Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal AL-AHKAM

RELEVANSI PENERAPAN HUKUMAN MATI TERHADAP MASYARAKAT MODERN PERSPEPKTIF AL-QUR’AN Dafizki, Ashlih Muhammad; Efendi, Zul; Arsal, Arsal; Faizin, Faizin
Jurnal AL-AHKAM Vol 15, No 1 (2024)
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/alahkam.v15i1.7569

Abstract

Abstrak Hukuman mati merupakan salah satu bentuk hukuman yang ditujukan bagi pelaku tindak pidana, walaupun hukuman mati ini sampai sekarang masih menuai pro dan kontra ditengah-tengah masyarakat. Oleh karena itu tulisan ini bertujuan pada eksplorasi 1). Bagaimana konsep hukuman mati di Indonesia; 2). Bagaimana Relevansi Penerapan Hukuman Mati Perspektif Al-Qur’an. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara membaca serta memahami literature yang berhubungan dengan penelitian. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa 1). penerapan hukuman mati di Indonesia dilakukan terhadap kejahatan serius seperti makar terhadap pejabat negara, pembunuhan berencana, dan tindak pidana lainnya seperti korupsi dan narkotika; 2). Dalam al-Qu’an penerapan hukuman mati masih dilaksanakan pada kasus-kasus tertentu seperti pembunuhan, perzinaan, hirabah, bughat, dan murtad, walaupun demikian hukum hukum Islam tidak menutup kemungkinan untuk menerapkan hukuman mati dalam tindak kejahatan yang merugikan manusia lainnya, sehingga penerapan hukuman mati t dalam perspektif al-Qur’an memiliki relevansi yang sangat kuat untuk diterapkan dalam masyarakat modern, dengan tujuan untuk menjaga keadilan, menghormati HAM, dan menjaga ketertiban sosial dalam masyarakat, dengan mempertimbangkan nilai-nilai zaman modern. Kata Kunci: Relevansi, Hukuman Mati, al-Qur’an
KONSEP KEWARISAN BEDA AGAMA DALAM AL-QUR’AN DAN HADIS TEKS DAN KONTEKS Desembri, Desembri; Arsal, Arsal
Jurnal AL-AHKAM Vol 15, No 1 (2024)
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/alahkam.v15i1.7845

Abstract

Abstrak Artikel ini menggali kompleksitas pewarisan harta dalam konteks meningkatnya keberagaman dan pluralitas budaya, seiring pertumbuhan penduduk yang tinggi. Masyarakat yang heterogen dari sudut pandang suku, agama, dan ras menjadi kenyataan tak terhindarkan, memperumit konsep pewarisan harta, terutama ketika melibatkan individu dari latar belakang agama yang berbeda. Implikasi mendalam terkait pewarisan harta muncul karena keberagaman agama yang terasa dalam keseharian, khususnya di kalangan umat Islam yang menganggap Al-Qur'an dan Hadis sebagai landasan utama dalam pemahaman dan implementasi prinsip-prinsip pewarisan. Artikel ini juga mencermati kemungkinan munculnya anggota keluarga dengan keyakinan yang berbeda, terutama dalam konteks muslim Indonesia pasca-Surat Edaran Mahkamah Agung Nomor 2 Tahun 2023. Dalam mengatasi kompleksitas ini, Islam sebagai panduan utama menghadirkan tantangan ketika hidup berdampingan dengan individu yang menganut keyakinan agama yang berbeda. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan untuk memahami konsep pewarisan beda agama secara holistik, melibatkan kajian Al-Qur'an dan Hadis, serta konteks saat wahyu diterima. Dengan menganalisis teks dan konteks, artikel ini berusaha memberikan pemahaman yang kaya tentang nilai-nilai dalam konsep pewarisan Islam, dengan harapan dapat memberikan kontribusi positif terhadap harmoni dan keadilan di tengah masyarakat multireligius. Kata kunci : kewarisan, beda agama, teks dan konteks