Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Transformasi Proses Belajar dengan AI: Implikasi pada Keterampilan Berpikir Kritis Mahasiswa Agustinasari, Agustinasari; Fiqry, Rizalul
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Vol. 6 No. 1 (2025): Diksi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/diksi.v6i1.1312

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana transformasi proses belajar menggunakan AI dan implikasinya pada keterampilan berpikir kritis mahasiswa. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilakukan di STKIP Taman Siswa Bima dengan jumlah informan sebanyak 4 orang mahasiswa dari prodi Pendidikan Teknologi Informasi. Teknik pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria mahasiswa yang memiliki pengalaman menggunakan AI dalam kegiatan akademik. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik wawancara semi-terstruktur. Instrumen penelitian berupa pedoman wawancara semi-terstruktur yang terdiri dari pertanyaan pendahuluan dan pertanyaan dengan pendekatan dimensi keterampilan berpikir kritis. Teknik analisis data dilakukan melalui transkripsi hasil wawancara, pengkodean data untuk mengidentifikasi tema utama, analisis tema untuk menemukan pola dan hubungan yang relevan dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian diperoleh bahwa pemanfaatan AI dalam proses belajar dapat melatih keterampilan berpikir kritis mahasiswa apabila digunakan proposional. Keterampilan berpikir kritis dibutuhkan dalam membuat prompt yang spesifik agar memperoleh jawaban yang diinginkan sehingga melengkapi dan memperkuat argumen dasar.
Peningkatkan Motivasi Belajar IPA Melalui Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Heads Together Pada Siswa SD Fiqry, Rizalul; Fuadi, Muhammad; Asriyadin, Asriyadin; Napisah, Elsa; Nurnamira, Nurnamira
Bima Journal of Elementary Education Vol. 2 No. 1 (2024): Bima Journal of Elementary Education
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/bijee.v2i1.1522

Abstract

This study aimed to enhance the motivation to learn Science through the application of the Numbered Heads Together (NHT) cooperative learning model among fifth-grade students at SDN Inpres Pandai. The research methodology employed was classroom action research, involving 20 students as research subjects. The NHT model was implemented through several steps: dividing students into small groups based on numbers, posing questions to students with the same number in each group according to the current study material, collaborating within groups to find answers, and selecting one number from each group to present their group's answer. The research findings indicated an increase in learning motivation from 53.5% in the first cycle to 75.14% in the second cycle, marking an improvement of 21.64%. Furthermore, there was an enhancement in the completeness of learning outcomes from 60% in the first cycle (with a pretest of 0% and a posttest of 60%) to 80% in the second cycle (with a pretest of 40% and a posttest of 80%), reflecting a 20% increase. In conclusion, the use of the NHT model successfully increased both the motivation to learn and the completeness of science learning outcomes among fifth-grade students at SDN Inpres Pandai
Uji Kevalidan dan Keterbacaan Terhadap Moodle Terintegrasi Model Pembelajaran LOK-R Bermuatan Etnosains Agustinasari, Agustinasari; Hamid, Fatma; Fiqry, Rizalul
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 4 No. 1 (2024): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v4i1.390

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji validasi dan keterbacaan pengembanga fitur moodle terintegrasi model LOK-R bermuatan etnosains untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis guna untuk mengetahui kelayakan dan respon pengguna. Jenis penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Intrumen yang digunakan berupa lembar validasi materi dan media yang diperuntukan kepada dua orang ahli yang memiliki bidang keilmuan di bidang sains dan fisika serta dua orang ahli media dari bidang teknologi informasi. Sedangkan uji keterbacaan dilakukan oleh dua orang dosen fisika yang pernah mengampu mata kuliah fisika dasar dan enam orang mahasiswa yang memprogram mata kuliah fisika dasar. Teknik analisis data dalam penelitian yaitu deskripsi kualitatif. Berdasarkan hasil analisis data validasi, penilaian validator pertama terkait aspek pembelajaran maupun materi pada kriteria sangat baik. Sedangkan penilaian validator kedua pada aspek pembelajaran memenuhi kriteria baik dan pada aspek materi memenuhi kriteria sangat baik. Berdasarkan analisis validasi ahli media, penilaian validator pertama terkait aspek tampilan maupun pemrograman memenuhi kriteria sangat baik. Sedangkan penilaian validator kedua pada aspek pembelajaran memenuhi kriteria sangat baik dan pada aspek materi memenuhi kriteria baik. Sedangkan pada uji keterbacaan yang dinilai dari tiga aspek yaitu aspek tampilan, aspek penyajian dan aspek bahasa yang digunakan, penilaian dari dua orang dosen rata-rata nilai yang diperoleh sebesar 89% dengan kriteria sangat baik. Sedangkan berdasarkan penilaian mahasiswa diperoleh rata-rata nilai 87% dengan kriteria sangat baik.
Pengaruh Penggunaan Game Etnosains Mpa’a Geo terhadap Generik Sains Siswa pada Mata Pelajaran IPA Kelas V SDN Inpres O'o Donggo Ardani, Yusril; Fiqry, Rizalul; Yulianci, Syahriani
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 2 (2025): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v5i2.1551

