrasi secara menyeluruh. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi , lalu dianalisis menggunakan sintesis teori Budaya Organisasi Edgar Schein (Artifacts, Espoused Values, Basic Assumptions) dan dimensi Kualitas Pelayanan Parasuraman (Tangibles, Reliability, Responsiveness, Assurance, Empathy). Hasil penelitian menunjukkan tiga temuan utama. Pertama (Artefak/Tangibles), infrastruktur biometrik standar ILO 185 berhasil meningkatkan bukti fisik dan citra birokrasi modern, namun keandalannya sangat bergantung pada stabilitas server pusat. Kedua (Nilai yang Dianut/Assurance & Reliability), penerapan SOP keamanan siber menumbuhkan jaminan keamanan (Assurance) yang tinggi bagi pelaut, meskipun konsistensi waktu layanan (Reliability) sering terhambat oleh fluktuasi jaringan sentralistik. Ketiga (Asumsi Dasar/Empathy & Responsiveness), terjadi pergeseran mentalitas aparatur dari paradigma "penguasa loket" menjadi fasilitator solutif. Kesenjangan literasi digital pelaut senior justru memicu peningkatan dimensi empati dan daya tanggap petugas. Kesimpulannya, transformasi E-SID membuktikan bahwa teknologi hanyalah alat; kualitas pelayanan publik digital yang paripurna tetap bergantung pada humanisme aparatur (brainware) dalam menjembatani keterbatasan sistem dan literasi masyarakat.
Implementasi Program Kampung Bahari Nusantara Tlocor Dalam Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Di Kabupaten Sidoarjo Tri Santi P. Happy; Sri Umiyati; Tresna Kusumawati
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 3 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i3.1224

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji implementasi Program Kampung Bahari Nusantara (KBN) dalam program pemberdayaan masyarakat pesisir yang diinisiasi oleh Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) melalui pendekatan yang mengintegrasikan lima klaster, yaitu pendidikan, kesehatan, ekonomi, pariwisata, dan pertahanan. Berangkat dari adanya kesenjangan antara keberhasilan pembangunan fisik lima klaster Program KBN dengan keberlanjutan implementasi program pada fase pascapembangunan di Dusun Tlocor, Desa Kedungpandan, Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo. Penelitian menggunakan pendekatan diskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan unsur TNI AL, Pemerintah Desa, BUMDes, kelompok masyarakat, pelaku UMKM, dan tokoh masyarakat. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan SaldaƱa yang meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Program Kampung Bahari Nusantara telah berjalan pada lima klaster utama, namun keberlanjutannya belum optimal. Dimensi komunikasi menunjukkan koordinasi antaraktor telah terbangun, tetapi belum berlangsung secara rutin. Pada dimensi sumber daya masih ditemukan keterbatasan anggaran operasional, sumber daya manusia, dan keberlanjutan pembinaan. Dimensi disposisi menunjukkan adanya komitmen pelaksana yang tinggi, meskipun partisipasi dan kemandirian masyarakat belum merata. Dimensi struktur birokrasi memperlihatkan pembagian peran antaraktor telah terbentuk, tetapi mekanisme koordinasi dan evaluasi belum terintegrasi. Faktor pendukung meliputi komitmen para pemangku kepentingan, potensi wisata bahari, dukungan masyarakat dan sinergi kelembagaan.