Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Translation of Conjunctions and Penerjemahan Kelas Kata Konjungsi dan Kata Depan dengan Menggunakan Kamus Kelompok Kata Bahasa Mandarin-Indonesia Bagi Mahasiswa Prodi Bahasa Mandarin UNSOED Utami, Rizki; Prasetyowati, Henggar; Tjaturrini, Dyah; Syahputri, Adilla Achmad; Herliana, Monika
Kajian Linguistik dan Sastra Vol. 4 No. 3 (2025): September 2025
Publisher : Prodi Sastra Indonesia, FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/kalistra.v4i3.47343

Abstract

The background of this research is that in the learning process there is inaccuracy in translating conjunctions and prepositions in Mandarin into Indonesian. The purpose of this study is to determine the effectiveness of translating conjunction and preposition word classes using a Mandarin-Indonesian word group dictionary. Respondents in this study were students of the Mandarin Language D3 study program at Jenderal Soedirman University. The research method used is descriptive qualitative to explain the accuracy of students' translation results in translating conjunction and preposition word classes. The results of this study are that the level of accuracy of respondents' translations increased after using the Mandarin-Indonesian word group dictionary. Therefore, the Mandarin-Indonesian word group dictionary is effectively used in translating Mandarin conjunctions and prepositions. Abstrak Latar belakang penelitian ini adalah pada proses pembelajaran terdapat ketidak keakuratan dalam menerjemahkan kata konjungsi dan kata depan dalam bahasa Mandarin ke dalam bahasa Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas penerjemahan kelas kata konjungsi dan kata depan dengan menggunakan kamus kelompok kata bahasa Mandarin- Indonesia. Responden dalam penelitian ini adalah mahasiswa Program studi D3 Bahasa Mandarin Universitas Jenderal Soedirman. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif untuk menjelaskan keakuratan hasil terjemahan mahasiswa dalam menerjemahkan kelas kata konjungsi dan kata depan. Hasil penelitian ini adalah Tingkat keakuratan terjemahkan responden meningkat setelah penggunaan kamus kelompok kata 虚词 Bahasa Mandarin- Bahasa Indonesia. Oleh karena itu, kamus kelompok kata 虚词 Bahasa Mandarin- Bahasa Indonesia efektif digunakan dalam menerjemahkan kata konjungsi dan preposisi bahbasa mandarin.
Penerapan Deteksi Potensi Belajar Siswa Menggunakan Aplikasi Tes Psikologi Berbasis Website di SMP Negeri 2 Kalimanah Kurniawan, Yogiek Indra; Nofiyati, Nofiyati; Herliana, Monika
Jurnal Abdimas Mandiri Vol. 9 No. 2
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jam.v9i2.4636

Abstract

Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Kalimanah adalah sebuah sekolah lanjutan pertama yang berada di daerah Kalimanah, Purbalingga, Jawa Tengah. Tercapai atau tidaknya tujuan dari para siswa di SMP N 2 Kalimanah tersebut sangat tergantung pada masukan dan sejumlah variabel dalam proses pendidikan. Salah satunya adalah potensi yang dimiliki oleh masing-masing siswa. Keberadaan instrumen pengukuran dan deteksi potensi belajar siswa agar sukses dalam pembelajaran yang diberikan pun menjadi sangat dibutuhkan. Tujuan kegiatan ini adalah menerapkan tes potensi belajar berbasis website yang mampu memprediksi keberhasilan pendidikan bagi siswa di SMPN 2 Kalimanah. Metode yang dilakukan dalam kegiatan ini secara umum terbagi menjadi beberapa tahapan, yaitu: implementasi aplikasi, pemaparan aplikasi kepada mitra, simulasi aplikasi kepada siswa, dan evaluasi. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah terbentuknya sebuah aplikasi yang dapat mendeteksi potensi belajar siswa yang diterapkan di SMPN 2 Kalimanah. Selain itu, telah dilakukan sosialisasi kepada guru pendamping serta simulasi kepada siswa di SMPN 2 Kalimanah. Di akhir kegiatan, pengabdian ini dapat membantu dan mendeteksi potensi dari setiap siswa di SMPN 2 Kalimanah.
STRATEGI PEMULIHAN DAYA TARIK WISATA ANTAP PADA MASA TRANSISI KENORMALAN BARU Hariyadi, Bagus Reza; Afif, Fuadi; Firmansyah, Dian Bayu; Herliana, Monika; Prasetyowati, Henggar
Tulisan Ilmiah Pariwisata (TULIP) Vol 7, No 1: Juni 2024
Publisher : Program Studi S1 Pariwisata, Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/tulip.7.1.20-28.2024

