Articles
Challenges and critical success factor of P2P lending for SMEs in Malang
Novi Primita Sari;
Zainal Arifin
Jurnal Ekonomi Modernisasi Vol. 17 No. 3 (2021): Oktober
Publisher : Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Universitas Kanjuruhan Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (456.024 KB)
|
DOI: 10.21067/jem.v17i3.5905
The development of digital business and telecommunications has become increasingly rapid, in the last 10 years. The use of digital technology, which is growing rapidly, has also changed the perspective of society as a whole in interacting socially and has even fundamentally changed the industrial sector, especially the banking and financial industry. The presence of financial technology, where the financing process is carried out using digital economic tools known as P2PL (Peer to Peer Lending). The existence of this financing service product is believed to be able to provide a solution to increase the financial inclusion index. Based on these conditions, researchers are very interested in researching and revealing what are the challenges and tips for successful financing processes for SMEs. From the results of this study, it has a contribution to stakeholders in the future related to making decisions on P2PL financing products in particular so that they are better known to the public and successful in their distribution.
Dampak Covid-19 Terhadap Pendapatan Pedagang di Pantai Lombang di Kabupaten Sumenep Provinsi Jawa Timur
Febrika Melly Setiawati;
Zainal Arifin;
Novi Primita Sari
Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 6 No. 4 (2022): Jurnal Ilmu Ekonomi
Publisher : Program Studi Ekonomi Pembangunan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22219/jie.v6i4.22612
This study aims to determine the income level of street vendors during Covid-19 in Batang-Batang District, Sumenep Regency. This study uses a quantitative descriptive type of research in which the data obtained are in the form of information, both numbers and information orally and in writing. The data used includes two parts, namely primary and secondary data where primary data is data taken directly from business actors related to this researcher, while secondary data is data obtained through documentation of research objects in the form of written reports related to research. from the results of the study, it was found that the presence of covid-19 had a very large impact on traders, namely by decreasing the income of street vendors in the beach tourism area of Lombang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pendapatan pedagang kaki lima saat Covid-19 di Kecamatan Batang-batang Kabupaten Sumenep. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif yang dimana data yang diperoleh berbentuk keterangan baik angka dan maupun informasi secara lisan dan tulisan. Data yang digunakan meliputi dua bagian yaitu data primer dan sekunder yang dimana data primer merupakan data yang diambil langsung dari pelaku usaha yang berhubungan dengan peneliti ini, sedangkan data sekunder merupakan data yang didapatkan melalui dokumentasi objek penelitian berupa laporan tertulis yang berhubungan dengan penelitian.dari hasil penelitian didapatkan bahwa dengan adanya covid-19 memberikan dampak yang sangat besar terhadap pedagang yaitu dengan turunnya pendapatan para pedagang kaki lima di kawasan wisata pantai lombang.
Pendampingan Kegiatan Wirausaha Makanan Kecil Berbasis Coklat Kreasi Sebagai Penunjang Ekonomi Keluarga
Sri Budi Cantika Yuli;
Novi Primita Sari
Surya Abdimas Vol. 7 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37729/abdimas.v7i1.2262
Peningkatan kualitas kehidupan dan peran perempuan dalam pembangunan ekonomi, pemerintah telah melakukan beberapa kegiatan afirmasi, misalnya melalui pengintegrasian kepentingan perempuan ke dalam beberapa program pembangunan. Salah satu programnya adalah dibentuknya unit kerja yang khusus menangani kredit kepada usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) perempuan, pemetaan potensi usaha perempuan pengusaha, dan pemberian pendampingan dan fasilitasi manajemen keuangan dengan pihak perbankan. Islam menempatkan aktivitas berwirausaha/berbisnis dalam posisi yang amat strategis di tengah kegiatan manusia mencari rezeki dan penghidupan. Aktivitas berwirausaha merupakan salah satu hal yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Kondisi ibu rumah tangga di wilayah desa Gondang Tegalgondo masih sangat layak untuk dilakukan pengembangan dan juga pemberdayaan mengingat Sebagian besar perempuan disana hanya ada dirumah saja mengurus keperluan rumah tangga dengan rata-rata pekerjaan suami sebagai buruh kasar dan kuli bangunan. Dengan kenyataan tersebut maka sangat penting sekali untuk melakukan program pendampingan dan kreatifitas agar ibu-ibu tersebut selain mengurus rumah juga dapat menghasilkan uang dengan melakukan kegiatan produksi sendiri. Metode yang digunakan berupa pendampingan partisipatif kepada mitra. Hasil dari pendampingan berupa kraetifitas memanfaatkan coklat blok yang dibentuk karakter bunga, boneka bisa dipasarkan ke masyarakat yang lebih luas.
