Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Development of English Learning Model Based on Local Wisdom with Blended Learning Approach Using Macromedia Flash at SMPN Satu Atap Tunda Island Dede Rohadi Fajri; Sisca Wulansari Saputri
Journal of Languages and Language Teaching Vol 9, No 4 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jollt.v9i4.4098

Abstract

The aim of the research is to create a learning media model for English that uses the Macromedia Flash program, as well as to assess the viability of utilizing Macromedia Flash-based learning media to assist English. This study is a Research and Development (R & D) project with several stages. (1) Analysis stages, such as identifying Learning Media objectives and student characteristics; (2) Design stages, such as designing learning materials and learning media design using the Macromedia Flash program; (3) Production stages, such as producing learning materials, authoring materials, and editing learning materials; (4) Stages of evaluation, including Material Expert Review, Media Expert Review, and Student Testing. The findings demonstrate that the English learning media products adhere to research and development guidelines and are successful in the learning process for SMPN Satu Atap Pulai Tunda students.
A Study of Adolescents’ Anxiety and Achievement in English as a Foreign Language Eka Christyani; Dede Rohadi Fajri; Sisca Wulansari Saputri
Journal of English Language Teaching and Literature (JELTL) Vol 5 No 2 (2022): Journal of English Language Teaching and Literature (JELTL)
Publisher : FKIP, Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/jeltl.v5i2.2119

Abstract

The purpose of this study was to determine the anxiety of adolescents, especially in Mardi Yuana Junior High School students, Serang City, and their achievements in the process of learning English as a foreign language in foreign language classes. This research is qualitative research with a descriptive approach through questionnaire observations, interviews, and documentation. The results of this study indicate that 2 students feel anxious with a percentage of 5.88%, 20 students feel mildly anxious with a percentage of 58.82%, 12 students feel relaxed with a percentage of 35.29%, 0 students feel relaxed/very relaxed with a percentage of 0%. So it could be concluded that the factors that could affect the students' anxiety in learning English as a foreign language are internal and external. Internal factors include perception, personality, and intelligence. While external factors include motivation, classroom environment, and cognitive. As for what affects students' achievement in learning English as a foreign language, they are afraid of being given a negative evaluation, when they make mistakes and are afraid of being laughed at by their classmates, it makes them afraid to explore themselves further about foreign language learning. Therefore, anxiety in learning English should at least motivate students, especially in their teens so that they can learn foreign languages well.
Kesiapan Guru Bahasa Inggris Sekolah Menengah Kejuruan dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Pusat Keunggulan Sisca Wulansari Saputri; Issy Yuliasri; Suwandi Suwandi; Henrikus Joko Yulianto
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

SMK adalah sekolah kejuruan formal yang ada di Indonesia pada tingkat menengah atas, dimana pembelajarannya bertujuan untuk mempersiapkan siswa-siswinya dengan keterampilan praktis untuk memasuki pasar kerja setelah mereka lulus. Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 Pasal 80, Jurusan di SMK adalah Teknologi dan Rekayasa; Kesehatan; Seni; Kerajinan tangan dan Pariwisata; Teknologi Informasi dan Komunikasi; Agribisnis dan Agroteknologi; Bisnis dan Manajemen; dan juga keahlian-keahlian yang dibutuhkan oleh masyarakat di daerah tersebut. Saat ini pemerintah sudah meluncurkan kurikulum terbaru mulai tingkat sekolah dasar hingga perguruan tinggi yang dinamakan dengan Kurikulum Merdeka. Kurikulum Pusat Keunggulan adalah Kurikulum Merdeka yang diterapkan di SMK. Hal ini masih menjadi PR bagi para guru dan juga sekolah. Tidak jarang guru-guru masih belum maksimal dalam penerapan kurikulum ini. Kesiapan dari sekolah dan juga profesionalisme guru dalam menerapkan kurikulum ini sangat dibutuhkan dalam menyukseskan program baru pemerintah ini. Penelitian ini bertujuan untuk menggali informasi terkait kesiapan para guru di SMK dalam penerapan kurikulum yang baru ini yaitu Kurikulum Pusat Keunggulan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah narrative inquiry, dimana subjek penelitiannya adalah empat guru Bahasa Inggris. Hasil penelitian ini menunjukkan pada awalnya para guru belum memiliki kesiapan terhadap kurikulum ini, namun pada akhirnya guru-guru tersebut dapat melaksanakan atau mengimplementasikan kurikulum tersebut dengan baik setelah melakukan serangkaian inovasi juga didukung dengan pengalaman dan pemahaman terkait kurikulum yang baru ini.