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penggunaan game etnosains Mpa’a Geo terhadap keterampilan generik sains siswa dalam pembelajaran IPA di kelas V SDN Inpres O’o Donggo. Game Mpa’a Geo merupakan permainan tradisional berbasis budaya lokal Bima yang melibatkan keterampilan observasi, prediksi, dan koordinasi motorik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kuasi eksperimen tipe non-equivalent control group. Subjek penelitian terdiri dari 40 siswa yang dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Instrumen penelitian berupa tes keterampilan generik sains yang mencakup enam indikator: observasi, inferensi, klasifikasi, prediksi, komunikasi, dan pemodelan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kontrol. Kelompok eksperimen mengalami peningkatan skor generik sains dari 52,30 menjadi 78,90 (gain = 26,60), sedangkan kelompok kontrol hanya meningkat dari 51,45 menjadi 62,35 (gain = 10,90). Uji t menunjukkan signifikansi statistik pada taraf 5% (p < 0,001), baik pada uji paired t-test maupun independent sample t-test. Pembelajaran berbasis Mpa’a Geo terbukti meningkatkan aktivitas belajar dan keterlibatan kognitif siswa dalam memahami konsep IPA secara kontekstual dan bermakna. Integrasi budaya lokal dalam media pembelajaran tidak hanya memperkuat identitas budaya siswa, tetapi juga berperan dalam mengembangkan keterampilan berpikir ilmiah. Hasil ini merekomendasikan penggunaan pendekatan etnosains sebagai inovasi pedagogis yang relevan dan efektif dalam pendidikan sains dasar.
Pengaruh Model Problem Based Learning (PBL) Berbasis Aplikasi Wordwall terhadap Minat Belajar Siswa pada Materi Hidup Bersama Alam Kelas III SDN Risa Kurniati, Eka; Fiqry, Rizalul; Nurgufriani, Anita; Diana, Nanang; Adiansha, Adi Apriadi
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 2 (2025): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v5i2.1644

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan model Problem Based Learning (PBL) berbasis aplikasi Wordwall terhadap peningkatan minat belajar siswa kelas III pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di SDN Risa. Penelitian ini didasarkan pada rendahnya minat belajar siswa yang tercermin dari data capaian akademik dan observasi partisipasi kelas, di mana lebih dari 45% siswa belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-eksperimen yang melibatkan kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Kelompok eksperimen diberikan intervensi pembelajaran menggunakan model PBL berbasis aplikasi Wordwall, sedangkan kelompok kontrol menggunakan metode konvensional. Instrumen penelitian berupa angket minat belajar yang memuat empat indikator, yaitu perasaan senang, keterlibatan, ketertarikan, dan perhatian siswa. Data dianalisis menggunakan perangkat lunak JASP 0.19.3.0 melalui analisis deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, dan independent samples t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kelompok eksperimen, dengan skor posttest rata-rata sebesar 91,32 (SD = 7,42) dibanding kelompok kontrol sebesar 80,00 (SD = 16,80). Uji statistik menghasilkan t (32) = 2,636; p = 0,013; Cohen’s d = 0,911, menunjukkan efek besar dari intervensi yang dilakukan. Analisis per indikator memperlihatkan peningkatan yang signifikan, dengan nilai p < 0,001 dan Cohen’s d berkisar antara 1,86–3,26. Selain itu, distribusi data yang lebih merata dan pola skewness negatif mengindikasikan bahwa pendekatan ini efektif untuk siswa dengan kemampuan yang beragam. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan model PBL berbasis aplikasi Wordwall secara efektif meningkatkan minat belajar siswa, tidak hanya secara kognitif tetapi juga dalam dimensi afektif dan partisipatif.
Efektivitas Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Quizizz dalam Meningkatkan Minat Belajar Siswa Kelas V pada Materi Hidup dan Bertumbuh Wati, Ety Dewi Setia; Fiqry, Rizalul; Nurgufriani, Anita; Yulianci, Syahriani; Hakim, Arif Rahman
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 2 (2025): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v5i2.1687

