Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Jurnal Triton

PERILAKU PETANI DALAM PEMANFAATAN LIMBAH SAYURAN SEBAGAI PUPUK BOKASHI PADA TANAMAN SAWI PUTIH D’Ockta Anggini; Rudi Hartono; Oeng Anwarudin
JURNAL TRITON Vol 10 No 1 (2019): JURNAL TRITON
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecamatan Argapura memiliki berbagai produk unggulan di sektor pertanian hortikultura. Mayoritas petani di Kecamatan Argapura belum memanfaatkan limbah sayuran sebagai pupuk Bokashi. Penelitian bertujuan mendeskripsikan perilaku petani, menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku petani, dan merumuskan strategi untuk meningkatkan perilaku petani dalam pemanfaatan limbah sayuran sebagai bokashi pada tanaman sawi putih. Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Argapura Kabupaten Majalengka pada April sampai Juli 2019. Sampel penelitian sebanyak 60 Orang petani sawi putih yang diambil menggunakan teknik pengambilan sampel cluster random sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, analisis uji korelasi rank spearman, dan analisis Kendall’s W. Variabel penelitian meliputi karakteristik petani, sarana dan prasarana, dan kegiatan penyuluhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku petani dalam pemanfaatan limbah sayuran sebagai bokashi pada tanaman sawi putih di Kecamatan Argapura termasuk kategori rendah dengan persentase (58,3%), sehingga perlu ditingkatkan. Faktor yang berhubungan dengan perilaku petani dalam pemanfaatan limbah sayuran sebagai bokashi adalah kegiatan penyuluhan. Strategi untuk meningkatkan perilaku petani dalam pemanfaatan limbah sayuran sebagai bokashi yaitu menguatkan kegiatan penyuluhan dengan meningkatkan intensitas penyuluhan, metode penyuluhan melalui demonstrasi cara dan demonstrasi plot, serta materi dan media penyuluhan yang lebih sesuai dengan kebutuhan petani.
PROFIL PETANI MUDA DI KABUPATEN CIANJUR JAWA BARAT Opik Ahmad Taopik; Dayat; Achdiyat; Muhammad Tassim Billah; Oeng Anwarudin
JURNAL TRITON Vol 9 No 2 (2018): JURNAL TRITON
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan menganalisis propfil petani muda dalam usaha agribisnis. Penelitian dilaksanakan di Cianjur Jawa Barat dengan pendekatan kuantitiatif dan survai. Sampel penelitian sebanyak 110 orang dengan teknik cluster random sampling. Lokasi penelitian di kabupaten Cianjur. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik statistik deskriptif. Hasil penelitian dapat disimpulkan kapasitas kewirausahaan pemuda sebagian besar berada pada klasifikasi sedang. Petani muda sebagian besar berpendidikan SMP dan SMA, rata-rata lama usaha 6,1 tahun, sebagian besar tidak pernah mengikuti pelatihan, akses TIK tinggi, persepsi dan motivasi sebagian besar berada pada klasifikasi sedang. Kapasitas kewirausahaan petani muda dipengaruhi oleh pendidikan, akses TIK, motivasi, faktor eksternal dan peranan penyuluhan.
Akses Teknologi Informasi melalui Media Elektronik pada Petani KRPL Rizki Ardelia; Oeng Anwarudin; Nazaruddin
JURNAL TRITON Vol 11 No 1 (2020): JURNAL TRITON
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47687/jt.v11i1.101

Abstract

Penggunaan media elektronik dan pendekatan kawasan rumah pangan lestari merupakan gabungan dua metode penyuluhan pertanian yang dianggap efektif untuk mempertahankan kehidupan petani perkotaan di masa pandemi covid-19 saat ini. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat akses petani dan faktor yang mempengaruhi akses teknologi informasi melalui media elektronik pada petani Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) serta merumuskan strategi yang tepat untuk meningkatkan akses teknologi informasi melalui media elektronik pada petani KRPL. Penelitian telah dilakukan di Kelurahan Hadimulyo Barat dan Hadimulyo Timur, Metro Pusat, Kota Metro, Lampung pada April hingga Juni 2020. Sampel penelitian yaitu 46 petani yang tergabung dalam kelompoktani yang telah menerapkan program KRPL. Sampel ditentukan menggunakan quota sampling berdasarkan pada keaktifan anggota kelompok. Peubah penelitian terdiri atas karakteristik petani, dukungan fasilitas teknologi informasi, peranan penyuluh dan akses teknologi informasi. Pengumpulan data primer menggunakan instrument berupa kuesioner. Data diolah menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan regresi berganda serta analisis SWOT. Hasil penelitian mengenai akses teknologi informasi melalui media elektronik pada petani KRPL ada pada kategori tinggi dengan persentase 70,7%. Faktor faktor yang mempengaruhi tingkat akses petani melalui media elektronik yaitu jumlah tanggungan keluarga, dukungan fasilitas akses teknologi informasi serta peranan penyuluh pertanian. Strategi untuk meningkatkan akses petani dapat dilakukan dengan memanfaatkan kekuatan dan peluang yang ada pada kelompoktani serta memanfaatkan peluang yang ada untuk memperbaiki kelemahan. Beberapa upaya yang dapat dilakukan adalah memperkuat peranan penyuluh pertanian dan dukungan fasilitas teknologi informasi seperti media elektronik.
Analisis Pemenuhan Informasi Teknologi Penyuluh Swadaya di Jawa Barat Yoyon Haryanto; Oeng Anwarudin
JURNAL TRITON Vol 12 No 2 (2021): JURNAL TRITON
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47687/jt.v12i2.213

