Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Perancangan Kawasan dengan Pendekatan Transit Oriented Development di Kawasan Terminal Lempake Samarinda Azizah, Anisah; Pratama Sari, Dharwati; Adelia Putri, Nadia; Sri Asih, Razanah; Syarif, Saddam
TRANSFORM: Journal of Tropical Architecture and Sustainable Urban Science Vol. 4 No. 2 (2025): TRANSFORM
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/

Abstract

Kota Samarinda sebagai ibu kota Provinsi Kalimantan Timur mengalami pertumbuhan pesat yang menuntut sistem transportasi terintegrasi dan berkelanjutan. Terminal Lempake, yang terletak di koridor strategis wilayah utara kota, saat ini hanya berfungsi sebagai titik transit tanpa dukungan fasilitas memadai dan belum terintegrasi dengan kawasan sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk merancang ulang kawasan Terminal Lempake dengan pendekatan Transit Oriented Development (TOD) guna meningkatkan konektivitas, efisiensi ruang, dan kualitas lingkungan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif-kualitatif dengan studi kasus, melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Hasil kajian menunjukkan berbagai permasalahan seperti minimnya infrastruktur pejalan kaki, akses transportasi multimoda yang rendah, serta kurangnya ruang publik dan ruang hijau. Konsep yang ditawarkan, yaitu “Konektivitas Berkelanjutan”, mengintegrasikan prinsip TOD, desain ekologis, dan perencanaan inklusif. Rancangan kawasan meliputi zona transit, ruang publik aktif, zona hijau penyangga, dan area campuran dalam radius 800 meter. Studi ini diharapkan menjadi referensi dalam penerapan TOD di kota menengah Indonesia dan mendukung transformasi kawasan Lempake menjadi lingkungan kota yang layak huni, terintegrasi, dan berkelanjutan.
Perancangan Resort dengan Pendekatan Arsitektur Tropis pada Kawasan Wisata Bahari Pantai Corong Kabupaten Penajam Paser Utara Jannah, Miftahil; Asriatul Kholifah, Nur; Azizah, Anisah; Nopianti, Putri; Tristanto, Kartika
TRANSFORM: Journal of Tropical Architecture and Sustainable Urban Science Vol. 4 No. 2 (2025): TRANSFORM
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/

Abstract

Garis pantai dan pesisir Kabupaten PPU mencapai 151,169 km2 atau sekitar 15.116,9 ha. Kawasan pantai terbentang sepanjang perbatasan dataran dengan Teluk Balikpapan. Pantai Corong merupakan pantai yang terletak paling ujung berbatasan dengan muara Sungai Tunan. Pantai ini terletak di Jalan Pariwisata, Kelurahan Tanjung Tengah, Kecamatan Penajam. Dalam program pengembangan kepariwisataan Kabupaten PPU dibutuhkan ketersediaan sarana pendukung pariwisata salah satunya akomodasi penginapan pada kawasan wisata yaitu resort. Pengumpulan dan pengolahan data perancangan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Jenis data yang dikumpulkan berupa data primer dan sekunder. Perancangan dilakukan berdasarkan hasil analisis konteks, analisis kebutuhan dan analisis rupa. Keterkaitan perancangan resort dengan lokasi pesisir yang beriklim tropis mendukung untuk diterapkannya konsep arsitektur tropis agar dapat beradaptasi dan bertahan dengan iklim setempat. Dengan adanya perancangan ini sehingga dapat menjadi referensi bagi pengelola Kawasan Wisata Bahari Pantai Corong.
Analisis Konstruksi Beton Pada Pembangunan Masjid Negara IKN: Tantangan, Strategi, dan Implikasi Arsitektural Azizah, Anisah; Ariani, Indra; Atikah Astami, Azlia; Yeza Amalia, Gina; Alfariji; Anugrah, Rizky
TRANSFORM: Journal of Tropical Architecture and Sustainable Urban Science Vol. 4 No. 2 (2025): TRANSFORM
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/