PERAN EKONOMI KREATIF DAN SEKTOR PARIWISATA DALAM PERTUMBUHAN EKONOMI DI INDONESIA
Maulidina Laelatul Luqma;
Dwi Susilowati;
Novi Primita Sari
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Agenda sustainability development goals terdiri dari 17 tujuan salah satunya pengentasan kemiskinan yang dapat dicapai melalui pembukaan lapangan kerja baru, penyerapan tenaga kerja, dan diversifikasi sumber ekonomi baru seperti pengembangan ekonomi kreatif dan sektor pariwisata untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran ekonomi kreatif dan sektor pariwisata terhadap pertumbuhan ekonomi yang berfokus pada daerah Indonesia, dengan menggunakan model ordinary least square ditemukan bahwa secara simultan pengembangan ekonomi kreatif dan sektor pariwisata berpengaruh terhadap perumbuhan ekonomi, secara parsial yaitu tingkat kunjungan wisatawan mancanegara dan tenaga kerja peningkatan tenaga kerja disektor pariwisata berdampak positif dan signifikan, sedangkan devisa pariwisata tidak berpengaruh terhadap peningkatan pertumbuhan ekonomi Indonesia. PDB ekonomi kreatif berdampak negatif dan signifikan dan tenaga kerja pada sektor ekonomi kratif tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia..
Pemberdayan Paguyuban Melalui Ketan Hitam Sebagai Lulur Tradisional
Novi Primita Sari;
Dhurotus Sangadah
Studi Kasus Inovasi Ekonomi Vol. 7 No. 01 (2023)
Publisher : Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22219/skie.v7i01.27283
Keterampilan membuat lulur tradisional ibu-ibu dari paguyuban Hokky yang diketuai oleh Ibu Furi ini berawal dari adanya luka pada kulit dan juga ingin kulitnya terlihat lebih bersih. Tim paguyuban lebih banyak memproduksi lulur tradisional dan memasarkannya di luar kerabatnya. namun banyak kendala yang dihadapi yaitu kapasitas produksi yang tidak mampu memenuhi permintaan pasar akibat pembuatan lulur yang masih sangat tradisional dan juga masih takut karena belum memiliki nomor izin usaha untuk produk yang mereka hasilkan sehingga kegiatan pemasaran secara meluas dengan memanfaatkan perkembangan platform digital agar bisa memiliki area jangkauan yang lebih luas belum dapat dilakukan. Keberadaan produk lulur tradisional sejenis produk lulur Bedda Lotong di pasaran juga menjadi hal yang perlu diperhatikan agar inovasi produk dapat dilakukan dengan cara penambahan rempah atau pewangi lulur dapat dilakukan untuk menjadi kebaruan dan pembeda dari produk sejenis lainnya. Inovasi yang dilakukan ini akan memberikan nilai tambah dari produk ini, selain itu produk lulur ini juga memiliki keunggulan yaitu belum ada produk yang sejenis sama sekali, bahkan di Malang Raya rata-rata produk kompetitor tersebut berada di luar pulau jawa seperti di daerah asalnya kalimantan sehingga banyak sekali peluang usaha yang dapat dilakukan dan dikembangkan tanpa adanya persaingan produk sejenis disekitarnya. Dalam kegiatan pendampingan mitra ini metode yang digunakan oleh tim dalam kegiatan pengabdian ini adalah pendampingan pembuatan produk lulur sampai pengemasan dan juga pendaftaran akun pada marketplace yaitu shopee. Dari hasil pendampingan yang kami lakukan produk yang dihasilkan pengemasannya sudah semakin baik karena produk yang dihasilkan lebih jauh ketahanannya dan juga dapat dilihat bahwa penjualan di shopee terus mengalami peningkatan.