Abstract

Sepanjang tahun 2020, sektor pariwisata Indonesia terkena dampak dari pandemi COVID-19 yang masuk ke Indonesia. Salah satu sektor yang terpengaruh dan mendapatkan dampak yg signifikan adalah objek wisata Antap yang terletak di desa wisata Cikakak, Banyumas. Tujuan dari penelitian ini yakni untuk mengetahui dan mengamati bentuk strategi pemulihan yang dipilih kemudian dilakukan oleh pengelola objek Wisata Antap dalam menghadapi tatanan kenormalan baru. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data primer meliputi wawancara mendalam dan didukung oleh data sekunder pengumpulan dokumen. Hasil penelitian yang diperoleh, diketahui bahwa pandemi COVID-19 berdampak pada objek wisata ini dan bersifat sangat signifikan. Adapun dampak pandemi COVID-19 yang ditimbulkan ialah jumlah kunjungan wisatawan ke Wisata Antap semakin menurun bahkan hingga tidak ada kunjungan. Keadaan tersebut memaksa pengelola Wisata Antap untuk membuat strategi baru untuk pemulihan tatanan kehidupan baru. Pihak pengelola Wisata Antap mempunyai tiga strategi (inovasi, adaptasi, kolaborasi) berdasarkan Program Strategis Pemulihan Sektor Parekraf 2020/2021 yang dirilis Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif untuk mempercepat pemulihan pariwisata.  Inovasi adalah hal utama dan harus ada perubahan produk atraksi wisata yang lebih berbasis ekowisata. Adaptasi yaitu beradaptasi dengan kondisi pandemi yaitu meningkatkan penerapan CHSE di dalam obyek wisata Antap. Kolaborasi bekerjasama dengan setiap stakeholder untuk penyediaan sarana dan prasarana penunjang kegiatan pariwisata di transisi kenormalan baru.
Pemberdayaan Kegiatan Walking Tour dan Penguatan Karakter Generasi Muda di Kota Lama Banyumas Hariyadi, Bagus Reza; Firmansyah, Dian Bayu; Herliana, Monika; Isro, Zuyinatul; Setiawan Prasetyoningsih, Tri Wahyu
Pamasa : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 3 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.pamasa.2025.3.2.19200

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini fokus pada penguatan karakter generasi muda melalui Walking tour di kawasan Kota Lama Banyumas. Tujuannya melakukan penguatan karakter pemuda melalui kegiatan Walking Tour. Selain itu juga memberdayakan kegiatan Walking tour agar dapat mendorong pertumbuhan kegiatan ekonomi kreatif masyarakat setempat. Pada saat era global ini para pemuda perlu memiliki kesiapan sikap mental yang menggambarkan sebuah karakter pemuda yang kuat dan berintegritas tinggi. Metode penguatan karakter menggunakan cara berwisata edukatif yang dikemas melalui kegiatan Walking tour di tempat wisata warisan budaya di wilayah Kota Lama Banyumas Peserta kegiatan adalah mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya UNSOED dan kelompok pemuda di Pokdarwis “Widuri” Desa Sudagaran. Hasil pengabdian kepada masyarakat ini menunjukkan, antusiasme pemuda dalam mengikuti kegiatan Walking Tour, memahami keefektifan Walking tour sebagai cara edukatif dan promotive, tumbuh sikap apresiatif di kalangan pemuda terhadap nilai-nilai keluhuran budaya pada objek-objek wisata sebagai refleksi awal pertumbuhan sikap mental positif pemuda.
Chinese Language Translation of the Sipanjimas Application Registration Guidebook for the Banyumas Licensing Service Information System (DPMPTS Banyumas) Herliana, Monika; Prasetyowati, Henggar; Aryovather, Puspita Reisy; Haili, Zhuang
International Journal of Chinese Interdisciplinary Studies Vol. 2 No. 1 (2024): IJCIS
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/ijcis.v2i1.28004

Abstract

This article, entitled "Translation of the SIPANJIMAS Application Registration Guidebook (Banyumas Licensing Service Information System) into Chinese at DPMPTSP Banyumas," examines the translation process undertaken during the work practice at DPMPTSP Banyumas from October 10, 2021, to March 13, 2022. The primary objective of this work practice was to develop a Chinese-language version of the SIPANJIMAS application guidebook, facilitating easier online registration for investment, particularly for Chinese-speaking foreigners in Banyumas Regency. This initiative was prompted by the increasing number of foreign investors, especially Chinese speakers, in the region. The research employed a combination of observation, interviews, and internet browsing as data collection methods. The translation of the guidebook utilized the communicative translation method, which involves adapting sentence structures to align with the grammatical conventions of the target language (Mandarin). This approach ensures that Chinese-speaking readers can easily comprehend the guidebook's content. The outcome of this work practice is the Chinese-language SIPANJIMAS guidebook, which has been submitted to and is now utilized by DPMPTSP Banyumas.
Utilizing Chinese Videos as Promotion Strategy for Pancuran 7 Baturraden Hariyadi, Bagus Reza; Herliana, Monika; Mardiyanto, Pradhika Ilham Parasdyatama
International Journal of Chinese Interdisciplinary Studies Vol. 1 No. 2 (2024): IJCIS
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/ijcis.v1i2.28042

