Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Pelatihan Game Baamboozle untuk Guru Sekolah Dasar di Desa Spakek Sonia, Wina; Fitriani, Farida; Kurniawati, Wiwien; Ariani, Menik; Wibawa, Restu; Arfini, Baiq Desy
Jurnal Dedikasi Madani Vol 4, No 1 (2025): Jurnal Dedikasi Madani
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jdm.v4i1.15859

Abstract

Pelatihan game bamboozle untuk guru sekolah dasar merupakan kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan guru dalam pengaplikasian game edukasi yaitu bamboozle. Pelatihan ini dilakukan dengan beberapa tahapan, diantaranya tahap obeservasi, tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Pelaihan ini ertempat di SD Negeri 2 Spakek Lombok Tengah, yang dihadiri 10 guru maple. Dalam pelatihan ini para peserta diberikan pemahaman, terkait games bamboozle dan bagaimana cara pengaplikasiannya secara efektif, serta dapat mempermudah guru dalam menyampaikan materi pembelajaran agar lebih menarik.
Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Mahasiswa Fitriani, Farida; Arfini, Baiq Desi
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol 11, No 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v11i1.16739

Abstract

Abstract: In recent years, AI has played an increasingly important role in various fields, especially in education. Artificial intelligence is not only a technical tool but also a social transformer that impacts interactions within the academic environment. The purpose of this study is to examine the utilization of Artificial Intelligence to enhance students' literacy skills. The method used is descriptive qualitative, with data collection techniques including interviews, observations, and questionnaires as supporting data. Data analysis involves identifying findings emerging from the collected data. The analysis is conducted using a qualitative approach with a case study method. This method allows the researcher to understand how AI is used, the benefits experienced, and the challenges faced by students, while also providing relevant recommendations for developing AI-based education. The results of this study can be seen from three aspects: academic literacy, which refers to an individual's capacity to access, understand, analyze, and utilize information in an academic setting, with 75% of students agreeing that they are capable of mastering AI. Next, digital literacy scored 79%, indicating that students feel confident using AI to complete their coursework. Finally, the challenges faced by students scored 84%, with respondents acknowledging or strongly agreeing that these challenges exist and have not yet been resolved. Therefore, students feel the need for guidance from lecturers to ensure that AI usage remains appropriate and ethical.Key Words: Academic literacy, digital literacy, artificial intelligence (AI)Abstrak: Beberapa tahun terakhir ini, AI memainkan peran yang lebih penting diberbagai bidang, khususnya di dunia pendidikan, kecerdasan buatan bukan hanya merupakan alat bantu teknis, tetapi sebagai pengubah sosial yang berdampak pada interaksi di lingkungan akademik. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pemanfaatan Artificial Intelligence untuk meningkatkan kemampuan Literasi Mahasiswa. Metode yang digunakan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan kuesioner sebagai data pendukung. Analisis data mencakup pengidentifikasi temuan yang muncul dari data yang diperoleh. Analisis dilakukan dengan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Metode ini memungkinkan peneliti memahami AI digunakan, manfaat yang dirasakan, serta tantangan yang dihadapi mahasiswa, sekaligus memberikan rekomendasi yang relevan untuk mengembangkan pendidikan berbasis AI. Adapun hasil penelitian ini dapat dilihat dari tiga aspek yaitu literasi akademik yang mengacu pada kapasitas individu untuk menjangkau, memahami, menganalisis, dan memanfaatkan informasi dalam lingkungan akademik dengan skor 75% mahasiswa (setuju) yang berarti mampu menguasai AI. Selanjutnya literasi digital memperoleh skor 79% yang menandakan bahwa dengan menggunakan AI dalam menyelesaikan tugas perkuliahan, mahasiswa merasa percaya diri. Selanjutnya tantangan yang dihadapi mahasiswa mendapat skor 84% yang mana responden mengakui atau sangat setuju dengan adanya tantangan yang dihadapi dan belum dapat solusi. Oleh karena itu, mahasiswa merasa perlu bimbingan dari dosen agar penggunana AI tetap tepat dan etis.Kata Kunci: Lliterasi akademik, literasi digital, Kecerdasan buatan
Pelatihan Game Baamboozle untuk Guru Sekolah Dasar di Desa Spakek Sonia, Wina; Fitriani, Farida; Kurniawati, Wiwien; Ariani, Menik; Wibawa, Restu; Arfini, Baiq Desy; Zinnurain, Zinnurain
Jurnal Dedikasi Madani Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Dedikasi Madani
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jdm.v4i1.15859

Abstract

Pelatihan game bamboozle untuk guru sekolah dasar merupakan kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan guru dalam pengaplikasian game edukasi yaitu bamboozle. Pelatihan ini dilakukan dengan beberapa tahapan, diantaranya tahap obeservasi, tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Pelaihan ini ertempat di SD Negeri 2 Spakek Lombok Tengah, yang dihadiri 10 guru maple. Dalam pelatihan ini para peserta diberikan pemahaman, terkait games bamboozle dan bagaimana cara pengaplikasiannya secara efektif, serta dapat mempermudah guru dalam menyampaikan materi pembelajaran agar lebih menarik.
Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Mahasiswa Fitriani, Farida; Arfini, Baiq Desi
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 11 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v11i1.16739