Abstract

Rendahnya minat belajar siswa SD pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) menjadi tantangan, termasuk di SDN Talabiu, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima. Observasi awal menunjukkan hanya 40% siswa kelas V yang aktif dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas media pembelajaran interaktif berbasis Quizizz dalam meningkatkan minat belajar siswa pada materi Hidup dan Bertumbuh. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain quasi-eksperimen pre-test post-test pada dua kelompok: eksperimen (menggunakan Quizizz) dan kontrol (menggunakan metode konvensional), dengan total 48 siswa. Instrumen penelitian berupa angket minat belajar berdasarkan enam indikator: perasaan tertarik, senang, keaktifan, konsentrasi, semangat, dan rasa nyaman. Uji validitas dilakukan melalui expert judgment dan reliabilitas diuji dengan Alpha Cronbach (α = 0,84). Analisis data menggunakan Independent Samples T-Test dan Mann-Whitney U Test melalui software JASP 0.19.3.0. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan minat belajar pada kelompok eksperimen dibandingkan kontrol, dengan rata-rata skor meningkat dari 65,00 menjadi 84,58 (Cohen’s d = 1,450, p < 0,001). Indikator keaktifan dan konsentrasi meningkat signifikan, sedangkan indikator rasa nyaman menurun, diduga akibat tekanan kompetitif dari penggunaan Quizizz. Penelitian ini merekomendasikan eksplorasi lebih lanjut pada mata pelajaran lain serta kelompok siswa dengan tingkat literasi digital yang berbeda.
Lanskap Global Etnosains dalam Pendidikan: Tinjauan PRISMA-ScR terhadap Literatur Scopus (2000-2025) sebagai Jembatan Pengetahuan Budaya dan Pembelajaran Sains Modern Fiqry, Rizalul; Agustinasari, Agustinasari
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 2 (2025): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v5i2.2056

Abstract

Studi ini bertujuan untuk memetakan secara sistematis tren, kontribusi, dan kesenjangan riset etnosains dalam pendidikan global selama periode 2000–2025. Kajian ini menyoroti bagaimana pendekatan etnosains digunakan untuk memperkuat relevansi budaya dalam pembelajaran sains serta mendukung pendidikan yang inklusif dan berkeadilan epistemik. Metode yang digunakan adalah scoping review berbasis PRISMA-ScR, dengan empat tahapan utama: identifikasi literatur melalui database Scopus dengan kata kunci ”ethnoscience” dengan data awal 292 dokumen, penyaringan berdasarkan kriteria inklusi rentang waktu publikasi tahun 2000-2025 menjadi 241 dokumen. Tahap filter pada subyek area “Social Sciences” dan “Multidisciplinary” adalah 107 dokumen, kemudian di filter hanya pada jenis artikel adalah 83 dokumen. Data akhir tersebuut dianalisis menggunakan Microsoft Excel dan VOSviewer untuk mengidentifikasi pola tematik, kolaborasi penulis, dan distribusi kata kunci. Hasil studi menunjukkan bahwa publikasi tentang etnosains meningkat signifikan setelah tahun 2016, mencerminkan pergeseran global menuju pendekatan pendidikan yang lebih kontekstual dan dekolonial. Lima tema dominan meliputi integrasi pengetahuan lokal dalam sains, pengembangan keterampilan berpikir kritis, perangkat ajar berbasis budaya, dan evaluasi efektivitas pembelajaran etnosains. Namun demikian, ditemukan kesenjangan mencolok berupa keterbatasan dokumentasi pengetahuan lokal, dominasi paradigma sains modern dalam kurikulum, serta minimnya model asesmen yang relevan secara budaya.  Secara teoritis, studi ini memperkuat argumen bahwa pendidikan sains perlu melampaui dominasi epistemik barat. Secara praktis, hasil kajian ini merekomendasikan reformulasi kurikulum, pelatihan guru berbasis budaya, serta pengembangan media digital berbasis lokal. Studi ini menjadi dasar penting untuk kebijakan pendidikan yang lebih responsif terhadap keberagaman pengetahuan dan kebutuhan lokal di era global.
Tren, Kesenjangan, dan Arah Masa Depan Pembelajaran Mendalam dalam Pendidikan: Tinjauan Lingkup Literatur Scopus yang Dipandu PRISMA-ScRG (2000-2025) Jamali, Arif; Sulisworo, Dwi; Maryani, Ika; Fiqry, Rizalul
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 10 (2025): October
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i10.12470

Abstract

The rapid digital transformation of education has accelerated the use of artificial intelligence, particularly deep learning, to support adaptive and personalized learning systems. However, research in this field remains fragmented, and its overall development has not been systematically mapped. This study aims to identify trends, gaps, and future directions of deep learning in education between 2000 and 2025. A scoping review was conducted on 491 journal articles indexed in Scopus, followed by bibliometric analysis to examine publication growth, keyword co-occurrence, and thematic clusters. The results show a sharp increase in publications since 2018, reflecting growing academic attention to this field. Four dominant clusters were identified: (1) academic evaluation and assessment, (2) learner perceptions and experiences, (3) algorithmic exploration and model efficiency, and (4) reflective and systemic approaches to technology-based learning. While technical and evaluative studies dominate, ethical, affective, and social dimensions remain underexplored, particularly in primary education and Global South contexts. The findings highlight the need for future research to adopt a more transdisciplinary and contextualized approach, integrating pedagogy, digital ethics, and human-centered design. This study contributes strategically by providing a comprehensive knowledge map to guide researchers, policymakers, and practitioners in designing equitable and sustainable AI-based education systems.