Abstract

There are a lot of captivating natural tourism potentials in Banyumas Regency. One of them is Pancuran 7 (Pitu/Seven), which situated in the Banyumas Regency's Baturraden tourist region. Pancuran 7 is overseen by PT Palawi Risorsis, a company involved in several aspects of natural tourism, including trade, event organizing, agribusiness, agroindustry, outbound center, and tour travel. Pancuran 7 is renowned for its seven exquisite waterfalls that are found naturally. But there haven't been any international visitors, especially Chinese tourists, since the outbreak. To enhance the number of Chinese tourists visiting Pancuran 7 Baturraden, promotional videos in Mandarin must be produced. The following techniques are utilized to acquire data: internet browsing, literature study, documentation, interviews, and observation. The communicative method is employed by the author in translating. Subtitles and voiceovers were then employed by the author on the video. Producing a promotional film for Pancuran 7 Baturraden with Chinese voiceover and subtitles and posting it to modern social media platforms like Instagram and Tiktok is the end product of the work practice. The number of visitors from China is anticipated to rise as a result of these videos.
Naming Chinese Dishes in a Cognitive Semantic Perspective Herliana, Monika; Somad, Saifus; Utami, Rizki
International Journal of Chinese Interdisciplinary Studies Vol. 2 No. 2 (2025): IJCIS
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/ijcis.v2i2.38667

Abstract

Naming Chinese dishes is a linguistic practice that not only reflects culinary aspects but also contains cognitive meanings related to society's culture, history, and social values ​​. This article examines Chinese dish naming from a cognitive linguistics perspective, focusing on how language patterns create associations, symbolism, and representation in the choice of food names. The documentary video A Bite of China (舌尖上的中国 Shéjiān Shàng de Zhōngguó) is a documentary video that documents various kinds of dishes throughout China. Documentation takes the form of broadcasts about the origins of the dish as well as the history and culture of the dish. The author analyzes how cognitive concepts, such as metaphors and conceptual schemes, influence how society chooses and understands dish names. The study results show that naming Chinese dishes contains cognitive semantic meaning. In his analysis, the name functions as culinary identification and an imaging concept originating from the source and target domains to convey cultural narratives, symbolism, and specific values ​​that are important in social life. By understanding this nomenclature, we can better appreciate the complexity of the interactions between language, culture, and cognition in constructing food meaning in Chinese culture.
Tanda Linguistik Lanskap Pecinan: Studi Kasus pada Artefak Budaya Kota Semarang Herliana, Monika; Memet Sudaryanto, Memet Sudaryanto
SPHOTA: Jurnal Linguistik dan Sastra Vol. 18 No. 1 (2026): SPHOTA: Jurnal Linguistik dan Sastra
Publisher : Fakultas Bahasa Asing (FBA) Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/sphota.v18i1.13017

Abstract

This study aims to describe the forms and functions of the linguistic signs in the linguistic landscape of Semarang's Chinatown, an area that represents the linguistic and cultural diversity of the Chinese community in Indonesia. The research focuses on identifying the forms of linguistic signs found in public spaces as cultural artifacts and analyzing their functions within the local social, economic, and cultural context. The data consists of linguistic signs on shop signs, banners, religious plaques, and directional signs, collected through field observation and photo documentation from August to October 2025. The analysis was conducted using a descriptive qualitative approach through observation, visualization, and interviews with temple administrators and local residents. The results indicate that the variation in the forms of linguistic signs includes monolingual, bilingual, and multilingual signs combining Indonesian, Mandarin, Hokkien, and Javanese. The functions of the linguistic signs are not only informational and commercial but also reflect strong cultural identity, symbolic, and religious functions, especially around the temple. These findings confirm that the linguistic landscape serves as a medium for representing Chinese ethnic identity as well as a space for socio-economic interaction in this heritage area. Validation was carried out through technique triangulation with expert interviews to ensure the accuracy of the analyzed forms and functions of the linguistic signs in the Semarang Chinatown area.