Abstract

Abstract: In recent years, AI has played an increasingly important role in various fields, especially in education. Artificial intelligence is not only a technical tool but also a social transformer that impacts interactions within the academic environment. The purpose of this study is to examine the utilization of Artificial Intelligence to enhance students' literacy skills. The method used is descriptive qualitative, with data collection techniques including interviews, observations, and questionnaires as supporting data. Data analysis involves identifying findings emerging from the collected data. The analysis is conducted using a qualitative approach with a case study method. This method allows the researcher to understand how AI is used, the benefits experienced, and the challenges faced by students, while also providing relevant recommendations for developing AI-based education. The results of this study can be seen from three aspects: academic literacy, which refers to an individual's capacity to access, understand, analyze, and utilize information in an academic setting, with 75% of students agreeing that they are capable of mastering AI. Next, digital literacy scored 79%, indicating that students feel confident using AI to complete their coursework. Finally, the challenges faced by students scored 84%, with respondents acknowledging or strongly agreeing that these challenges exist and have not yet been resolved. Therefore, students feel the need for guidance from lecturers to ensure that AI usage remains appropriate and ethical.Key Words: Academic literacy, digital literacy, artificial intelligence (AI)Abstrak: Beberapa tahun terakhir ini, AI memainkan peran yang lebih penting diberbagai bidang, khususnya di dunia pendidikan, kecerdasan buatan bukan hanya merupakan alat bantu teknis, tetapi sebagai pengubah sosial yang berdampak pada interaksi di lingkungan akademik. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pemanfaatan Artificial Intelligence untuk meningkatkan kemampuan Literasi Mahasiswa. Metode yang digunakan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan kuesioner sebagai data pendukung. Analisis data mencakup pengidentifikasi temuan yang muncul dari data yang diperoleh. Analisis dilakukan dengan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Metode ini memungkinkan peneliti memahami AI digunakan, manfaat yang dirasakan, serta tantangan yang dihadapi mahasiswa, sekaligus memberikan rekomendasi yang relevan untuk mengembangkan pendidikan berbasis AI. Adapun hasil penelitian ini dapat dilihat dari tiga aspek yaitu literasi akademik yang mengacu pada kapasitas individu untuk menjangkau, memahami, menganalisis, dan memanfaatkan informasi dalam lingkungan akademik dengan skor 75% mahasiswa (setuju) yang berarti mampu menguasai AI. Selanjutnya literasi digital memperoleh skor 79% yang menandakan bahwa dengan menggunakan AI dalam menyelesaikan tugas perkuliahan, mahasiswa merasa percaya diri. Selanjutnya tantangan yang dihadapi mahasiswa mendapat skor 84% yang mana responden mengakui atau sangat setuju dengan adanya tantangan yang dihadapi dan belum dapat solusi. Oleh karena itu, mahasiswa merasa perlu bimbingan dari dosen agar penggunana AI tetap tepat dan etis.Kata Kunci: Lliterasi akademik, literasi digital, Kecerdasan buatan
SOSIALISASI RUMAH SEHAT GUNA MENINGKATKAN PENGETAHUAN SERTA KESADARAN BAGI MASYARAKAT Fitriani, Farida; Endriani, Ani; Maulana, Muhmmad Imam; Rayani, Dewi; Kurniawati, Wiwien
Jurnal Dedikasi Madani Vol. 3 No. 1 (2024): July
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jdm.v3i1.12246

Abstract

This community service activity aims to provide knowledge, and increase public understanding and awareness in creating healthy, livable homes and realizing healthy and decent housing management. The method used in this service activity is socialization and in the form of healthy home assistance and evaluation of healthy home assistance. The target of this community service activity is the community of Gontoran Hamlet, Sesaot Village, Narmada, West Lombok. The hope of this service in Gontoran Hamlet, Sesaot Village, Narmada, West Lombok, is that the community will better understand the criteria or indicators for a healthy home, efforts to have a healthy home and the community will play an active role in creating a healthy home by keeping the area around the house more clean, in order to create a healthy family, to organize and improve the quality of good residential areas.
MENGEMBANGKAN JIWA KEWIRAUSAHAAN UNTUK MENINGKATKAN MINAT DAN MOTIVASI REMAJA MASJID LINGKUNGAN PENGEMPEL Fitriani, Farida; Aryani, Menik; Rayani, Dewi; Kurniawati, Wiwien; Wibawa, Restu
Jurnal Dedikasi Madani Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jdm.v3i2.13310

