Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Implementation of wahdah method on the mathematics learning Lutfi, Sunisa; Sunanto, Rahma Faelasofi; Nihayati, Nihayati
Desimal: Jurnal Matematika Vol. 4 No. 2 (2021): Desimal: Jurnal Matematika
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/djm.v4i2.8868

Abstract

The problem in this research is the low student learning outcomes that are thought to be due to the use of teaching methods, where teachers still dominate the teaching and learning process. Sampling was done by using the cluster random sampling technique. The research instrument used was a test consisting of 5 items in the form of a description. The data analysis technique used the t-test because the population research data were normally distributed and homogeneous. The difference in the average of mathematics learning outcomes of students between the experimental class and the control class is shown by the results and the average of mathematics learning outcomes of students in the experimental class is 77.93 higher than the average mathematics learning outcomes of students in the control class 55.72 which means that there is the influence of the Wahdah method on mathematics learning outcomes of 22.21.
Teknik Mencatat Tingkat Tinggi dan Menulis kreatif Dengan Penuh Percaya Diri Bagi Guru Bimbel Baca Tulis dan Hitung Arnidha, Yunni; Nihayati, Nihayati
Jurnal Dedikasi untuk Negeri Vol 1, No 2 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UML

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (817.394 KB) | DOI: 10.36269/jdn.v1i2.1312

Abstract

PENDAMPINGAN KETERAMPILAN DALAM UPAYA MEMBANGUN KREATIVITAS PADA ANAK-ANAK USIA DINI DI DESA AMBARAWA PRINGSEWU Nihayati, Nihayati; Putri, Dika Artha; Budiarti, Yesi
Jurnal Dedikasi untuk Negeri Vol 1, No 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UML

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1507.111 KB) | DOI: 10.36269/jdn.v1i1.1124

Abstract

Abstrak Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan di desa Ambarawa kabupaten Pringsewu, yang diikuti 54 anak-anak usia dini dengan rentang usia 3 sampai 6 tahun yang bertempat di TK Aisyiyah Bustanul Athfal Ambarawa. Tujuan kegiatan ini untuk memberi keterampilan kepada anakusia dini agar terasah kreativitasnya. Kegiatan ini dilakukan melaui dua tahapan, yaitu tahap perencanaan dan tahap pelaksanaan. Pada tahap perencanaan, dilakukan analisis situasi untuk mengetahui permasalahan yang dialami oleh anak-usia dini di desa Ambarawa. Permasalahan yang ditemukan yaitu pada bulan Ramadhan, anak-anak usia dini usia 5-6 tahun sedang belajar berpuasa, supaya tidak bosan banyak orang tua yang memberikan tontonan televisi ataupun gadget. Hal tersebut kurang menumbuhkan kreativitas pada anak, bahkan anak cenderung ketergantungan menonton televisi dan bermain gadget. Tahap pelaksanaan terdiri dari berdo’a bersama, motivasi ibadah dan akhlak, senam bersama, membuat crafting, dongeng, mewarnai dan membuat play dough. Hasil dari kegiatan ini adalah anak-anak usia dini di desa Ambarawa bisa mengisi waktu mereka dengan membuat keterampilan yang bisa menumbuhkan kreativitas mereka dengan didampingi oleh orangtua mereka di rumah. Kata kunci: Keterampilan, Kreativitas, Anak Usia Dini Abstract This community service activity was carried out in Ambarawa village, Pringsewu district, which was attended by 54 early childhood children with an age range of 3 to 6 years located at Aisyiyah Bustanul Athfal Ambarawa Kindergarten. The purpose of this activity is to provide skills for early childhood to hone their creativity. This activity is carried out in two stages, namely the planning stage and the implementation stage. At the planning stage, a situation analysis was carried out to find out the problems experienced by early childhood in Ambarawa village. The problem found is that in the month of Ramadan, early childhood children aged 5-6 years are learning to fast, so that many parents don't get bored watching television or gadgets. This does not foster creativity in children, even children tend to be dependent on watching television and playing with gadgets. The implementation stage consists of praying together, motivation for worship and morals, joint exercise, making crafting, coloring, fairy tales, and making play-dough. The result of this activity is that early childhood children in Ambarawa village can fill their time by making skills that can foster their creativity, accompanied by their parents at home. Keywords: Skills, Creativity, Early Childhood
PEMBERDAYAAN EKONOMI WARGA ‘AISYIYAH MELALUI WEDANG RIMPANG SEBAGAI MINUMAN KESEHATAN Nihayati, Nihayati; Istiani, Ana
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 10 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i10.3637-3644

Abstract

Kehidupan masyarakat modern saat ini cenderung memilih makanan dan minuman cepat saji dengan kelebihannya yaitu mudah, instan, cepat, akan tetapi mengandung bahan pengawet. Hal tersebut menjadi salah satu penyebab gangguan system syaraf, kerusakan otak, kelumpuhan, kerusakan ginjal serta pertumbuhan terhambat. Berbagai macam penyakit akan mendorong masyarakat untuk mengkonsumsi obat kimia yang jika digunakan dalam jangka panjang akan memiliki resiko bagi tubuh. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini memiliki tujuan penyuluhan pola hidup sehat diantaranya dengan cukup minum air putih dan mengkonsumsi makanan bergizi; bahaya makanan dan minuman instan yaitu menyebabkan beberapa penyakit misalnya diabetes, hipertensi dan lainnya; serta pemanfaatan rimpang sebagai minuman kesehatan yang mudah dan murah, seperti wedang jahe, kunyit asem, beras kencur dan ultimate drink. Untuk mencapai tujuan tersebut, diperlukan edukasi terutama untuk kaum ibu yang menyediakan makanan dan minuman dilingkup keluarga. Maka sasaran dari kegiatan PkM ini adalah warga Aisyiyah cabang Ambarawa dengan jumlah peserta 30 orang, yang harapan kedepannya bisa menjadi bentuk pemberdayaan ekonomi, artinya, hasil pembuatan wedang rimpang bisa diperjual belikan. Ada tiga tahapan pada kegiatan yaitu yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi. Hasil kegiatan PkM ini peserta dapat membuat minuman rimpang sampai pada tahap pengemasan dan bisa bernilai jual.