Abstract

Pembangunan Masjid Negara di Ibu Kota Nusantara (IKN) adalah sebuah proyek besar yang melambangkan penggabungan antara teknologi konstruksi yang inovatif dan prinsip-prinsip arsitektur Islam modern. Dengan ukuran bangunan mencapai 61. 596 m² dan menara setinggi 99 meter, masjid ini menghadapi berbagai tantangan akibat kondisi tanah yang lunak, curah hujan yang tinggi, serta kebutuhan desain monumental di daerah tropis yang lembap. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis tantangan teknis, strategi dalam penerapan konstruksi beton, serta dampak arsitektur yang muncul selama proses pembangunan Masjid Negara IKN. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa penerapan HPC secara signifikan meningkatkan ketahanan terhadap korosi, mengurangi porositas, dan memperpanjang usia layanan beton, sehingga menjadi solusi yang efektif untuk proyek besar di daerah tropis. Secara strategis, kolaborasi antar disiplin melalui sistem Building Information Modeling (BIM) dan penerapan Quality Control (QC) yang terintegrasi menjamin keselarasan antara desain arsitektur dan performa struktural. Dari sisi arsitektur, penggunaan beton berkinerja tinggi memungkinkan penciptaan ruang utama yang bebas dari kolom, kubah besar yang megah, serta elemen beton ekspos yang bermanfaat baik untuk estetika maupun fungsi. Penelitian ini menegaskan bahwa pembangunan Masjid Negara IKN tidak hanya berhasil menghadapi tantangan teknis dalam konstruksi di lingkungan tropis, tetapi juga memberikan contoh nyata tentang penggunaan teknologi beton yang berkelanjutan dan arsitektur modern yang sesuai dengan iklim tropis. Proyek ini berfungsi sebagai model integratif yang menggabungkan ketahanan struktural, keberlanjutan material, dan ekspresi simbolik keislaman, yang dapat menjadi acuan dalam pengembangan bangunan publik dengan skala nasional di masa mendatang.
Tourism Development and Strategy for Increasing Numbers of Visitors in Kediri Azizah, Anisah
Journal of Indonesian Tourism and Development Studies Vol. 5 No. 2 (2017)
Publisher : Graduate School, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jitode.2017.005.02.09

Abstract

Tourism is one source of local revenue. The key to improve quality of tourism destination is effective strategy to develop tourism sectors. To develop tourism sector, one should emphasize on adequate maintenance of tourism destination and management. Studies have been conducted in Kediri analyzing how potential the area was for tourism destination. It was expected that number of visitors and local revenue would increase by describing both internal and external factors supporting the tourism sector in the area. The study was a descriptive study that employed mixed methods (quantitative and qualitative). The data analysis methods were SWOT analysis followed by weighing using IFAS-EFAS analysis. The findings were (a) the government of Kediri should build shopping center that highlighted the local wisdom and more shopping centers more particularly in tourist destination that had no "something to buy" yet, (b) launch various tourism programs, (c) spread information about tourism in Kediri more widely, and (d) involve various types of mass media for promoting the tourism spots in Kediri. It was predicted that the strategy of which purpose was improving quality of tourism spot along with the continuous development plan would improve tourism sector in the area. Once targeted number of visitors had been achieved, the local revenue of Kediri would increase simultaneously. Recommendation strategy is Aggressive Maintenance strategy, where institutions or organizations responsible for the tourism destination develop the area actively and aggressively. We recommend the procedures of the Aggressive Maintenance to develop logic and analytical concepts, as well as make analysis and conceptualize short and long-term priorities. Keywords: Kediri, SWOT, Tourism Development.
Comparing Urban Qualities: A City Livability Framework Applied to Jakarta and Nusantara Capital City Utomo, Pandu K.; Azizah, Anisah; Nopianti, Putri; Kholifah, Nur Asriatul; Tristanto, Kartika; Bodromulatsih, Ratri
International Journal of Engineering, Science and Information Technology Vol 6, No 1 (2026)
Publisher : Malikussaleh University, Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52088/ijesty.v6i1.1784

Abstract

This research develops a systemic framework for analyzing urban livability by applying the DPSIR (Drivers, Pressures, States, Impacts, Responses) model to the contrasting cases of Jakarta, Indonesia's established megacity, and Nusantara Capital City (IKN), the planned new capital. Through a systematic literature review and comparative case analysis, we move beyond static indicators to reveal the dynamic causal mechanisms shaping livability. The findings indicate that Jakarta's unmanaged organic growth has established a negative feedback loop of uncontrolled urban intensity, resulting in three interrelated consequences: significant environmental deterioration, substantial economic losses from persistent congestion, and compromised resident well-being. In contrast, IKN's "Forest City" plan represents a comprehensive attempt to integrate density, Diversity, access, and Form from the outset. However, this planned approach is risky. If neighbourhoods lack lively shops and services, people may not use the excellent public transit. Also, if new development makes housing too expensive, it could push out the very people the city is meant to serve. The DPSIR framework proves invaluable for diagnosing these complex interdependencies, offering a practical tool for anticipatory governance. The comparative analysis underscores that creating livable cities requires managing entire causal pathways through integrated, adaptive policies rather than pursuing isolated interventions. This research provides critical insights for Indonesian urban policy and contributes a robust analytical approach to the global pursuit of cities that balance development with human dignity and resilience.