Abstract

Menjadi seorang wirausaha memiliki ciri-ciri khusus, yaitu percaya diri, berorientasi pada hasil, keberanian mengambil risiko, memiliki jiwa kepemimpinan, berorientasi pada masa depan, dan keorisinilan. Tujuan pengabdian ini yaitu untuk menginspirasi remaja masjid linkungan Pengempel agar memiliki minat dan motivasi tinggi dalam menjalani wirausaha. Metode pelaksanaan program pengabdian masyarakat ini akan dilakukan secara terpadu dan partisipatif dengan ceramah dan diskusi. Pada tahap ceramah tim melakukan sosialiasi mengembangkan jiwa kewirausahaan sejak dini bagi remaja masjid lingkungan Pengempel. Sedangkan tahap diskusi dilakukan untuk menambah pemahaman dan tanya jawab seputar kewirausahaan dan membahas mengelola keuangan usaha kepada para remaja. Dengan adanya program ini, luaran yang diharapkan yaitu remaja aktif mengikuti proses pelaksanaan dan memiliki pemahaman serta kemampuan dalam berwirausaha. Remaja juga diharapkan mampu meningkatkan jiwa berwirausaha dengan melakukan tindakan langsung untuk memulai usaha. Mempraktikkan dikehidupan sehari-hari, sebagai bekal di masa depan untuk menjadi seorang pengusaha yang sukses dan handal.
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN BLANDED LEARNING DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN KEMANDIRIAN Fitriani, Farida; Sarilah, Salilah; Ridlo, M Rasyid
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 15, No 1 (2024): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v15i1.19858

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas model blanded learning terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia mahasiswa Poltekkes Mataram. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yang menggunakan pendekatan quasi eksperimen dengan rancangan posttest only control grup design. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa Jurusan Teknologi Laboraturium Medis. Teknik sampling yang digunakan yaitu random sampling. Data diperoleh dari program studi D4 Teknologi Laboraturium Medis kelas A dan B. Data bersumber dari data primer yang bersasal dari nilai posttest, dan kuisioner dari kemandirian dan respon mahasiswa. Sedangkan data skunder diperoleh dari hasil observasi dan dokumentasi pada nilai awal. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa pembelajaran dengan model blanded learning dapat terlaksana dengan persentase sebesar 98,63%. Keefektivan model pembelajaran blended learning menunjukan persentase sebesar 80%. Penerapan model blended learning juga efektif meningkatkan kemandirian belajar yang ditunjukan pada nilai sign 0,038 < 0,05 dan dapat meningkatkan hasil belajar mahasiswa, hal tersebut dapat dilihat pada nilai sign 0,001 < 0,05.Abstract:  The purpose of this study is to assess the efficacy of the blended learning model in enhancing the Indonesian language learning outcomes of Mataram Health Polytechnic students. The study employs a quantitative method utilizing a quasi-experimental approach with a posttest-only control group design. The study population comprises students from the Department of Medical Laboratory Technology, and a random sampling technique is used. Primary data is obtained from posttest scores and student questionnaires while secondary data is sourced from observations and documentation of initial values. The study results confirm that the blended learning model can be implemented with a success rate of 98.63% and an efficacy rate of 80%. Furthermore, the blended learning model enhances student independence as indicated by the significance value of 0.038 < 0.05, and it also improves student learning outcomes as demonstrated by the significance value of 0.001 < 0.05.
OPTIMALISASI KEMAMPUAN MENULIS KARYA ILMIAH MAHASISWA MELALUI PELATIHAN BANTUAN AI Fitriani, Farida; Aryani, Menik; Wibawa, Restu; Kurniawati, Wiwien
Masyarakat: Jurnal Pengabdian Vol. 2 No. 4 (2026)
Publisher : Yayasan Pendidikan Dan Pengembangan Harapan Ananda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58740/m-jp.v2i4.649

Abstract

Pelatihan ini dirancang untuk membantu siswa dalam memahami serta memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) dengan baik untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam menulis karya ilmiah. Kegiatan ini dilakukan melalui metode pelatihan menyeluruh yang mencakup tiga tahap, yaitu observasi, pelaksanaa, dan evaluasi. Pelatihan ini dilaksanakan di Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi Universitas Pendidikan Mandalika. Hasilnya, siswa menunjukkan antusiasme yang tinggi dan merasa lebih percaya diri dalam mengelola refrensi secara mandiri. Kemampuan pemahaman dan penggunaan bahasa akademik meningkat, serta keterampilan berpikir kritis yang mendalam juga berkembang. AI membantu siswa menyusun daftar pustaka dengan tepat, mengurangi kutipan, dan menjaga kualitas karya ilmiah sesuai standar akademik. Dampak positif pelatihan ini dirasakan tidak hanya oleh mahasiswa, tetapi juga meningkatkan kualitas lembaga akademik. Mahasiswa menjadi lebih siap menghadapi tantangan pendidikan dan penelitian yang memerlukan literasi digital dan pemahaman metodologi ilmiah. Pelatihan ini mendukung pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sekaligus meningkatkan reputasi akademik perguruan tinggi di tingkat nasional dan internasional.