Implementation Of Strengthening The Digital Economic Platform On Halal SMEs
Novi Primita Sari
JURNAL EKONOMI, MANAJEMEN, BISNIS, DAN SOSIAL (EMBISS) Vol. 3 No. 4 (2023): Agustus 2023
Publisher : CV ODIS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59889/embiss.v3i4.259
With a large Muslim community in Malang City and the influx of digital technology which increased quite a lot during the Covid-19 pandemic, this research wants to describe and analyze how the existence of digital platforms supports the micro and small business sector in Malang City. The type of research carried out is descriptive quantitative research that uses literature studies and also primary data obtained from the questionnaire results for later testing and analysis. Based on the results of data processing using the smart PLS 3 application, it can be seen that of the 3 latent variables used, only 2 variables influence variable Y, namely variable X1 which is represented by Perceived Usefulness and variable X3, namely Perceived Ease To Use on Y, namely the total transaction that obtained by MSMEs while using digital economic tools as indicators
IBM Pengembangan Snack Cheese Stick Wirausaha Mahasiswa
Sari, Novi Primita;
Yuli, Sri Budi Cantika
JOURNAL OF ECONOMIC AND SOCIAL EMPOWERMENT Vol. 1 No. 01 (2021): JOURNAL OF ECONOMIC AND SOCIAL EMPOWERMENT
Publisher : Program Studi Ekonomi Pembangunan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22219/joesment.v1i01.17031
Mahasiswa lulusan perguruan tinggi saat ini tidak hanya dibekali ilmu akademik saja tetapi juga ketrampilan yang memadai. Salah satu ketrampilan yang diperkuat dalam proses pembelajaran adalah mengenai sikap entrepreneurship, dimana sikap ini adalah wujud dan harapan bahwa nantinya setelah lulus dari Perguruan Tinggi Ketika mahasiswa tidak segera terserap dalam pasar tenaga kerja setidaknya mereka mampu menjadi seorang yang handal dalam bisnis mereka. Mahasiswa yang telah memulai dan memiliki usaha bisnis tentu sangat banyak kita jumpai, selain karena tugas mereka akhirnya menekuni dan menjadi sebuah passion yang mampu mendatangkan pasif income serta sarana bagi mereka untuk belajar. Geliat UKM yang dirintis oleh mahasiswa semakin nampak khususnya di Kota Malang, dari UKM kecil pinggiran hingga yang telah memiliki bisnis café elit. Tentu menjadi perhatian adalah bagaimana terus membekali mahasiswa dengan berbagai ketrampilan guna mengasah pengetahuan mereka dan inovasi yang lebih menarik mengikuti perkembangan jaman dan permintaan pasar agar tidak mudah terkikis oleh persaingan usahan bahkan produk sejenis
Penguatan Aspek Produksi dan Pemasaran Bagi Pemilik Usaha “Healthy Food” di Kecamatan Lowokwaru Kota Malang
Cantika Y, Sri Budi;
Sari, Novi Primita
Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat (Pamas) Vol 8, No 1 (2024): Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat (PAMAS)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM Universitas Respati Indonesia)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52643/pamas.v8i1.2935
kegiatan ekonomi kreatif yang berbasis budaya lokal, dengan memaksimalkan kemampuan berkreasi masyarakat, terutama mendayagunakan potensi ibu-ibu rumah tangga, berkembang dengan pesat Salah satunya adalah sektor industri kreatif kuliner. Masuknya industri kuliner ke dalam industri kreatif juga dapat diartikan adanya nilai tambah produk yang diberikan lewat kreativitas yang dimiliki oleh pelaku industri kuliner, seperti kreasi cara pengolahan, resep, dan cara penyajian. Mitra dari kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini adalah Kelompok Ibu Rumah Tangga pemilik usaha Healthy Food di Jalan Saksophone No. 35 Kecamatan Lowokwaru Kota Malang, dengan ketua yaitu ibu Tutut Suliwastuti. Berdasarkan survei awal yang dilakukan Tim PKM, terdapat dua permasalahan utama, yaitu pemilik usaha Healthy Food tersebut belum mempunyai media pemasaran digital (Pemasaran Media Sosial/Social Media Marketing), karena masih menggunakan promosi penjualan langsung. Permasalahan kedua adalah peningkatan proses produksi terutama pembuatan varian Healthy Food. Metode kegiatan yang akan dilakukan oleh Tim PKM adalah pelatihan dan pendampingan pada mitra. Pelatihan dan pendampingan meliputi : strategi pemasaran digital (Pemasaran Media Sosial/Social Media Marketing), pendampingan pembuatan rancangan strategi pemasaran untuk pemilik usaha Healthy Food, dan pengembangan proses produksi melalui pembuatan varian Healthy Food.
