Alis Kholisoh
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

STRATEGI PEMBELAJARAN DALAM MENINGKATKAN EFEKTIVITAS PROSES BELAJAR PESERTA DIDIK PADA ERA TRANSFORMASI PENDIDIKAN Alis Kholisoh; Zahwa Ardhinia Naisa; Mohammad Fikri Fadilah; Feri Hendriyanto; Nurlaila Ana
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.52206

Abstract

Transformasi pendidikan pada abad ke-21 menuntut adanya perubahan paradigma pembelajaran yang tidak lagi berpusat pada guru, melainkan berorientasi pada peserta didik. Dalam konteks tersebut, strategi pembelajaran menjadi salah satu faktor penting yang menentukan keberhasilan proses belajar mengajar. Pemilihan strategi yang tepat dapat meningkatkan motivasi belajar, keaktifan peserta didik, kemampuan berpikir kritis, kreativitas, serta hasil belajar yang optimal. Sebaliknya, penggunaan strategi yang kurang sesuai dengan karakteristik peserta didik dan tujuan pembelajaran dapat menyebabkan rendahnya efektivitas pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep strategi pembelajaran, implementasinya dalam proses pembelajaran, serta pengaruhnya terhadap efektivitas belajar peserta didik. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi literatur (library research). Data diperoleh melalui berbagai sumber ilmiah berupa jurnal nasional dan internasional, buku, prosiding, serta dokumen akademik yang relevan. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran memiliki peran yang sangat penting dalam menciptakan pembelajaran yang efektif. Berbagai strategi seperti pembelajaran kooperatif, problem based learning, project based learning, discovery learning, dan pembelajaran kontekstual terbukti mampu meningkatkan keterlibatan peserta didik dalam proses pembelajaran. Selain itu, strategi pembelajaran yang tepat berkontribusi terhadap peningkatan hasil belajar, kemampuan berpikir kritis, kreativitas, dan motivasi belajar peserta didik. Oleh karena itu, guru perlu memiliki kompetensi dalam memilih dan menerapkan strategi pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik peserta didik dan perkembangan zaman.
Implementasi dan Efektivitas Game Edukatif Terhadap Anak Tunarungu di TPQ As-Sakinah Nida Fadhila Safitri; Sabrina Ais Zahra; Alis Kholisoh; Badrani Dhyal Haqqi; Ferida Rahmawati
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 03 (2026): Volume 11 Nomor 03, September 2026 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i03.58015

Abstract

Learning for deaf children requires media that suits the characteristics of visual learning so that the material can be understood more effectively. One innovation that can be implemented is the use of educational games as an interactive and fun learning medium. This study aims to describe the implementation and analyze the effectiveness of an educational game of guessing the hijaiyah letters in the learning of deaf children at TPQ As-Sakinah. The study used a qualitative approach with a case study design. Data were obtained through observation, semi-structured interviews, and documentation, then analyzed through the stages of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results showed that the implementation of the educational game was carried out through a group game of guessing the hijaiyah letters using simple media such as letter cards, a whiteboard, and sign language. The implementation of this game was able to increase student participation, motivation, concentration, and social interaction during the learning process. In addition, the educational game helped deaf children recognize the hijaiyah letters, improved memory, and facilitated understanding of the material through a visual approach that suited their learning needs. Although there are differences in abilities and needs for assistance for each student, the use of educational games has been proven to create a more active, collaborative, and enjoyable learning atmosphere. Thus, educational games can be an effective alternative learning medium to support Islamic Religious Education for deaf children.
PERAN EVALUASI PENDIDIKAN DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK Ananda Suci Rahmania; Yusnita Hikmawati; Alfaina Mafazah Musallamah; Syfa Maulidiyah; Siti nur azizah; Alis Kholisoh; Sasa Refiatul Alfianti; Ridho Riyadi
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 03 (2026): Volume 11 Nomor 03, September 2026 Posted
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i03.58504

Abstract

Evaluasi pendidikan merupakan komponen strategis dalam sistem pembelajaran modern yang berperan sebagai dasar pengambilan keputusan untuk meningkatkan mutu pendidikan secara berkelanjutan. Dalam paradigma pendidikan abad ke-21, evaluasi tidak lagi dipahami sebatas proses pengukuran hasil belajar, melainkan sebagai instrumen komprehensif untuk menilai efektivitas proses pembelajaran, memperbaiki strategi pengajaran, meningkatkan kompetensi pendidik, serta mengoptimalkan capaian belajar peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hakikat evaluasi pendidikan dalam konteks pendidikan modern, mengkaji mekanisme evaluasi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, mengidentifikasi dampak evaluasi terhadap hasil belajar peserta didik, serta menguraikan tantangan dan solusi implementasi evaluasi pendidikan di lapangan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Systematic Literature Review (SLR) melalui penelaahan berbagai artikel ilmiah nasional dan internasional. Analisis dilakukan melalui tahapan identifikasi literatur, seleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi, evaluasi kualitas artikel, sintesis temuan, serta analisis isi (content analysis). Hasil kajian menunjukkan bahwa evaluasi pendidikan telah berkembang dari pendekatan yang berorientasi pada pengukuran menuju evaluasi autentik yang mendukung peningkatan mutu pembelajaran. Implementasi evaluasi yang efektif mampu memperbaiki strategi pembelajaran melalui asesmen formatif, pemberian umpan balik, dan refleksi pembelajaran sehingga berdampak positif terhadap motivasi belajar, keterlibatan peserta didik, kompetensi guru, serta peningkatan hasil belajar. Di sisi lain, implementasi evaluasi masih menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan kompetensi pendidik, budaya asesmen yang berorientasi pada nilai akhir, serta keterbatasan sarana dan prasarana. Tantangan tersebut dapat diatasi melalui peningkatan kompetensi profesional guru, pemanfaatan teknologi digital, serta penguatan kebijakan evaluasi di tingkat satuan pendidikan. Dengan demikian, evaluasi pendidikan merupakan instrumen strategis dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan hasil belajar peserta didik apabila dirancang dan dilaksanakan secara sistematis, objektif, autentik, dan berkelanjutan.