Abstract

Penyuluh pertanian swadaya hadir karena adanya tuntutan prinsip partisipasi dalam pembangunan pertanian. Pendekatan ini menempatkan petani sebagai subjek dalam program pembangunan pertanian mulai dari tahap mengidentifikasi masalah, merencanakan, melaksanakan hingga tahap mengevaluasinya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pemenuhan informasi dan inovasi teknologi penyuluh pertanian swadaya dari cara akses serta mengukur dukungan lembaga terkait yang memiliki peranan dalam pemenuhan informasi dan inovasi tersebut. Penelitian dilaksanakan di Jawa Barat. Metode penelitian menggunakan pendekatan survei dengan mengumpulkan data primer secara langsung dari penyuluh swadaya. Sebanyak 244 orang penyuluh swadaya menjadi sampel penelitian dan tersebar di Kabupaten Karawang, Majalengka, Sukabumi, dan Bogor. Pengambilan data dilakukan melalui teknik wawancara menggunakan panduan kuesioner dan observasi di lapangan. Teknis analisis data menggunakan statistik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daya akses penyuluh swadaya cukup baik terutama dalam pemenuhan informasi teknologi dari media modern. Pihak perusahaan atau swasta memiliki dukungan yang baik dibandingkan lembaga lainnya yang ada dalam hal pemenuhan informasi teknologi terutama dalam hal informasi sarana prasarana pertanian. Implikasi penelitian ini adalah perlu dukungan lembaga terkait dalam pemenuhan informasi dan teknologi penyuluh pertanian swadaya. Lembaga tersebut adalah lembaga penyuluhan pertanian, pelatihan, pendidikan, penelitian dan perusahaan atau swasta. Pemenuhan informasi tersebut dapat melalui akses teknologi informasi maupun akses sumber informasi konvensional.
Analisis Tingkat Kesenjangan Pendapatan Rumah Tangga Petani Ternak Kambing di Kabupaten Manokwari Hotmauli Febriana Pardosi; Oeng Anwarudin
JURNAL TRITON Vol 15 No 2 (2024): JURNAL TRITON
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47687/jt.v15i2.849

Abstract

Salah satu masalah penting dalam pembangunan adalah kesenjangan pendapatan, yang menunjukkan ketidakmerataan pendapatan yang diperoleh masyarakat di suatu wilayah atau daerah. Kondisi ini menunjukkan perbedaan yang signifikan antara masyarakat berpenghasilan tinggi dan masyarakat berpenghasilan rendah. Riset ini bertujuan untuk menyelidiki disparitas tingkat pengeluaran rumah tangga dan kesenjangan pendapatan peternak kambing di Distrik Prafi dan Masni. Sampel pada riset ini peternak atau petani ternak yaitu petani yang memelihara ternak kambing di wilayah Prafi dan Masni. Metode proportional random sampling digunakan untuk pengambilan sampel. Analisis tingkat kesenjangan pendapatan (gini ratio) dan analisis disparitas dari pengeluaran rumah tangga peternak kambing (t-test) merupakan analisis yang digunakan dalam penelitian ini. Hasil riset yang telah dilakukan menunjukkan bahwa tingkat kesenjangan pendapatan peternak kambing di Distrik Prafi dan Masni masuk dalam golongan rendah, dengan gini ratio masing-masing 0,17 dan 0,20. Perbandingan nilai pengeluaran rumah tangga petani ternak kambing di Distrik Prafi dan Masni berbeda secara signifikan, menurut hasil uji t-test. Tingkat pengeluaran rumah tangga peternak kambing di Distrik Prafi berbeda dengan peternak di Masni karena biaya makanan lebih tinggi daripada biaya bukan makanan, artinya tingkat kesejahteraan rendah. Berdasarkan hasil ini, dapat disimpulkan bahwa tingkat kesenjangan pendapatan rumah tangga petani ternak kambing di Distrik Prafi dan Masni tergolong rendah yaitu pemerataan pendapatan antar petani ternak relatif tinggi atau merata. Hasil ini menjadi gambaran mengenai ukuran kesenjangan pendapatan petani ternak di Prafi dan Masni untuk dapat menjadi dasar pertimbangan pada pembuatan kebijakan untuk mengentaskan kemiskinan dengan mengembangkan usahatani ternak agar tercapai masyarakat yang sejahtera.