Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

KESADARAN MASYARAKAT DALAM PENCEGAHAN STUNTING DI KELURAHAN RANGKAPAN JAYA BARU PANCORAN MAS DEPOK Mustika Dewi Muttaqien; Isep Djuanda; Eva Siti Faridah
BHAKTISIFA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2025): BHAKTISIFA : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : STAI Sirojul Falah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan dan perkembangan anak merupakan proses yang kompleks yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk faktor genetik, lingkungan, dan gizi. Stunting, atau keterlambatan pertumbuhan linear pada anak, seringkali menjadi indikator penting dari masalah gizi kronis atau kekurangan gizi pada anak. Stunting tidak hanya memengaruhi tinggi badan anak, tetapi juga dapat berdampak negatif pada perkembangan kognitif, kesehatan secara keseluruhan, serta produktivitas di masa dewasa. Pengabdian masyarakat dilakukan menggunakan metode kualitatif pendekatan partisipatif Participatory Action Research (PAR). Program "Kesadaran Masyarakat dalam Pencegahan Stunting" dan pembagian makanan tambahan untuk anak stunting menunjukkan adanya kemajuan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya gizi yang seimbang dalam mencegah stunting. Melalui upaya edukasi yang terarah, program ini berhasil meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya ibu hamil dan balita, tentang pentingnya pola makan yang sehat untuk pertumbuhan dan perkembangan anak. Selain itu, pembagian makanan tambahan kepada anak-anak yang mengalami stunting juga memberikan manfaat yang signifikan dalam memperbaiki status gizi mereka. Hasil evaluasi pentingnya terus-menerus memperbaiki dan mengembangkan program ini untuk mengatasi tantangan yang masih ada. Diperlukan upaya lebih lanjut dalam meningkatkan aksesibilitas terhadap layanan kesehatan dan gizi yang berkualitas, serta memastikan distribusi makanan tambahan yang merata dan tepat sasaran. Adanya sinergi antara berbagai pemangku kepentingan juga perlu ditingkatkan untuk memastikan keberlanjutan dan keberhasilan program ini dalam jangka panjang.
Enhancing Teacher Professional Commitment Through Organizational Culture, Self-Efficacy, Job Satisfaction, and Trust in Madrasah Tsanawiyah Negeri Jakarta Selatan Djuanda, Isep; Sayekti, Siskha Putri
Scaffolding: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Vol. 7 No. 3 (2025): Pendidikan Islam dan Multikulturalisme
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri (INSURI) Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/scaffolding.v7i3.8021

Abstract

This study aims to analyze the influence of organizational culture, self-efficacy, job satisfaction, and trust on the professional commitment of teachers at State Islamic Junior High Schools (Madrasah Tsanawiyah Negeri) in South Jakarta. Methods: This research employed a sequential exploratory mixed-methods design. Data and Sources is Qualitative data were gathered through observations, in-depth interviews, and Focus Group Discussions (FGDs) with teachers and stakeholders. Quantitative data were collected via a questionnaire distributed to a population of 315 teachers. Sampling technique using the Slovin formula with a 5% margin of error, a proportional random sample of 177 teachers from nine madrasahs was selected. Data analysis Techniques; quantitative data were analyzed using Structural Equation Modeling (SEM-PLS) with validity, reliability, and hypothesis testing. The results indicate that self-efficacy (β=0.276, p<0.01), job satisfaction (β=0.312, p<0.01), organizational culture (β=0.228, p<0.05), and trust (β=0.196, p<0.05) significantly and positively affect teachers' professional commitment, with an R² value of 0.684. Strengthening organizational culture, enhancing self-efficacy, ensuring job satisfaction, and fostering trust are critical strategies for sustaining teacher professionalism and improving educational quality.
Digital Transformation of Islamic Religious Education in the AI Era: Strategies, Governance, and a Multi-Level Framework Siti Faridah, Eva; Fitriana, Winda Nidya Putri; Djuanda, Isep; Laelasari, Eda; Sayekti, Siskha Putri
Jurnal Pendidikan Islam Vol. 15 No. 1 (2026): Issue in Press
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Education, Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jpi.2026.151.185-194

Abstract

Purpose – This study synthesizes evidence on digital transformation strategies in Islamic Religious Education (IRE; Indonesian: Pendidikan Agama Islam, PAI) in the era of artificial intelligence (AI) and formulates a multi-level implementation framework that safeguards learning quality, the authenticity of religious knowledge, and academic integrity. Design/methods/approach – This systematic review followed PRISMA 2020 and covered publications from 2015-2025, with primary searches conducted in Scopus and Web of Science, supplemented by search updates and citation tracking. A total of 57 studies were synthesized thematically according to technology, pedagogical design, learning outcomes, implementation conditions, and ethical and governance issues. Findings – Six evidence clusters were identified: classroom digital pedagogy; AI and learning analytics; technology-supported Qur'anic learning; readiness and acceptance; institutional leadership and policy; and ethics and governance. Evidence was more consistent for cognitive and skills outcomes than for affective-spiritual and character outcomes. Success was associated more closely with pedagogical design, educator competence, institutional support, learner literacy, and governance guardrails than with any single technology. Practical Implications – The framework provides guidance for educators, program managers, institutional leaders, and policymakers to align digital and AI adoption with pedagogical design, educator competence, learner literacy, institutional support, and governance guardrails.