PERAN SEKTOR PARWISATA TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI ASEAN 4 (THAILAND, SINGAPORE, MALAYSIA, DAN INDONESIA)
Athallah, Abdillah Rafi;
Suliswanto, Muhammad Sri Wahyudi;
Sari, Novi Primita
Jurnal Industri Parawisata Vol 7, No 1 (2024): JULY
Publisher : Universitas Sahid
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36441/pariwisata.v7i1.2059
Sektor pariwisata adalah sektor yang memberikan kontribusi signifikan pada PDB (Produk Domestik Bruto) suatu negara, yang dapat menciptakan lapangan kerja, dan memberikan dampak positif pada sektor ekonomi lainnya. Sektor ini juga memiliki potensi yang besar untuk meningkatkan perekonomian suatu negara, dapat dilihat melalui peningkatan jumlah kunjungan wisatawan, pengeluaran pariwisata , dan sektor ekspor pariwisata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah sektor pariwisata berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi di 4 Negara ASEAN. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dan menggunakan teknik olah data panel. Dan memperoleh hasil bahwa satu variabel ada yang berpengaruh negative dan tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Tetapi, dapat disimpulkan bahwa Pendapatan yang dihasilkan oleh pariwisata dalam bentuk pengeluaran wisatawan, jumlah kedatangan wisatawan, sektor ekspor pariwisata, serta sektor pendukung lainnya, memberikan stimulus yang kuat bagi pertumbuhan ekonomi. Tidak hanya itu, Sektor wisata juga memiliki efek multiplikator yang kuat terhadap perekonomian. Hal ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih luas dan meningkatkan kontribusi sektor wisata terhadap PDB suatu negara.
ANALISIS PENGARUH DANA PIHAK KETIGA, SUKU BUNGA DAN INFLASI TERHADAP PENYALURAN KREDIT
Riyantowo, Dianing Saleha;
Arifin, Zainal;
Sari, Novi Primita
Journal of Financial Economics & Investment Vol. 1 No. 3 (2021): Journal of Financial Economics & Investment
Publisher : Program Studi Ekonomi Pembangunan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (962.117 KB)
|
DOI: 10.22219/jofei.v1i3.19138
The purpose of this research is to find out whether there is an influence on the variables of third party funds, interest rates, and inflation on credit distribution provided by commercial banks and to strengthen the results of previous research. The data sources for this research were obtained from the official website of the Central Statistics Agency, Bank Indonesia, and the Indonesian Banking Statistics or the Financial Services Authority. The analytical technique used is descriptive quantitative technique, it is to explain the influence between the variable lending funds and the variable third party funds, interest rates, inflation. The results of the separate test (t test) obtained The results have a significant positive effect on the third party fund variable and on the interest rate variable, while the inflation variable has a negative and insignificant effect on lending, meaning that if the inflation rate is high, lending will decrease.